(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 801 | 06.04.0001 |
|
| Jumlah Pemuda Penyandang Disabilitas yang Bekerja | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu berusia 16–30 tahun yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik, serta sedang bekerja pada periode waktu tertentu.? | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 802 | 06.04.0002 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja Kurang dari 35 Jam per Minggu | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Individu berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan total jam kerja kurang dari 35 jam dalam seminggu | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 803 | 06.04.0003 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Bekerja pada Posisi Manajerial | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Individu berusia 16–30 tahun yang dalam pekerjaannya memegang peran manajerial, seperti manajer, supervisor, atau posisi kepemimpinan lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan, pengorganisasian,... | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 804 | 06.04.0004 |
|
| Jumlah Pemuda Usia 16–30 Tahun yang Mengikuti Pelatihan dan Memperoleh Sertifikat | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Individu berusia 16–30 tahun yang telah mengikuti pelatihan, kursus, atau training dan memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi dan kompetensi. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 805 | 06.02.0026 |
|
| Jumlah Pemuda Wirausaha Dibantu Buruh Tetap/Dibayar | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Pemuda berusia 16–30 tahun yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap atau dibayar | Orang | Indikator SIPD: 001037 - Rasio Wirausaha Pemuda | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 806 | 05.03.002 |
|
| Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) | STATISTIK | KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA | Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang dimaksud dengan hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia seb... | dokumen/keluhan | Indikator SIPD: 000228 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). 000324 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 807 | 05.03.003 |
|
| Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuan | STATISTIK | KOMNAS PEREMPUAN | Hak Asasi Perempuan adalah hak untuk bebas dari kekerasan dan diskriminasi atas dasar ras, etnis, jenis kelamin, agama/keyakinan, orientasi politik, kelas dan pekerjaan, dll terutama berbasis gender.... | kasus | Indikator SIPD: 000229 - Jumlah penanganan pengaduan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) perempuan terutama kekerasan terhadap perempuan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 808 | 06.03.0009 |
|
| Jumlah penangkapan terduga teroris | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME | Penangkapan terduga teroris adalah jumlah orang yang ditangkap karena dugaan terlibat terorisme. | skor | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 809 | 01.02.0009 |
|
| Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang berhasil | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Jumlah pencalonan Indonesia atau WNI yang dinyatakan berhasil menduduki jabatan strategis di OI tertentu pada periode pelaporan. | Pencalonan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 810 | 01.02.0010 |
|
| Jumlah pencalonan Indonesia/Wakil Indonesia pada posisi strategis di organisasi internasional yang diusulkan | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Jumlah total pencalonan resmi yang diajukan oleh Pemerintah Indonesia atau lembaga terkait untuk posisi strategis di OI, baik yang berhasil maupun tidak berhasil. | Pencalonan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 811 | 04.01.0065 |
|
| Jumlah penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan sesuai standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah penderita hipertensi yaitu Penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar meliputi: 1) Pemeriksaan dan monitoring tekanan darah 2) Edukasi untuk perubahan gaya hidup... | persen | Indikator SIPD: 000470 - Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 812 | 04.01.0066 |
|
| Jumlah Penderita Kusta Baru yang Menyelesaikan Pengobatan Tepat Waktu | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah penderita kusta baru (baik tipe Pausibasiler [PB] maupun Multibasiler [MB]) yang berhasil menyelesaikan jumlah dosis yang ditentukan dalam rentang waktu yang sesuai | Orang | Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 813 | 03.07.0018 |
|
| Jumlah penduduk | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Total populasi yang tercatat dalam wilayah tertentu pada periode yang sama | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 814 | 06.02.0027 |
|
| Jumlah Penduduk Bekerja Usia 15–65 Tahun | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah penduduk berusia 15 hingga 65 tahun yang melakukan pekerjaan dengan tujuan memperoleh penghasilan atau keuntungan, baik bekerja selama minimal satu jam dalam seminggu terakhir maupun memiliki p... | Orang | Indikator Utama Pembangunan - 9.Cakupan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (%) Indikator SIPD: 000022 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 000078 - Proporsi peserta Program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan 000896 - Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 815 | 03.07.0019 |
