(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1001 | 06.01.0086 |
|
| Jumlah Program Studi Aktif | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Total program studi yang berstatus aktif dan diizinkan beroperasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi | Program studi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1002 | 06.01.0087 |
|
| Jumlah Program Studi Bidang Non-STEM | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Program studi di luar bidang STEM yang berstatus aktif di seluruh perguruan tinggi di Indonesia | Program studi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1003 | 06.01.0088 |
|
| Jumlah Program Studi Bidang Non-STEM yang Terakreditasi Unggul | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah program studi di luar bidang STEM yang mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau yang setara dari BAN-PT atau LAM terkait | Program studi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1004 | 06.01.0089 |
|
| Jumlah Program Studi Bidang STEM | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah program studi bidang STEM yang berstatus aktif di semua perguruan tinggi di Indonesia | Program studi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1005 | 06.01.0090 |
|
| Jumlah Program Studi Bidang STEM yang Terakreditasi Unggul | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah program studi bidang STEM yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau yang setara dari BAN-PT atau LAM terkait | Program studi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1006 | 06.01.0091 |
|
| Jumlah Program Studi PPG Terdaftar | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Total program studi PPG yang terdaftar dan diizinkan beroperasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1007 | 06.01.0092 |
|
| Jumlah Program Studi PPG Terdaftar yang Terakreditasi Unggul | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah program studi PPG yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1008 | 06.01.0093 |
|
| Jumlah Program Studi Terdaftar yang Terakreditasi Unggul | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah program studi yang telah mendapatkan peringkat akreditasi "Unggul" atau setara dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) terkait. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1009 | 09.05.004 |
|
| Jumlah Program/ Kegiatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular | STATISTIK | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Konsep dan Definisi:Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) terdiri dari Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) dan Kerja Sama Triangular (KST).Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) adalah kerja sama an... | program/kegiatan | Indikator SIPD: 000338 - Jumlah program/kegiatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1010 | 07.05.0037 |
|
| Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Ekosistem Rentan | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Merupakan jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang memiliki ekosistem rentan terhadap perubahan lingkungan, seperti deforestasi, degradasi lahan, atau bencana alam. Data ini digunakan untuk pe... | Jumlah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1011 | 03.01.024 |
|
| Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki dokumen perencanaan sanitasi (RSP/SSK) yang termutakhirkan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki dokumen perencanaan sanitasi (RSP/SSK) yang masih berlaku dan termutakhirkan | provinsi/ kabupaten/ kota | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1012 | 03.01.025 |
|
| Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki Jakstra Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Kebijakan dan strategi provinsi penyelenggaraan SPAM (yang selanjutnya disebut Jakstra SPAM provinsi) adalah dokumen kebijakan penyelenggaraan SPAM provinsi yang menjadi acuan bagi penyelenggaraan SPA... | provinsi/ kabupaten/ kota | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1013 | 03.01.027 |
|
| Jumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki RISPAM termutakhirkan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum yang selanjutnya disingkat RISPAM adalah suatu rencana jangka panjang (15-20 tahun) yang merupakan bagian atau tahap awal dari perencanaan air minum jaringan... | provinsi/ kabupaten/ kota | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1014 | 09.01.013 |
|
| Jumlah Provinsi dengan Indeks Kinerja Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat berkategori Sangat Baik | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Indeks kinerja Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat adalah untuk mengukur tingkat atau standar tentang kinerja gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Dalam indeks kinerja GWPP yang menjadi objek... | Poin | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1015 | 09.06.019 |
|
| Jumlah Provinsi dengan Indeks Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berkategori Tuntas Paripurna | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Pemenuhan Indikator Daerah dengan Mutu Layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Daerah berkategori tinggi, sebagai berikut dipenuhi melalui: 1. sudah melakukan pengisian form 4 tahapan permendagri 5... | Total | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1016 | 10.03.0014 |
