(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 701 | 06.01.0064 |
|
| Jumlah lulusan pendidikan vokasi yang bekerja dalam kurun waktu 1 tahun setelah lulus | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah lulusan dari program pendidikan vokasi yang memperoleh pekerjaan dalam kurun waktu satu tahun setelah lulus | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 702 | 06.01.0065 |
|
| Jumlah lulusan sekolah unggul baru dan sekolah unggul transformasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah total siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah unggul baru dan sekolah unggul transformasi dalam satu tahun akademik. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 703 | 06.01.0066 |
|
| Jumlah lulusan sekolah unggul baru dan sekolah unggul transformasi yang diterima di perguruan tinggi terbaik luar atau dalam negeri | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah lulusan dari sekolah unggul yang berhasil diterima di perguruan tinggi yang dikategorikan sebagai terbaik, baik di dalam negeri maupun luar negeri. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 704 | 06.01.0067 |
|
| Jumlah Lulusan yang Terserap di DUDIKA | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah lulusan pendidikan vokasi KP yang bekerja di bidang KP (dihitung dari lulusan tahun berjalan dengan masa tunggu 6 bulan dan/atau tahun sebelumnya) ditambah jumlah lulusan pelatihan masyarakat y... | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 705 | 08.01.0006 |
|
| Jumlah madrasah dan satuan pendidikan umum bercirikan agama | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Keseluruhan madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan formal yang terdaftar. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 706 | 08.01.0007 |
|
| Jumlah madrasah dan satuan pendidikan umum bercirikan agama yang memanfaatkan komputer dan internet untuk tujuan pembelajaran | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Total madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan formal yang memiliki minimal 5 komputer dan akses internet yang digunakan untuk tujuan pembelajaran... | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 707 | 08.01.0008 |
|
| Jumlah madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan formal yang Ramah Anak | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Total madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan formal yang telah menerapkan prinsip dan standar SRA. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 708 | 08.01.0009 |
|
| Jumlah madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang Diakreditasi Sesuai SNP | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Total madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang telah memperoleh akreditasi sesuai dengan SNP. | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 709 | 08.01.0010 |
|
| Jumlah madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang memenuhi SNP sapras | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Total madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang telah memenuhi kriteria SNP Sarpras, termasuk fasilitas untuk pendidikan inklusif | Unit | Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.02-Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah dan Madrasah yang Berkualitas (PHTC) Lokasi Prioritas: Nasional (38 provinsi, 512 kabupaten/kota; seluruh kab/kota di Jawa Tengah); Provinsi/Kab/Kota: 38 kab/kota di Jawa Timur; Sulawesi Utara; Sumatera Selatan; Sumatera Barat (Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kab. Sijunjung); serta seluruh provinsi (penugasan lintas daerah). Deskripsi: Mutu pembelajaran perlu didorong lewat revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah serta pembangunan satuan pendidikan baru di daerah padat murid. Data Pokok Pendidikan 2023 menunjukkan 25,67% ruang kelas dalam kondisi rusak sedang/berat—setara 501.641 ruang kelas sekolah dan 44.038 ruang kelas madrasah dari total 1.831.172—disertai mismatch kapasitas karena jumlah siswa melampaui daya tampung. Program menargetkan pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui perbaikan/rehabilitasi ruang belajar, penambahan kapasitas, dan pemenuhan pembiayaan operasional agar proses belajar tidak terganggu dan standar layanan pendidikan meningkat merata. | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 710 | 06.01.0068 |
|
| Jumlah madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang menerapkan kurikulum yang kontekstual berpusat pada peserta didik serta fokus pada karakter dan kompetensi esensial | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah Total madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan yang telah mengimplementasikan kurikulum yang kontekstual, berpusat pada peserta didik, serta fokus... | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 711 | 06.01.012 |