|
| Jumlah Penduduk Dewasa | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Total jumlah penduduk berusia 18 tahun ke atas dalam wilayah tertentu.? | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 816 | 03.07.0020 |
|
| Jumlah Penduduk Dewasa Berdasarkan Jenis Kelamin | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu berusia 18 tahun ke atas atau yang sudah menikah (meskipun di bawah 18 tahun). | Jiwa | Indikator SIPD: 000080 - Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 817 | 03.07.0021 |
|
| Jumlah Penduduk di 45 Kawasan Transmigrasi Tahun berlangsung dan Tahun sebelumnya | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Definisi: Jumlah individu yang tinggal di kawasan transmigrasi pada tahun tersebut | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 818 | 09.03.0029 |
|
| Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan jenis pekerjaan | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Banyaknya individu usia kerja (umumnya 15 tahun ke atas) yang terlibat dalam berbagai jenis pekerjaan, diklasifikasikan menurut jenis atau sifat pekerjaan utama yang mereka lakukan selama periode surv... | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 819 | 03.07.0022 |
|
| Jumlah penduduk laki-laki usia 20-39 tahun | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah keseluruhan laki-laki dalam rentang usia 20-39 tahun di wilayah tertentu.? | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 820 | 03.07.0023 |
|
| Jumlah Penduduk Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Total penduduk perempuan yang berusia 15 tahun ke atas, mencakup angkatan kerja dan bukan angkatan kerja | Orang | Indikator Utama Pembangunan - 16.Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (%) Indikator SIPD: 000033 - Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 821 | 03.06.0005 |
|
| Jumlah penduduk subjek penerima reforma agraria | STATISTIK | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL | Jumlah subjek/kepala keluarga yang mendapatkan intervensi kegiatan akses reforma agraria yang bersumber dari redistribusi tanah | KK | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 822 | 06.02.0028 |
|
| Jumlah penduduk usia 15-17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per minggu | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah penduduk berusia 15–17 tahun yang bekerja lebih dari 43 jam per minggu, termasuk dalam kategori pekerja anak. | Orang | Indikator SIPD: 000191 - Persentase dan jumlah anak usia 5-17 yang bekerja, dibedakan berdasarkan jenis kelamin dan pembagian kelompok umur berdasarkan International Conference of Labour Statisticians | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 823 | 06.02.0029 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Bekerja (PTB15-24) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak terlibat dalam kegiatan kerja, baik penuh waktu maupun paruh waktu | Orang | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 824 | 06.02.0030 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Mengikuti Pelatihan (PTP15-24) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak berpartisipasi dalam program pelatihan atau kursus untuk pengembangan keterampilan | Orang | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 825 | 06.02.0031 |
|
| Jumlah Penduduk Usia 15–24 Tahun yang Tidak Sekolah (PTS15-24) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu berusia 15 hingga 24 tahun yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal. | Orang | Indikator SIPD: 000190 - Persentase usia muda (15-24) yang sedang tidak sekolah, bekerja atau mengikuti pelatihan (NEET) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 826 | 06.02.0032 |
|
| Jumlah penduduk yang bekerja | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 827 | 06.02.0033 |
|
| Jumlah penduduk yang bekerja dengan status informal non-pertanian | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor non-pertanian dengan status pekerjaan sebagai berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar, pekerja bebas, atau p... | Orang | Indikator SIPD: 000184 - Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 828 | 04.02.0007 |
|
| Jumlah Penduduk yang Berada di Bawah Garis Kemiskinan Nasional (JPM) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan | Orang | Indikator Utama Pembangunan - 8.Tingkat Kemiskinan (%) Indikator SIPD: 000004 - Tingkat Kemiskinan 000074 - Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur 000540 - Angka Kemisikinan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 829 | 07.05.0030 |
|
| Jumlah penerap ekolabel Indonesia berdasarkan SNI | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Jumlah produk, jasa, atau unit usaha yang telah memperoleh ekolabel Indonesia, baik Ekolabel Tipe I maupun Tipe II. | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 830 | 02.02.0008 |
|
