(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1101 | 04.01.0101 |
|
| Jumlah Sampel Kosmetik yang Memenuhi Persyaratan Mutu dan Keamanan (JSKM) | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah produk kosmetik yang setelah melalui proses sampling dan pengujian berdasarkan analisis risiko, terbukti memenuhi standar mutu dan keamanan yang ditetapkan oleh otoritas pengawas | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1102 | 04.01.0102 |
|
| Jumlah Sampel Obat Bahan Alam yang Disampling Berdasarkan Risiko dan Memenuhi Persyaratan Mutu serta Keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah sampel obat bahan alam yang dipilih berdasarkan analisis risiko dan telah lulus uji sesuai dengan standar mutu dan keamanan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1103 | 04.01.0103 |
|
| Jumlah sampel obat yang disampling berdasarkan risiko yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah sampel obat yang memenuhi standar keamanan serta mutu yang berlaku. | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1104 | 04.01.0104 |
|
| Jumlah sampel pangan industri rumah tangga yang disampling berdasarkan risiko yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah sampel pangan Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) yang aman dan bermutu | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1105 | 04.01.0105 |
|
| Jumlah sampel pangan olahan yang disampling berdasarkan risiko yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah sampel pangan olahan yang aman dan bermutu | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1106 | 04.01.0106 |
|
| Jumlah sampel sediaan farmasi yang disampling berdasarkan risiko yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah sampel sediaan farmasi yang, setelah diuji, terbukti memenuhi standar mutu dan keamanan yang ditetapkan. | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1107 | 04.01.0107 |
|
| Jumlah Sampel Suplemen Kesehatan yang Memenuhi Persyaratan Mutu dan Keamanan | STATISTIK | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Jumlah suplemen kesehatan yang diambil sampelnya berdasarkan penilaian risiko dan terbukti memenuhi standar mutu serta keamanan yang ditetapkan. | sampel | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1108 | 04.01.0108 |
|
| Jumlah santri yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standar | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah santri yang menerima bantuan makanan bergizi gratis sesuai standar dalam kurun waktu tertentu. | individu (jumlah santri) | Program: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1109 | 04.01.0109 |
|
| Jumlah Sarana Air Minum yang Diperiksa Kualitas Air Minumnya | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah sarana air minum yang telah diperiksa kualitas airnya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan dinyatakan memenuhi standar kualitas air minum yang aman bagi kesehatan. | sarana | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1110 | 03.03.0026 |
|
| Jumlah Sarana Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Jalan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Suatu sistem angkutan umum yang menggunakan mobil bus menggunakan skema BTS yang dibiayai oleh APBN dengan lajur khusus yang terproteksi, yang dioperasikan di kawasan perkotaan. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1111 | 03.03.0027 |
|
| Jumlah Sarana Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Rel | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Total unit sarana angkutan umum berbasis rel yang beroperasi di wilayah metropolitan. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1112 | 07.05.0044 |
|
| Jumlah Sarana dan Prasarana untuk mendukung pengelolaan sampah | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Ketersediaan dan kondisi fasilitas pengelolaan sampah, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan alat transportasi sampah | jumlah dan kondisi fasilitas atau peralatan | Indikator SIPD: 000676 - Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1113 | 03.03.0028 |
|
| Jumlah sarana pencarian dan pertolongan laut yang dimiliki untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | Total sarana pencarian dan pertolongan laut yang dimiliki untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal. Note: data ini akan digunakan sebagai bahan penyusunan IKLN (dimen... | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1114 | 03.03.0029 |
|
| Jumlah Sarana Transportasi Umum | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Data ini mencerminkan jumlah sarana transportasi umum yang tersedia atau beroperasi dari waktu ke waktu. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1115 | 09.05.0012 |
|
| Jumlah Sarpras yang Dibutuhkan (JSB) | STATISTIK | BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA | Jumlah aktual sarpras tersedia | Unit Kerja | Tidak | Tidak | Tidak | Tidak | Ya | |
| 1116 | 05.02.0014 |
|
| Jumlah Sarpras yang Tersedia (JST) | STATISTIK | BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA | Jumlah aktual sarana dan prasarana yang dimiliki oleh lembaga keamanan laut, seperti kapal patroli, peralatan navigasi, fasilitas pelatihan, dan infrastruktur pendukung lainnya. | Unit Kerja | Tidak | Tidak | Tidak | Tidak | Ya | |
