Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
100106.01.0086
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi AktifSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGITotal program studi yang berstatus aktif dan diizinkan beroperasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan TeknologiProgram studiYaYaYaYaYa
100206.01.0087
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi Bidang Non-STEMSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIProgram studi di luar bidang STEM yang berstatus aktif di seluruh perguruan tinggi di IndonesiaProgram studiYaYaYaYaYa
100306.01.0088
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi Bidang Non-STEM yang Terakreditasi UnggulSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah program studi di luar bidang STEM yang mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau yang setara dari BAN-PT atau LAM terkaitProgram studiYaYaYaYaYa
100406.01.0089
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi Bidang STEMSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah program studi bidang STEM yang berstatus aktif di semua perguruan tinggi di IndonesiaProgram studiYaYaYaYaYa
100506.01.0090
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi Bidang STEM yang Terakreditasi UnggulSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah program studi bidang STEM yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau yang setara dari BAN-PT atau LAM terkaitProgram studiYaYaYaYaYa
100606.01.0091
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi PPG yang terakreditasi unggul;
Jumlah Program Studi PPG TerdaftarSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGITotal program studi PPG yang terdaftar dan diizinkan beroperasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan TeknologiUnitYaYaYaYaYa
100706.01.0092
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi PPG yang terakreditasi unggul;
Jumlah Program Studi PPG Terdaftar yang Terakreditasi UnggulSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah program studi PPG yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK)UnitYaYaYaYaYa
100806.01.0093
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Proporsi program studi terakreditasi unggul a. Total b. STEM c. Non STEM;
Jumlah Program Studi Terdaftar yang Terakreditasi UnggulSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah program studi yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau setara dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) terkait.UnitYaYaYaYaYa
100909.05.004
    • SDGs;
  1. Jumlah Program/ Kegiatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular;
Jumlah Program/ Kegiatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan TriangularSTATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALKonsep dan Definisi:Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) terdiri dari Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) dan Kerja Sama Triangular (KST).Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) adalah kerja sama an...program/kegiatanIndikator SIPD: 000338 - Jumlah program/kegiatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan TriangularTidakYaYaYaYa
101007.05.0037
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase rekomendasi kebijakan terkait dengan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di wilayah dengan ekosistem rentan;
Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Ekosistem RentanSTATISTIKKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPMerupakan jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang memiliki ekosistem rentan terhadap perubahan lingkungan, seperti deforestasi, degradasi lahan, atau bencana alam. Data ini digunakan untuk pe...JumlahYaYaYaYaYa
101103.01.024
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki dokumen perencanaan sanitasi (RSP/SSK) yang termutakhirkan;
Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki dokumen perencanaan sanitasi (RSP/SSK) yang termutakhirkanSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMProvinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki dokumen perencanaan sanitasi (RSP/SSK) yang masih berlaku dan termutakhirkanprovinsi/ kabupaten/ kotaYaYaYaYaYa
101203.01.025
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki Jakstra Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM);
Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki Jakstra Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)STATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMKebijakan dan strategi provinsi penyelenggaraan SPAM (yang selanjutnya disebut Jakstra SPAM provinsi) adalah dokumen kebijakan penyelenggaraan SPAM provinsi yang menjadi acuan bagi penyelenggaraan SPA...provinsi/ kabupaten/ kotaYaYaYaYaYa
101303.01.027
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki RISPAM termutakhirkan;
Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki RISPAM termutakhirkanSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMRencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum yang selanjutnya disingkat RISPAM adalah suatu rencana jangka panjang (15-20 tahun) yang merupakan bagian atau tahap awal dari perencanaan air minum jaringan...provinsi/ kabupaten/ kotaYaYaYaYaYa
101409.01.013
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dengan Indeks Kinerja Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat berkategori Sangat Baik;
Jumlah Provinsi dengan Indeks Kinerja Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat berkategori Sangat BaikSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIIndeks kinerja Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat adalah untuk mengukur tingkat atau standar tentang kinerja gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Dalam indeks kinerja GWPP yang menjadi objek...PoinYaYaYaYaYa
101509.06.019
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dengan Indeks Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berkategori Tuntas Paripurna;
Jumlah Provinsi dengan Indeks Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berkategori Tuntas ParipurnaSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIPemenuhan Indikator Daerah dengan Mutu Layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Daerah berkategori tinggi, sebagai berikut dipenuhi melalui: 1. sudah melakukan pengisian form 4 tahapan permendagri 5...TotalYaYaYaYaYa
101610.03.0014