|
| Jumlah mahasiswa asing penerima beasiswa pemerintah Indonesia melalui skema beasiswa kemitraan negara berkembang | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah mahasiswa asing penerima beasiswa pemerintah Indonesia melalui skema beasiswa kemitraan negara berkembang | Orang | Indikator SIPD: 000152 - Jumlah bantuan resmi Pemerintah Indonesia kepada mahasiswa asing penerima beasiswa kemitraan negara berkembang. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 712 | 06.01.0069 |
|
| Jumlah Mahasiswa Baru di Prodi STEM | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah mahasiswa baru yang terdaftar di semua program studi yang termasuk dalam kategori STEM di perguruan tinggi di Indonesia. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 713 | 06.01.0070 |
|
| Jumlah Mahasiswa Baru di Prodi STEM yang Terakreditasi Unggul | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah mahasiswa baru di program studi bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) dengan akreditasi "Unggul" atau yang setara dari BAN-PT | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 714 | 06.01.0071 |
|
| Jumlah mahasiswa baru yang berkuliah di perguruan tinggi terakreditasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah mahasiswa baru di perguruan tinggi yang telah terakreditasi | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 715 | 06.01.0072 |
|
| Jumlah Mahasiswa Inbound | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Mahasiswa asing atau mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang melaksanakan perkuliahan atau kegiatan akademik di perguruan tinggi dalam negeri, termasuk program pertukaran mahasiswa, transfer kredit,... | Orang | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 716 | 06.01.0073 |
|
| Jumlah Mahasiswa Outbound | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Mahasiswa yang mengikuti kegiatan akademik di luar negeri atau di perguruan tinggi lain, termasuk program pertukaran mahasiswa, transfer kredit, magang, penelitian, atau workshop | Orang | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 717 | 06.01.0074 |
|
| Jumlah Mahasiswa Terdaftar Jenjang Diploma dan Sarjana | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Total mahasiswa terdaftar di program Diploma (D1/D2/D3/D4) dan Sarjana | Orang | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 718 | 06.01.0075 |
|
| Jumlah Mahasiswa yang Berkegiatan Akademik di Luar Program Studi | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Jumlah mahasiswa jenjang S1 dan D4/D3/D2/D1 yang menghabiskan paling sedikit 20 SKS dalam kegiatan di luar program studi mereka. Kegiatan tersebut meliputi magang/praktik kerja, pengabdian masyarakat,... | Orang | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 719 | 05.03.0002 |
|
| Jumlah Masyarakat yang Mendapatkan Penguatan HAM | STATISTIK | KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA | Jumlah individu berusia 5–70 tahun yang telah menerima program penguatan HAM, baik melalui pendidikan formal, pelatihan, atau sosialisasi. | individu | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 720 | 08.02.0001 |
|
| Jumlah Masyarakat yang terlibat dalam Kegiatan Sosialisasi Perpustakaan | STATISTIK | PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA | Banyaknya orang yang mengikuti kegiatan sosialisasi perpustakaan | Orang | Indikator SIPD: 000410 - Indeks pembangunan literasi masyarakat 000860 - Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 721 | 09.03.0023 |
|
| Jumlah Materi dalam Undang-undang yang Dilakukan Pengujian | STATISTIK | DEWAN PERWAKILAN RAKYAT | : Data ini menunjukkan jumlah norma atau pasal dalam Undang-Undang yang menjadi objek permohonan pengujian di Mahkamah Konstitusi. | Materi | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 722 | 03.03.030 |
|
| Jumlah Muatan Barang Angkutan Laut non Komersil | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Jumlah barang yang diangkut melalui Layanan angkutan barang perintis dan Layanan angkutan peti kemas nonkomersial | ton | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 723 | 09.03.0024 |
|
| Jumlah Nama Domain Terdaftar (go.id, desa.id) | STATISTIK | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Jumlah seluruh nama domain yang telah terdaftar dan aktif digunakan oleh instansi pemerintahan, termasuk domain go.id untuk instansi pusat/daerah dan desa.id untuk pemerintahan desa. | jumlah instansi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 724 | 07.04.004 |
|
| Jumlah nelayan yang terlindungi | STATISTIK | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Perlindungan nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam adalah segala upaya untuk membantu nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam dalam menghadapi permasalahan kesulitan melakukan usaha peri... | Orang | Indikator SIPD: 000283 - Jumlah nelayan yang terlindungi | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 725 | 07.03.0004 |