| 1117 | 04.01.0110 |
|
| Jumlah sasaran ibu hamil | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Total ibu hamil yang menjadi target pelayanan antenatal dalam periode tersebut | persen | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000463 - Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil" | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1118 | 04.01.0111 |
|
| jumlah sasaran remaja putri SMP & SMA sederajat diwaktu yang sama | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Total remaja putri tingkat SMP dan SMA atau sederajat yang menjadi target program suplementasi TTD (Tablet Tambah Darah) di wilayah dan periode yang sama. | individu (jumlah remaja putri). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1119 | 04.01.0112 |
|
| Jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi yang memenuhi standar | STATISTIK | BADAN GIZI NASIONAL | Jumlah unit layanan gizi yang memenuhi standar sesuai regulasi dan pedoman yang berlaku. | unit (jumlah satuan pelayanan). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1120 | 06.01.0097 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1121 | 06.01.0098 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan dengan Akreditasi Minimal B | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan yang telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat minimal B | Satuan Pendidikan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1122 | 07.05.044 |
|
| Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis Pendidikan. Pendidikan formal adalah jalu... | Unit | Indikator SIPD: 000263 - Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1123 | 06.01.0099 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang diakreditasi sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP) | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah total satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, yang telah mendapatkan akreditasi berdasarkan Standar Nasional Pendidikan | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1124 | 06.01.0100 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang memiliki program peningkatan kualitas lingkungan belajar | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan, baik formal (seperti SD, SMP, SMA) maupun nonformal (seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/PKBM, Lembaga Kursus dan Pelatihan/LKP), yang telah mengimplementasikan program... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1125 | 06.01.0101 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang telah menerapkan kurikulum terkini | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang telah mengadopsi dan menerapkan kurikulum terbaru yang berfokus pada konteks peserta didik, pengembangan karakter, dan kompetensi esensial. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1126 | 07.05.0045 |
|
| Jumlah satuan Pendidikan formal peduli dan berbudaya lingkungan hidup | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, yang terdiri atas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. | Unit | Indikator SIPD: 000263 - Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1127 | 08.01.0013 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Formal Pesantren | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah keseluruhan lembaga pesantren formal yang terdaftar dan diakui oleh Kemenag RI | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1128 | 06.01.0102 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Formal Pesantren yang mendapatkan nilai Jayyid | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah lembaga pesantren formal yang telah mengikuti asesmen mutu dan memperoleh nilai minimal "jayyid" (baik) | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1129 | 06.01.0103 |
|
| Jumlah satuan pendidikan nonformal yang meningkat mutu pembelajarannya | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan nonformal yang menunjukkan peningkatan mutu pembelajaran dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini diukur berdasarkan hasil Rapor Pendidikan dan/atau Survei Lingkungan Be... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1130 | 06.01.0104 |
|
| Jumlah satuan pendidikan pesantren | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Total jumlah satuan pendidikan pesantren yang terdaftar secara resmi pada periode tertentu. | unit (jumlah satuan pendidikan). | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1131 | 06.01.0105 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang Mendapatkan Pendampingan | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan yang telah menerima program pendampingan dari Kementerian Agama dalam periode tertentu. | unit (jumlah lembaga). | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1132 | 06.01.0106 |
|