|
| Jumlah Provinsi dengan Kapasitas Sedang | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Jumlah provinsi yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana yang dikategorikan sebagai sedang | jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1017 | 10.03.0015 |
|
| Jumlah Provinsi dengan Kapasitas Tinggi | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Jumlah provinsi yang memiliki tingkat kapasitas penanggulangan bencana yang dikategorikan sebagai tinggi. | jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1018 | 06.05.021 |
|
| Jumlah Provinsi dengan Sekolah Khusus Olahraga yang Terstandardisasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah Provinsi dengan Sekolah Khusus Olahraga yang Terstandardisasi | Provinsi | "Program: 04.09-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN). Kegiatan: 04.09.03-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Olahraga Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Tengah; Provinsi Jawa Timur (SPOBNas); Provinsi Kalimantan Selatan; Kota Batam; Kota Padang; serta cakupan nasional di seluruh provinsi. Deskripsi: Capaian Indonesia di Olimpiade dan Paralimpiade masih fluktuatif dan cenderung menurun, sehingga diperlukan manajemen dan sistem pembinaan talenta olahraga yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan terobosan MTN di bidang olahraga, program ini menargetkan pembinaan olahragawan muda secara lebih terstruktur agar siap bersaing di level global, dengan orientasi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045." | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1019 | 09.01.0018 |
|
| Jumlah Provinsi di Seluruh Indonesia | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Jumlah keseluruhan provinsi di Indonesia. | Total | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1020 | 06.05.0003 |
|
| Jumlah provinsi yang melakukan kampanye budaya berolahraga | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Definisi: Jumlah provinsi yang mengadakan kegiatan kampanye budaya berolahraga dalam lingkup olahraga masyarakat, pendidikan, dan layanan khusus, termasuk untuk disabilitas, selama periode tertentu. | Provinsi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1021 | 03.01.028 |
|
| Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Air Minum di tingkat Kab/Kota | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Jumlah provinsi yang menyampaikan laporan capaian akses dan kinerja air minum di Provinsi dan Kabupaten/Kota nya. Laporan disampaikan melalui surat gubernur kepada menteri dalam negeri atau melalui Si... | Total | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1022 | 03.01.029 |
|
| Jumlah Provinsi yang melakukan pelaporan kinerja Sanitasi (Air Limbah Domestik) di tingkat Kab/Kota | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Jumlah provinsi yang menyampaikan laporan capaian akses dan kinerja sanitasi di Provinsi dan Kabupaten/Kota nya. Laporan disampaikan melalui surat gubernur kepada menteri dalam negeri atau melalui Sis... | Total | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1023 | 04.02.0009 |
|
| Jumlah Provinsi yang Melibatkan Penyandang Disabilitas dalam Penyusunan Kebijakan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Jumlah provinsi yang secara aktif melibatkan penyandang disabilitas dalam proses penyusunan kebijakan publik. | Provinsi | Indikator ini didapatkan dengan mengumpulkan data keterlibatan penyandang disabilitas dalam penyusunan kebijakan di provinsi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1024 | 04.02.0010 |
|
| Jumlah Provinsi yang Melibatkan Perwakilan Lansia dalam Penyusunan Kebijakan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Jumlah provinsi yang secara aktif melibatkan perwakilan lansia dalam proses penyusunan kebijakan publik, termasuk perencanaan, pemantauan, pengendalian, dan evaluasi kebijakan yang berdampak pada lans... | Provinsi | Indikator ini didapatkan dengan mengumpulkan data keterlibatan lansia dalam penyusunan kebijakan di provinsi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1025 | 09.02.022 |
|
| Jumlah Provinsi Yang Memenuhi Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik | STATISTIK | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Pemenuhan Belanja Infrastruktur Pelayanan Publik merupakan salah satu pemenuhan belanja wajib sesuai Pasal 147 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, yaitu: Daerah wajib mengalokasikan belanja infrastruk... | Total | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1026 | 06.01.0094 |
|
