Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
160104.01.065
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Pengeluaran Kesehatan Total per kapita;
Pengeluaran Kesehatan Total per kapitaSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANPengeluaran yang digunakan untuk kesehatan dari seluruh sumber pendanaan dibandingkan dengan jumlah populasi pada periode waktu tertentu.juta rupiah per kapitaYaYaYaYaYa
160209.02.0025
    • SDGs;
  1. Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah;
Pengeluaran untuk KesehatanSTATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANJumlah dana yang dikeluarkan pemerintah untuk sektor kesehatan, termasuk biaya operasional rumah sakit dan puskesmas, serta program kesehatan masyarakatrupiahIndikator SIPD: 000086 - Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah.YaYaYaYaYa
160309.02.0026
    • SDGs;
  1. Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah;
Pengeluaran untuk PendidikanSTATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANJumlah dana yang dikeluarkan pemerintah untuk sektor pendidikan, termasuk gaji tenaga pendidik dan belanja operasional pendidikanrupiahIndikator SIPD: 000086 - Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah.YaYaYaYaYa
160409.02.0027
    • SDGs;
  1. Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah;
Pengeluaran untuk Perlindungan SosialSTATISTIKKEMENTERIAN KEUANGANJumlah dana yang dikeluarkan pemerintah untuk program perlindungan sosial, seperti bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan program kesejahteraan lainnyarupiahIndikator SIPD: 000086 - Pengeluaran untuk layanan pokok (pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial) sebagai persentase dari total belanja pemerintah.YaYaYaYaYa
160502.03.036
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peningkatan Luas Panen Jagung Kawasan Sentra Produksi Pangan;
Peningkatan Luas Panen Jagung Kawasan Sentra Produksi PanganSTATISTIKKEMENTERIAN PERTANIANPertambahan luasan komoditas jagung yang siap dipanen habis atau yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan tertentu dibandingkan periode sebelumnya yang termasuk dalam Kawasan...hektarYaYaYaYaYa
160602.03.037
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peningkatan Luas Panen Padi Kawasan Sentra Produksi Pangan;
Peningkatan Luas Panen Padi Kawasan Sentra Produksi PanganSTATISTIKKEMENTERIAN PERTANIANPertambahan luasan komoditas padi yang siap dipanen habis atau yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan tertentu dibandingkan periode sebelumnya yang termasuk dalam Kawasan S...hektarProgram: 02.10-Swasembada Pangan. Kegiatan: 02.10.01-Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP)/Lumbung Pangan Kalimantan Tengah Lokasi Prioritas: Provinsi Kalimantan Tengah - Kabupaten Kapuas - Kabupaten Pulang Pisau Indikasi keberlanjutan dari Food Estate Kalimantan Tengah untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan cadangan pangan nasional melalui pengelolaan lahan terdegradasi melalui upaya konservasi dan restorasi dengan penanaman tanaman pangan di Luar Pulau Jawa.YaYaYaYaYa
160702.03.038
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peningkatan Produksi Beras Kawasan Sentra Produksi Pangan;
Peningkatan Produksi Beras Kawasan Sentra Produksi PanganSTATISTIKKEMENTERIAN PERTANIANPeningkatan total volume beras yang dihasilkan dalam periode tertentu di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP). KSPP merupakan pengembangan tata kelola sistem sentra produksi pangan terpadu sesuai pot...tonProgram: 02.10-Swasembada Pangan. Kegiatan: 02.10.03-Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP)/Lumbung Pangan Sumatera Selatan Lokasi Prioritas: Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Oku Timur Urgensi KSPP diantaranya adalah memastikan ketersediaan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan cadangan pangan nasional; pemanfaatkan lahan sub-optimal yang berada di luar Pulau Jawa; pengelolaan lahan terdegradasi melalui upaya konservasi dan restorasi dengan penanaman tanaman pangan; dan indikasi keberlanjutan dari Food Estate Sumatera SelatanYaYaYaYaYa
160802.03.040
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peningkatan Produksi Jagung Kawasan Sentra Produksi Pangan;
Peningkatan Produksi Jagung Kawasan Sentra Produksi PanganSTATISTIKKEMENTERIAN PERTANIANPeningkatan total volume jagung yang dihasilkan dalam periode tertentu di Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP). KSPP merupakan pengembangan tata kelola sistem sentra produksi pangan terpadu sesuai po...tonYaYaYaYaYa
160903.03.035
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peningkatan Volume Angkutan Laut;
Peningkatan Volume Angkutan LautSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKpeningkatan barang yang dibongkar dan dimuat pada seluruh pelabuhan Indonesia baik domestik maupun internasional. peningkatan volume angkutan laut dihitung berdasarkan total bongkar muat barang pada t...persenYaYaYaYaYa
161007.05.055
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) pada sektor industri yang menjadi prioritas dekarbonisasi;
Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) pada sektor industri yang menjadi prioritas dekarbonisasiSTATISTIKKEMENTERIAN PERINDUSTRIANproses mengurangi emisi GRK, terutama karbon dioksida, dari pembakaran bahan bakar fosil dan upaya dekarbonisasi industri dari komponen energi dapat dilakukan melalui empat cara, yaitu: penggantian su...million tonnes of carbon dioxide equivalentYaYaYaYaYa
161107.05.056
    • SDGs;
  1. Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sektor industri;
Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sektor industriSTATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALSelisih antara emisi GRK yang dihasilkan antara emisi baseline dengan emisi aktual di sektor Industri saja.YaYaYaYaYa
161207.05.0052
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Persentase Perubahan Emisi Gas Rumah Kaca;
Penurunan Emisi GRK pada Tahun berjalanSTATISTIKKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPSelisih antara emisi GRK pada tahun dasar (baseline) dengan emisi GRK aktual pada tahun ttonIndikator Utama Pembangunan - 45.  Persentase Penurunan Emisi GRK (%)YaYaYaYaYa
