Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
255106.01.070
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- laki;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK Pendidikan Tinggi penduduk perempuan dan APK Pendidikan Tinggi penduduk laki-laki.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255206.01.071
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan TeratasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMA/SMK Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran per kapita terendah (kuintil 1) dan APK SMA/SMK Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga d...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255306.01.072
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMA/sederajat penduduk dari kelompok disabilitas dan APK SMA/sederajat penduduk dari kelompok non-disabilitas.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255406.01.073
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan PerkotaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMA/sederajat penduduk yang tinggal di perdesaan dan APK SMA/sederajat penduduk yang tinggal di perkotaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255506.01.074
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMA/sederajat penduduk perempuan dan APK SMA/sederajat penduduk laki-laki.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255606.01.075
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan TeratasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMP/Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran per kapita terendah (kuintil 1) dan APK SMP/Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga dengan pe...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255706.01.076
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMP/sederajat penduduk dari kelompok disabilitas dan APK SMP/sederajat penduduk dari kelompok non-disabilitas.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255806.01.077
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan PerkotaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMP/sederajat penduduk yang tinggal di perdesaan dan APK SMP/sederajat penduduk yang tinggal di perkotaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
255906.01.078
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK SMP/sederajat penduduk perempuan dan APK SMP/sederajat penduduk laki-laki.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256006.01.068
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
Rasio Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) antara Penduduk Disabilitas dan non- DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK Pendidikan Tinggi penduduk dari kelompok disabilitas dan APK Pendidikan Tinggi penduduk dari kelompok non-disabilitas.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256106.01.069
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Rasio Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) antara Penduduk Perdesaan dan PerkotaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APK Pendidikan Tinggi penduduk yang tinggal di perdesaan dan APK Pendidikan Tinggi penduduk yang tinggal di perkotaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256206.01.079
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan TeratasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APM SD/Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran per kapita terendah (kuintil 1) dan APM SD/Sederajat penduduk dari kelompok 20% rumah tangga dengan peng...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256306.01.080
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APM SD/sederajat penduduk dari kelompok disabilitas dan APM SD/sederajat penduduk dari kelompok non-disabilitas.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256406.01.081
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan PerkotaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara Angka Partisipasi Murni (APM) SD/sederajat penduduk yang tinggal di perdesaan dan APM SD/sederajat penduduk yang tinggal di perkotaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256506.01.082
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Perempuan dan Laki- laki;
Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Perempuan dan Laki- lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara APM SD/sederajat penduduk perempuan dan APM SD/sederajat penduduk laki-laki.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
256609.02.066
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Capaian PNBP terhadap target yang ditetapkan (persen);
Rasio Capaian PNBP terhadap target yang ditetapkan (persen)STATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANSeluruh penerimaan negara yang tidak termasuk dalam pajakpersenProgram: 07.12-Optimalisasi Pendapatan Negara. Kegiatan: 07.12.02-Intensifikasi Penerimaan Negara Bukan Pajak Lokasi Prioritas: Seluruh provinsi di Indonesia (mencakup seluruh wilayah nasional). Deskripsi: Sejalan dengan mandat RPJPN 2025–2045 untuk menjadikan Indonesia negara maju sebelum 2045, diperlukan ruang fiskal yang memadai, salah satunya melalui optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pembenahan tata kelola PNBP diarahkan untuk meningkatkan pendapatan tanpa menurunkan kualitas layanan publik, dengan menekankan transparansi dan akuntabilitas, mendorong kontribusi dividen BUMN, optimalisasi aset negara, serta pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sasaran akhirnya adalah terciptanya dukungan PNBP yang optimal bagi pendanaan pembangunan.YaYaYaYaYa
256704.01.193
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio dokter spesialis;