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase daerah yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana minimal pada kategori sedang;
Jumlah Provinsi dengan Kapasitas SedangSTATISTIKBADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAJumlah provinsi yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana yang dikategorikan sebagai sedangjumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota).​YaYaYaYaYa
101710.03.0015
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase daerah yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana minimal pada kategori sedang;
Jumlah Provinsi dengan Kapasitas TinggiSTATISTIKBADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAJumlah provinsi yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana yang dikategorikan sebagai tinggi.​jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota).​YaYaYaYaYa
101806.05.021
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi dengan Sekolah Khusus Olahraga yang Terstandardisasi;
Jumlah Provinsi dengan Sekolah Khusus Olahraga yang TerstandardisasiSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGAJumlah Provinsi dengan Sekolah Khusus Olahraga yang TerstandardisasiProvinsi"Program: 04.09-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN). Kegiatan: 04.09.03-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Olahraga Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Tengah; Provinsi Jawa Timur (SPOBNas); Provinsi Kalimantan Selatan; Kota Batam; Kota Padang; serta cakupan nasional di seluruh provinsi. Deskripsi: Capaian Indonesia di Olimpiade dan Paralimpiade masih fluktuatif dan cenderung menurun, sehingga diperlukan manajemen dan sistem pembinaan talenta olahraga yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan terobosan MTN di bidang olahraga, program ini menargetkan pembinaan olahragawan muda secara lebih terstruktur agar siap bersaing di level global, dengan orientasi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045."TidakYaYaYaYa
101909.01.0018
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase daerah yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana minimal pada kategori sedang;
Jumlah Provinsi di Seluruh IndonesiaSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIJumlah keseluruhan provinsi di Indonesia.​TotalYaYaYaYaYa
102006.05.0003
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase provinsi yang menyelenggarakan kampanye olahraga;
Jumlah provinsi yang melakukan kampanye budaya berolahragaSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGADefinisi: Jumlah provinsi yang mengadakan kegiatan kampanye budaya berolahraga dalam lingkup olahraga masyarakat, pendidikan, dan layanan khusus, termasuk untuk disabilitas, selama periode tertentu.​ProvinsiYaYaYaYaYa
102103.01.028
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Air Minum di tingkat Kab/Kota;
Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Air Minum di tingkat Kab/KotaSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIJumlah provinsi yang menyampaikan laporan capaian akses dan kinerja air minum di Provinsi dan Kabupaten/Kota nya. Laporan disampaikan melalui surat gubernur kepada menteri dalam negeri atau melalui Si...TotalYaYaYaYaYa
102203.01.029
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Sanitasi (Air Limbah Domestik) di tingkat Kab/Kota;
Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Sanitasi (Air Limbah Domestik) di tingkat Kab/KotaSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIJumlah provinsi yang menyampaikan laporan capaian akses dan kinerja sanitasi di Provinsi dan Kabupaten/Kota nya. Laporan disampaikan melalui surat gubernur kepada menteri dalam negeri atau melalui Sis...TotalYaYaYaYaYa
102304.02.0009
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Pemprov yang melibatkan Penyandang Disabilitas dalam penyusunan kebijakan;
Jumlah Provinsi yang Melibatkan Penyandang Disabilitas dalam Penyusunan KebijakanSTATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALJumlah provinsi yang secara aktif melibatkan penyandang disabilitas dalam proses penyusunan kebijakan publik.ProvinsiIndikator ini didapatkan dengan mengumpulkan data keterlibatan penyandang disabilitas dalam penyusunan kebijakan di provinsi.YaYaYaYaYa
102404.02.0010
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Pemprov yang melibatkan lanjut usia dalam penyusunan kebijakan;
Jumlah Provinsi yang Melibatkan Perwakilan Lansia dalam Penyusunan KebijakanSTATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALJumlah provinsi yang secara aktif melibatkan perwakilan lansia dalam proses penyusunan kebijakan publik, termasuk perencanaan, pemantauan, pengendalian, dan evaluasi kebijakan yang berdampak pada lans...Provinsi​Indikator ini didapatkan dengan mengumpulkan data keterlibatan lansia dalam penyusunan kebijakan di provinsi.YaYaYaYaYa
102509.02.022
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Provinsi Yang Memenuhi Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik;
Jumlah Provinsi Yang Memenuhi Belanja Infrastruktur Pelayanan PublikSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIPemenuhan Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik merupakan salah satu pemenuhan belanja wajib sesuai Pasal 147 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, yaitu: Daerah wajib mengalokasikan belanja infrastruk...TotalYaYaYaYaYa
102606.01.0094
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase provinsi yang memiliki indeks pemerataan guru madrasah dengan kategori baik;
Jumlah provinsi yang memiliki IPG madrasah kategori baikSTATISTIKKEMENTERIAN AGAMAJumlah provinsi yang memiliki nilai IPG di atas ambang batas tertentu yang dikategorikan sebagai "baik"jumlah provinsi"Program: 04.04-Penguatan Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berkualitas. Kegiatan: 04.04.02-Restrukturisasi kewenangan pengelolaan guru meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan dan penempatan, mobilitas, pembinaan karier profesional (e.g. pelatihan, in-service training), perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia; Provinsi Kalimantan Utara; Provinsi Papua; Provinsi Kalimantan Timur; 96 Desa di Sulawesi Tenggara; dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prasyarat utama untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Saat ini, Indonesia masih menghadapi masalah kekurangan guru berkualitas (angka kecukupan guru SD-SMK rendah, 0,6-0,7), distribusi guru yang belum merata (terutama SMP-SMK) yang menyebabkan disparitas mutu, dan 60 ribu guru pensiun setiap tahunnya. Upaya pemenuhan kebutuhan guru dalam 3 tahun terakhir dinilai kurang optimal karena formasi yang diusulkan Pemda tidak sepenuhnya sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, dibutuhkan restrukturisasi kewenangan atau reformasi menyeluruh dalam pengelolaan guru (meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan, penempatan, mobilitas, pembinaan karier, perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja). Hal ini bertujuan untuk memastikan kemudahan mobilitas guru antardaerah, memenuhi kebutuhan guru (termasuk penggantian guru pensiun), dan mengatasi persoalan ketidakmerataan distribusi serta disparitas mutu, sekaligus memperbaiki koordinasi pemerintah pusat dan daerah."TidakYaYaYaYa