| Jumlah provinsi yang memiliki IPG madrasah kategori baik | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah provinsi yang memiliki nilai IPG di atas ambang batas tertentu yang dikategorikan sebagai "baik" | jumlah provinsi | "Program: 04.04-Penguatan Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berkualitas. Kegiatan: 04.04.02-Restrukturisasi kewenangan pengelolaan guru meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan dan penempatan, mobilitas, pembinaan karier profesional (e.g. pelatihan, in-service training), perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia; Provinsi Kalimantan Utara; Provinsi Papua; Provinsi Kalimantan Timur; 96 Desa di Sulawesi Tenggara; dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prasyarat utama untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Saat ini, Indonesia masih menghadapi masalah kekurangan guru berkualitas (angka kecukupan guru SD-SMK rendah, 0,6-0,7), distribusi guru yang belum merata (terutama SMP-SMK) yang menyebabkan disparitas mutu, dan 60 ribu guru pensiun setiap tahunnya. Upaya pemenuhan kebutuhan guru dalam 3 tahun terakhir dinilai kurang optimal karena formasi yang diusulkan Pemda tidak sepenuhnya sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, dibutuhkan restrukturisasi kewenangan atau reformasi menyeluruh dalam pengelolaan guru (meliputi formasi, rekrutmen, pengangkatan, penempatan, mobilitas, pembinaan karier, perlindungan hukum, dan kesejahteraan berbasis kinerja). Hal ini bertujuan untuk memastikan kemudahan mobilitas guru antardaerah, memenuhi kebutuhan guru (termasuk penggantian guru pensiun), dan mengatasi persoalan ketidakmerataan distribusi serta disparitas mutu, sekaligus memperbaiki koordinasi pemerintah pusat dan daerah." | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1027 | 05.02.020 |
|
| Jumlah provinsi yang memiliki kemampuan intelijen minimal | STATISTIK | BADAN NARKOTIKA NASIONAL | Jumlah provinsi yang memiliki kapasitas intelijen dasar dalam mengumpulkan informasi dan menjalankan operasi untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba. | Provinsi | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1028 | 08.01.0011 |
|
| jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB sangat tinggi | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Definisi: Jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB dalam rentang 80 hingga 100, yang dikategorikan sebagai tingkat kerukunan umat beragama "sangat tinggi". | Provinsi | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1029 | 07.05.042 |
|
| Jumlah provinsi yang mengalami peningkatan skor Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) sektor air laut | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Jumlah provinsi yang menunjukkan peningkatan skor pada Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) khususnya di sektor air laut dibandingkan dengan periode sebelumnya. IRLH sektor air laut menilai respons d... | Provinsi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1030 | 03.01.030 |
|
| Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air limbah domestik yang siap dikerjasamakan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Jumlah proyek SPALD yang siap untuk dikerjasamakan yang dibuktikan melalui kesepakatan melalui Perjanjian Kerja Sama | proyek | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1031 | 03.01.031 |
|
| Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang siap dikerjasamakan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang memasuki tahap transaksi dan penetapan kerja sama | proyek | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1032 | 02.02.007 |
|
| Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERDAGANGAN | Jumlah Preferential Trade Agreement (PTA)/ Free Trade Agreement (FTA)/ Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang terselesaikan adalah jumlah Perundingan Perdagangan Internasional yang d... | kesepakatan | Indikator SIPD: 000339 - Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakati | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1033 | 09.03.0034 |
|
| Jumlah PTN, PTS, PTIK yang memberikan kredensial mikro | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah Perguruan Tinggi Nasional (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dan Perguruan Tinggi Ikatan Dinas (PTIK) yang aktif menyelenggarakan kredensial mikro—program singkat berbasis kompetensi/keahlia... | Perguruan Tinggi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1034 | 05.02.021 |
|
| Jumlah Pusat Pendidikan Polwan | STATISTIK | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Jumlah lembaga pendidikan yang secara khusus didedikasikan untuk mendidik dan melatih Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia. Lembaga ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi Polwan ses... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1035 | 04.01.0081 |
|
| Jumlah Puskesmas dan RS Pemerintah yang Melaksanakan Pelayanan Kefarmasian Sesuai Standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah puskesmas dan RS pemerintah yang memenuhi kriteria standar pelayanan kefarmasian, yaitu memiliki SOP pengelolaan sediaan farmasi (kecuali distribusi) dan melaksanakan pelayanan farmasi klinis s... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1036 | 04.01.0082 |
|
| Jumlah Puskesmas dengan kelengkapan SPA minimal 70% | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang memiliki kelengkapan sarana, prasarana, dan alat kesehatan mencapai minimal 70% sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. | Unit | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1037 | 04.01.0083 |
|
| Jumlah Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial dan Vaksin IRL Sesuai Standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 90% dari 40 jenis obat esensial dan 7 jenis vaksin IRL sesuai kebutuhan | Jumlah | Indikator SIPD: 000821 - Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan Vaksi IRL (Imunisasi Rutin Lengkap) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1038 | 04.01.0084 |
|