Rasio dokter spesialisSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANProporsi dokter spesialis teregistrasi per 1000 pendudukpersenProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.03-Produksi dan pendayagunaan SDM kesehatan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penekanan pada Wilayah Papua; serta provinsi/daerah spesifik: Maluku Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. Deskripsi: Capaian pemenuhan SDM kesehatan pada RPJMN 2020–2024 belum memenuhi target: Puskesmas dengan 9 jenis tenaga kesehatan baru 60,16% (target 83%) dan RSUD kab/kota dengan 4 spesialis dasar + 3 spesialis lainnya 72,9% (target 90%). Ketimpangan distribusi tenaga antarwilayah masih tinggi, sehingga prioritas diarahkan pada peningkatan jumlah, kualitas, dan pemerataan penempatan SDM kesehatan sesuai kebutuhan fasilitas layanan (terutama Papua), agar ketersediaan SDM berkualitas di Puskesmas dan RSUD mendukung pemerataan dan efektivitas pembangunan kesehatan.YaYaYaYaYa
256807.05.085
    • SDGs;
  1. Rasio Emisi CO2/Emisi Gas Rumah Kaca dengan nilai tambah sektor industri pengolahan;
Rasio Emisi CO2/Emisi Gas Rumah Kaca dengan nilai tambah sektor industri pengolahanSTATISTIKKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPGas Rumah Kaca (GRK) adalah gas yang terkandung dalam atmosfer baik alami maupun antropogenik yang menyerap dan memancarkan kembali radiasi inframerah.Tingkat emisi gas rumah kaca (tonCO2e/tahun) adal...persenIndikator SIPD: 000214 - Rasio Emisi CO2/Emisi Gas Rumah Kaca dengan nilai tambah sektor industriYaYaYaYaYa
256904.02.065
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Gini;
Rasio GiniSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKIndeks Gini atau Rasio Gini merupakan indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan secara menyeluruh. Nilai Rasio Gini berkisar antara 0 hingga 1.Rasio Gini bernilai 0 menunjukkan adanya...Indikator SIPD: 000005 - Rasio Gini 000544 - Ketimpangan Pendapatan (Gini Rasio)YaYaYaYaYa
257003.01.078
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio kapasitas air baku bersumber dari bendungan terhadap potensinya;
Rasio kapasitas air baku bersumber dari bendungan terhadap potensinyaSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMperbandingan antara kapasitas air baku yang dapat disediakan oleh bendungan dengan potensi total air baku yang dapat diperoleh dari bendunganpersenYaYaYaYaYa
257103.01.079
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio kapasitas air baku terpasang terhadap kebutuhan penduduk;
Rasio kapasitas air baku terpasang terhadap kebutuhan pendudukSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMperbandingan antara kapasitas penyediaan air baku yang tersedia dengan kebutuhan air yang dibutuhkan oleh penduduk di suatu wilayahpersenYaYaYaYaYa
257206.01.0136
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang memiliki indeks pemerataan guru dengan kategori baik;
Rasio Kecukupan GuruSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHGuru PNS tersedia / kebutuhan guruTanpa Satuan"Program: 04.04-Penguatan Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berkualitas. Kegiatan: 04.04.02-Restrukturisasi kewenangan pengelolaan guru meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan dan penempatan, mobilitas, pembinaan karier profesional (e.g. pelatihan, in-service training), perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia; Provinsi Kalimantan Utara; Provinsi Papua; Provinsi Kalimantan Timur; 96 Desa di Sulawesi Tenggara; dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prasyarat utama untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Saat ini, Indonesia masih menghadapi masalah kekurangan guru berkualitas (angka kecukupan guru SD-SMK rendah, 0,6-0,7), distribusi guru yang belum merata (terutama SMP-SMK) yang menyebabkan disparitas mutu, dan 60 ribu guru pensiun setiap tahunnya. Upaya pemenuhan kebutuhan guru dalam 3 tahun terakhir dinilai kurang optimal karena formasi yang diusulkan Pemda tidak sepenuhnya sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, dibutuhkan restrukturisasi kewenangan atau reformasi menyeluruh dalam pengelolaan guru (meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan, penempatan, mobilitas, pembinaan karier, perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja). Hal ini bertujuan untuk memastikan kemudahan mobilitas guru antardaerah, memenuhi kebutuhan guru (termasuk penggantian guru pensiun), dan mengatasi persoalan ketidakmerataan distribusi serta disparitas mutu, sekaligus memperbaiki koordinasi pemerintah pusat dan daerah."YaYaYaYaYa
257302.10.007
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Kewirausahaan;
Rasio KewirausahaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio kewirausahaan merupakan perbandingan jumlah penduduk yang berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar dengan total angkatan kerja pada tahun yang sama dikali 100 persen. Berusaha dibantu buruh teta...persenIndikator Utama Pembangunan - 14b.Rasio kewirausahaan daerah (%) Indikator SIPD: 000029 - Rasio Kewirausahaan Daerah 000760 - Rasio KewirausahaanYaYaYaYaYa
257406.04.015
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Kewirausahaan Pemuda;
Rasio Kewirausahaan PemudaSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKProporsi pemuda bekerja dibantu buruh tetap/dibayar terhadap populasi angkatan kerja pemuda.persenIndikator SIPD: 001037 - Rasio Wirausaha PemudaYaYaYaYaYa
257504.03.050
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Kewirausahaan Perempuan;
Rasio Kewirausahaan PerempuanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio kewirausahaan merupakan perbandingan jumlah perempuan yang berusaha dibantu buruh tetap dengan total angkatan kerja pada tahun yang sama. Berusaha dibantu buruh tetap atau buruh dibayar adalah b...persenYaYaYaYaYa
257603.01.083
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Luas Layanan Irigasi yang Ketersediaan Airnya Dijamin oleh Waduk;
Rasio Luas Layanan Irigasi yang Ketersediaan Airnya Dijamin oleh WadukSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPerbandingan luas daerah irigasi yang memiliki sumber air dari waduk terhadap luas daerah irigasi keseluruhanpersenYaYaYaYaYa
257706.01.083
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Outbound per Inbound mahasiswa;