102705.02.020
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah provinsi yang memiliki kemampuan intelijen minimal;
Jumlah provinsi yang memiliki kemampuan intelijen minimalSTATISTIKBADAN NARKOTIKA NASIONALJumlah provinsi yang memiliki kapasitas intelijen dasar dalam mengumpulkan informasi dan menjalankan operasi untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.ProvinsiTidakYaYaYaYa
102808.01.0011
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase provinsi yang memperoleh nilai kerukunan umat beragama dengan kategori sangat tinggi;
jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB sangat tinggiSTATISTIKKEMENTERIAN AGAMADefinisi: Jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB dalam rentang 80 hingga 100, yang dikategorikan sebagai tingkat kerukunan umat beragama "sangat tinggi".​ProvinsiTidakYaYaYaYa
102907.05.042
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah provinsi yang mengalami peningkatan skor Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) sektor air laut;
Jumlah provinsi yang mengalami peningkatan skor Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) sektor air lautSTATISTIKKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPJumlah provinsi yang menunjukkan peningkatan skor pada Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) khususnya di sektor air laut dibandingkan dengan periode sebelumnya. IRLH sektor air laut menilai respons d...ProvinsiYaYaYaYaYa
103003.01.030
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air limbah domestik yang siap dikerjasamakan;
Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air limbah domestik yang siap dikerjasamakanSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMJumlah proyek SPALD yang siap untuk dikerjasamakan yang dibuktikan melalui kesepakatan melalui Perjanjian Kerja SamaproyekYaYaYaYaYa
103103.01.031
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang siap dikerjasamakan;
Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang siap dikerjasamakanSTATISTIKKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMJumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang memasuki tahap transaksi dan penetapan kerja samaproyekYaYaYaYaYa
103202.02.007
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikan;
Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikanSTATISTIKKEMENTERIAN PERDAGANGANJumlah Preferential Trade Agreement (PTA)/ Free Trade Agreement (FTA)/ Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang terselesaikan adalah jumlah Perundingan Perdagangan Internasional yang d...kesepakatanIndikator SIPD: 000339 - Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakatiTidakYaYaYaYa
103309.03.0034
    • Renstra DPR RI 2025-2029;
  1. -
Jumlah PTN, PTS, PTIK yang memberikan kredensial mikroSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIJumlah Perguruan Tinggi Nasional (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dan Perguruan Tinggi Ikatan Dinas (PTIK) yang aktif menyelenggarakan kredensial mikro—program singkat berbasis kompetensi/keahlia...Perguruan TinggiYaYaYaYaYa
103405.02.021
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Jumlah Pusat Pendidikan Polwan;
Jumlah Pusat Pendidikan PolwanSTATISTIKKEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIAJumlah lembaga pendidikan yang secara khusus didedikasikan untuk mendidik dan melatih Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia. Lembaga ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi Polwan ses...UnitYaYaYaYaYa
103504.01.0081
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase fasyankes yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar;
Jumlah Puskesmas dan RS Pemerintah yang Melaksanakan Pelayanan Kefarmasian Sesuai StandarSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah puskesmas dan RS pemerintah yang memenuhi kriteria standar pelayanan kefarmasian, yaitu memiliki SOP pengelolaan sediaan farmasi (kecuali distribusi) dan melaksanakan pelayanan farmasi klinis s...UnitYaYaYaYaYa
103604.01.0082
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas memiliki SPA sesuai standar;
Jumlah Puskesmas dengan kelengkapan SPA minimal 70%STATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang memiliki kelengkapan sarana, prasarana, dan alat kesehatan mencapai minimal 70% sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.UnitProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.YaYaYaYaYa
103704.01.0083
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan vaksin IRL (Imunisasi Rutin Lengkap);
Jumlah Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial dan Vaksin IRL Sesuai StandarSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang memiliki minimal 90% dari 40 jenis obat esensial dan 7 jenis vaksin IRL sesuai kebutuhanJumlahIndikator SIPD: 000821 - Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan Vaksi IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)YaYaYaYaYa
103804.01.0084
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas mampu Pelayanan Keluarga Berencana (KB) metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP);
Jumlah Puskesmas di wilayah kerja KB MKJPSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANDefinisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut: - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja mem...UnitYaYaYaYaYa
103904.01.0085
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas mampu Pelayanan Keluarga Berencana (KB) metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP);
Jumlah Puskesmas mampu Pelayanan KB MKJPSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANDefinisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut:​ - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja me...UnitYaYaYaYaYa