161307.05.0053
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK);
Penurunan emisi GRK total sektoral tahun t (PEt)STATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALSelisih antara emisi GRK yang dihasilkan pada skenario Business as Usual (BAU) dan emisi aktual yang dihasilkan pada tingkat masing-masing sektor pada tahun t. Data dikumpulkan pada aplikasi AKSARA.ton co2-eq)Indikator SIPD: 000008 - Penurunan intensitas emisi GRKYaYaYaYaYa
161403.06.008
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Penurunan indeks gini ketimpangan pemilikan tanah untuk petani/nelayan;
Penurunan indeks gini ketimpangan pemilikan tanah untuk petani/nelayanSTATISTIKKEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONALPenghitungan untuk mengukur ketimpangan pemilikan tanah pada rumah tangga petani/nelayan penerima redistribusi tanahIndeksYaYaYaYaYa
161506.02.0051
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase penyandang disabilitas bekerja di sektor formal;
Penyandang Disabilitas yang Bekerja di Sektor Formal (Jumlah PD yang bekerja di sektor formal)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPenyandang disabilitas yang bekerja di sektor formal dengan status pekerjaan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan, yaitu: Status pekerjaan 3: Buruh tetap atau buruh yang dibayar secara tetap....OrangIndikator Utama Pembangunan - 10.Persentase penyandang disabilitas bekerja di sektor formal (%), diusulkan untuk menggunakan proksi: Indikator SIPD: 000023 - Persentase Penyandang Disabilitas Bekerja di Sektor FormalYaYaYaYaYa
161602.01.025
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Penyerapan Tenaga Kerja Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT);
Penyerapan Tenaga Kerja Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAgregat tenaga kerja seluruh perusahaan yang bergerak di subsektor industri tekstil (KBLI 13) dan industri pakaian jadi (KBLI 14)OrangProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.16-Pengembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil Lokasi Prioritas: Kota Semarang dan Seluruh Provinsi. Deskripsi: -YaYaYaYaYa
161707.05.058
    • SDGs;
  1. Peran aktif dalam mengikuti kesepakatan multilateral internasional tentang bahan kimia dan limbah berbahaya;
Peran aktif dalam mengikuti kesepakatan multilateral internasional tentang bahan kimia dan limbah berbahayaSTATISTIKKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPBahan Kimia dan Limbah Berbahaya adalah bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hi...persenIndikator SIPD: 000253 - Peran aktif dalam mengikuti kesepakatan multilateral internasional tentang bahan kimia dan limbah berbahaya.YaYaYaYaYa
161803.01.0027
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Pembangunan Gedung/Perkantoran;
Perencanaan Pembangunan Gedung Tahun BerkenaanSTATISTIKOTORITA IBUKOTA NUSANTARAJumlah atau target pembangunan gedung atau perkantoran yang direncanakan oleh OIKN untuk dibangun pada tahun tertentuUnitYaYaYaYaYa
161906.05.025
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada ASEAN Para Games;
Peringkat pada ASEAN Para GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajangperingkatTidakYaTidakYaTidak
162006.05.026
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada Asian Games;
Peringkat pada Asian GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang pada ajang Asian GamesperingkatTidakYaTidakTidakTidak
162106.05.027
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada Asian Para Games;
Peringkat pada Asian Para GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang Asian Para GamesperingkatTidakYaTidakTidakTidak
162206.05.028
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada Asian Youth Games;
Peringkat pada Asian Youth GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang Asian Youth GamesperingkatYaTidakTidakTidakYa
162306.05.029
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada Asian Youth Para Games;
Peringkat pada Asian Youth Para GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang Asian Youth Para GamesperingkatYaTidakTidakTidakYa
162406.05.030
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada SEA Games;
Peringkat pada SEA GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang SEA GamesperingkatYaTidakYaTidakYa
162506.05.031
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat pada Youth Olympic Games;
Peringkat pada Youth Olympic GamesSTATISTIKKEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGACapaian kontingen Indonesia dalam klasemen akhir ajang Youth Olympic GamesperingkatTidakYaTidakTidakTidak
162602.07.001
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Peringkat Risiko Komposit BUMN Minimal 3;
Peringkat Risiko Komposit BUMN Minimal 3STATISTIKBADAN PENGATURAN BADAN USAHA MILIK NEGARAPerhitungan penentuan peringkat komposit Risiko BUMN didasarkan pada dua variabel penilaian yaitu (i) penilaian terhadap kualitas penerapan Manajemen Risiko, dan (ii) penilaian terhadap pencapaian kin...persenYaYaYaYaYa
162709.03.0054
    • Renstra DPR RI 2025-2029;
  1. -
Perkembangan dan jumlah pegawai ASN di Pemerintah Pusat dan Daerah berdasarkan jabatan fungsionalSTATISTIKBADAN KEPEGAWAIAN NEGARAbanyaknya aparatur sipil negara yang menduduki jabatan fungsional—yang menekankan keahlian profesional atau teknis, dibanding jabatan struktural atau pelaksana—di instansi pemerintahan pusat dan daera...OrangYaYaYaYaYa
162809.03.036
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Akses & Diseminasi Informasi Publik Kepada Masyarakat;
Persentase Akses & Diseminasi Informasi Publik Kepada MasyarakatSTATISTIKKEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPengukuran indikator Persentase Akses & Diseminasi Informasi Publik Kepada Masyarakat dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana badan publik menyediakan informasi yang wajib diumumkan dan disampaikan sec...persenTidakTidakYaYaYa
162907.05.059
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase aksi pendukung ketahanan iklim yang dilaksanakan di lokasi prioritas;
Persentase aksi pendukung ketahanan iklim yang dilaksanakan di lokasi prioritasSTATISTIKBADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKAPersentase Lokasi Prioritas yang Melaksanakan Aksi Pendukung Berketahanan Iklim adalah indikator yang mengukur proporsi lokasi atau wilayah prioritas, seperti kabupaten, kota, atau kawasan tertentu, y...persenYaYaYaYaYa