Rasio Outbound per Inbound mahasiswaSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIIndikator ini menghitung rasio antara outbound per in bound mahasiswa. Outbound adalah kegiatan belajar mahasiswa yang dilaksanakan di luar negeri, sementara Inbound adalah mahasiswa asing melaksanaka...persenProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat.YaYaYaYaYa
257809.02.070
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Pajak Daerah terhadap PDRB;
Rasio Pajak Daerah terhadap PDRBSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERILocal Tax Ratio merupakan kemampuan suatu daerah dalam menghimpun penerimaan daerah yang bersumber dari Pajak Daerah terhadap potensi perekonomian daerah atau Produk Domestik Bruto Regional (PDRB). In...TotalIndikator Utama Pembangunan - 31. Rasio Pajak terhadap PDB (%) Indikator SIPD: 000049 - Rasio Pajak Daerah terhadap PDRBYaYaYaYaYa
257902.10.012
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio pelaku usaha dibantu buruh tetap terhadap pelaku usaha dibantu buruh;
Rasio pelaku usaha dibantu buruh tetap terhadap pelaku usaha dibantu buruhSTATISTIKKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHRasio Pelaku Usaha Dibantu Buruh Tetap terhadap Pelaku Usaha Dibantu Buruh mengukur seberapa besar pelaku usaha dari populasi angkatan kerja yang sudah berkembang dan mampu membayar pekerja untuk meng...persenTidakYaYaYaYa
258009.02.072
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Penerimaan Negara Bukan Pajak (persen PDB);
Rasio Penerimaan Negara Bukan Pajak (persen PDB)STATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANPenerimaan Negara Bukan Pajak merupakan penjumlahan dari penerimaan SDA migas dan non migas, dan penerimaan non SDA (BLU, Dividen BUMN, PNBP lainnya)persenYaYaYaYaYa
258109.02.073
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Penerimaan Pajak terhadap Produk Domestik Bruto/Tax Ratio;
Rasio Penerimaan Pajak terhadap Produk Domestik Bruto/Tax RatioSTATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANPerbandingan atau presentasi penerimaan perpajakan terhadap produk domestik bruto (PDB) nominal suatu negara. Indikator ini (tax ratio) berfungsi untuk mengukur kinerja penerimaan perpajakan suatu neg...persenIndikator SIPD: 000330 - Rasio penerimaan pajak terhadap PDB.YaYaYaYaYa
258207.05.086
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio penggunaan material sirkular di sektor industri;
Rasio penggunaan material sirkular di sektor industriSTATISTIKKEMENTERIAN PERINDUSTRIAN(1) Rasio penggunaan material sirkular (didaur ulang atau digunakan kembali) dalam proses produksi di sektor industri. (2) Tujuannya adalah untuk mengukur seberapa efektif industri dalam menggunakan m...persenYaYaYaYaYa
258306.03.016
    • SDGs;
  1. Jumlah SDM Iptek (peneliti, perekayasa, dan dosen) pada instansi pemerintah dan perguruan tinggi per satu juta penduduk;
Rasio SDM IPTEK per satu juta pendudukSTATISTIKBADAN RISET DAN INOVASI NASIONALDefinisi Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Iptek: Banyaknya SDM iptek nasional yang terlibat di dalam kegiatan riset. Rasio sumber daya manusia iptek terhadap penduduk adalah banyaknya sumber daya manu...OrangIndikator SIPD: 000218 - Jumlah sumber daya manusia bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (peneliti, perekayasa, dan dosen) pada instansi pemerintah dan perguruan tinggi per satu juta pendudukYaYaYaYaYa
258406.04.0009
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pemuda perempuan terhadap laki-laki;
Rasio TPAK pemuda perempuan terhadap laki-lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKProporsi tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda perempuan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja pemuda laki-laki dikali 100persenYaYaYaYaYa
258502.09.004
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rasio Volume Usaha Koperasi terhadap PDB;
Rasio Volume Usaha Koperasi terhadap PDBSTATISTIKKEMENTERIAN KOPERASIRasio volume usaha koperasi terhadap PDB merupakan perbandingan antara volume usaha koperasi terhadap PDB Nasional. Volume usaha koperasi merupakan nilai penjualan atau penerimaan barang dan jasa sert...persenIndikator Utama Pembangunan - 14c.Rasio volume usaha koperasi terhadap PDRB (%)YaYaYaYaYa
258609.03.078
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rata-Rata Competency Gap Index (CGI) SDM Siber dan Sandi;
Rata-Rata Competency Gap Index (CGI) SDM Siber dan SandiSTATISTIKBADAN SIBER DAN SANDI NEGARAIndikator yang mengukur kesenjangan kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan siber dan persandian.persenTidakYaYaYaYa
258703.05.029
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 204 kecamatan perbatasan prioritas;
Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 204 kecamatan perbatasan prioritasSTATISTIKBADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASANIndeks komposit yang mengukur capaian pembangunan di kecamatan perbatasan dengan menggunakan empat dimensi yaitu sosial budaya, ekonomi, pemerintahan, dan permukiman.IndeksYaYaYaYaYa
258803.05.030
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 22 Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan;
Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 22 Pusat Pertumbuhan Kawasan PerbatasanSTATISTIKBADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASANIPKP : Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan yang selanjutnya disingkat IPKP adalah proses secara sistematis untuk memperoleh hasil atas capaian pembangunan pada PPKP. PPKP: Pusat Pertumbuh...IndeksYaYaYaYaYa
258904.01.194
    • SDGs;
  1. Rata-rata Konsumsi Alkohol Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas per Kapita;
Rata-rata Konsumsi Alkohol Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas per KapitaSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKrata-rata konsumsi minuman keras/beralkohol (liter per kapita 15 tahun keatas) yang dikonsumsi oleh penduduk umur ?15 tahun adalah perbandingan antara jumlah minuman keras/beralkohol (liter) yang diko...liter per kapitaIndikator SIPD: 000121 - Konsumsi alkohol (liter per kapita) oleh penduduk umur ? 15 tahun dalam satu tahun terakhir.YaYaYaYaYa