| Jumlah satuan pendidikan pesantren yang diasesmen | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah satuan pendidikan pesantren yang telah menjalani proses penilaian atau evaluasi mutu oleh Majelis Masyayikh atau lembaga terkait lainnya. | unit (jumlah satuan pendidikan). | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1133 | 06.01.0107 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang memanfaatkan hasil asesmen nasional untuk peningkatan kualitas pembelajaran | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan yang menggunakan hasil Asesmen Nasional untuk perencanaan dan peningkatan kualitas pembelajaran. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1134 | 06.01.0108 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang memenuhi SNP sarpras | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan terkait sarana dan prasarana sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023. | Unit | Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.02-Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah dan Madrasah yang Berkualitas (PHTC) Lokasi Prioritas: Nasional (38 provinsi, 512 kabupaten/kota; seluruh kab/kota di Jawa Tengah); Provinsi/Kab/Kota: 38 kab/kota di Jawa Timur; Sulawesi Utara; Sumatera Selatan; Sumatera Barat (Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kab. Sijunjung); serta seluruh provinsi (penugasan lintas daerah). Deskripsi: Mutu pembelajaran perlu didorong lewat revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah serta pembangunan satuan pendidikan baru di daerah padat murid. Data Pokok Pendidikan 2023 menunjukkan 25,67% ruang kelas dalam kondisi rusak sedang/berat—setara 501.641 ruang kelas sekolah dan 44.038 ruang kelas madrasah dari total 1.831.172—disertai mismatch kapasitas karena jumlah siswa melampaui daya tampung. Program menargetkan pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui perbaikan/rehabilitasi ruang belajar, penambahan kapasitas, dan pemenuhan pembiayaan operasional agar proses belajar tidak terganggu dan standar layanan pendidikan meningkat merata. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1135 | 06.01.0109 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk literasi membaca atau numerasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan di suatu provinsi yang memiliki paling sedikit 70% peserta didik dengan level hasil belajar minimal "cakap" dalam literasi membaca atau numerasi berdasarkan hasil Asesmen Nasi... | Unit | Indikator Utama Pembangunan - 5b.Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Indikator SIPD: 000017 - Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk Literasi membaca dan Numerasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1136 | 06.01.0110 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang menerapkan pendidikan inklusif | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Total jumlah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusif, yaitu memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar bersama dalam l... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1137 | 06.01.0111 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang menerapkan pendidikan inklusif dengan peningkatan mutu pembelajar | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan umum (formal dan nonformal) yang tidak hanya menyelenggarakan pendidikan inklusif tetapi juga menunjukkan peningkatan dalam mutu pembelajaran. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1138 | 06.01.0112 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang mengikuti Asesmen Nasional | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Total jumlah satuan pendidikan yang berpartisipasi dalam Asesmen Nasional pada tahun tertentu | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1139 | 06.03.014 |
|
| Jumlah Science Techno Park (STP) baru yang dikembangkan di luar Jawa | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah Science Techno Park (STP) baru yang dikembangkan di luar Jawa | lembaga | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1140 | 06.03.015 |
|
| Jumlah Science Techno Park (STP) yang ditingkatkan kapasitasnya | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Indikator ini menyatakan Jumlah Science Techno Park (STP) yang ditingkatkan kapasitasnya | lembaga | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1141 | 06.01.0113 |
|
| Jumlah SDM Iptek dengan H Index ≥ 10 | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah dosen, peneliti, atau perekayasa yang memiliki H Index ≥ 10 dalam basis data publikasi ilmiah, seperti Scopus, Google Scholar, atau SINTA. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1142 | 06.03.017 |
|