104004.01.0086
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase puskesmas terakreditasi paripurna;
Jumlah Puskesmas Terakreditasi Paripurna yang Sertifikatnya Masih BerlakuSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang telah memperoleh status akreditasi paripurna dari lembaga akreditasi resmi dan sertifikat akreditasinya masih berlaku dalam kurun waktu 2025-2029JumlahIndikator SIPD: 000775 - Persentase Puskesmas Terakreditasi Paripurna 000823 - Presentasi puskesmas terakreditasi paripurnaYaYaYaYaYa
104104.01.0087
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase puskesmas santun lanjut usia;
jumlah puskesmas yang ada diwilayah layanan santun lansiaSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANDefinisi: Total keseluruhan Puskesmas yang teregistrasi dan beroperasi di wilayah tertentu.​UnitYaYaYaYaYa
104204.01.0088
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi untuk UBM;
Jumlah puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapiSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi, Puskesmas yang menyediakan obat-obatan untuk membantu pasien berhenti merokok.​UnitYaYaYaYaYa
104304.01.0089
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase puskesmas santun lanjut usia;
Jumlah puskesmas yang memberikan layanan santun lansia sesuai standar di suatu wilayahSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANDefinisi: Jumlah Puskesmas yang telah memenuhi kriteria sebagai Puskesmas Santun Lansia, yaitu menyediakan ruang khusus untuk pelayanan lansia, memiliki akses yang ramah lansia (seperti jalan tidak li...UnitYaYaYaYaYa
104404.01.0090
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas dengan Jenis Tenaga Kesehatan Sesuai Standar;
Jumlah Puskesmas yang memenuhi standar jenis dan jumlah tenaga kesehatan sesuai klasifikasi wilayah dan layananSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANPersentase Puskesmas teregistrasi dan laik operasional yang memenuhi standar minimal jenis dan jumlah SDMK berdasarkan lingkup pelayanan fasyankes (rawat inap dan non-rawat inap) dan klasifikasi wilay...persenIndikator SIPD: 000774 - Persentase Puskesmas dengan jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai standar. 000825 - Presentase puskesmas dengan jenis dan jumlah SDM kesehatan sesuai standarYaYaYaYaYa
104504.01.0091
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase puskesmas yang mencapai target INM (Indikator Nasional Mutu);
Jumlah Puskesmas yang Mencapai Seluruh Target INMSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang telah memenuhi semua target yang ditetapkan dalam Indikator Nasional Mutu sesuai regulasiJumlahProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.YaYaYaYaYa
104604.01.0092
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas yang ramah penyandang disabilitas;
Jumlah Puskesmas yang ramah penyandang disabilitasSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANJumlah Puskesmas yang telah memenuhi standar aksesibilitas dan pelayanan bagi penyandang disabilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.​JumlahProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.YaYaYaYaYa
104704.01.0093
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Puskesmas yang mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak;
Jumlah Puskesmas yang telah mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai standarSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANDefinisi: Puskesmas yang memiliki minimal dua tenaga kesehatan terlatih dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta fasilitas dan prosedur yang sesuai dengan pedoman Kementeria...UnitProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.YaYaYaYaYa
104805.01.0048
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Penyelesaian Eksekusi Putusan Perdata;
Jumlah putusan perdata yang dimohonkan eksekusiSTATISTIKMAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIAJumlah permohonan eksekusi putusan perdata yang diajukan ke pengadilan dalam periode tertentu.PerkaraYaYaYaYaYa
104909.03.0035
    • Renstra DPR RI 2025-2029;
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Berdasarkan Tahapannya (Penyusunan, Harmonisasi, Pembahasan)STATISTIKDEWAN PERWAKILAN RAKYATData yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang berada pada masing-masing tahapan proses legislasi di DPR RI, yaitu Pembahasan, Harmonisasi, Penyusunan.RUUTidakYaYaYaYa
105009.03.0036
    • Renstra DPR RI 2025-2029;
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Perubahan Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Berdasarkan Lembaga PengusulSTATISTIKDEWAN PERWAKILAN RAKYATData yang menunjukkan total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, dikelompokkan berdasarkan lembaga yang mengusulkan, sep...RUUTidakYaYaYaYa
Showing 1,001-1,050 of 2,950 items.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
07.02.0088
    • PermenESDM 4/2025
  1. -
Jumlah Pemanfaatan Domestik BiodieselBanyaknya BBN berupa ester metil asam lemak yang diproses secara esterifikasi atau proses lainnya untuk bahan bakar motor diesel yang dijual ke Badan Usaha didalam negeriRibu KLKEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANBadan Usaha melaporkan penjualan domestik biodieselEnergi
03.03.016
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah pelabuhan yang ditingkatkan kapasitasnya
Jumlah Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan LautJumlah pelabuhan kumulatif 2020-2029 yang ditangani untuk pembangunan dan pengembangan dengan anggaran dari Kementerian PerhubunganpelabuhanKEMENTERIAN PERHUBUNGANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANTransportasi
09.02.0008
    • SDGs
  1. Proporsi Pembayaran Utang/Debt Service terhadap Ekspor Barang dan Jasa
Jumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB)Total pembayaran yang dilakukan oleh pemerintah atau entitas terkait untuk memenuhi kewajiban pokok dan bunga atas utang luar negeri yang dimilikidolar as atau mata uang lainnya sesuai dengan denominasi utangKEMENTERIAN KEUANGANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000333 - Proporsi pembayaran utang dan bunga (Debt Service) terhadap ekspor barang dan jasa.Keuangan
09.02.0110
    • SDGs
  1. Proporsi Pembayaran Utang/Debt Service terhadap Ekspor Barang dan Jasa
Jumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB) Pemerintah dan SwastaJumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB) adalah total kewajiban tunai yang harus dibayar oleh suatu negara (baik pemerintah maupun swasta) kepada pemberi pinjaman luar negeri...US Dollar (USD)KEMENTERIAN KEUANGANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANKeuangan
05.01.0020
    • DP 2023
  1. -
Jumlah Pemberian Merek Berdasarkan Kelas (Domestik)Banyaknya permohonan pendaftaran Merek UMKM dan Non UMKM untuk warga negara indonesia (WNI) berdasarkan klasifikasi sistem kelas barang/jasa (NICE Clasification) yang telah diberikan sertikasi Merek...PermohonanKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-Kelas MerekBULANANHukum
05.01.0022
    • DP 2023
  1. -
Jumlah Pemberian Paten (Perjanjian Kerjasama Paten/PCT)Banyaknya jumlah Paten yang diberi berdasarkan dokumen PCTPermohonanKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-DokumenBULANANHukum
03.07.0067
    • RPJPN 2025-2045
  1. -
Jumlah pemeluk agama dan kepercayaan berdasarkan Usia dan Jenis Kelaminjumlah penduduk penganut agama/kepercayaan berdasarkan usia yang memiliki jenis kelamin pria dan wanitaorangKEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-nasional, provinsi, ko/kabSEMESTERANKependudukan
05.01.0134
    • DP 2024
  1. -
Jumlah Pemenuhan Keterangan Ahli terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dari PPATKBanyaknya permintaan pemberian keterangan ahli pada tahap Penyelidikan, Penyidikan, Penuntutan, dan/atau pemeriksaan di sidang pengadilan yang dipenuhi PPATK terkait Tindak Pidana Pencucian Uang...Pemenuhan keterangan ahliPUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGANPrioritasSTATISTIK-Instansi pemohon; Jenis tindak pidana asalBULANANHukum
04.02.0006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase K/L yang sistem datanya terhubung dengan sistem Regsosek
Jumlah Pemerintah Daerah yang mendapatkan peningkatan kapasitas perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu)Jumlah Pemerintah Daerah yang mendapatkan peningkatan kapasitas perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu)InstansiKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANSosial
10.01.0002
    • SDGs
  1. Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional
Jumlah Pemerintah Daerah yang Menerapkan Strategi Pengurangan Risiko Bencana Nasional (JPDBN)Jumlah pemerintah provinsi atau kabupaten/kota yang memiliki dokumen strategi PRB tingkat daerah (seperti Rencana Penanggulangan Bencana Daerah/RPBD, Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko...unit pemerintah daerahBADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000084 - Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional.Kebijakan Pemerintah
06.01.0076
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah pemilih pemula, kelompok rentan, dan marginal yang diberikan pendidikan pemilih
Jumlah Pemilih Kelompok Rentan yang Diberikan Pendidikan PemilihJumlah pemilih dari kelompok rentan (pemilih perempuan dan pemilih disabilitas) yang menerima pendidikan pemilihOrangKOMISI PEMILIHAN UMUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0077
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah pemilih pemula, kelompok rentan, dan marginal yang diberikan pendidikan pemilih
Jumlah Pemilih Marginal yang Diberikan Pendidikan PemilihJumlah pemilih dari kelompok marginal yang menerima pendidikan pemilihOrangKOMISI PEMILIHAN UMUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0078
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah pemilih pemula, kelompok rentan, dan marginal yang diberikan pendidikan pemilih
Jumlah Pemilih Pemula yang Diberikan Pendidikan PemilihJumlah pemilih pemula yang menerima pendidikan pemilihOrangKOMISI PEMILIHAN UMUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
09.06.018
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Pemindahan dan/atau Penugasan ASN ke Ibu Kota Nusantara
Jumlah Pemindahan dan/atau Penugasan ASN ke Ibu Kota NusantaraJumlah pemindahan dan/atau penugasan ASN mengacu pada kebijakan setiap tahunnya. Pemindahan dan/atau penugasan ASN dapat dilakukan sejalan dengan kesiapan hunian ASN serta ekosistem pendukung...OrangOTORITA IBUKOTA NUSANTARAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Ibu Kota NusantaraTAHUNANAparatur Negara
10.04.0011
    • Persesjen 15/2023
    • SK Sekjen 59/2025
  1. -
Jumlah Pemohon Informasi Publik Ke PPID Setjen DPD RIBanyaknya orang yang meminta informasi publik kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)OrangDEWAN PERWAKILAN DAERAHPrioritasSTATISTIK-Jenis PekerjaanTAHUNANDukung Lainnya
09.03.0080
    • RPJPN 2025-2045
  1. -
Jumlah PemProv/Pemda yang melaksanakan kegiatan Dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi PascabencanaSistem aplikasi monitoring dan evaluasi (e-pelaporan) dibangun untuk mempermudah penyusunan dan peyampaian pelaporan bagi daerah penerima hibah rehabilitasi dan rekonstruksi serta mempermudah...Jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota)BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAPrioritasSTATISTIK-1. Jumlah Daerah penerima hibah per tahun anggaran; 2. nilai Alokasi Anggaran kegiatan; 3. jenis kegiatan infrastruktur yang dilaksanakan; 4. Progres kegiatan Pertriwulan/Daerah/Tahun AnggaranTAHUNANInformasi
06.04.0001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja
Jumlah Pemuda Penyandang Disabilitas yang BekerjaJumlah individu berusia 16–30 tahun yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik, serta sedang bekerja pada periode waktu tertentu.?OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.04.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda pekerja tidak penuh
Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja Kurang dari 35 Jam per MingguIndividu berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan total jam kerja kurang dari 35 jam dalam semingguOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.04.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda yang menduduki posisi manajerial
Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja pada Posisi ManajerialIndividu berusia 16–30 tahun yang dalam pekerjaannya memegang peran manajerial, seperti manajer, supervisor, atau posisi kepemimpinan lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan,...OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.04.0004
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemuda Mendapatkan Pelatihan Bersertifikat
Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Mengikuti Pelatihan dan Memperoleh SertifikatIndividu berusia 16–30 tahun yang telah mengikuti pelatihan, kursus, atau training dan memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi dan kompetensi.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.02.0026
    • RPJMN 2025-2029
  1. Rasio Kewirausahaan Pemuda
Jumlah Pemuda Wirausaha Dibantu Buruh Tetap/DibayarPemuda berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap atau dibayarOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 001037 - Rasio Wirausaha PemudaKetenagakerjaan
05.01.0132
    • DP 2024
  1. -
Jumlah Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PPATK dengan Instansi/LembagaBanyaknya penandatanganan dokumen kerja sama resmi yang dilakukan penandatanganan oleh PPATK dengan pihak lain dalam upaya mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak...DokumenPUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGANPrioritasSTATISTIK-Jenis InstansiBULANANHukum
05.03.002
    • SDGs
  1. Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)
Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang dimaksud dengan hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia...dokumen/keluhanKOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIAPrioritasSTATISTIK10810029TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Cara Penyampaian Berkas; Klasifikasi/Tema Hak; Klasifikasi Korban; Klasifikasi Pihak yang Diadukan; Jenis BerkasTAHUNANIndikator SIPD: 000228 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). 000324 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)Hak Asasi Manusia
05.03.003
    • SDGs
  1. Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuan
Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuanHak Asasi Perempuan adalah hak untuk bebas dari kekerasan dan diskriminasi atas dasar ras, etnis, jenis kelamin, agama/keyakinan, orientasi politik, kelas dan pekerjaan, dll terutama berbasis gender....kasusKOMNAS PEREMPUANPrioritasSTATISTIK-Umur/Usia; Jenis KekerasanTAHUNANIndikator SIPD: 000229 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuanHak Asasi Manusia
05.01.0206
    • UU 20/2025
  1. -
Jumlah Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus yang diselesaikan dengan metode denda damaiDenda damai merupakan mekanisme penghentian perkara di luar pengadilan dengan membayar denda yang disetujui oleh Jaksa Agung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0205
    • UU 20/2001
  1. -
Jumlah Penanganan Perkara Tindak Pidana Yang Merugikan Perekonomian Negara pada Tahap PenyidikanTindak pidana korupsi yang merugikan perekonomian negara adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang tidak hanya menimbulkan...PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
06.03.0009
    • Perpres 78/2021
  1. Indeks Risiko Terorisme
Jumlah penangkapan terduga terorisPenangkapan terduga teroris adalah jumlah orang yang ditangkap karena dugaan terlibat terorisme.skorBADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISMEPrioritasSTATISTIK-Provinsi, Kabupaten, KotaTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan Teknologi
01.02.0009
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Keberhasilan Pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional
Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang berhasilJumlah pencalonan Indonesia atau WNI yang dinyatakan berhasil menduduki jabatan strategis di OI tertentu pada periode pelaporan.PencalonanKEMENTERIAN LUAR NEGERIPrioritasSTATISTIK-InternasionalTAHUNANUrusan Luar Negeri
01.02.0010
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Keberhasilan Pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional
Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang diusulkanJumlah total pencalonan resmi yang diajukan oleh Pemerintah Indonesia atau lembaga terkait untuk posisi strategis di OI, baik yang berhasil maupun tidak berhasil.PencalonanKEMENTERIAN LUAR NEGERIPrioritasSTATISTIK-InternasionalTAHUNANUrusan Luar Negeri
04.01.0065
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Jumlah penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan sesuai standarJumlah penderita hipertensi yaitu Penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar meliputi: 1) Pemeriksaan dan monitoring tekanan darah 2) Edukasi untuk perubahan gaya hidup...persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000470 - Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standarKesehatan
04.01.0066
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penderita kusta menyelesaikan pengobatan kusta tepat waktu
Jumlah Penderita Kusta Baru yang Menyelesaikan Pengobatan Tepat WaktuJumlah penderita kusta baru (baik tipe Pausibasiler [PB] maupun Multibasiler [MB]) yang berhasil menyelesaikan jumlah dosis yang ditentukan dalam rentang waktu yang sesuaiOrangKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional.Kesehatan
03.07.0018
    • SDGs
    • SDGs
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • SDGs
    • SDGs
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Kematian akibat air yang tidak aman, sanitasi yang tidak aman dan kurangnya kebersihan (Water, Sanitation and Hygiene for All (WASH) services)
  2. Angka kematian akibat keracunan yang tidak disengaja
  3. Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 penduduk
  4. Cakupan penerima Pemeriksaan Kesehatan Gratis
  5. Jumlah SDM Iptek (peneliti, perekayasa, dan dosen) pada instansi pemerintah dan perguruan tinggi per satu juta penduduk
  6. Kapasitas Pusat Data Perkapita
  7. Kapasitas Tampungan Air
  8. Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik dari Energi Terbarukan
  9. Kematian akibat bunuh diri (incidence rate)
  10. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas
  11. Kepadatan dan distribusi tenaga kesehatan
  12. Konsumsi Energi Final per Kapita
  13. Konsumsi Ikan Masyarakat
  14. Pengeluaran Kesehatan Total per kapita
  15. Persentase Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
  16. Persentase Kebutuhan Pelayanan Kesehatan yang Tidak Terpenuhi/ Unmet Need Pelayanan Kesehatan
  17. Persentase Masyarakat Sejahtera
  18. Persentase Nilai Tambah Sektor Industri Manufaktur Terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)
  19. Persentase Penduduk yang Menggunakan Internet
  20. Persentase Penduduk yang Menguasai Telepon Genggam
  21. Proporsi penduduk kelas menengah
  22. Proporsi Penduduk yang Mengalami Kejahatan Kekerasan