259002.03.029
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Konsumsi Buah dan Sayur;
Rata-rata Konsumsi Buah dan SayurSTATISTIKBADAN PANGAN NASIONALJumlah konsumsi buah dan sayur oleh seseorang atau populasi tiap satuan waktugram per kapita per hariYaYaYaYaYa
259102.05.005
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Konsumsi Pangan Hewani;
Rata-rata Konsumsi Pangan HewaniSTATISTIKBADAN PANGAN NASIONALJumlah konsumsi pangan hewani oleh seseorang atau populasi tiap satuan waktugram per kapita per hariYaYaYaYaYa
259202.03.030
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Konsumsi Umbi-Umbian;
Rata-rata Konsumsi Umbi-UmbianSTATISTIKBADAN PANGAN NASIONALJumlah konsumsi umbi-umbian oleh seseorang atau populasi tiap satuan waktugram per kapita per hariYaYaYaYaYa
259306.01.084
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rata-rata Lama Sekolah (RLS);
Rata-rata Lama Sekolah (RLS)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRerata waktu (dalam satuan tahun) yang ditempuh oleh penduduk usia 15 tahun ke atas dalam menyelesaikan semua jenjang pendidikan yang pernah dijalani. Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 15 tahun ke...tahunIndikator Utama Pembangunan - 5c.Rata-rata lama sekolah penduduk usia di atas 15 tahun (tahun) Indikator SIPD: 000018 - Rata-rata Lama Sekolah Penduduk Usia di Atas 15 Tahun 000893 - Rata-Rata Lama SekolahYaYaYaYaYa
259406.02.058
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Rata-rata masa tunggu lulusan pendidikan tinggi mendapatkan pekerjaan;
Rata-rata masa tunggu lulusan pendidikan tinggi mendapatkan pekerjaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRata-rata masa tunggu lulusan pendidikan tinggi mendapatkan pekerjaan adalah rata-rata jumlah waktu (dalam bulan) yang dibutuhkan oleh lulusan pendidikan tinggi untuk memperoleh pekerjaan atau memulai...bulanProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat.YaYaYaYaYa
259506.01.085
    • RPJMN 2025-2029;
  1. -
Rata-rata Nilai Asesmen Tingkat Nasional: Literasi Membaca; NumerasiSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHNilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warg...nilaiIndikator Utama Pembangunan - 5a.Persentase kabupaten/kota yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Indikator SIPD: 000919 - Skor Literasi/Numerasi 000894 - Angka Literasi/NumerasiYaYaYaYaYa
259602.01.0036
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Presentase Peningkatan Daya Saing Industri yang Memproduksi Produk Halal;
Rata-rata Nilai Produksi Produk Bersertifikat Halal pada Tahun berjalanSTATISTIKKEMENTERIAN PERINDUSTRIANNilai rata-rata produksi produk yang memiliki sertifikat halal yang dilaporkan oleh industri pada tahun berjalanrupiahYaYaYaYaYa
259702.01.0037
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Presentase Peningkatan Daya Saing Industri yang Memproduksi Produk Halal;
Rata-rata Nilai Produksi Produk Bersertifikat Halal pada Tahun sebelumnyaSTATISTIKKEMENTERIAN PERINDUSTRIANNilai rata-rata produksi produk yang memiliki sertifikat halal yang dilaporkan oleh industri pada tahun sebelumnyarupiahYaYaYaYaYa
259802.03.071
    • SDGs;
  1. Rata-rata pendapatan produsen pertanian skala kecil menurut subsektor;
Rata-rata pendapatan produsen pertanian skala kecil menurut subsektorSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKIndikator ini mengukur pendapatan dari usaha pertanian (on-farm) skala kecil yang memproduksi produk pangan dan pertanian. Lingkup usaha pertanian terdiri dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan...rupiahIndikator SIPD: 000094 - Rata-rata pendapatan produsen pertanian skala kecil menurut subsektor.YaYaYaYaYa
259902.11.0002
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Pendapatan dari wisatawan nusantara;
Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan NusantaraSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRata-rata jumlah uang yang dibelanjakan oleh seorang wisatawan nusantara selama perjalanan wisata mereka, termasuk untuk akomodasi, transportasi, makanan, oleh-oleh, dan aktivitas wisata lainnyarupiah per perjalananProgram: 03.05-Pembangunan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan. Kegiatan: 03.05.05-Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Lombok-Gili Tramena Lokasi Prioritas: Kota Mataram, Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Timur, Kab. Lombok Tengah, Kab. Lombok Utara Key Tourism Area: Sengigi-Gili, Pantai Selatan Mandalika, Matara, dan Kawasan Rinjani KP ini bertujuan untuk meningkatkan kesesuaian kualitas daya dukung dan daya tampung pariwisata, serta kualitas rantai pasok pariwisata prioritas Lombok-Gili TramenaYaYaYaYaYa
260002.11.0003
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Jumlah devisa sektor pariwisata;
Rata-rata Pengeluaran Wisatawan Mancanegara (RPWn)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRata-rata jumlah uang yang dibelanjakan oleh setiap wisatawan mancanegara selama kunjungannya di Indonesia.miliar USD"Program: 03.05-Pembangunan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan. Kegiatan: 03.05.01-Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Borobudur-Yogyakarta-Prambanan Lokasi Prioritas: Kab. Magelang, Kota Yogyakarta, Kab. Sleman, Kab. Klaten, Kab. Bantul, dan Kab. Purworejo (Badan Otorita Pariwisata); KSPN Borobudur dan sekitarnya, KSPN Yogyakarta Kota dan sekitarnya, KSPN Prambanan-Kalasan. Deskripsi: Permasalahan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, yang juga merupakan situs warisan dunia UNESCO, menyoroti enam isu utama. Pertama, keterbatasan produk pariwisata dengan ketergantungan tinggi pada pariwisata budaya. Kedua, terjadinya pariwisata berlebihan (overtourism) di Candi Borobudur pada musim tertentu. Ketiga dan keempat, akses transportasi serta infrastruktur layanan dasar yang dinilai belum memadai. Kelima, standar internasional dalam aspek Daya Tarik Wisata (DTW) dan interpretasi belum terpenuhi. Terakhir, terjadi penurunan kondisi lingkungan, termasuk polusi udara dan penurunan ketersediaan air tanah akibat penggundulan lahan di Perbukitan Menoreh yang kritis dan rawan longsor. Program ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Prioritas Nasional 3 (Pengembangan Infrastruktur, Lapangan Kerja, Industri Kreatif, dan Agromaritim)"YaYaYaYaYa