163004.01.066
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Alat kesehatan yang memenuhi syarat pengujian dan penandaan;
Persentase Alat kesehatan yang memenuhi syarat pengujian dan penandaanSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANPerbandingan antara jumlah alat kesehatan yang memenuhi syarat pengujian dan penandaan dengan seluruh alkes di peredaran yang dilakukan samplingpersenYaYaYaYaYa
163110.04.006
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak balita yang mendapatkan bantuan makanan bergizi;
Persentase anak balita yang mendapatkan bantuan makanan bergiziSTATISTIKBADAN GIZI NASIONALPersentase anak balita yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standarpersenProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) YaYaYaYaYa
163209.01.017
    • SDGs;
  1. Persentase Anak Berumur 0—17 Tahun yang Memiliki Akta Kelahiran;
Persentase Anak Berumur 0—17 Tahun yang Memiliki Akta KelahiranSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKKondef: Jumlah anak umur 0?17 tahun yang memiliki akta kelahiran, baik pada saat survei bisa menunjukkan akta kelahiran maupun tidak dapat menunjukkannya dibagi dengan jumlah anak umur 0?17 tahun dika...persenIndikator SIPD: 000581 - Persentase cakupan kepemilikan akta kelahiran pada penduduk usia 0 s.d. 17 tahunYaYaYaYaYa
163309.01.019
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak berusia 0-4 tahun yang memiliki akta kelahiran;
Persentase anak berusia 0-4 tahun yang memiliki akta kelahiranSTATISTIKKEMENTERIAN DALAM NEGERIPersentase anak berusia 0-4 tahun yang memiliki akta kelahiran adalah indikator yang menggambarkan proporsi anak usia 0-4 tahun yang telah terpenuhi haknya untuk memiliki akta kelahiran sesuai pencata...persenIndikator SIPD: 000852 - Persentase anak berusia 0 - 4 tahun yang memiliki akta kelahiranYaYaYaYaYa
163404.01.067
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Anak Berusia 6 Bulan yang Mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif;
Persentase Anak Berusia 6 Bulan yang Mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) EksklusifSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANPersentase bayi 6 bulan yang dari lahir sampai usia 5 bulan 29 hari hanya diberikan ASI saja tanpa diberikan makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin dan mineralpersenProgram: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat.YaYaYaYaYa
163506.01.020
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Anak Kelas 1 SD/MI/SDLB/Sederajat yang Pernah Mengikuti PAUD;
Persentase Anak Kelas 1 SD/MI/SDLB/Sederajat yang Pernah Mengikuti PAUDSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPersentase penduduk yang masih bersekolah di kelas 1 SD/MI/Sederajat yang sebelumnya pernah mengikuti pendidikan prasekolah terhadap seluruh penduduk yang masih bersekolah di kelas 1 SD/MI/Sederajat....persenYaYaYaYaYa
163604.03.016
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan komprehensif;
Persentase anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan komprehensifSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPersentase anak usia 0-17 tahun korban kekerasan yang mendapat layanan komprehensif adalah perbandingan anak korban kekerasan berdasarkan data layanan SAPA Anak dan SImfoni PPA yang dibandingkan anak...persenIndikator SIPD: 000631 - Persentase anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan komprehensifYaYaYaYaYa
163704.03.017
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak usia 13-17 tahun yang beranggapan mendapatkan dukungan keluarga;
Persentase anak usia 13-17 tahun yang beranggapan mendapatkan dukungan keluargaSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKIndikator ini digunakan untuk mengetahui pendapat anak 13-17 tahun mengenai peran keluarga dalam memberi dukungan dan memenuhi kebutuhan dasarnya. Anak 13-17 tahun dikatakan beranggapan mendapat dukun...persenTidakTidakYaTidakTidak
163804.03.018
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak usia 13-17 tahun yang mendapatkan perlakuan tidak layak dari orang tua dan kerabat lainnya dalam 12 bulan terakhir;
Persentase anak usia 13-17 tahun yang mendapatkan perlakuan tidak layak dari orang tua dan kerabat lainnya dalam 12 bulan terakhirSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKa. Perlakuan tidak layak yang dimaksud adalah mendapatkan kekerasan fisik, emosional atau seksual dari orang tua dan kerabat lainnya. b. Berdasarkan pola kuesioner SNPHAR indikator yang dimungkinkan a...persenTidakTidakYaTidakTidak
163904.03.0029
    • SDGs;
  1. Persentase Penduduk yang Menguasai Telepon Genggam;
Persentase anak usia 5-17 tahun yang memiliki telepon genggamSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKTelepon genggam/Telepon seluler termasuk smartphone adalah setiap alat perlengkapan yang digunakan dalam berkomunikasi jarak jauh dengan menggunakan jaringan seluler dan jaringan nirkabel lainnya. Pe...persenIndikator SIPD: 000165 - Proporsi individu yang menguasai/memiliki telepon genggam.YaYaYaYaYa
164004.03.0030
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA);
Persentase Anak Usia 5-17 Tahun yang TerlantarSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKAnak yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosialpersenYaYaYaYaYa
164104.01.068
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase anak usia 6-23 bulan mendapatkan MPASI;
Persentase anak usia 6-23 bulan mendapatkan MPASISTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANPersentase anak usia 6-23 bulan yang mengkonsumsi makanan dan minuman setidaknya 5 dari 8 jenis kelompok makanan pada hari kemarin sebelum wawancara. Yang dimaksud 8 jenis kelompok makanan adalah ASI,...persenProgram: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat.YaYaYaYaYa
164204.03.019
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Anggaran Responsif Gender;
Persentase Anggaran Responsif GenderSTATISTIKKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALAnggaran Responsif Gender merupakan alokasi anggaran yang memberikan perhatian secara konsisten dan sistematis untuk merespon kebutuhan, permasalahan, aspirasi, dan pengalaman perempuan dan laki-laki...persenIndikator SIPD: 000613 - Persentase ARG 000963 - Persentase Anggaran Responsif Gender (ARG)YaYaYaYaYa