  23. Rasio dokter spesialis
  24. Rata-rata Konsumsi Listrik per Kapita
  25. Tingkat Inklusi Keuangan
  26. Tingkat Insiden Tuberkulosis (TB)
  27. Tingkat Kemiskinan Ekstrem
  28. Tingkat Risiko Penduduk Terkena Kejahatan/Crime Rate
Jumlah pendudukTotal populasi yang tercatat dalam wilayah tertentu pada periode yang samaOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10110023TerbukaNasionalTAHUNANKependudukan
06.02.0027
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Jumlah Penduduk Bekerja Usia 15–65 TahunJumlah penduduk berusia 15 hingga 65 tahun yang melakukan pekerjaan dengan tujuan memperoleh penghasilan atau keuntungan, baik bekerja selama minimal satu jam dalam seminggu terakhir maupun memiliki...OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 9.Cakupan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (%) Indikator SIPD: 000022 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 000078 - Proporsi peserta Program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan 000896 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga KerjaKetenagakerjaan
03.07.0019
    • SDGs
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah rekening dana pihak ketiga (DPK) perbankan per 1000 penduduk dewasa
  2. Performa pimpinan tingkat pusat dan daerah dalam membina ketahanan nasional
Jumlah Penduduk DewasaTotal jumlah penduduk berusia 18 tahun ke atas dalam wilayah tertentu.?OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKependudukan
03.07.0020
    • SDGs
  1. Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan
Jumlah Penduduk Dewasa Berdasarkan Jenis KelaminJumlah individu berusia 18 tahun ke atas atau yang sudah menikah (meskipun di bawah 18 tahun).JiwaBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000080 - Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan.Kependudukan
03.07.0021
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Peningkatan Pendapatan Perkapita Masyarakat di 45 Kawasan Transmigrasi
Jumlah Penduduk di 45 Kawasan Transmigrasi Tahun berlangsung dan Tahun sebelumnyaDefinisi: Jumlah individu yang tinggal di kawasan transmigrasi pada tahun tersebutOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKependudukan
09.03.0029
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan jenis pekerjaanBanyaknya individu usia kerja (umumnya 15 tahun ke atas) yang terlibat dalam berbagai jenis pekerjaan, diklasifikasikan menurut jenis atau sifat pekerjaan utama yang mereka lakukan selama periode...OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANInformasi
03.07.0022
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase ayah yang memiliki pengetahuan tentang pengasuhan anak dan pendampingan remaja
Jumlah penduduk laki-laki usia 20-39 tahunJumlah keseluruhan laki-laki dalam rentang usia 20-39 tahun di wilayah tertentu.?OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANKependudukan
03.07.0023
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan
Jumlah Penduduk Perempuan Usia 15 Tahun ke AtasTotal penduduk perempuan yang berusia 15 tahun ke atas, mencakup angkatan kerja dan bukan angkatan kerjaOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 16.Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (%) Indikator SIPD: 000033 - Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja PerempuanKependudukan
03.06.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase penerima reforma agraria yang meningkat kesejahteraannya
Jumlah penduduk subjek penerima reforma agrariaJumlah subjek/kepala keluarga yang mendapatkan intervensi kegiatan akses reforma agraria yang bersumber dari redistribusi tanahKKKEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONALPrioritasSTATISTIK--TAHUNANPertanahan
06.02.0028
    • SDGs
  1. Persentase dan jumlah anak usia 5-17 yang bekerja, dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan pembagian kelompok umur berdasarkan International Conference of Labour Statisticians
Jumlah penduduk usia 15-17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per mingguJumlah penduduk berusia 15–17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per minggu, termasuk dalam kategori pekerja anak.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000191 - Persentase dan jumlah anak usia 5-17 yang bekerja, dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan pembagian kelompok umur berdasarkan International Conference of Labour StatisticiansKetenagakerjaan
06.02.0029
    • SDGs
  1. Persentase Penduduk Berumur 15—24 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Bekerja (PTB15-24)Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak terlibat dalam kegiatan kerja, baik penuh waktu maupun paruh waktuOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET)Ketenagakerjaan
06.02.0030
    • SDGs
  1. Persentase Penduduk Berumur 15—24 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Mengikuti Pelatihan (PTP15-24)Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak berpartisipasi dalam program pelatihan atau kursus untuk pengembangan keterampilanOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET)Ketenagakerjaan
06.02.0031
    • SDGs
  1. Persentase Penduduk Berumur 15—24 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Sekolah (PTS15-24)Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET)Ketenagakerjaan
06.02.0032
    • SDGs
    • SDGs
  1. Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin
  2. Tingkat Setengah Penganggur
Jumlah penduduk yang bekerjaJumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerjaOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANKetenagakerjaan
06.02.0033
    • SDGs
  1. Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin
Jumlah penduduk yang bekerja dengan status informal non-pertanianJumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor non-pertanian dengan status pekerjaan sebagai berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar, pekerja bebas, atau...OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000184 - Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelaminKetenagakerjaan
04.02.0007
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Persentase Penduduk Miskin
Jumlah Penduduk yang Berada di Bawah Garis Kemiskinan Nasional (JPM)Jumlah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinanOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Nasional (Perkotaan, Perdesaan, Perkotaan+Perdesaan), Provinsi (Perkotaan, Perdesaan, Perkotaan+Perdesaan), Kabupaten/KotaSEMESTERANIndikator Utama Pembangunan - 8.Tingkat Kemiskinan (%) Indikator SIPD: 000004 - Tingkat Kemiskinan 000074 - Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur 000540 - Angka KemisikinanSosial