Showing 2,551-2,600 of 2,950 items.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
01.01.017
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase sumber Daya Nasional yang Dimanfaatkan menjadi Kekuatan Pertahanan
Persentase sumber Daya Nasional yang Dimanfaatkan menjadi Kekuatan PertahananIndikator ini menunjukkan proporsi sumber daya nasional yang telah dialokasikan dan digunakan secara efektif untuk mendukung dan memperkuat kemampuan pertahanan negara. Sumber daya nasional mencakup...persenKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertahanan
04.01.173
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Suplemen Kesehatan yang aman dan bermutu
Persentase Suplemen Kesehatan yang aman dan bermutuProporsi suplemen kesehatan yang disampling berdasarkan risiko yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan dibandingkan seluruh populasi sampel suplemen kesehatanpersenBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
06.02.039
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase tempat kerja formal melaksanakan kesehatan kerja
Persentase tempat kerja formal melaksanakan kesehatan kerjaProporsi perusahaan menengah atau besar, kantor pemerintahan, rumah sakit dan Puskesmas yang melaksanakan kesehatan kesja sesuai standarpersenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKetenagakerjaan
03.07.028
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Tempat Penitipan Anak (TPA) yang menerima pendampingan pengasuhan
Persentase Tempat Penitipan Anak (TPA) yang menerima pendampingan pengasuhanTempat Penitipan Anak (TPA) yang menerima minimal 1 jenis pendampingan pengasuhan. Pendampingan Pengasuhan adalah pendampingan yang diberikan kepada pengasuh, anak asuh di Tempat penitipan anak dan...persenBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKependudukan
04.02.059
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Tenaga SDM Kesejahteraan Sosial/Pendamping Perawatan yang tersertifikasi
Persentase Tenaga SDM Kesejahteraan Sosial/Pendamping Perawatan yang tersertifikasiMengukur tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) kesejahteraan sosial atau pendamping perawatan yang telah mendapatkan sertifikasi kompetensi resmi sesuai dengan standar nasional. Indikator ini digunakan...persenKEMENTERIAN SOSIALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANSosial
07.05.082
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Persentase timbulan sampah yang didaur ulang di fasilitas pengolahan sampah
Persentase timbulan sampah yang didaur ulang di fasilitas pengolahan sampahSampah yang didaur ulang adalah Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Rumah Tangga (SSRT) yang tidak termasuk termasuk sampah spesifik. Jumlah timbulan yang didaur ulang dihitung dari berbagai...persenKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANLingkungan Hidup
03.03.046
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat keandalan kenavigasian
Persentase Tingkat Keandalan KenavigasianPersentase kecukupan dan optimalnya fungsi sistem navigasi meliputi keandalan sarana bantu navigasi pelayaran dan telekomonukasi pelayaran untuk memberikan layanan keselamatan dan keamanan pelayaranpersenKEMENTERIAN PERHUBUNGANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANTransportasi
09.02.0033
    • Renstra LKPP 2025-2029
  1. Nilai Kinerja Pengadaan
Persentase Tingkat Persaingan Penyedia Usaha Mikro, Kecil, dan KoperasiPersentase yang menunjukkan partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi dalam proses pengadaan, yang diukur dari jumlah pelaku usaha yang melakukan penawaran dibandingkan dengan total jumlah...persenLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKeuangan
09.02.0034
    • Renstra LKPP 2025-2029
  1. Nilai Kinerja Pengadaan
Persentase Transaksi Pengadaan Terhadap Sasaran Pembangunan Transformasi EkonomiPersentase yang menunjukkan kontribusi pengadaan barang dan jasa pemerintah terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional, dihitung berdasarkan perbandingan antara nilai transaksi pengadaan...persenLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKeuangan
09.02.0035
    • Renstra LKPP 2025-2029
  1. Nilai Kinerja Pengadaan
Persentase Transaksi Produk yang Memiliki Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri pada Pasar Digital PengadaanPersentase paket transaksi E-Purchasing yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri dibandingkan dengan total paket transaksi E-Purchasing pada tahun berjalan.persenLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKeuangan
04.01.174
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase unit pelayanan kesehatan tingkat desa/kelurahan dengan ketersediaan tenaga kesehatan dan kader kesehatan sesuai standar
Persentase unit pelayanan kesehatan tingkat desa/kelurahan dengan ketersediaan tenaga kesehatan dan kader kesehatan sesuai standarPersentase Unit pelayanan kesehatan tingkat desa/kelurahan yang telah memiliki jumlah dan kompetensi tenaga kesehatan dan kader kesehatan sesuai standar (2 nakes dan kader)persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.Kesehatan
02.02.050
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase usaha e-commerce yang melakukan ekspor
Persentase usaha e-commerce yang melakukan eksporPersentase yang menggambarkan proporsi dari total jumlah usaha yang tergabung dalam sektor e-commerce yang aktif dalam kegiatan ekspor. Definisi ini menyoroti persentase usaha e-commerce yang...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan Teknologi
06.04.0008