| Jumlah SDM Iptek masuk ke dalam pemeringkatan World's Top 2% Scientists | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Definisi Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Iptek: Banyaknya SDM iptek nasional yang terlibat di dalam kegiatan riset. Pemeringkatan World's Top 2% Scientists adalah Pemeringkatan yang didasarkan pada S... | Orang | Lokasi Prioritas: Cakupan nasional (seluruh provinsi) dengan pembatasan pada kriteria dan ketersediaan anggaran K/L serta mekanisme proposal-based dari seluruh daerah. Penekanan wilayah mencakup: Kab. Kepulauan Sangihe; Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Nunukan); Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua Barat; Provinsi Jawa Timur; dan Provinsi Maluku. Deskripsi: Program menanggapi penurunan daya saing talenta global Indonesia (GTCI skor 37,0; peringkat 86/133 pada 2022), rendahnya densitas SDM Iptek (±1.158 per sejuta penduduk; di bawah Tiongkok 1.585 dan AS 4.827), minimnya pendanaan litbang (≈0,2% PDB), keterbatasan fasilitas laboratorium, serta belum terintegrasinya sistem pembinaan talenta. Arah intervensi mencakup peningkatan pembinaan SDM Iptek profesional berkualifikasi tinggi, perluasan fasilitasi akuisisi riset dan inovasi, sinergi pendanaan, peningkatan akses/kapasitas laboratorium, dan penguatan apresiasi talenta—termasuk MTN untuk menyiapkan SDM bertalenta dan diakui global (termasuk bidang seni budaya). Sasaran akhirnya adalah terciptanya SDM Iptek berkompetensi tingkat internasional untuk mendorong daya saing dan ekosistem riset-inovasi yang lebih kompetitif. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1143 | 06.03.018 |
|
| Jumlah SDM Iptek pendidikan tinggi yang mendapatkan rekognisi internasional | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah sumber daya manusia di bidang Iptek pendidikan tinggi yang berhasil mendapatkan rekognisi di tingkat internasional | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1144 | 06.01.0114 |
|
| Jumlah SDM Iptek yang mengikuti program pendidikan S3 di universitas dengan reputasi top 100 dunia di bidangnya | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah SDM iptek (termasuk dosen, peneliti, dan perekayasa) yang terdaftar dalam program doktoral (S3) di universitas yang masuk dalam peringkat 100 besar dunia sesuai bidang studi mereka | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1145 | 09.06.0021 |
|
| Jumlah SDM kearsipan yang lulus sertifikasi | STATISTIK | ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA | Jumlah sumber daya manusia di bidang kearsipan yang telah lulus sertifikasi kompetensi | Orang | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1146 | 04.01.0113 |
|
| Jumlah SDMK yang Telah Menyelesaikan Pelatihan | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Sumber Daya Manusia Kesehatan (termasuk tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang kesehatan) yang terdaftar dalam Sistem Informasi SDMK dan telah mengikuti serta menyelesaikan pelati... | Orang | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.03-Produksi dan pendayagunaan SDM kesehatan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penekanan pada Wilayah Papua; serta provinsi/daerah spesifik: Maluku Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. Deskripsi: Capaian pemenuhan SDM kesehatan pada RPJMN 2020–2024 belum memenuhi target: Puskesmas dengan 9 jenis tenaga kesehatan baru 60,16% (target 83%) dan RSUD kab/kota dengan 4 spesialis dasar + 3 spesialis lainnya 72,9% (target 90%). Ketimpangan distribusi tenaga antarwilayah masih tinggi, sehingga prioritas diarahkan pada peningkatan jumlah, kualitas, dan pemerataan penempatan SDM kesehatan sesuai kebutuhan fasilitas layanan (terutama Papua), agar ketersediaan SDM berkualitas di Puskesmas dan RSUD mendukung pemerataan dan efektivitas pembangunan kesehatan. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1147 | 06.01.0115 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Internet untuk Pengajaran | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah satuan pendidikan yang memiliki akses internet yang digunakan secara aktif untuk kegiatan pembelajaran | Unit | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1148 | 06.01.0116 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Komputer untuk Pengajaran | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah sekolah pada jenjang pendidikan tertentu yang memiliki fasilitas komputer yang digunakan untuk tujuan pembelajaran | Unit | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1149 | 06.01.0117 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Listrik | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah sekolah pada jenjang pendidikan tertentu yang memiliki akses ke fasilitas listrik | Unit | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1150 | 06.01.0118 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses terhadap Air Minum Layak | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah sekolah yang memiliki akses ke sumber air minum yang memenuhi kriteria kelayakan. Air minum layak mencakup sumber-sumber seperti air ledeng (keran), keran umum, hidran umum, terminal air, penam... | Jumlah | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 1,101-1,150 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 05.01.0142 |
|
| Jumlah pengesahan Yayasan yang sudah terdaftar berdasarkan provinsi | Banyaknya total keseluruhan badan hukum yayasan yang merupakan suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 23020002 | Terbuka | provinsi, belum bubar, telah bubar | BULANAN | Hukum | |
| 09.03.0030 |
|
| Jumlah Pengguna Internet | Jumlah individu yang telah mengakses internet dalam periode tertentu | Jiwa | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000336 - Persentase pengguna internet | Informasi | |
| 09.03.0081 |
|