164304.03.0031
    • SDGs;
  1. Persentase Angka Melek Aksara Penduduk Umur 15 Tahun ke Atas;
Persentase angka melek aksara anak 15-17 tahunSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPersentase angka melek aksara/huruf (AMH) anak umur 15-17 tahun adalah perbandingan jumlah anak berumur 15-17 tahun yang dapat membaca dan menulis kalimat sederhana dengan huruf latin dan atau huruf l...persenIndikator SIPD: 000148 - Persentase angka melek aksara penduduk umur ?15 tahun.YaYaYaYaYa
164406.02.046
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Presentase angkatan kerja lulusan pendidikan menengah vokasi setahun terakhir yang bekerja/berwirausaha;
Persentase angkatan kerja lulusan pendidikan menengah vokasi setahun terakhir yang bekerja/berwirausahaSTATISTIKKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHJumlah angkatan kerja lulusan pendidikan menengah vokasi setahun terakhir yang bekerja/berwirausaha dibagi dengan jumlah angkatan kerja lulusan pendidikan menengah vokasi setahun terakhir.persenYaYaYaYaYa
164504.01.071
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase antenatal care (ANC) 6 kali (K6);
Persentase antenatal care (ANC) 6 kali (K6)STATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANCakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, 3 kali pada trimester k...persen"Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi."YaYaYaYaYa
164609.06.025
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase ASN dengan kompetensi digital optimal;
Persentase ASN dengan kompetensi digital optimalSTATISTIKBADAN KEPEGAWAIAN NEGARAJumlah ASN yang telah dilakukan penilaian literasi digitalpersenYaYaYaYaYa
164703.07.016
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase ayah yang memiliki pengetahuan tentang pengasuhan anak dan pendampingan remaja;
Persentase ayah yang memiliki pengetahuan tentang pengasuhan anak dan pendampingan remajaSTATISTIKBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALAyah yang ikut melakukan pengasuhan anak dan pendampingan remaja, baik secara langsung maupun jarak jauh, yang tertuang dalam variabel Pendataan Keluarga berupa: menemani anak, menyediakan waktu berko...persenYaYaYaYaYa
164809.03.040
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Badan Publik dalam Tata Kelola Informasi Publik yang Baik;
Persentase Badan Publik dalam Tata Kelola Informasi Publik yang BaikSTATISTIKKEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPengukuran indikator Persenetase Badan Publik dalam Tata Kelola Informasi Publik yang Baik dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana badan publik memiliki PPID (petugas informasi) yang bertugas khusus me...persenYaTidakYaYaYa
164903.05.013
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Bagi Hasil BUMDes terhadap PADes;
Persentase Bagi Hasil BUMDes terhadap PADesSTATISTIKKEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGALPendapatan Asli Desa adalah pendapatan yang berasal dari kewenangan Desa berdasarkan hak asal usul dan kewenangan skala lokal Desa (UU No 6 Tahun 2014). Hasil Usaha BUMDes merupakan pendapatan yang di...persenYaTidakYaYaYa
165004.01.073
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Persentase Balita yang Dipantau Pertumbuhan dan Perkembangannya;
Persentase Balita yang Dipantau Pertumbuhan dan PerkembangannyaSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANBagian dari seluruh balita (anak berusia 0—59 bulan) yang ditimbang sedikitnya 8 kali dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun, dan dipantau perke...persenProgram: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat.YaYaYaYaYa
Showing 1,601-1,650 of 2,950 items.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
09.04.0006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase konten komunikasi publik yang dapat memperkuat kohesivitas sosial berlandaskan nilai-nilai Pancasila
Jumlah total konten komunikasi publik yang diproduksi dalam 1 tahunTotal konten komunikasi publik yang diproduksi dalam satu tahun oleh instansi atau organisasi terkait. unitkontenKEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANKomunikasi
04.01.0136
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase label produk tembakau dan/atau rokok elektronik yang memenuhi ketentuan
Jumlah Total Label Produk Tembakau dan /atau Rokok Elektronik yang diawasi melalui samplingJumlah label produk tembakau dan/atau rokok elektronik yang diperiksa atau diawasi melalui pengambilan sampel non- acak di lapangan.labelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0137
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase laboratorium kesmas tingkat 2-5 yang dikembangkan sesuai standar berdasarkan stratanya
Jumlah Total Labkesmas Tingkat 2-5 yang Direncanakan (JTLDR)Jumlah total Labkesmas tingkat 2 hingga 5 yang direncanakan untuk dikembangkan dan beroperasional hingga tahun 2028, termasuk yang sudah ada (eksisting) dan yang akan dibangun baruUnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
09.01.0024
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase hasil penindakan pelanggaran pemilu yang cepat, tanpa biaya, aksesibel, mudah dimengerti, dan akuntabel
Jumlah Total Laporan Pelanggaran yang Masuk atau DitemukanJumlah keseluruhan laporan pelanggaran pemilu yang diterima dari masyarakat atau ditemukan oleh Bawaslu selama periode tertentu.​kasusBADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUMPrioritasSTATISTIK-WilayahTAHUNANDalam Negeri
08.01.0015
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan yang memenuhi standar pengelolaan
jumlah total lembaga agama dan lembaga sosial keagamaanJumlah Total lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan dalam periode tertentu.UnitKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgama
08.01.0016
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase lembaga dana sosial keagamaan yang akuntabel dan profesional
Jumlah Total Lembaga Dana Sosial KeagamaanJumlah keseluruhan lembaga filantropi keagamaan yang beroperasi di Indonesia.UnitKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgama
06.01.0124
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang terakreditasi
Jumlah total LPTKTotal keseluruhan perguruan tinggi LPTK yang terdaftar sebagai penyelenggara pendidikan tenaga kependidikanPerguruan TinggiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0125
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase mahasiswa yang berkegiatan di luar program studi
Jumlah Total Mahasiswa AktifTotal jumlah mahasiswa aktif jenjang S1 dan D4/D3/D2/D1 yang terdaftar pada periode tertentu di sebuah perguruan tinggiOrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; danPendidikan
06.01.0126
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Mahasiswa Baru yang Berkuliah di Perguruan Tinggi Berkualitas
Jumlah total mahasiswa baruJumlah mahasiswa baru di semua perguruan tinggi, baik yang terakreditasi maupun yang tidak terakreditasiOrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.03.0012
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks QS International Research Network Collaboration
Jumlah Total Mitra Internasional yang Berbeda dalam kemitraan penelitian internasionalJumlah total institusi mitra internasional yang berbeda dalam kemitraan penelitian yang berkelanjutanbilangan bulat (jumlah institusi)BADAN RISET DAN INOVASI NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah: NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan Teknologi
02.09.0058
    • Renstra Kemenkop 2025-2029
  1. -
Jumlah Total Modal SendiriTotal dana yang berasal dari seluruh anggota koperasi dan sumber internal koperasiRupiahKEMENTERIAN KOPERASIPrioritasSTATISTIK-Wilayah : Kab/Kota; ProvinsiTAHUNANKoperasi
02.03.0029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pangan yang Terselamatkan
Jumlah total pangan yang terselamatkanJumlah total donasi pangan yang diterima dari donatur kepada bank pangan/penggiat selamatkan pangan sebelum proses seleksi dan pengendalian mutu.kilogramBADAN PANGAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah : NasionalTAHUNANProgram: 02.15-Ekosistem Ekonomi Sirkular. Kegiatan: 02.15.02-Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi). Provinsi/Kab/Kota: Sulawesi Utara; Kalimantan Utara (Kab. Nunukan, Kota Tarakan); Papua*; Papua Barat Daya*; Papua Pegunungan (Kab. Jayawijaya*); Sulawesi Tengah (Kab. Poso, Kab. Sigi); Jawa Barat. Kategori lokasi: sentra pertanian, sentra perikanan, daerah prioritas pariwisata (Horeka), serta SPPG & sekolah/fasilitas penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Deskripsi: Timbulan susut & sisa pangan (SSP) 2000–2019 berkisar 115–184 kg/kapita/tahun dan tanpa intervensi diproyeksi 344 kg/kapita/tahun pada 2045 (tertinggi dari hortikultura; loss sayuran hingga 62,8%). Dampaknya: kerugian ekonomi Rp213–551 triliun/tahun (~4–5% PDB), kontribusi emisi GRK rata-rata ~7,29% nasional, sementara pemulihan edible SSP berpotensi memenuhi kebutuhan energi 62–100% penduduk yang kekurangan energi. Program menargetkan pengurangan SSP dari hulu-hilir melalui peningkatan infrastruktur dan sarana di pertanian, perikanan, peternakan; digitalisasi & manajemen rantai dingin; kemitraan penyelamatan pangan; serta dukungan ke MBG—untuk memperkuat ketahanan pangan dan menurunkan emisi.Pertanian
09.01.0025
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase parpol penerima bantuan keuangan parpol dari APBN yang memprioritaskan bantuan keuangan parpol untuk pendidikan politik
  2. Persentase parpol yang tepat waktu menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan parpol setelah diaudit oleh BPK kepada Mendagri
Jumlah Total Partai Politik Penerima Bantuan KeuanganJumlah Total partai politik yang menerima bantuan keuangan dari APBN.TotalKEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANDalam Negeri
09.06.0025
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Perempuan di Jabatan Tinggi Pratama dan Madya
Jumlah Total Pejabat yang Menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan PratamaJumlah keseluruhan pegawai (laki-laki dan perempuan) yang menjabat pada posisi struktural eselon I dan II di instansi pemerintahanOrangBADAN KEPEGAWAIAN NEGARAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANAparatur Negara
06.02.0047
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pekerja Lulusan Pendidikan Menengah dan Tinggi yang Bekerja di Bidang Keahlian Menengah dan Tinggi
Jumlah total pekerja lulusan pendidikan menengah atau pendidikan tinggi (Denominator)Jumlah total penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menyelesaikan pendidikan menengah atau pendidikan tinggi dan sedang bekerja, tanpa memandang bidang keahlian.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 7.Persentase pekerja lulusan pendidikan menengah dan tinggi yang bekerja di bidang keahlian menengah tinggi (%) Indikator SIPD: 000021 - Persentase Pekerja Lulusan Pendidikan Menengah dan Tinggi yang Bekerja di Bidang Keahlian Menengah TinggiKetenagakerjaan
07.04.0012
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Persentase kepatuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan
Jumlah Total Pelaku Usaha (JKPU)Jumlah keseluruhan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan yang terdaftar dan aktif dalam periode tertentu, mencakup subsektor penangkapan ikan, pengangkutan ikan, pembudidayaan ikan,...OrangKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKelautan
06.04.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja
Jumlah Total Pemuda Penyandang DisabilitasTotal populasi individu berusia 16–30 tahun yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam wilayah dan periode tertentuOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.04.0006
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda pekerja tidak penuh
  2. Persentase pemuda yang menduduki posisi manajerial
Jumlah Total Pemuda Usia 16–30 Tahun yang BekerjaTotal individu berusia 16–30 tahun yang bekerja, tanpa memandang jumlah jam kerja per minggu.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
04.01.0138
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penderita kusta menyelesaikan pengobatan kusta tepat waktu