| Jumlah penerap SNI wajib lingkup Badan Siber dan Sandi Negara (BSN) | STATISTIK | BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA | Banyaknya pelaku usaha atau entitas yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib melalui regulasi teknis oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSN). | produk; unit organisasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 831 | 02.02.0009 |
|
| Jumlah penerap SNI wajib lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) | STATISTIK | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Banyaknya pelaku usaha atau entitas yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib melalui regulasi teknis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). | produk | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 832 | 06.03.009 |
|
| Jumlah penerapan bioteknologi yang dimanfaatkan untuk pengembangan bioprospeksi | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | a. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memanfaatkan organisme hidup, sel, atau sistem biologi untuk menghasilkan produk atau proses yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi mencakup berbagai bidang... | produk | Program: 02.16-Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Ekosistem, Spesies, dan Genetik. Kegiatan: 02.16.05-Peningkatan Bioprospeksi, Bioteknologi, Keamanan Hayati, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Indonesia menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati darat–laut yang sangat tinggi, namun baru sekitar 3% yang dimanfaatkan. Pemanfaatan berbasis bioprospecting dan bioekonomi berpotensi mendorong ekonomi hijau dan melahirkan pusat pertumbuhan baru. Nilai ekonomi Sumber Daya Genetik diperkirakan ~USD 19,4 miliar (≈1,90% PDB), sementara potensi ekonomi maritim dapat mencapai ~USD 1.338 miliar per tahun. Arah program di Jawa Timur: pengelolaan berkelanjutan dan optimal atas aset hayati, pengembangan riset–inovasi dan hilirisasi, serta tata kelola dan kemitraan yang adil agar manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 833 | 03.03.0022 |
|
| Jumlah Penerbangan pada Program Jembatan Udara | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Jumlah penerbangan pada pelaksanaan angkutan udara kargo dari Bandar Udara ke Bandar Udara lainnya dan/atau dari Bandar Udara ke Bandar Udara dengan menggunakan mekanisme kewajiban pelayanan publik an... | penerbangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 834 | 03.03.0023 |
|
| Jumlah Penerbangan Tepat Waktu | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Jumlah penerbangan yang berangkat atau tiba sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. | penerbangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 835 | 02.03.0016 |
|
| Jumlah Penerbitan Registrasi Rumah Pengemasan (Packing House) | STATISTIK | BADAN PANGAN NASIONAL | Banyaknya rumah pengemasan yang menghasilkan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) aman dan/atau bermutu sesuai persyaratan negara tujuan ekspor, yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (O... | Sertifikat | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 836 | 02.03.0017 |
|
| Jumlah Penerbitan Sertifikasi Prima | STATISTIK | BADAN PANGAN NASIONAL | Banyaknya unit usaha budidaya yang memenuhi persyaratan aman, bermutu dan atau ramah lingkungan yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Provinsi atau Pusat. | Sertifikat | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 837 | 02.03.0018 |
|
| Jumlah Penerbitan Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan (Health Certificate) | STATISTIK | BADAN PANGAN NASIONAL | Banyaknya Produk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang akan diekspor ke luar wilayah Republik Indonesia yang telah mendapatkan nomor izin dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Provinsi (bagi... | Sertifikat | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 838 | 05.01.0023 |
|
| Jumlah Penerima Bantuan Hukum berdasarkan Jenis Bantuan Hukum | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Merupakan Data Jenis Bantuan Hukum Litigasi dan Nonlitigasi yang telah diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum | Orang | Indikator SIPD: 000305 - Persentase orang miskin yang menerima bantuan hukum litigasi dan nonlitigasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 839 | 04.02.0008 |
|
| Jumlah penerima manfaat dana sosial keagamaan, khususnya di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Definisi: Jumlah individu yang termasuk kategori miskin dan menerima bantuan dari dana sosial keagamaan untuk peningkatan kesejahteraan di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. | Orang | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 840 | 04.01.0067 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis kelompok usia balita dan anak usia pra skeolah | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah anak berusia di bawah 6 tahun yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk skrining pertumbuhan, perkembangan, mata, telinga, gigi, tuberkulosis, serta skrining hep... | Orang | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 841 | 04.01.0068 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis minimal 2 jenis skrinning untuk per kelompok bayi baru lahir | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah bayi usia 0–28 hari yang mendapatkan setidaknya dua jenis pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengukuran berat badan, pemeriksaan fisik bayi baru lahir (PJBK), dan pengambilan sampe... | Orang | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 842 | 04.01.0069 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis minimal skrining DM dan hipertensi pada kelompok usia dewasa usia 15-59 tahun | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah individu berusia 15 hingga 59 tahun yang mendapatkan layanan skrining gratis untuk diabetes melitus dan hipertensi. | Orang | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 843 | 04.01.0070 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis per kelompok usia sekolah dan remaja usia 7 sampai <18 tahun di satuan pendidikan | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah anak dan remaja berusia 7 hingga kurang dari 18 tahun yang menerima pemeriksaan kesehatan gratis di institusi pendidikan, mencakup skrining telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, status... | Orang | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 844 | 04.01.0071 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis untuk skrining prioritas kelompok lanjut usia >=60 tahun | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Definisi: Jumlah individu berusia 60 tahun ke atas yang mendapatkan layanan skrining kesehatan gratis sesuai dengan jenis pemeriksaan yang telah disebutkan. | Orang | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 845 | 03.06.0006 |
|
| Jumlah Penerima Redistribusi Tanah | STATISTIK | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL | Total jumlah rumah tangga yang menerima aset lahan melalui program redistribusi tanah, baik yang miskin maupun tidak miskin. | bidang | Ya | Tidak | Ya | Ya | Ya | |
| 846 | 06.03.010 |
|
| Jumlah Penerimaan dari pemanfaatan Iptek dan inovasi di BRIN | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Indikator ini mengacu pada total pendapatan yang diperoleh BRIN dari hasil pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dihasilkan. Pendapatan tersebut dapat berasal dari berbagai sumber,... | miliar rupiah | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 847 | 09.02.0009 |
|
| Jumlah Penerimaan Hibah | STATISTIK | KEMENTERIAN KEUANGAN | Penerimaan negara yang berasal dari pemberi hibah, baik dalam negeri maupun luar negeri, yang tidak perlu dibayar kembali dan tidak mengikat | rupiah | Indikator SIPD: 000329 - Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 848 | 09.02.0010 |
|
| Jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) | STATISTIK | KEMENTERIAN KEUANGAN | Pendapatan negara yang diperoleh dari sumber selain pajak, seperti hasil pengelolaan sumber daya alam, layanan pemerintah, dan pendapatan lainnya yang sah | rupiah | Indikator SIPD: 000329 - Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 849 | 06.03.011 |
|
| Jumlah penerimaan STP berbasis iptek dan inovasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Indikator ini mengacu pada total pendapatan yang dihasilkan oleh STP dari aktivitas yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta inovasi. Pendapatan tersebut dapat berasal dari berbagai... | miliar rupiah | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 850 | 05.01.0024 |
|
| Jumlah Pengajuan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Banyaknya permohonan pengajuan dokmen Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) pada aplikasi layanan DJKI | Permohonan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 801-850 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 02.10.0117 |
|
| Jumlah Kredit UMKM dan Jumlah PDB Nasional Harga Berlaku | Kontribusi Kredit UMKM terhadap PDB Harga Berlaku ini dalam meningkatkan Output Ekonomi Nasional Kebutuhan | Rupiah | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 03.01.019 |
|
| Jumlah kumulatif tampungan air yang dikelola | Kumulasi dari tampungan air alami seperti danau dan tampungan air buatan lainnya seperti danau, situ, dan embung | meter kubik (m³) | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pekerjaan Umum | ||
| 10.04.0005 |
|
| Jumlah Kunjungan Delegasi Berdasarkan Asal Provinsi di Setjen DPD RI | Banyaknya orang yang diberikan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dari satu pihak kepada pihak lain untuk melaksanakan suatu tugas atau kegiatan tertentu | Orang | DEWAN PERWAKILAN DAERAH | Prioritas | STATISTIK | - | [32020026] Wilayah | TAHUNAN | Dukung Lainnya | ||
| 02.11.004 |
|
| Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara | Banyaknya perjalanan kurang dari enam bulan yang dilakukan oleh wisatawan mancanegara dalam wilayah Indonesia dengan tujuan bukan untuk sekolah atau bekerja, dengan mengunjungi objek wisata… | orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 24510014 | Terbuka | Wilayah Administrasi : Per pintu masuk | BULANAN | Indikator SIPD: 000195 - Jumlah wisatawan mancanegara | Pariwisata |
| 02.11.005 |
|
| Jumlah Kunjungan Wisatawan Nusantara | Banyaknya perjalanan kurang dari enam bulan yang dilakukan oleh penduduk dalam wilayah Indonesia dengan tujuan bukan untuk sekolah atau bekerja, dengan mengunjungi objek wisata komersial, dan/atau… | kunjungan | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 24510015 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | BULANAN | Indikator SIPD: 000196 - Jumlah kunjungan wisatawan nusantara 000609 - Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara | Pariwisata |