| Jumlah Puskesmas di wilayah kerja KB MKJP | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut: - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja mem... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1039 | 04.01.0085 |
|
| Jumlah Puskesmas mampu Pelayanan KB MKJP | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut: - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja me... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1040 | 04.01.0086 |
|
| Jumlah Puskesmas Terakreditasi Paripurna yang Sertifikatnya Masih Berlaku | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang telah memperoleh status akreditasi paripurna dari lembaga akreditasi resmi dan sertifikat akreditasinya masih berlaku dalam kurun waktu 2025-2029 | Jumlah | Indikator SIPD: 000775 - Persentase Puskesmas Terakreditasi Paripurna 000823 - Presentasi puskesmas terakreditasi paripurna | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1041 | 04.01.0087 |
|
| jumlah puskesmas yang ada diwilayah layanan santun lansia | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Total keseluruhan Puskesmas yang teregistrasi dan beroperasi di wilayah tertentu. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1042 | 04.01.0088 |
|
| Jumlah puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi, Puskesmas yang menyediakan obat-obatan untuk membantu pasien berhenti merokok. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1043 | 04.01.0089 |
|
| Jumlah puskesmas yang memberikan layanan santun lansia sesuai standar di suatu wilayah | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah Puskesmas yang telah memenuhi kriteria sebagai Puskesmas Santun Lansia, yaitu menyediakan ruang khusus untuk pelayanan lansia, memiliki akses yang ramah lansia (seperti jalan tidak li... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1044 | 04.01.0090 |
|
| Jumlah Puskesmas yang memenuhi standar jenis dan jumlah tenaga kesehatan sesuai klasifikasi wilayah dan layanan | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Persentase Puskesmas teregistrasi dan laik operasional yang memenuhi standar minimal jenis dan jumlah SDMK berdasarkan lingkup pelayanan fasyankes (rawat inap dan non-rawat inap) dan klasifikasi wilay... | persen | Indikator SIPD: 000774 - Persentase Puskesmas dengan jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai standar. 000825 - Presentase puskesmas dengan jenis dan jumlah SDM kesehatan sesuai standar | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1045 | 04.01.0091 |
|
| Jumlah Puskesmas yang Mencapai Seluruh Target INM | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang telah memenuhi semua target yang ditetapkan dalam Indikator Nasional Mutu sesuai regulasi | Jumlah | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1046 | 04.01.0092 |
|
| Jumlah Puskesmas yang ramah penyandang disabilitas | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang telah memenuhi standar aksesibilitas dan pelayanan bagi penyandang disabilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. | Jumlah | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1047 | 04.01.0093 |
|
| Jumlah Puskesmas yang telah mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Puskesmas yang memiliki minimal dua tenaga kesehatan terlatih dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta fasilitas dan prosedur yang sesuai dengan pedoman Kementeria... | Unit | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 1048 | 05.01.0048 |
|
| Jumlah putusan perdata yang dimohonkan eksekusi | STATISTIK | MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA | Jumlah permohonan eksekusi putusan perdata yang diajukan ke pengadilan dalam periode tertentu. | Perkara | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1049 | 09.03.0035 |
|
| Jumlah Rancangan Undang-undang Berdasarkan Tahapannya (Penyusunan, Harmonisasi, Pembahasan) | STATISTIK | DEWAN PERWAKILAN RAKYAT | Data yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang berada pada masing-masing tahapan proses legislasi di DPR RI, yaitu Pembahasan, Harmonisasi, Penyusunan. | RUU | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 1050 | 09.03.0036 |
|
| Jumlah Rancangan Undang-undang Perubahan Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Berdasarkan Lembaga Pengusul | STATISTIK | DEWAN PERWAKILAN RAKYAT | Data yang menunjukkan total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, dikelompokkan berdasarkan lembaga yang mengusulkan, sep... | RUU | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 1,001-1,050 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 07.02.0088 |
|
| Jumlah Pemanfaatan Domestik Biodiesel | Banyaknya BBN berupa ester metil asam lemak yang diproses secara esterifikasi atau proses lainnya untuk bahan bakar motor diesel yang dijual ke Badan Usaha didalam negeri | Ribu KL | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Badan Usaha melaporkan penjualan domestik biodiesel | Energi | |
| 03.03.016 |
|
| Jumlah Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan Laut | Jumlah pelabuhan kumulatif 2020-2029 yang ditangani untuk pembangunan dan pengembangan dengan anggaran dari Kementerian Perhubungan | pelabuhan | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 09.02.0008 |
|
| Jumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB) | Total pembayaran yang dilakukan oleh pemerintah atau entitas terkait untuk memenuhi kewajiban pokok dan bunga atas utang luar negeri yang dimiliki | dolar as atau mata uang lainnya sesuai dengan denominasi utang | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000333 - Proporsi pembayaran utang dan bunga (Debt Service) terhadap ekspor barang dan jasa. | Keuangan | |