Jumlah Total Penderita Kusta Baru pada Periode Kohort TersebutJumlah semua penderita kusta baru yang terdiagnosis dalam periode waktu tertentu (misalnya, satu tahun)OrangKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANProgram: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional.Kesehatan
04.02.0014
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase penduduk penyandang disabilitas usia 5 tahun ke atas yang melakukan olahraga seminggu terakhir
Jumlah Total Penduduk Penyandang Disabilitas Usia 5 Tahun ke AtasJumlah seluruh individu penyandang disabilitas berusia 5 tahun ke atasOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANSosial
03.07.0029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penduduk Berumur 16—30 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Jumlah total penduduk usia 16–30 tahunKeseluruhan penduduk Indonesia yang berusia antara 16 hingga 30 tahun, tanpa memandang status kegiatan mereka.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000806 - Persentase Pemuda (16-30 Tahun) Yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja Atau Mengikuti PelatihanKependudukan
05.01.0180
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan
Jumlah Total Penghuni (Tahanan dan Narapidana) di setiap Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (Rutan dan Lapas) seluruh wilayah IndonesiaJumlah keseluruhan tahanan dan narapidana yang berada di setiap Rutan dan Lapas seluruh wilayah Indonesia.OrangKEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATANPrioritasSTATISTIK-Nasional, Provinsi (Kanwil), UPT, BulananHARIANHukum
06.01.0127
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi perguruan tinggi terakreditasi
Jumlah total perguruan tinggiTotal keseluruhan perguruan tinggi yang terdaftar di Indonesia, baik yang telah terakreditasi maupun yang belumPerguruan TinggiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
05.01.0052
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemberian Bantuan Hukum Secara Litigasi dan Non Litigasi
Jumlah Total Permohonan Bantuan Hukum LitigasiJumlah keseluruhan permohonan bantuan hukum dalam lingkup litigasi yang diterimakasusKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0053
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemberian Bantuan Hukum Secara Litigasi dan Non Litigasi
Jumlah Total Permohonan Bantuan Hukum Non LitigasiJumlah keseluruhan permohonan bantuan hukum dalam lingkup non litigasi yang diterima.kasusKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
06.01.0128
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase peserta didik yang mengikuti pendidikan kesetaraan pada pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan yang menyelesaikan pendidikan setara formal
Jumlah Total Peserta Didik yang Mengikuti Pendidikan KesetaraanJumlah keseluruhan peserta didik yang terdaftar dan mengikuti program pendidikan kesetaraan di pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan lainnyaOrangKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Tingkat PendidikanTAHUNANPendidikan
04.01.0139
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase petugas penjamah makanan yang mendapatkan pelatihan
Jumlah total petugas penjamah makananDefinisi: Jumlah keseluruhan individu yang terlibat langsung dalam penanganan makanan, mulai dari persiapan, pengolahan, hingga penyajian.​ Satuan: Orang​ Instansi Penghasil: Perusahaan atau...OrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANKesehatan
02.01.0018
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Produksi Kendaraan Listrik Roda Empat terhadap Total Produksi Kendaraan Roda Empat
Jumlah Total Produksi Kendaraan Bermotor Roda 4 di tahun yang samaDefinisi: Jumlah total unit kendaraan roda empat yang diproduksi, termasuk kendaraan listrik dan non-listrik, dalam periode yang sama.​UnitKEMENTERIAN PERINDUSTRIANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndustri
06.01.0129
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Program Studi STEM
Jumlah total program studi (STEM dan Non STEM)Jumlah total program studi yang berstatus aktif, baik yang termasuk dalam kategori STEM maupun non-STEMProgram studiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-Nasional; Kelompok Bidang IlmuTAHUNANPendidikan
04.01.0140
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan vaksin IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)
  2. Persentase Puskesmas memiliki SPA sesuai standar
  3. Persentase Puskesmas yang mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak
Jumlah Total PuskesmasJumlah keseluruhan Puskesmas yang ada di wilayah tertentuUnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKesehatan
04.01.0142
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas terakreditasi paripurna
Jumlah Total Puskesmas Teregistrasi yang Beroperasi hingga Tahun 2026Jumlah keseluruhan Puskesmas yang telah teregistrasi dan mulai beroperasi paling lambat pada tahun 2026JumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000775 - Persentase Puskesmas Terakreditasi Paripurna 000823 - Presentasi puskesmas terakreditasi paripurnaKesehatan
04.01.0143
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi untuk UBM
Jumlah total puskesmas yang memiliki layanan UBMDefinisi: Puskesmas yang menyediakan layanan konseling dan intervensi untuk membantu pasien berhenti merokok.​UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-ProvinsiTAHUNANKesehatan
09.03.0047
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
Jumlah total remaja (usia 15-24 tahun)Total populasi individu berusia 15-24 tahunOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNAN Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Indikator SIPD: 000146 - Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) denganketerampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Informasi
05.02.0016
    • Draf Renstra BSN 2025-2029
  1. Persentase Kesesuaian Rencana Patroli Nasional
Jumlah Total Rencana Kegiatan Patroli NasionalJumlah keseluruhan kegiatan patroli kapal yang direncanakan untuk dilaksanakan secara nasional dalam periode tertentu.kegiatanBADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKeamanan
04.01.0144
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Kosmetik yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Kosmetik yang Diuji (JTSK)Total produk kosmetik yang diambil sebagai sampel untuk diuji mutu dan keamanannya dalam periode tertentu, berdasarkan analisis risiko yang dilakukan oleh otoritas pengawas.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0145