| Jumlah pengguna layanan aplikasi perizinan online siCANTIK Cloud | Jumlah Instansi (K/L/D) dan pemohon yang menggunakan layanan Aplikasi Perizinan Online siCANTIK Cloud dalam memproses perizinan non berusaha dan non perizinan secara online | Jumlah Pengguna (Instansi K/L/D) dan pemohon | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Prioritas | STATISTIK | - | tabel | TAHUNAN | Informasi | ||
| 09.01.0054 |
|
| Jumlah Pengguna yang memanfaatkan data Kependudukan 2023-2025 | individu, instansi, atau lembaga yang menggunakan data kependudukan (seperti NIK, KK, alamat, status perkawinan, dll.) untuk keperluan administratif, perencanaan, pelayanan publik, atau analisis... | - | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 05.01.0029 |
|
| Jumlah Pengharmonisasian Peraturan Perundang-undangan berdasarkan jenis peraturan | Merupakan data yang mencatat total peraturan perundang-undangan yang melalui proses harmonisasi. | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Data hasil peraturan yang diundangkan setelah proses harmonisasi | Hukum |
| 05.01.0030 |
|
| Jumlah Pengharmonisasian Peraturan Perundang-undangan berdasarkan tahun | Merupakan data yang mencatat total peraturan perundang-undangan yang melalui proses harmonisasi. | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | data hasil peraturan yang diundangkan setelah proses harmonisasi | Hukum |
| 07.05.0032 |
|
| Jumlah Pengurangan dan Penghapusan Merkuri Tahun Berjalan | Jumlah merkuri yang berhasil dikurangi atau dihapuskan dalam satu tahun tertentu | ton | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000254 - Persentase pengurangan dan penghapusan merkuri dari baseline 50 ton penggunaan merkuri | Lingkungan Hidup | |
| 02.09.0061 |
|
| Jumlah Pengurus Koperasi | Total individu yang merupakan anggota koperasi yang berhak dipilih melalui Rapat Anggota dan ditetapkan dalam struktur organisasi koperasi sebagai pengurus | orang | KEMENTERIAN KOPERASI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah : Kab/Kota; Provinsi | TAHUNAN | Koperasi | ||
| 07.02.0110 |
|
| Jumlah Penjualan Bahan Bakar Minyak Domestik | Jumlah penjualan bahan bakar minyak tiap jenis di dalam negeri | Kilo Liter | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Dibutuhkan data daerah | Energi | |
| 07.01.0016 |
|
| Jumlah Penjualan Batubara | Kegiatan Usaha Pertambangan untuk menjual hasil Pertambangan Batubara | Ton | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Setiap BU perlu memberikan informasi penjualan | Pertambangan | |
| 07.02.0087 |
|
| Jumlah Penjualan Listrik | Jumlah energi listrik terjual dengan pembagian kelompok pelanggan : rumah tangga, komersial, industri, penerangan jalan, sosial, pemerintah, transportasi | GWh | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Badan usaha di daerah agar melaporkan jumlah penjualannya | Energi | |
| 07.02.0086 |
|
| Jumlah Penjualan LPG | Banyaknya LPG yang dijual di dalam negeri dan di luar negeri | Ton | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Laporan dari tingkat daerah diperlukan | Energi | |
| 03.03.017 |
|
| Jumlah Penumpang Angkutan Kereta Api | jumlah penumpang angkutan penumpang dari moda kereta api di Indonesia setiap tahunnya. | juta orang | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 03.03.018 |
|
| Jumlah Penumpang Angkutan Laut non Komersil | Jumlah penumpang yang diangkut melalui Layanan angkutan laut perintis | Ribu Orang | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 03.03.019 |
|
| Jumlah Penumpang Angkutan Perkotaan Kota Metropolitan yang DIlayani BTS | Jumlah penumpang angkutan umum massal perkotaan berbasis jalan di Metropolitan Surabaya, Makassar, Denpasar, Palembang, dan Banjarmasin pada periode layanan dengan skema BTS yang dibiayai oleh APBN | juta orang | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 03.03.0024 |
|
| Jumlah Penumpang Transportasi Umum | Jumlah penumpang dibagi berdasarkan moda transportasi: kendaraan penumpang, kereta api, pesawat, dan kapal. | Orang | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000208 - Jumlah penumpang dan barang berdasarkan moda transportasi | Transportasi | |
| 07.05.0033 |
|
| Jumlah Penurunan Konsumsi Perusak Ozon (JKPO) | Jumlah penurunan dalam konsumsi bahan perusak ozon (terutama HFC) pada tahun berjalan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mengacu pada tujuan pengurangan yang ditetapkan dalam kebijakan... | ton (metrik ton) | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Senyawa | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000255 - Persentase penurunan tingkat konsumsi perusak ozon dari baseline | Lingkungan Hidup | |
| 02.03.0019 |
|
| Jumlah Penyaluran Pupuk NPK Bersubsidi | Jumlah Penyaluran Pupuk NPK Bersubsidi | ton | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000430 - Persentase kinerja realisasi pupuk | Pertanian | |
| 02.03.0020 |
|
| Jumlah Penyaluran Pupuk Organik Bersubsidi | Jumlah Penyaluran Pupuk Organik Bersubsidi | ton | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000430 - Persentase kinerja realisasi pupuk | Pertanian | |
| 02.03.0021 |
|
| Jumlah Penyaluran Pupuk SP36 Bersubsidi | Jumlah Penyaluran Pupuk SP36 Bersubsidi | ton | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000430 - Persentase kinerja realisasi pupuk | Pertanian | |