| 09.02.0110 |
|
| Jumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB) Pemerintah dan Swasta | Jumlah Pembayaran Pokok dan Bunga Utang Luar Negeri (JPUB) adalah total kewajiban tunai yang harus dibayar oleh suatu negara (baik pemerintah maupun swasta) kepada pemberi pinjaman luar negeri... | US Dollar (USD) | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Keuangan | |||
| 05.01.0020 |
|
| Jumlah Pemberian Merek Berdasarkan Kelas (Domestik) | Banyaknya permohonan pendaftaran Merek UMKM dan Non UMKM untuk warga negara indonesia (WNI) berdasarkan klasifikasi sistem kelas barang/jasa (NICE Clasification) yang telah diberikan sertikasi Merek... | Permohonan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Kelas Merek | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0022 |
|
| Jumlah Pemberian Paten (Perjanjian Kerjasama Paten/PCT) | Banyaknya jumlah Paten yang diberi berdasarkan dokumen PCT | Permohonan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Dokumen | BULANAN | Hukum | ||
| 03.07.0067 |
|
| Jumlah pemeluk agama dan kepercayaan berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin | jumlah penduduk penganut agama/kepercayaan berdasarkan usia yang memiliki jenis kelamin pria dan wanita | orang | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | nasional, provinsi, ko/kab | SEMESTERAN | Kependudukan | ||
| 05.01.0134 |
|
| Jumlah Pemenuhan Keterangan Ahli terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dari PPATK | Banyaknya permintaan pemberian keterangan ahli pada tahap Penyelidikan, Penyidikan, Penuntutan, dan/atau pemeriksaan di sidang pengadilan yang dipenuhi PPATK terkait Tindak Pidana Pencucian Uang... | Pemenuhan keterangan ahli | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Instansi pemohon; Jenis tindak pidana asal | BULANAN | Hukum | ||
| 04.02.0006 |
|
| Jumlah Pemerintah Daerah yang mendapatkan peningkatan kapasitas perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu) | Jumlah Pemerintah Daerah yang mendapatkan peningkatan kapasitas perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu) | Instansi | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Sosial | ||
| 10.01.0002 |
|
| Jumlah Pemerintah Daerah yang Menerapkan Strategi Pengurangan Risiko Bencana Nasional (JPDBN) | Jumlah pemerintah provinsi atau kabupaten/kota yang memiliki dokumen strategi PRB tingkat daerah (seperti Rencana Penanggulangan Bencana Daerah/RPBD, Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko... | unit pemerintah daerah | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000084 - Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional. | Kebijakan Pemerintah | |
| 06.01.0076 |
|
| Jumlah Pemilih Kelompok Rentan yang Diberikan Pendidikan Pemilih | Jumlah pemilih dari kelompok rentan (pemilih perempuan dan pemilih disabilitas) yang menerima pendidikan pemilih | Orang | KOMISI PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0077 |
|
| Jumlah Pemilih Marginal yang Diberikan Pendidikan Pemilih | Jumlah pemilih dari kelompok marginal yang menerima pendidikan pemilih | Orang | KOMISI PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0078 |
|
| Jumlah Pemilih Pemula yang Diberikan Pendidikan Pemilih | Jumlah pemilih pemula yang menerima pendidikan pemilih | Orang | KOMISI PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 09.06.018 |
|
| Jumlah Pemindahan dan/atau Penugasan ASN ke Ibu Kota Nusantara | Jumlah pemindahan dan/atau penugasan ASN mengacu pada kebijakan setiap tahunnya. Pemindahan dan/atau penugasan ASN dapat dilakukan sejalan dengan kesiapan hunian ASN serta ekosistem pendukung... | Orang | OTORITA IBUKOTA NUSANTARA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Ibu Kota Nusantara | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 10.04.0011 |
|
| Jumlah Pemohon Informasi Publik Ke PPID Setjen DPD RI | Banyaknya orang yang meminta informasi publik kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) | Orang | DEWAN PERWAKILAN DAERAH | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Pekerjaan | TAHUNAN | Dukung Lainnya | ||
| 09.03.0080 |
|
| Jumlah PemProv/Pemda yang melaksanakan kegiatan Dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana | Sistem aplikasi monitoring dan evaluasi (e-pelaporan) dibangun untuk mempermudah penyusunan dan peyampaian pelaporan bagi daerah penerima hibah rehabilitasi dan rekonstruksi serta mempermudah... | Jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota) | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | 1. Jumlah Daerah penerima hibah per tahun anggaran; 2. nilai Alokasi Anggaran kegiatan; 3. jenis kegiatan infrastruktur yang dilaksanakan; 4. Progres kegiatan Pertriwulan/Daerah/Tahun Anggaran | TAHUNAN | Informasi | ||
| 06.04.0001 |
|
| Jumlah Pemuda Penyandang Disabilitas yang Bekerja | Jumlah individu berusia 16–30 tahun yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik, serta sedang bekerja pada periode waktu tertentu.? | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pemuda | ||
| 06.04.0002 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja Kurang dari 35 Jam per Minggu | Individu berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan total jam kerja kurang dari 35 jam dalam seminggu | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pemuda | ||