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Obat Bahan Alam yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Obat Bahan Alam yang DisamplingTotal keseluruhan sampel obat bahan alam yang diambil untuk pengujian mutu dan keamanan dalam periode tertentusampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0146
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Obat yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Obat DiperiksaTotal sampel obat yang diambil dan diuji dalam rangka pengawasan mutu obat berdasarkan analisis risiko.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0147
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pangan industri rumah tangga aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Pangan Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) DiperiksaTotal sampel pangan Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) yang diambil dan diuji dalam periode tertentu berdasarkan analisis risiko.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0148
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pangan olahan yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Pangan Olahan DiperiksaJumlah Total sampel pangan olahan yang diambil dan diuji dalam rangka pengawasan mutu dan keamanan pangan berdasarkan analisis risikosampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
06.01.0130
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase satuan pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan yang mendapatkan pendampingan
Jumlah Total Satuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan KeagamaanTotal jumlah lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan yang terdaftar secara resmi pada periode tertentu.​unit (jumlah lembaga).​KEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
06.01.0131
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Jumlah SDM Iptek dengan H Index ≥ 10
Jumlah Total SDM Iptek Pendidikan TinggiTotal jumlah individu yang berprofesi sebagai SDM Iptek pendidikan tinggi, mencakup dosen, peneliti, dan perekayasa, baik yang memiliki H Index tinggi maupun rendah.OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0132
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi SDM Iptek kualifikasi S3 dengan reputasi top 100 dunia di bidangnya
Jumlah total SDM pendidikan tinggi yang mengikuti program pendidikan S3Jumlah total SDM pendidikan tinggi yang mengikuti program pendidikan S3.OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
09.03.0048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat kesuksesan startup digital nasional (success rate startup digital)
Jumlah Total Startup yang MemulaiTotal jumlah startup yang memulai operasinya dalam periode tertentuunit (jumlah startup)KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.14 Ekonomi Digital. Kegiatan: 02.14.00 Penguatan Faktor Pendukung Ekonomi Digital Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Informasi
05.01.0054
    • SDGs
  1. Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan
Jumlah total tahananTotal seluruh tahanan yang berada dalam rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan pada periode tertentuOrangKEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATANPrioritasSTATISTIK-kantor wilayahTAHUNANIndikator SIPD: 000307 - Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan.Hukum
06.02.0048
    • SDGs
  1. Proporsi tenaga kerja pada sektor industri pengolahan
Jumlah Total Tenaga Kerja (JTK)Jumlah semua orang yang bekerja (tenaga kerja aktif) dari berbagai sektor ekonomi (pertanian, industri, jasa, dll).OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000211 - Proporsi tenaga kerja pada sektor industri manufakturKetenagakerjaan
07.05.048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah TPA/LUR yang dioperasikan secara sanitary landfill / tingkat pengontrolan penuh
Jumlah TPA/LUR yang dioperasikan secara sanitary landfill / tingkat pengontrolan penuhMetode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal pengurugan sampah yang disiapkan dan dioperasikan secara sistematis, dengan penyebaran dan pemadatan sampah pada area pengurugan serta...UnitKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.18-Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dari Hulu ke Hilir. Kegiatan: 02.18.02-Peningkatan Pengumpulan dan Pengolahan Sampah serta Pemrosesan Residu di TPA/LUR​ Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penajaman pada: wilayah metropolitan & kota besar (mis. WM Surabaya), Kota Tarakan & Kab. Nunukan, Prov. Sulawesi Utara, Prov. Maluku Utara*, Papua*, Papua Barat*, NTT, Jambi, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Kab. Sintang, serta klaster Kepulauan Riau (Kab. Karimun, Kab. Lingga, Kota Batam, Kab. Natuna, Kota Tanjung Pinang) dan Kab. Deli Serdang (serta Tapanuli Tengah, Nias Selatan, Batu Bara—perlu proposal). Kategori sasaran: kab/kota dengan TPA darurat/kapasitas kritis, delineasi DAS prioritas, memiliki ekosistem pengolahan (ISWM/SWMSUD), dan amanat Perpres 35/2018. Deskripsi: Reformasi pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu–hilir diarahkan untuk meminimalkan residu ke TPA/LUR (sanitary landfill) melalui optimalisasi TPS/TPS3R/TPST, pembinaan teknis pengumpulan, dan perbaikan tata kelola–pembiayaan. Urgensinya: timbulan 2023 ~68–70 juta ton/tahun; pengumpulan baru ~35%, terolah ~15%; ~65% bocor ke lingkungan; TPA diproyeksi penuh 2028; 35 TPA terbakar (2024); dan masih ada pencemaran lindi serta open dumping ~40%. Kelembagaan lemah (399 kab/kota belum pisah regulator–operator, alokasi APBD ~0,5%, retribusi 40–45%) membuat kinerja hulu–hilir rendah. Sasaran program: menurunkan residu ke TPA/LUR, meningkatkan operasi fasilitas pengolahan, serta memperkuat regulasi, pendanaan, dan monitoring agar kinerja persampahan naik dan dampak lingkungan–kesehatan turun.Lingkungan Hidup
02.10.0078
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja UMKMPersentase transaksi belanja barang/jasa UMKM merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa UMKM terhadap seluruh total belanja negararupiahKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0125