| 02.03.0022 |
|
| Jumlah Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi | Jumlah Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi | ton | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000430 - Persentase kinerja realisasi pupuk | Pertanian | |
| 02.03.0023 |
|
| Jumlah Penyaluran Pupuk ZA Bersubsidi | Jumlah Penyaluran Pupuk ZA Bersubsidi | ton | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000430 - Persentase kinerja realisasi pupuk | Pertanian | |
| 06.02.067 |
|
| Jumlah penyandang disabilitas yang mendapatkan fasilitasi dari Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan dan/atau dari Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan | Banyaknya penyandang disabilitas yang mendapatkan fasilitasi dari Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan dan/atau dari Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan | - | KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; | TAHUNAN | Data Ini Merupakan Indikator Utama Pembangunan | Ketenagakerjaan | |
| 09.03.0031 |
|
| Jumlah penyandang kebutuhan khusus yang masih sekolah | Data ini mencerminkan jumlah penyandang disabilitas usia sekolah (kelompok usia 5–19 tahun) yang aktif mengikuti pendidikan formal, baik di Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusif (umum... | Orang | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Informasi | ||
| 03.04.003 |
|
| Jumlah penyediaan unit hunian vertikal yang terpadu (milik dan sewa) | Bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, vertikal, dan merupakan satuan satuan yang masing-masing dapat... | unit per tahun | KEMENTERIAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PEMUKIMAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Perumahan | ||
| 05.01.0143 |
|
| Jumlah Penyelenggaraan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) | Banyaknya kegiatan pendidikan dan pelatihan anti pencucian uang yang diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi para pemangku kepentingan dalam upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak... | Pelatihan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Pemangku Kepentingan | BULANAN | Hukum | ||
| 09.03.023 |
|
| Jumlah Penyelesaian Sengketa Informasi Publik melalui Mediasi dan/atau Ajudikasi Nonlitigasi | Konsep dan Definisi:Sengketa informasi publik adalah sengketa yang terjadi antara badan publik dan pengguna/pemohon informasi publik yang berkaitan dengan hak memperoleh dan menggunakan informasi... | kasus | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Prioritas | STATISTIK | 10810032 | Terbuka | Jenis Sengketa | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000327 - Jumlah penyelesaian sengketa informasi publik melalui mediasi dan/atau ajudikasi non litigasi | Informasi |
| 01.01.0014 |
|
| Jumlah Peralatan dan Sarpras Penyelenggaraan Hidro Oseanografi yang Dibutuhkan | Total kebutuhan peralatan dan sarana prasarana yang ditetapkan berdasarkan standar operasi, kebutuhan ideal, atau rencana strategis untuk menjalankan seluruh fungsi hidro-oseanografi secara efektif.... | Unit | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pertahanan | |||
| 01.01.0015 |
|
| Jumlah Peralatan dan Sarpras Penyelenggaraan Hidro Oseanografi yang Tersedia | Total peralatan dan sarana prasarana hidro-oseanografi yang dimiliki dan dalam kondisi siap pakai (operasional) untuk mendukung kegiatan seperti survei, pemetaan dasar laut, arus, kedalaman, dan... | Unit | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pertahanan | |||
| 03.05.0053 |
|
| Jumlah Perangkat Desa (Sekretaris/Kaur/Kadus) Berdasarkan Jenis Kelamin, Jabatan dan Provinsi/Kabupaten/Desa | Jumlah Perangkat Desa (Sekretaris/Kaur/Kadus) Berdasarkan Jenis Kelamin dan Provinsi/Kabupaten/Desa Jabatan: Sekretaris/Kaur/Kadus | Orang | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional/Provinsi/Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | ||
| 09.05.003 |
|
| Jumlah peraturan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang ditetapkan | - Merupakan regulasi yang mengatur pelaksanaan/tata Kelola KPBU. - Regulasi di tingkat teknis dibedakan menjadi KPBU reguler dan KPBU IKN. - KPBU reguler didasarkan pada Peraturan Menteri PPN/Kepala... | Peraturan | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | ||
| 05.01.0031 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang masih berlaku berdasarkan status berita negara | Merupakan data yang mencatat berapa banyak peraturan pelaksanaan seperti peraturan menteri, atau peraturan lembaga lainnya yang diterbitkan untuk mendukung atau menjalankan ketentuan-ketentuan dari... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Hukum | |
| 05.01.0032 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang masih berlaku berdasarkan status lembaran negara selain UU, Perpu, PP, dan Perpres | Merupakan data yang mencatat berapa banyak peraturan pelaksanaan seperti peraturan menteri, atau peraturan lembaga lainnya yang diterbitkan untuk mendukung atau menjalankan ketentuan-ketentuan dari... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Hukum | |