| 03.03.0017 |
|
| Jumlah Kursi Penumpang per Sarana Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Jalan | Jumlah kursi yang tersedia untuk penumpang dalam satu unit kendaraan angkutan umum massal yang dilayani oleh BTS. | kursi per kendaraan | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 04.01.0061 |
|
| Jumlah label Produk Tembakau dan /atau Rokok Elektronik yang Memenuhi Ketentuan | Jumlah label produk tembakau/rokok elektronik yang telah memenuhi seluruh aspek ketentuan label sesuai regulasi yang berlaku, mencakup: 1) Peringatan Kesehatan (Gambar PHW dan keterangan gambar) 2)... | label | BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 04.01.0062 |
|
| Jumlah Labkesmas Tingkat 2-5 yang Dikembangkan Sesuai Standar dan Beroperasional (JLDSO) | Jumlah Labkesmas tingkat 2 hingga 5 yang telah dikembangkan sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan stratanya dan sudah beroperasional paling lambat hingga tahun 2028 | Unit | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 09.03.0021 |
|
| Jumlah laporan atas dugaan Maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik menurut jenis | data kuantitatif mengenai keluhan atau aduan masyarakat terkait praktik tidak profesional, penyelewengan, atau kesalahan dalam penyelenggaraan layanan publik oleh aparatur negara atau lembaga... | Laporan | OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Informasi | |||
| 05.01.0131 |
|
| Jumlah Laporan Gratifikasi | Banyaknya laporan tentang penerimaan pemberian dalam arti luas, yakni uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata,... | Laporan | KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI | Prioritas | STATISTIK | 10810070 | Terbuka | [32010026] Wilayah; [25020048] Jenis Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS); [25020001] Golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS); | TAHUNAN | Hukum | |
| 05.01.0128 |
|
| Jumlah Laporan Hasil Analisis (HA) terkait Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) yang disampaikan oleh PPATK kepada Penyidik | Banyaknya laporan hasil analisis transaksi keuangan mencurigakan dan/atau informasi lainnya dalam rangka menemukan atau mengidentifikasi indikasi TPPU dan TPPT termasuk pihak-pihak yang terlibat... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Instansi penyidik; Jenis Hasil Analisis; Jenis Tindak Pidana Asal; Kategori Terlapor; Wilayah | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0129 |
|
| Jumlah Laporan Hasil Pemeriksaan (HP) terkait Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) yang disampaikan oleh PPATK kepada Penyidik/ Pemangku kepentingan | Banyaknya laporan hasil penilaian akhir dari seluruh proses identifikasi masalah, analisis dan evaluasi transaksi keuangan mencurigakan yang dilakukan secara independen, objektif, dan profesional... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Hasil Pemeriksaan; Jenis Dugaan Tindak Pidana Asal; Kategori Terlapor; Locus (Tempat Kejadian) Indikasi Tindak Pidana; Instansi Penyidik/ Stakeholder | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0130 |
|
| Jumlah Laporan Informasi Transaksi Keuangan yang disampaikan oleh PPATK kepada pemangku kepentingan | Banyaknya laporan yang berisi profil atau keadaan diri orang perseorangan atau Korporasi, data keuangan, harta kekayaan, dan/atau keterangan lain yang dimiliki dan/atau diolah oleh PPATK sesuai... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Institusi; Jenis informasi | BULANAN | Hukum | ||
| 10.04.0006 |
|
| Jumlah Laporan Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) Ombudsman RI Perwakilan | Jumlah Laporan Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) yang dilaksanakan oleh Ombudsman RI Perwakilan | Laporan | OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Dukung Lainnya | |||
| 10.04.0007 |
|
| Jumlah Laporan Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) Ombudsman RI Pusat | Jumlah Laporan Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) yang dilaksanakan oleh Ombudsman RI Pusat | Laporan | OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Dukung Lainnya | |||
| 09.01.0013 |
|
| Jumlah Laporan Pelanggaran yang Ditindaklanjuti | Jumlah laporan pelanggaran pemilu yang terjadi pada Pemilihan Umum tahun 2024 | kasus | BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 10.04.0008 |
|
| Jumlah Laporan/Pengaduan Masyarakat yang Diselesaikan Ombudsman RI Perwakilan | Jumlah Laporan/Pengaduan Masyarakat yang diterima dan diselesaian (ditutup) di Kantor Ombudsman RI Perwakilan | Laporan | OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | TRIWULANAN | Dukung Lainnya | |||
| 10.04.0009 |
|
| Jumlah Laporan/Pengaduan Masyarakat yang Diselesaikan Ombudsman RI Pusat | Jumlah Laporan/Pengaduan Masyarakat yang diterima dan diselesaikan (ditutup) di Kantor Ombudsman RI Pusat | Laporan | OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | TRIWULANAN | Dukung Lainnya | |||
| 05.01.0012 |
|
| Jumlah Layanan Bantuan Hukum Litigasi yang Diberikan | Jumlah layanan bantuan hukum dalam lingkup litigasi yang telah diberikan kepada pemohon | kasus | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0013 |