09.06.0100
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Jumlah Penelaahan Laporan dan Pengaduan MasyarakatMengacu pada KUHAP Pasal 1 butir nomor 24 : Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah...LaporanKOMISI PEMBERANTASAN KORUPSIPrioritasSTATISTIK-WilayahBULANANAparatur Negara
07.05.0030
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Produk ber-SNI
Jumlah penerap ekolabel Indonesia berdasarkan SNIJumlah produk, jasa, atau unit usaha yang telah memperoleh ekolabel Indonesia, baik Ekolabel Tipe I maupun Tipe II.UnitKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-Jenis Produk; OrganisasiTAHUNANLingkungan Hidup
02.02.0008
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Produk ber-SNI
Jumlah penerap SNI wajib lingkup Badan Siber dan Sandi Negara (BSN)Banyaknya pelaku usaha atau entitas yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib melalui regulasi teknis oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSN).produk; unit organisasiBADAN SIBER DAN SANDI NEGARAPrioritasSTATISTIK-Produk; Organisasi; WilayahTAHUNANPerdagangan
Showing 1,001-1,050 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
16281210.04.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi PancasilaPrioritasSTATISTIKIndikatorBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat Pengukuran Pelembagaan Pancasila...Indeks Aktualisasi Pancasila merupakan salah satu indeks nasional yang penting dalam perumusan kebijakan sektoral dan menjadi tolok ukur bagi bangsa Indonesia untuk melihat sejauh mana nilai-nilai...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281309.05.0001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 1 Ketuhanan yang Maha EsaPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat.....Skor/Nilai untuk Mengukur sejauh mana nilai-nilai agama dan keyakinan diterima dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat dan negara. Persentase populasi yang mengikuti kegiatan keagamaan....persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281409.05.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 2 Kemanusiaan yang Adil dan BeradabPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat.....Skor/Nilai untuk Menilai bagaimana prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan, dan perlakuan yang beradab diterapkan dalam kebijakan publik dan praktik sosial. Jumlah dan kualitas pelayanan sosial untuk...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281509.05.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 3 Persatuan IndonesiaPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat.....Skor/Nilai untuk Menilai penerapan kebijakan yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman etnis, agama, dan budaya. Program-program yang mendorong kerukunan antar kelompok etnis...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281609.05.0004
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan PerwakilanPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat Pengukuran Pelembagaan PancasilaSkor/Nilai untuk Mengukur sejauh mana prinsip demokrasi dan musyawarah mufakat diterapkan dalam kehidupan bernegara, serta representasi yang adil dalam pembuatan kebijakan. Partisipasi masyarakat...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281709.05.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Aktualisasi Pancasila
Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat IndonesiaPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILADirektorat.....Skor/Nilai untuk Menilai apakah kebijakan dan program pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung pemerataan kesejahteraan. Indikator kesejahteraan sosial, kemiskinan, dan...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPerencanaan Pembangunan NasionalTERSEDIA
16281809.06.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks BerAkhlak
Indeks BerAkhlakPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASIDeputi Bidang Sumber Daya Manusia AparaturIndeks BerAKHLAK adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana Aparatur Sipil Negara (ASN) mengimplementasikan nilai-nilai inti (core values) BerAKHLAK dalam budaya kerja sehari-hari di...Nilai/Skor-Instansi Pemerintah: K/L, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANAparatur NegaraTERSEDIA
16281905.01.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Budaya Hukum
Indeks Budaya HukumPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN HUKUMPusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional dan Pusat Budaya dan Bantuan Hukum - Badan Pembinaan Hukum NasionalIndeks Budaya Hukum adalah salah satu pilar dalam Indeks Pembangunan Hukum (IPH) yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman, kesadaran, hingga kepatutan hukum masyarakat; serta mengukur tingkat...Indeks-NasionalTAHUNANHukumTERSEDIA
16282009.06.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Budaya Tertib Arsip
Indeks Budaya Tertib ArsipPrioritasSTATISTIKIndikatorARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIADirektorat Kearsipan Pusat, Direktorat Kearsipan Daerah I, Direktorat Kearsipan Daerah II, Direktorat SDM Kearsipan dan Sertifikasi, Pusat Pelatihan SDM, Pusat Data, Informasi, dan Jasa Teknis Kearsipan, Pusat Pengawasan dan Akreditasi Kearsipan, Direktorat Sistem Kearsipan, Direktorat Teknologi Informasi Kearsipan,Indeks Budaya Tertib Arsip Indikator: 1. Nilai hasil pengawasan kearsipan pada seluruh K/L/D Rumus = rata-rata nilai hasil pengawasan per klaster pada tiap tingkat pemerintahan (pusat, provinsi, dan...Nilai Indeks-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAparatur NegaraTERSEDIA
16282101.02.003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Citra Indonesia di Dunia Internasional
Indeks Citra Indonesia di Dunia InternasionalPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LUAR NEGERISekretariat Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi PublikCitra merupakan salah satu dampak akhir yang terbentuk dari suatu usaha diplomasi ataupun kebijakan luar negeri yang diambil. Citra positif adalah hal yang perlu dibangun oleh Indonesia di mata dunia...indeks (0–5)-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANUrusan Luar NegeriTERSEDIA
Showing 201-210 of 4,145 items.