| 02.11.0018 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang masih berlaku dari Tahun 1945 | 1. Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang masih berlaku berdasarkan status berita negara | Peraturan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0033 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang tidak berlaku berdasarkan status berita negara | Merupakan data yang mencatat total peraturan pelaksanaan yang telah diterbitkan untuk mendukung UU yang saat ini sudah dicabut atau tidak lagi berlaku sejak masa kemerdekaan tahun 1945 hingga... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Hukum | |
| 05.01.0034 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang tidak berlaku berdasarkan status lembaran negara selain UU, Perpu, PP, dan Perpres | Merupakan data yang mencatat total peraturan pelaksanaan yang telah diterbitkan untuk mendukung UU yang saat ini sudah dicabut atau tidak lagi berlaku sejak masa kemerdekaan tahun 1945 hingga... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810014 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Hukum | |
| 02.11.0019 |
|
| Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang tidak berlaku dari Tahun 1945 | 1. Jumlah Peraturan Pelaksanaan (Perlak) dari setiap UU yang tidak berlaku berdasarkan status berita negara | Peraturan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 03.03.0025 |
|
| Jumlah Perbaikan Lokasi Rawan Kecelakaan | Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di daerah rawan kecelakaan, seperti perbaikan infrastruktur, pemasangan rambu, atau perubahan desain jalan | jumlah lokasi yang telah ditangani | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 05.01.0167 |
|
| Jumlah Perekaman Data Perlintasan Keberangkatan Warga Negara Asing | Jumlah Warga Negara Asing yang keluar wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi | Orang | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Tempat Pemeriksaan Imigrasi | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0166 |
|
| Jumlah Perekaman Data Perlintasan Keberangkatan Warga Negara Indonesia | Jumlah Warga Negara Indonesia yang keluar wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi | Orang | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Tempat Pemeriksaan Imigrasi | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0165 |
|
| Jumlah Perekaman Data Perlintasan Kedatangan Warga Negara Asing | Jumlah Warga Negara Asing yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi | Orang | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Tempat Pemeriksaan Imigrasi | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0164 |
|
| Jumlah Perekaman Data Perlintasan Kedatangan Warga Negara Indonesia | Jumlah Warga Negara Indonesia yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi | Orang | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Tempat Pemeriksaan Imigrasi | BULANAN | Hukum | ||
| 06.02.0035 |
|
| Jumlah Perempuan Berusaha Dibantu Buruh Tetap | Penduduk perempuan yang bekerja dengan status berusaha dan mempekerjakan paling sedikit satu orang buruh tetap atau buruh dibayar. | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Ketenagakerjaan | ||
| 03.07.0024 |
|
| Jumlah Perempuan dalam Kelompok Umur | Jumlah perempuan dalam kelompok umur tertentu pada pertengahan periode pengamatan | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kependudukan | ||
| 04.01.0073 |
|
| Jumlah perempuan dengan lesi pra kanker leher rahim berdasarkan hasil skrining, mendapatkan tatalaksana sesuai protokol | Definisi: Jumlah perempuan yang telah terdiagnosis dengan lesi pra-kanker serviks melalui skrining dan menerima pengobatan atau intervensi sesuai dengan protokol medis yang berlaku. | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 06.02.0036 |
|
| Jumlah Perempuan di Posisi Manajerial (JPMP) | Jumlah individu perempuan yang menduduki posisi manajerial sesuai dengan kategori KBJI 2014 (kode 11 hingga 14) dalam suatu periode dan wilayah tertentu | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000160 - Proporsi perempuan yang berada di posisi managerial. | Ketenagakerjaan | |
| 04.03.009 |
|
| Jumlah Perempuan Korban Kekerasan (termasuk TPPO) yang dilaporkan melalui SIMFONI PPA | Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang dicatatkan dalam SIMFONI PPA | Orang | KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pemberdayaan Perempuan | ||
| 10.01.0003 |
|
| Jumlah Perempuan sebagai Pengambil Keputusan di Lembaga Eksekutif (Eselon I dan II) (JPLE) | Jumlah perempuan yang menduduki jabatan struktural eselon I dan II di lembaga eksekutif. | Orang | BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA | Prioritas | STATISTIK | 33210012 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000318 - Persentase keterwakilan perempuan sebagai pengambilan keputusan di lembaga eksekutif (Eselon I dan II). | Kebijakan Pemerintah |
| 04.03.0022 |
|
| Jumlah perempuan umur 15-49 tahun pada pertengahan periode yang sama | Jumlah total perempuan yang berada dalam rentang usia 15 hingga 49 tahun pada titik tengah periode waktu yang ditentukan | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000125 - Total Fertility Rate (TFR). 000517 - TFR (Angka Kelahiran Total) 000695 - Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 Tahun | Pemberdayaan Perempuan | |