| 06.04.0003 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja pada Posisi Manajerial | Individu berusia 16–30 tahun yang dalam pekerjaannya memegang peran manajerial, seperti manajer, supervisor, atau posisi kepemimpinan lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan,... | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pemuda | ||
| 06.04.0004 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Mengikuti Pelatihan dan Memperoleh Sertifikat | Individu berusia 16–30 tahun yang telah mengikuti pelatihan, kursus, atau training dan memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi dan kompetensi. | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pemuda | ||
| 06.02.0026 |
|
| Jumlah Pemuda Wirausaha Dibantu Buruh Tetap/Dibayar | Pemuda berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap atau dibayar | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 001037 - Rasio Wirausaha Pemuda | Ketenagakerjaan | |
| 05.01.0132 |
|
| Jumlah Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PPATK dengan Instansi/Lembaga | Banyaknya penandatanganan dokumen kerja sama resmi yang dilakukan penandatanganan oleh PPATK dengan pihak lain dalam upaya mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak... | Dokumen | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Instansi | BULANAN | Hukum | ||
| 05.03.002 |
|
| Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) | Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang dimaksud dengan hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia... | dokumen/keluhan | KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA | Prioritas | STATISTIK | 10810029 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Cara Penyampaian Berkas; Klasifikasi/Tema Hak; Klasifikasi Korban; Klasifikasi Pihak yang Diadukan; Jenis Berkas | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000228 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). 000324 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) | Hak Asasi Manusia |
| 05.03.003 |
|
| Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuan | Hak Asasi Perempuan adalah hak untuk bebas dari kekerasan dan diskriminasi atas dasar ras, etnis, jenis kelamin, agama/keyakinan, orientasi politik, kelas dan pekerjaan, dll terutama berbasis gender.... | kasus | KOMNAS PEREMPUAN | Prioritas | STATISTIK | - | Umur/Usia; Jenis Kekerasan | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000229 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuan | Hak Asasi Manusia | |
| 05.01.0206 |
|
| Jumlah Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus yang diselesaikan dengan metode denda damai | Denda damai merupakan mekanisme penghentian perkara di luar pengadilan dengan membayar denda yang disetujui oleh Jaksa Agung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. | Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0205 |
|
| Jumlah Penanganan Perkara Tindak Pidana Yang Merugikan Perekonomian Negara pada Tahap Penyidikan | Tindak pidana korupsi yang merugikan perekonomian negara adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang tidak hanya menimbulkan... | Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 06.03.0009 |
|
| Jumlah penangkapan terduga teroris | Penangkapan terduga teroris adalah jumlah orang yang ditangkap karena dugaan terlibat terorisme. | skor | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi, Kabupaten, Kota | TAHUNAN | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | ||
| 01.02.0009 |
|
| Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang berhasil | Jumlah pencalonan Indonesia atau WNI yang dinyatakan berhasil menduduki jabatan strategis di OI tertentu pada periode pelaporan. | Pencalonan | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Internasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | ||
| 01.02.0010 |
|
| Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang diusulkan | Jumlah total pencalonan resmi yang diajukan oleh Pemerintah Indonesia atau lembaga terkait untuk posisi strategis di OI, baik yang berhasil maupun tidak berhasil. | Pencalonan | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Internasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | ||
| 04.01.0065 |
|
| Jumlah penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan sesuai standar | Jumlah penderita hipertensi yaitu Penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar meliputi: 1) Pemeriksaan dan monitoring tekanan darah 2) Edukasi untuk perubahan gaya hidup... | persen | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000470 - Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Kesehatan | |
| 04.01.0066 |
|
| Jumlah Penderita Kusta Baru yang Menyelesaikan Pengobatan Tepat Waktu | Jumlah penderita kusta baru (baik tipe Pausibasiler [PB] maupun Multibasiler [MB]) yang berhasil menyelesaikan jumlah dosis yang ditentukan dalam rentang waktu yang sesuai | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional. | Kesehatan | |
| 03.07.0018 |
|
| Jumlah penduduk | Total populasi yang tercatat dalam wilayah tertentu pada periode yang sama | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10110023 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Kependudukan | |
| 06.02.0027 |
|