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha KecilPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha kecil merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha kecil terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0124
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha MenengahPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha menengah merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha menengah terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi : NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0123
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha MikroPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha mikro merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha mikro terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi : NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
Showing 1,601-1,650 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
16293206.03.0004
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Indeks Pelembagaan Partai Politik, Dimensi Infusi NilaiPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN RISET DAN INOVASI NASIONALOrganisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial HumanioraInfusi atau penyebaran nilai (value infusion) adalah terkait dengan keberadaan sebuah nilai-nilai yang menjadi identitas dan mengikat seluruh anggota partai. Nilai-nilai yang menjadi shared values...Indeks-Wilayah NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan TeknologiTERSEDIA
16293306.03.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Indeks Pelembagaan Partai Politik, Dimensi KemanDirektorat ianPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN RISET DAN INOVASI NASIONALOrganisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial HumanioraKemanDirektorat ian/otonomi decisional yang menekankan pada tingkat otonomi partai dalam mengambil keputusan. Dalam hal ini, otonomi berarti kemampuan partai politik untuk bebas dari segala...Indeks-Wilayah NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan TeknologiTERSEDIA
16293401.02.011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar Negeri
Indeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar NegeriPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LUAR NEGERIDirektorat Pelindungan Warga Negara IndonesiaIndeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar Negeri mengukur tingkat pemanfaatan sistem informasi (SI) pelayanan dan pelindungan terpadu...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUrusan Luar NegeriTERSEDIA
16293501.02.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Penguatan Sistem Kelembagaan Pelayanan dan Pelindungan WNI di Luar Negeri
Indeks Pemanfaatan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar NegeriPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN LUAR NEGERIDirektorat Pelindungan Warga Negara IndonesiaIndikator untuk Mengukur tingkat pemanfaatan Portal Peduli WNI dalam verifikasi dan validasi data WNI di luar negeri. Dihitung dengan membandingkan jumlah WNI yang terverifikasi pada Portal Peduli...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUrusan Luar NegeriTERSEDIA
16293603.07.0063
    • Renstra Mendukbangga
  1. Adanya strategi nasional terkait ketenagakerjaan pemuda yang sudah dikembangkan dan operasional sebagai strategi khusus atau sebagai bagian dari strategi ketenagakerjaan nasional
Indeks Pembangunan Berwawasan Kependudukan (IPBK)PrioritasSTATISTIKVariabel-Direktorat Kependudukan dan Jaminan SosialBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALDITJAKDUKIndeks komposit yang merepresentasikan dimensi pembangunan berwawasan kependudukan sebagai alat ukur dalam memahami kondisi pembangunan berwawasan kependudukan di Indonesia-TerbukaWilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota)TAHUNANKependudukanTERSEDIA
16293704.03.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Gender
Indeks Pembangunan GenderPrioritasSTATISTIKIndikator33210001BADAN PUSAT STATISTIKDIREKTORAT ANALISIS DAN PENGEMBANGAN STATISTIKIPG adalah indikator yang menggambarkan perbandingan (rasio) capaian antara IPM Perempuan dengan IPM Laki-laki. Penghitungan IPG mengacu pada metodologi yang digunakan oleh UNDP dalam menghitung...IndeksTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANPemberdayaan PerempuanTERSEDIA
16293805.01.007
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Hukum
Indeks Pembangunan HukumPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN HUKUMPusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional - Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kantor Wilayah Kementerian Hukum, dan Pusat Analisis dan Evaluasi - Badan Pembinaan Hukum NasionalIndeks Pembangunan Hukum (IPH) adalah indeks yang mengukur pilar pembangunan hukum sebagai representasi capaian pembangunan hukum di Indonesia. Adapun lima pilar dalam IPH terdiri dari budaya hukum...nilai-NasionalTAHUNANHukumTERSEDIA
16293903.05.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP) dengan status Berdaya Saing
Indeks Pembangunan Kawasan PerdesaanPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGALDirektorat Advokasi dan Kerja Sama Desa dan PerdesaanSkor Indeks pembangunan Kawasan Perdesaan per dimensinyaskor-Per Kawasan per TahunTAHUNANPembangunan Kawasan Atau Daerah TertinggalTERSEDIA
16294008.02.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Kebahasaan
Indeks Pembangunan KebahasaanPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHBPP BahasaIndeks Pembangunan Kebahasaan menggambarkan tingkat pembangunan dalam bidang bahasa dan kesusastraan di suatu wilayah atau negara. Ini mencakup aspek-aspek seperti akses terhadap pendidikan...Indeks-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
16294108.02.002
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)
Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan OlahragaKEMENTERIAN KEBUDAYAANDirektorat.....Instrumen untuk mengukur capaian kinerja pembangunan kebudayaan, diharapkan dapat memberikan gambaran pembangunan kebudayaan secara lebih holistik dengan memuat 7 (tujuh) dimensi, yakni: (1) dimensi...--Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
Showing 321-330 of 4,145 items.