| 04.01.0074 |
|
| Jumlah perempuan usia 30-69 tahun dengan hasil pemeriksaan DNA HPV positif yang dilakukan tindak lanjut dengan IVA/Kolposkopi /PAPs sesuai protokol | Definisi: Jumlah perempuan berusia 30-69 tahun yang setelah mendapatkan hasil positif pada tes DNA HPV, menjalani tindak lanjut sesuai protokol, seperti pemeriksaan IVA, kolposkopi, atau tes PAP... | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kesehatan |
Showing 1,101-1,150 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162832 | 05.01.003 |
|
| Indeks Efektivitas Kinerja Rezim Anti Pencucian Uang | Prioritas | STATISTIK | Indikator | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Pusat Pemberdayaan Kemitraan APUPPT | Angka yang menyatakan tingkat keberhasilan Indonesia dalam melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan memberikan gambaran komprehensif terkait... | Indeks | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TIGA TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | ||
| 162833 | 07.05.004 |
|
| Indeks Ekonomi Hijau | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Transformasi Birokrasi dan Pemerintahan | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Direktorat Lingkungan Hidup | Ekonomi Hijau adalah model pembangunan ekonomi untuk menunjang pembangunan berkelanjutan dengan fokus pada investasi, kapital dan infrastruktur, lapangan kerja dan keterampilan untuk mewujudkan... | Point | - | Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | TERSEDIA | |
| 162834 | 05.03.001 |
|
| Indeks Hak Asasi Manusia | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA | Direktorat Penyusunan dan Evaluasi Instrumen HAM | Indeks Hak Asasi Manusia Indonesia adalah instrumen pengukuran objektif untuk mengetahui perkembangan implementasi norma dan prinsip hak asasi manusia di Indonesia. Adapun norma dan prinsip hak asasi... | nilai | - | Wilayah Administrasi: Nasional | DUA TAHUNAN | Hak Asasi Manusia | TERSEDIA | ||
| 162835 | 02.02.0003 |
|
| Indeks Harga Konsumen | Prioritas | STATISTIK | Variabel | 27010028 | BADAN PUSAT STATISTIK | DIREKTORAT STATISTIK HARGA | Indeks Harga Konsumen adalah indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dalam suatu periode, dari suatu kumpulan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh penduduk/rumah tangga dalam kurun... | Indeks | Terbuka | Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | BULANAN | Perdagangan | TERSEDIA | |
| 162836 |
|
| Indeks Hasil Penilaian Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) | Non Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PARIWISATA | Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi | Pengukuran Indeks RB dibagi ke dalam dua komponen, yaitu komponen pengungkit dan hasil. Komponen Pengungkit adalah pengukuran terhadap seluruh upaya perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilakukan... | - | - | TAHUNAN | Kebijakan Pemerintah | TERSEDIA | ||||
| 162837 |
|
| Indeks Informasi Metode KB (Method Information Index/ MII) | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Kependudukan dan Jaminan Sosial | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | PUSDATIN | Method Information Index (MII) atau Indeks Informasi Metode KB adalah indeks yang mengukur tingkat informasi yang dimiliki akseptor Keluarga Berencana mengenai metode kontrasepsi, khususnya terkait... | - | - | Nasional Provinsi | TAHUNAN | Kependudukan | TERSEDIA | ||
| 162838 | 09.01.0037 |
|
| Indeks Inovasi Daerah 2022-2025 | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri | alat ukur yang digunakan untuk menilai tingkat kematangan dan kualitas pengelolaan keuangan daerah oleh pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia | Indeks | - | SEMESTERAN | Dalam Negeri | TERSEDIA | |||
| 162839 | 04.01.0005 |
|
| Indeks Input Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN NARKOTIKA NASIONAL | Pusat Penelitian, Data, dan Informasi | Mengukur ketersediaan sumber daya yang mendukung program P4GN, seperti anggaran, personel, dan infrastruktur | skor indeks | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | TERSEDIA | ||
| 162840 | 05.01.0001 |
|
| Indeks Integritas Hakim | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KOMISI YUDISIAL REPUBLIK INDONESIA | Biro Perencanaan dan Kepatuhan Internal | Indeks Integritas Hakim adalah suatu ukuran atau indikator yang digunakan untuk menilai tingkat integritas hakim dalam menjalankan tugas peradilan. | Indeks | - | Wilayah, Provinsi, Nasional | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | ||
| 162841 | 09.06.004 |
|
| Indeks Integritas Nasional | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI | Direktorat..... | Indeks Integritas Nasional (IIN) adalah indikator yang memotret integritas sebuah lembaga pemerintah melalui tiga sumber; pegawai di lembaga tersebut (internal), publik yang pernah berhubungan atau... | nilai | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Aparatur Negara | TERSEDIA |
Showing 221-230 of 4,145 items.