| Jumlah Penduduk Bekerja Usia 15–65 Tahun | Jumlah penduduk berusia 15 hingga 65 tahun yang melakukan pekerjaan dengan tujuan memperoleh penghasilan atau keuntungan, baik bekerja selama minimal satu jam dalam seminggu terakhir maupun memiliki... | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 9.Cakupan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (%) Indikator SIPD: 000022 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 000078 - Proporsi peserta Program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan 000896 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja | Ketenagakerjaan | |
| 03.07.0019 |
|
| Jumlah Penduduk Dewasa | Total jumlah penduduk berusia 18 tahun ke atas dalam wilayah tertentu.? | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kependudukan | ||
| 03.07.0020 |
|
| Jumlah Penduduk Dewasa Berdasarkan Jenis Kelamin | Jumlah individu berusia 18 tahun ke atas atau yang sudah menikah (meskipun di bawah 18 tahun). | Jiwa | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000080 - Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan. | Kependudukan | |
| 03.07.0021 |
|
| Jumlah Penduduk di 45 Kawasan Transmigrasi Tahun berlangsung dan Tahun sebelumnya | Definisi: Jumlah individu yang tinggal di kawasan transmigrasi pada tahun tersebut | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kependudukan | ||
| 09.03.0029 |
|
| Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan jenis pekerjaan | Banyaknya individu usia kerja (umumnya 15 tahun ke atas) yang terlibat dalam berbagai jenis pekerjaan, diklasifikasikan menurut jenis atau sifat pekerjaan utama yang mereka lakukan selama periode... | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Informasi | ||
| 03.07.0022 |
|
| Jumlah penduduk laki-laki usia 20-39 tahun | Jumlah keseluruhan laki-laki dalam rentang usia 20-39 tahun di wilayah tertentu.? | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kependudukan | ||
| 03.07.0023 |
|
| Jumlah Penduduk Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas | Total penduduk perempuan yang berusia 15 tahun ke atas, mencakup angkatan kerja dan bukan angkatan kerja | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 16.Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (%) Indikator SIPD: 000033 - Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan | Kependudukan | |
| 03.06.0005 |
|
| Jumlah penduduk subjek penerima reforma agraria | Jumlah subjek/kepala keluarga yang mendapatkan intervensi kegiatan akses reforma agraria yang bersumber dari redistribusi tanah | KK | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | - | TAHUNAN | Pertanahan | ||
| 06.02.0028 |
|
| Jumlah penduduk usia 15-17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per minggu | Jumlah penduduk berusia 15–17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per minggu, termasuk dalam kategori pekerja anak. | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000191 - Persentase dan jumlah anak usia 5-17 yang bekerja, dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan pembagian kelompok umur berdasarkan International Conference of Labour Statisticians | Ketenagakerjaan | |
| 06.02.0029 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Bekerja (PTB15-24) | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak terlibat dalam kegiatan kerja, baik penuh waktu maupun paruh waktu | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ketenagakerjaan | |
| 06.02.0030 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Mengikuti Pelatihan (PTP15-24) | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak berpartisipasi dalam program pelatihan atau kursus untuk pengembangan keterampilan | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ketenagakerjaan | |
| 06.02.0031 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Sekolah (PTS15-24) | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal. | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ketenagakerjaan | |
| 06.02.0032 |
|
| Jumlah penduduk yang bekerja | Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Ketenagakerjaan | ||
| 06.02.0033 |
|
| Jumlah penduduk yang bekerja dengan status informal non-pertanian | Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor non-pertanian dengan status pekerjaan sebagai berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar, pekerja bebas, atau... | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000184 - Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin | Ketenagakerjaan | |
| 04.02.0007 |
|
| Jumlah Penduduk yang Berada di Bawah Garis Kemiskinan Nasional (JPM) | Jumlah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional (Perkotaan, Perdesaan, Perkotaan+Perdesaan), Provinsi (Perkotaan, Perdesaan, Perkotaan+Perdesaan), Kabupaten/Kota | SEMESTERAN | Indikator Utama Pembangunan - 8.Tingkat Kemiskinan (%) Indikator SIPD: 000004 - Tingkat Kemiskinan 000074 - Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur 000540 - Angka Kemisikinan | Sosial | |
| 09.06.0100 |
|
| Jumlah Penelaahan Laporan dan Pengaduan Masyarakat | Mengacu pada KUHAP Pasal 1 butir nomor 24 : Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah... | Laporan | KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah | BULANAN | Aparatur Negara | ||
| 07.05.0030 |
|