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penduduk Berumur 16—30 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Persentase usia Muda (16-30 Tahun) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihanProporsi pemuda usia 16–30 tahun yang tidak sedang bersekolah, bekerja, dan mengikuti pelatihan terhadap seluruh populasi pemudapersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000806 - Persentase Pemuda (16-30 Tahun) Yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja Atau Mengikuti PelatihanPemuda
02.05.0006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase wilayah/kawasan terkendali dari penyakit hewan
Persentase wilayah/kawasan (kabupaten/kota) yang terkendali dari penyakit zoonosisPersentase wilayah/kawasan (kabupaten/kota) yang terkendali dari Penyakit Zoonosis adalah persentase dari jumlah wilayah/kawasan kabupaten/kota yang berstatus bebas atau terkendali dari Penyakit...persenKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Kabupaten/KotaTAHUNANPeternakan
02.05.0007
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah kabupaten/kota yang mampu menekan kasus positif rabies pada hewan
Persentase wilayah/kawasan kabupaten/kota yang mampu menekan kasus positif rabies pada hewanPersentase wilayah/kawasan kabupaten/kota yang mampu menekan kasus positif rabies pada hewan adalah persentase dari jumlah wilayah/kawasan kabupaten/kota yang berstatus bebas atau terkendali dari...persenKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Kabupaten/KotaTAHUNANPeternakan
03.04.0018
    • RPJMN 2025-2029
    • SKB MenPKP/MenPU/Mendagri 2024
  1. -
Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)Data mengenai persetujuan bangunan gedung (PBG) yang memuat informasi: nama pemohon, fungsi bangunan, jenis permohonan, nomor SK PBG, nomor SK SLF, nomor registrasi, tanggal, tanggal mulai proses...-KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/KelurahanHARIANPerumahan
09.05.011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomiPerkembangan nilai tambah barang dan jasa pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga KonstanpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000542 - Pertumbuhan EkonomiKeuangan
02.02.052
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan Ekspor Ekonomi Kreatif
Pertumbuhan Ekspor Ekonomi KreatifPertumbuhan Ekspor Ekonomi Kreatif adalah pertambahan pendapatan dikarenakan kegiatan jual beli produk ekonomi kreatif ke luar negeri dalam kurun waktu satu tahun. Pertumbuhan ekspor ekonomi kreatif...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerdagangan
02.02.053
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan ekspor subsektor Aplikasi dan Gim
Pertumbuhan ekspor subsektor Aplikasi dan GimPertumbuhan Ekspor Subsektor Aplikasi dan Gim adalah pertambahan pendapatan dikarenakan kegiatan jual beli subsektor Aplikasi dan Gim ke luar negeri dalam kurun waktu satu tahun yang dihitung...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 03.06-Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual. Kegiatan: 03.06.04-Penguatan Ekosistem Aplikasi dan Gim Lokasi Prioritas: Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Bali. Deskripsi: -Perdagangan
02.02.054
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan ekspor Subsektor Fesyen dan Kriya
Pertumbuhan ekspor Subsektor Fesyen dan KriyaPertumbuhan Ekspor Subsektor Fesyen dan Kriya adalah pertambahan pendapatan dikarenakan kegiatan jual beli subsektor fesyen dn kriya ke luar negeri dalam kurun waktu satu tahun, dengan satuan persen.persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-RegistrasiTRIWULANANIndustri
02.02.056
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan ekspor Subsektor Kuliner
Pertumbuhan ekspor Subsektor KulinerPertumbuhan Ekspor Subsektor Kuliner adalah pertambahan pendapatan dikarenakan kegiatan jual beli subsektor kuliner ke luar negeri dalam kurun waktu satu tahun, dengan satuan persen.persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-RegistrasiTRIWULANANIndustri
02.08.038
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan Investasi Ekonomi Kreatif
Pertumbuhan Investasi Ekonomi KreatifPersentase tingkat pertumbuhan investasi ekonomi kreatif dari pertambahan nilai realisasi investasi yang dihasilkan oleh pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif untuk PMA dan PMDN selama periode...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANInvestasi
02.01.0097
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Barang Logam: Komputer, Barang Elektronik, Optik dan Peralatan ListrikTotal nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha pada lapangan usaha Industri Barang Logam: Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik, didapatkan dari total nilai output...miliar rupiahBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-TAHUNANIndustri
02.01.042
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas KakiTotal nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha pada lapangan usaha Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki, didapatkan dari total nilai output dikurangi biaya input antara...miliar rupiahBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndustri
02.01.043
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Industri Logam Dasar
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Logam DasarTotal nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha pada lapangan usaha Industri Logam Dasar, didapatkan dari total nilai output dikurangi biaya input antara dalam periode satu tahunmiliar rupiahBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.18-Penguatan Industri Logam Dasar, Besi dan Baja Lokasi Prioritas: Sulawesi Tengah Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambahIndustri
02.01.044
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Industri Makanan dan Minuman
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Makanan dan MinumanTotal nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha pada lapangan usaha Industri Makanan dan Minuman, didapatkan dari total nilai output dikurangi biaya input antara dalam periode satu tahunmiliar rupiahBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndustri
02.01.045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Industri Mesin dan Perlengkapan
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Mesin dan PerlengkapanPerkembangan nilai tambah lapangan usaha Industri Mesin dan Perlengkapan pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga KonstanpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndustri
02.01.046
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Pertumbuhan PDB Industri Pengolahan
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto Lapangan Usaha Industri PengolahanPerkembangan nilai tambah Lapangan Usaha Industri Pengolahan pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga KonstanpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000210 - Laju pertumbuhan PDB Industri ManufakturIndustri
02.01.047
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Industri Tekstil dan Pakaian Jadi
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Industri Tekstil dan Pakaian JadiTotal nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh usaha pada lapangan usaha Industri Tekstil dan Pakaian Jadi, didapatkan dari total nilai output dikurangi biaya input antara dalam periode satu...miliar rupiahBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.16-Pengembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil Lokasi Prioritas: Kota Semarang dan Seluruh Provinsi. Deskripsi: -Industri
02.03.0115
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Tanaman Hortikultura
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Tanaman HortikulturaPertumbuhan nilai tambah lapangan usaha Tanaman Hortikultura pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertanian
02.04.0013
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Tanaman Perkebunan
Pertumbuhan Nilai Tambah Bruto lapangan usaha Tanaman PerkebunanPertumbuhan nilai tambah lapangan usaha Tanaman Perkebunan pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPerkebunan
06.03.0016
    • Perpres 78/2021
  1. Persentase penerbitan perizinan berusaha terkait persetujuan lingkungan di bidang lingkungan hidup dan SDA berkelanjutan
Pertumbuhan nomor induk berusaha (NIB)NIB adalah identitas berusaha yang diberikan oleh pemerintah kepada pelaku usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).skorKEMENTERIAN INVESTASI DAN HILIRISASI/BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODALPrioritasSTATISTIK-Provinsi, Kabupaten, KotaTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan Teknologi
02.11.019
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan Pariwisata Ramah Muslim
Pertumbuhan Pariwisata Ramah MuslimPertumbuhan pariwisata ramah muslim (PRM) merujuk pada pertumbuhan Nilai Tambah Bruto (NTB) sektor pariwisata ramah muslim pada suatu periode tertentu.persenKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPariwisata
02.06.007
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Perikanan (ADHK)
Pertumbuhan PDB Perikanan (ADHK)Perkembangan nilai tambah lapangan usaha perikanan pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga KonstanpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANKeuangan
09.02.047
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB pertanian, kehutanan, dan perikanan
Pertumbuhan PDB pertanian, kehutanan, dan perikananPerkembangan nilai tambah lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan pada tahun t terhadap tahun sebelumnya berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga KonstanpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 11b. Pertumbuhan PDB Pertanian, Kehutanan dan PerikananKeuangan
02.01.048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB subsektor Aplikasi dan Gim
Pertumbuhan PDB subsektor Aplikasi dan GimPertumbuhan PDB Subsektor Aplikasi dan Gim adalah pertambahan nilai pendapatan subsektor aplikasi dan gim dalam kurun waktu satu tahun. Perhitungan menggunakan PDB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK),...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-Wilayah AdministrasiTAHUNANIndustri
02.01.049
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Subsektor Fesyen dan Kriya
Pertumbuhan PDB Subsektor Fesyen dan KriyaPertumbuhan PDB Subsektor Fesyen dan Kriya adalah pertambahan nilai pendapatan subsektor fesyen dan kriya dalam kurun waktu satu tahun. Perhitungan menggunakan PDB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK),...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-RegistrasiTAHUNANIndustri
02.01.050
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik
Pertumbuhan PDB Subsektor Film, Animasi, Video, dan MusikPertumbuhan PDB Subsektor Film, Animasi, Video, dan Musik adalah pertambahan nilai pendapatan subsektor film, animasi, video, dan musik dalam kurun waktu satu tahun. Perhitungan menggunakan PDB Atas...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-Wilayah AdministrasiTAHUNANIndustri
02.01.051
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan PDB Subsektor Kuliner
Pertumbuhan PDB Subsektor KulinerPertumbuhan PDB Subsektor Kuliner adalah pertambahan nilai pendapatan subsektor kuliner dalam kurun waktu satu tahun. Perhitungan menggunakan PDB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK), dengan satuan persenpersenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-RegistrasiTAHUNANIndustri
09.03.074
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan pengakses streaming siaran radio digital
Pertumbuhan pengakses streaming siaran radio digitalPengakses streaming adalah masyarakat yang mengakses layanan RRI melalui aplikasi RRI DigitalpersenLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANInformasi
09.04.014
    • RPJMN 2025-2029
  1. Pertumbuhan Sektor Pos Logistik
Pertumbuhan Sektor Pos LogistikTingkat pertumbuhan per tahun dari sektor pos dan logistik nasionalpersenKEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKomunikasi
02.02.0030
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat Inflasi