|
| Jumlah Layanan Bantuan Hukum Non Litigasi yang Diberikan | Jumlah layanan bantuan hukum dalam lingkup non litigasi yang telah diberikan kepada pemohon | kasus | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Hukum | ||
| 04.01.053 |
|
| Jumlah layanan berbasis kedokteran presisi | Jumlah layanan kesehatan yang telah menerapkan prinsip kedokteran presisi untuk pendekatan teknologi yang spesifik | layanan | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 05.01.0211 |
|
| Jumlah layanan Pertimbangan Hukum pada Kegiatan Ketahangan Pangan | Jumlah Pertimbangan Hukum (Legal Opinion/Legal Assistance) terkait Ketahanan Pangan yang diberikan oleh Jaksa Pengacara Negara | Jumlah | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0210 |
|
| Jumlah layanan Pertimbangan Hukum pada Kegiatan Pelayanan Kesehatan | Jumlah Pertimbangan Hukum (Legal Opinion/Legal Assistance) terkait Layanan Kesehatan yang diberikan oleh Jaksa Pengacara Negara | Jumlah | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0209 |
|
| Jumlah layanan Pertimbangan Hukum pada Kegiatan Program Makan Bergizi Gratis | Jumlah Pertimbangan Hukum (Legal Opinion/Legal Assistance) terkait Program Makan Bergizi Gratis yang diberikan oleh Jaksa Pengacara Negara | Jumlah | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 09.06.016 |
|
| Jumlah layanan publik prioritas yang terintegrasi dalam portal pelayanan publik | Jumlah layanan publik prioritas yang telah diintegrasikan ke dalam portal pelayanan publik nasional. Integrasi ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah secara... | layanan | KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Layanan | TAHUNAN | Program: 07.10-Pemerintah Digital. Kegiatan: 07.10.04-Transformasi Digital Layanan Publik Prioritas Lokasi Prioritas: Seluruh provinsi di Indonesia (mencakup seluruh wilayah nasional). Deskripsi: Pemanfaatan teknologi untuk layanan publik diarahkan agar lebih citizen-centric melalui layanan digital yang terintegrasi. Manfaat utamanya meliputi peningkatan kepercayaan publik, ketersediaan layanan 24/7, penghematan waktu bagi masyarakat, penurunan beban administratif pemerintah, otomatisasi penanganan layanan yang mendorong produktivitas, serta pengurangan tugas berulang bagi masyarakat. Tujuannya adalah mewujudkan layanan pemerintah yang berkualitas, efisien, dan terpadu di seluruh Indonesia. | Aparatur Negara | |
| 08.01.0001 |
|
| Jumlah lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan yang memenuhi standar pengelolaan | Jumlah lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan yang telah memenuhi kriteria standar pengelolaan sesuai dengan peraturan atau pedoman yang berlaku. | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Agama | ||
| 09.02.0007 |
|
| Jumlah Lembaga Dana Sosial Keagamaan yang akuntabel dan profesional | Jumlah lembaga filantropi keagamaan yang telah memenuhi standar akuntabilitas berdasarkan audit keuangan dan menunjukkan profesionalisme dalam layanan administrasi serta pelaporan. | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 02.10.0116 |
|
| Jumlah Lembaga Inkubator yang Berkualitas Peringkat A dan B dan Jumlah Lembaga Inkubator | Proporsi Lembaga Inkubator mengukur sejauh mana Lembaga Inkubator yang masuk pada Peringkat A (Sangat Baik) dan atau B (Baik) dan terdaftar pada Sistem Pendaftaran Informasi dan Evaluasi Inkubasi... | unit lembaga | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 06.02.0012 |
|
| Jumlah Lembaga Pelatihan Vokasi yang Bekerja Sama dengan DUDIKA | Pembentukan Forum Kemitraan dengan Perusahaan/Industri/Institusi | lembaga | KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | data ini dibutuhkan untuk mengetahui kesesuaian kurikulum pelatihan dengan kebutuhan DUDIKA | Ketenagakerjaan | |
| 06.03.008 |
|
| Jumlah Lembaga Pengelola Penelitian, Inovasi dan Pengabdian masyarakat yang ditingkatkan kapasitasnya | Indikator ini mengukur jumlah lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah mengalami peningkatan kapasitas di Perguruan Tinggi.... | lembaga | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Pendidikan | |
| 02.01.0091 |
|
| Jumlah Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) | Banyaknya lembaga yang melakukan kegiatan menilai barang, jasa, sistem, proses, atau personal berdasarkan persyaratan acuan tertentu yang telah telah diakui secara formal oleh Komite Akreditasi... | Unit | BADAN STANDARDISASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | [32010026] Wilayah; Jenis LPK | TAHUNAN | Industri | ||
| 08.01.0002 |
|
| Jumlah lembaga penyelenggara haji khusus dan Umroh yang terakreditasi | Jumlah lembaga yang telah memperoleh akreditasi resmi untuk menyelenggarakan ibadah haji khusus dan Umroh | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Agama | ||
| 08.01.0003 |
|
| Jumlah lembaga penyelenggara haji khusus dan Umroh yang terdaftar | Total lembaga yang terdaftar dan memiliki izin untuk menyelenggarakan ibadah haji khusus dan Umroh. | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Agama | ||
| 09.04.0032 |
|
| Jumlah lembaga penyiaran publik lokal | Jumlah lembaga penyiaran yang berstatus lembaga publik dan beroperasi di tingkat lokal | lembaga | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Komunikasi | ||