| Jumlah penerap ekolabel Indonesia berdasarkan SNI | Jumlah produk, jasa, atau unit usaha yang telah memperoleh ekolabel Indonesia, baik Ekolabel Tipe I maupun Tipe II. | Unit | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Produk; Organisasi | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 02.02.0008 |
|
| Jumlah penerap SNI wajib lingkup Badan Siber dan Sandi Negara (BSN) | Banyaknya pelaku usaha atau entitas yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib melalui regulasi teknis oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSN). | produk; unit organisasi | BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA | Prioritas | STATISTIK | - | Produk; Organisasi; Wilayah | TAHUNAN | Perdagangan |
Showing 1,001-1,050 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162812 | 10.04.001 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila | Prioritas | STATISTIK | Indikator | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat Pengukuran Pelembagaan Pancasila... | Indeks Aktualisasi Pancasila merupakan salah satu indeks nasional yang penting dalam perumusan kebijakan sektoral dan menjadi tolok ukur bagi bangsa Indonesia untuk melihat sejauh mana nilai-nilai... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162813 | 09.05.0001 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 1 Ketuhanan yang Maha Esa | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat..... | Skor/Nilai untuk Mengukur sejauh mana nilai-nilai agama dan keyakinan diterima dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat dan negara. Persentase populasi yang mengikuti kegiatan keagamaan.... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162814 | 09.05.0002 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat..... | Skor/Nilai untuk Menilai bagaimana prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan, dan perlakuan yang beradab diterapkan dalam kebijakan publik dan praktik sosial. Jumlah dan kualitas pelayanan sosial untuk... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162815 | 09.05.0003 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 3 Persatuan Indonesia | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat..... | Skor/Nilai untuk Menilai penerapan kebijakan yang mendukung persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman etnis, agama, dan budaya. Program-program yang mendorong kerukunan antar kelompok etnis... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162816 | 09.05.0004 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat Pengukuran Pelembagaan Pancasila | Skor/Nilai untuk Mengukur sejauh mana prinsip demokrasi dan musyawarah mufakat diterapkan dalam kehidupan bernegara, serta representasi yang adil dalam pembuatan kebijakan. Partisipasi masyarakat... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162817 | 09.05.0005 |
|
| Indeks Aktualisasi Pancasila Pengamalan Sila 5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA | Direktorat..... | Skor/Nilai untuk Menilai apakah kebijakan dan program pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung pemerataan kesejahteraan. Indikator kesejahteraan sosial, kemiskinan, dan... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 162818 | 09.06.001 |
|
| Indeks BerAkhlak | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI | Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur | Indeks BerAKHLAK adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana Aparatur Sipil Negara (ASN) mengimplementasikan nilai-nilai inti (core values) BerAKHLAK dalam budaya kerja sehari-hari di... | Nilai/Skor | - | Instansi Pemerintah: K/L, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Aparatur Negara | TERSEDIA | ||
| 162819 | 05.01.002 |
|
| Indeks Budaya Hukum | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN HUKUM | Pusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional dan Pusat Budaya dan Bantuan Hukum - Badan Pembinaan Hukum Nasional | Indeks Budaya Hukum adalah salah satu pilar dalam Indeks Pembangunan Hukum (IPH) yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman, kesadaran, hingga kepatutan hukum masyarakat; serta mengukur tingkat... | Indeks | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | ||
| 162820 | 09.06.002 |
|
| Indeks Budaya Tertib Arsip | Prioritas | STATISTIK | Indikator | ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA | Direktorat Kearsipan Pusat, Direktorat Kearsipan Daerah I, Direktorat Kearsipan Daerah II, Direktorat SDM Kearsipan dan Sertifikasi, Pusat Pelatihan SDM, Pusat Data, Informasi, dan Jasa Teknis Kearsipan, Pusat Pengawasan dan Akreditasi Kearsipan, Direktorat Sistem Kearsipan, Direktorat Teknologi Informasi Kearsipan, | Indeks Budaya Tertib Arsip Indikator: 1. Nilai hasil pengawasan kearsipan pada seluruh K/L/D Rumus = rata-rata nilai hasil pengawasan per klaster pada tiap tingkat pemerintahan (pusat, provinsi, dan... | Nilai Indeks | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Aparatur Negara | TERSEDIA | ||
| 162821 | 01.02.003 |
|
| Indeks Citra Indonesia di Dunia Internasional | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Sekretariat Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik | Citra merupakan salah satu dampak akhir yang terbentuk dari suatu usaha diplomasi ataupun kebijakan luar negeri yang diambil. Citra positif adalah hal yang perlu dibangun oleh Indonesia di mata dunia... | indeks (0–5) | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | TERSEDIA |
Showing 201-210 of 4,145 items.