Perubahan IHK dari Waktu ke WaktuInflasi atau laju inflasi adalah persentase perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK). Indeks Harga Konsumen adalah indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dalam suatu periode, dari suatu...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaBULANANIndikator Utama Pembangunan - 32.Tingkat Inflasi (%) Indikator SIPD: 000050 - Tingkat InflasiPerdagangan
07.05.0056
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Addendum Analisis Dampak Lingkungan Hidup Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup - Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (ANDAL RKL-RPL)Merupakan layer yang menandakan ruang dimana suatu rencana usahadan/atau kegiatan untuk jenis dokumen lingkungan Addendum Andal(Analisis Dampak Lingkungan Hidup) dan RKL (Rencana...-KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasGEOSPASIAL-BELUM DAPAT DITENTUKANLingkungan Hidup
02.03.0037
    • Permenko Ekon 3/2024
    • SK KaBIG 16/2023
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Air Tanah skala 1:50.000Sumur didefinisikan sebagai sarana untuk menyadap dan menampung air tanah dari akuifer yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum (Permen PUPR No 27/PRT/M/2016).UnitKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasGEOSPASIAL-NasionalTAHUNANPertanian
07.05.0057
    • Kepka BIG 115/2025
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Akresi dan Abrasi Skala 1:50.000Informasi ini mencakup proses pengikisan (abrasi) dan penambahan material (akresi) di pantai, yang dipengaruhi oleh dinamika alam seperti gelombang, arus, dan pasang surut, serta aktivitas manusia-KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANPrioritasGEOSPASIAL-1:50.000TAHUNANLingkungan Hidup
03.03.0032
    • Permenko Ekon 3/2024
    • SK KaBIG 16/2023
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Alur Pelayaran Laut skala 1:50.000Data alur pelayaran adalah data yang menggambarkan lokasi-lokasi perairan yang dari segi bentuk dan kedalamannya aman untuk dilayari dan dilengkapi dengan sistem rambu atau tanda-tanda navigasi bagi...-KEMENTERIAN PERHUBUNGANPrioritasGEOSPASIAL-1:50.000TAHUNANTransportasi
03.03.0033
    • SK KaBIG 16/2023
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Alur Pelayaran Sungai-Danau dan Penyeberangan skala 1:50.000Data alur pelayaran Sungai, Danau, dan Penyeberangan adalah data yang menggambarkan lokasi-lokasi perairan yang dari segi bentuk dan kedalamannya aman untuk dilayari dan dilengkapi dengan sistem...-KEMENTERIAN PERHUBUNGANPrioritasGEOSPASIAL-1:50.000TAHUNANTransportasi
07.05.0058
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)Merupakan layer yang menandakan ruang dimana suatu rencana usahadan/atau kegiatan untuk jenis dokumen lingkungan AMDAL akan melakukanseluruh komponen rencana kegiatan pada tahap pra-konstruksi,...-KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasGEOSPASIAL-BELUM DAPAT DITENTUKANLingkungan Hidup
07.05.0059
    • SK KaBIG 16/2023
    • PP 46/2012
    • UU 31/2009
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Angin Permukaan Laut Skala 1:1.500.000 - 1:2.500.000Peta angin permukaan laut merepresentasikan arah dan kecepatan angin permukaan laut yang diperbarui setiap satu bulanDerajat, knotsBADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKAPrioritasGEOSPASIALS075014Terbatas1:1.500.000 - 1:2.500.000TAHUNANLingkungan Hidup
07.02.0001
    • Kepka BIG 115/2025
    • Kepka BIG 130/2025
  1. -
Peta Anomali Bouguer skala 1:100.000 dan skala 1:250.000anomali gravitasi yang didapatkan setelah melakukan koreksi data pengukuran terhadap gravitasi terukur di lapangan (wilayah darat)-KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALPrioritasGEOSPASIAL-1:100.000TAHUNANEnergi
Showing 2,551-2,600 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
163122
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Kalimantan UtaraNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Kalimantan UtaraCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163123
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Kepulauan RiauNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Kepulauan RiauCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163124
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun LampungNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun LampungCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163125
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun MalukuNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun MalukuCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163126
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Maluku UtaraNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Maluku UtaraCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163127
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Nusa Tenggara BaratNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Nusa Tenggara BaratCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163128
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Nusa Tenggara TimurNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Nusa Tenggara TimurCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163129
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun PapuaNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun PapuaCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163130
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun Papua BaratNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun Papua BaratCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
163131
    • PP 28/2020
  1. -
Jumlah Aset BMN TVRI Stasiun RiauNon PrioritasSTATISTIKVariabelLEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIATVRI Stasiun RiauCatatan dan laporan administratif mengenai seluruh barang yang dimiliki oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, baik yang diperoleh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun...Unit-K/LTAHUNANInformasiTERSEDIA
Showing 511-520 of 4,145 items.