| 09.04.0035 |
|
| Jumlah Lembaga Penyiaran Televisi yang Melakukan Kerja Sama Sewa Saluran Siaran Digital di LPP TVRI | Jumlah Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), dan Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) yang memanfaatkan infrastruktur multipleksing (mux) milik LPP TVRI untuk menyiarkan... | Lembaga Penyiaran | LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK TELEVISI REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | K/L | TRIWULANAN | Komunikasi | ||
| 07.05.034 |
|
| Jumlah Lembaga yang dibina dan dievaluasi di bidang keanekaragaman hayati | Jumlah lembaga yang bergerak di bidang konservasi keanekaragaman hayati yang telah mendapatkan pembinaan dan evaluasi dari instansi pemerintah terkait. Pembinaan mencakup peningkatan kapasitas,... | lembaga | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi Nasional | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 06.05.004 |
|
| Jumlah Lembaga yang difasilitasi prasarana olahraga berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade ramah difabel yang dibangun, direhabilitasi dan/atau direnovasi | Indikator ini mengukur jumlah lembaga yang telah difasilitasi dengan prasarana olahraga yang sesuai dengan standar cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade serta ramah bagi penyandang disabilitas,... | lembaga | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Olahraga | ||
| 06.05.005 |
|
| Jumlah Lembaga yang difasilitasi sarana olahraga prestasi berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade | Rumus atau Perhitungan:Dihitung dengan menjumlahkan total lembaga yang telah menerima fasilitasi sarana olahraga prestasi berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade dalam periode tertentu.... | lembaga | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Olahraga | ||
| 06.01.0309 |
|
| Jumlah lembaga yang melakukan diseminasi sains dan teknologi yang ditingkatkan kapasitasnya | Jumlah lembaga yang melakukan diseminasi sains dan teknologi yang ditingkatkan kapasitasnya | lembaga | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 09.06.017 |
|
| Jumlah Lembaga yang menerapkan arsitektur pemerintah digital | Jumlah instansi pemerintah yang telah mengimplementasikan arsitektur pemerintah digital sesuai kebijakan pelaksanaan Pemerintah Digital | lembaga | KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Lembaga | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 07.05.0026 |
|
| Jumlah Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Organisasi atau kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian dan berperan aktif dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup. | Unit | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000263 - Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Lingkungan Hidup | |
| 07.01.001 |
|
| Jumlah Lifting Gas Bumi | Volume gas bumi yang dijual atau dibagi di titik penyerahan | ribu barel setara minyak per hari | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Program: 02.11-Swasembada Energi. Kegiatan: 02.11.01-Peningkatan Penyediaan Energi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Indeks ketahanan energi masih 6,64, menandakan perlunya perbaikan sisi penyediaan dan permintaan. Produksi migas menurun sehingga impor migas meningkat rata-rata ~8% per tahun dalam 5 tahun terakhir. Serapan energi didominasi sektor industri (43%), transportasi (38%), rumah tangga & komersial (17%), dan lainnya (1%). Arah sasaran: (01) meningkatnya pasokan minyak bumi, (02) meningkatnya pasokan gas bumi, dan (03) meningkatnya pasokan batubara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. | Energi |
| 07.01.002 |
|
| Jumlah Lifting Minyak Bumi | Volume minyak mentah yang dijual atau dibagi di titik penyerahan | ribu barel minyak per hari | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Program: 02.11-Swasembada Energi. Kegiatan: 02.11.01-Peningkatan Penyediaan Energi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Indeks ketahanan energi masih 6,64, menandakan perlunya perbaikan sisi penyediaan dan permintaan. Produksi migas menurun sehingga impor migas meningkat rata-rata ~8% per tahun dalam 5 tahun terakhir. Serapan energi didominasi sektor industri (43%), transportasi (38%), rumah tangga & komersial (17%), dan lainnya (1%). Arah sasaran: (01) meningkatnya pasokan minyak bumi, (02) meningkatnya pasokan gas bumi, dan (03) meningkatnya pasokan batubara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. | Energi |
| 07.05.035 |
|
| Jumlah Limbah B3 dan Non B3 yang dikelola | menghitung setiap limbah B3 dan Limabah non B3 yang dikelola melalui kegiatan yang meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan/atau penimbunan. | ton | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 07.05.0027 |
|
| Jumlah Limbah B3 yang Dikelola | Limbah B3 yang dikelola melalui kegiatan yang meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan/atau penimbunan. | ton | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 07.05.0028 |
|
| Jumlah Limbah Cair Industri yang dikelola secara aman | Volume limbah cair industri yang diolah secara aman menurut standar pengelolaan | 1000 m³/hari | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000169 - Persentase limbah cair industri cair yang diolah secara aman. | Lingkungan Hidup | |
| 07.05.0029 |
|
| Jumlah Limbah Non B3 yang Dikelola | Limbah Non B3 yang dikelola melalui kegiatan yang meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan/atau penimbunan. | ton | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 09.05.0011 |
|
| Jumlah lokasi prioritas kebencanaan | Total lokasi yang telah ditetapkan sebagai prioritas penanganan kebencanaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 | lokasi | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | ||
| 03.03.029 |
|
| Jumlah Lokasi Rawan Kecelakaan yang Ditangani | Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) didefinisikan sebagai suatu segmen (kira-kira sepanjang 500 m) yang sering terjadi kecelakaan dengan AEK (Angka Ekivalensi Kecelakaan) > 30 yang dihitung berdasarkan... | lokasi | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 06.01.0055 |
|
| Jumlah LPTK yang sudah terakreditasi | Jumlah perguruan tinggi LPTK yang telah mendapatkan status akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) | Perguruan Tinggi | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan |
Showing 801-850 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162772 |
|
| Demand Satisfied by Modern Method) | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan Anak | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | PUSDATIN | Persentase PUS yang tidak ingin mempunyai anak (lagi) atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya, dan saat ini sedang menggunakan kontrasepsi modern. Komponen dalam perhitungan indikator ini adalah... | - | - | Wilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota) | TAHUNAN | Kependudukan | TERSEDIA | ||
| 162773 | 07.03.001 |
|
| Desa yang menggunakan data dan informasi batas kawasan hutan sebagai rujukan dalam peta wilayah desa | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Direktorat..... | Data dan informasi terkait kawasan hutan yang tersampaikan kepada masyarakat dan menjadi rujukan pada tingkat desa | desa | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kehutanan | TERSEDIA | |
| 162774 | 02.01.0096 |
|
| Desain industri | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN HUKUM | Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual | Hak kekayaan intelektual berupa daftar desain industri | daftar | - | nasional | TAHUNAN | Industri | TERSEDIA | ||
| 162775 | 03.01.0018 |
|
| Detail Air Tanah | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Direktorat Irigasi dan Rawa | Data mengenai detail air tanah yang memuat informasi: nama air tanah, nama daerah irigasi, luasan, kewenangan, APBN, realisasi APBN, foto air tanah, koordinat X dan Y, dan manfaat irigasi (hektare) | Rupiah, hektare | - | Wilayah Administasi: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan | MINGGUAN | Pekerjaan Umum | TERSEDIA | ||
| 162776 | 03.01.0017 |
|
| Detail Daerah Irigasi Permukaan | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Direktorat Irigasi dan Rawa | Data mengenai detail daerah irigasi permukaan yang memuat informasi: Nama balai, Nama infrastruktur irigasi, Koordinat X dan Y, Jenis daerah irigasi, Kewenangan pengelolaan daerah irigasi, Status... | Hektar, meter, unit, kelompok, rupiah | - | Wilayah Administasi: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan | MINGGUAN | Pekerjaan Umum | TERSEDIA | ||
| 162777 | 03.01.0016 |
|
| Detail Jembatan | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan | Data mengenai detail jembatan yang memuat informasi: nama jembatan, panjang, jalan, seksi, staf, koordinat X dan Y, foto infrastruktur, ruas, jenis, status, region, sub status, APBN, dan realisasi... | Meter, rupiah | - | Nasional | MINGGUAN | Pekerjaan Umum | TERSEDIA | ||
| 162778 | 03.01.0015 |
|
| Detail Rawa | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Direktorat Irigasi dan Rawa | Data mengenai detail rawa yang memuat informasi: nama rawa, nama daerah irigasi, luasan, kewenangan, APBN, realisasi APBN, foto rawa, koordinat X dan Y, dan manfaat irigasi (hektare) | Rupiah, hektare | - | Nasional | MINGGUAN | Pekerjaan Umum | TERSEDIA | ||
| 162779 | 07.02.001 |
|
| Deviasi Harga Jual Eceran BBM | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Direktorat..... | Deviasi Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah indikator yang mengukur perbedaan antara harga jual eceran BBM aktual di pasar dengan harga yang ditetapkan atau direkomendasikan oleh... | persen | - | TAHUNAN | Energi | TERSEDIA | ||
| 162780 | 05.01.0176 |
|
| Distribusi Pendaftaran Kekayaan Intelektual oleh UMKM dan Daerah | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN HUKUM | Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual | Jumlah penggabungan data permohonan kekayaan intelektual secara keseluruhan selama tahun 2021-2025 dari UMKM per Provinsi | Jumlah | - | Provinsi | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | ||
| 162781 |
|
| Dokumen Hukum dalam Portal JDIHN | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN HUKUM | Badan Pembinaan Hukum Nasional | Merupakan data yang menampilkan jumlah dokumen hukum yang telah terintegrasi ke dalam portal jdihn.go.id | Dokumen | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA |
Showing 161-170 of 4,145 items.