|
| Jumlah nilai ekonomi yang dihasilkan Kelompok Masyarakat Sektor kehutanan (KTH dan KUPS) | STATISTIK | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Nilai Ekonomi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (NEKON KUPS) merupakan yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah perhutanan sosial,seperti penjualan Hasil Hutan Kayu (HHK), Hasil... | rupiah | Indikator SIPD: 000868 - Nilai transaksi ekonomi kelompok masyarakat kehutanan | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 726 | 02.08.004 |
|
| Jumlah Nilai Investasi Strategis Negara | STATISTIK | KEMENTERIAN INVESTASI DAN HILIRISASI/BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL | Total nilai realisasi investasi strategis negara yang meliputi: a. Pertambangan,energi, pangan dan air b. infrastruktur dan perumahan c. Teknologi d. Industri strategis e. Kesehatan f. Sektor lainnya:... | triliun rupiah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 727 | 03.01.022 |
|
| Jumlah NSPK Air Limbah Domestik yang tersusun/termutakhirkan dan telah ditetapkan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Jumlah Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Air Limbah Domestik yang tersusun/termutakhirkan dan telah ditetapkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Air Limbah Domestik adalah ped... | Dokumen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 728 | 03.01.023 |
|
| Jumlah NSPK Air Minum yang tersusun/termutakhirkan dan telah ditetapkan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Jumlah Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Air Minum yang tersusun/termutakhirkan dan telah ditetapkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Air Minum adalah seperangkat pedoman tekn... | Dokumen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 729 | 06.05.006 |
|
| Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan olimpiade | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan olimpiade di Pelatnas | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 730 | 06.05.007 |
|
| Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan paralimpiade | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan paralimpiade yang difasilitasi pengirimannya. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 731 | 06.05.008 |
|
| Jumlah olahragawan elite nasional level dunia pada cabang olahraga unggulan olimpiade | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah olahragawan elite cabang olahraga unggulan olimpiade di Pelatnas | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 732 | 06.05.009 |
|
| Jumlah olahragawan elite nasional level dunia pada cabang olahraga unggulan paralimpiade | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah olahragawan elite nasional level dunia pada cabang olahraga unggulan paralimpiade di Pelatnas | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 733 | 06.05.0001 |
|
| Jumlah Olahragawan Elite pada Cabang Olahraga Olimpiade dan Paralimpiade yang Merupakan Alumni Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Daerah | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah atlet nasional yang berkompetisi dalam cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade, yang sebelumnya telah mengikuti program pembinaan di sentra pembinaan olahraga prestasi daerah, seperti Pusat... | Orang | "Program: 04.09-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN). Kegiatan: 04.09.03-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Olahraga Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Tengah; Provinsi Jawa Timur (SPOBNas); Provinsi Kalimantan Selatan; Kota Batam; Kota Padang; serta cakupan nasional di seluruh provinsi. Deskripsi: Capaian Indonesia di Olimpiade dan Paralimpiade masih fluktuatif dan cenderung menurun, sehingga diperlukan manajemen dan sistem pembinaan talenta olahraga yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan terobosan MTN di bidang olahraga, program ini menargetkan pembinaan olahragawan muda secara lebih terstruktur agar siap bersaing di level global, dengan orientasi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 734 | 06.05.0002 |
|
| Jumlah Olahragawan Elite pada Cabang Olahraga Olimpiade dan Paralimpiade yang Merupakan Alumni Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Pusat | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah atlet nasional yang berkompetisi dalam cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade yang sebelumnya telah mengikuti program pembinaan di sentra pembinaan olahraga prestasi pusat, seperti Sentra P... | Orang | "Program: 04.09-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN). Kegiatan: 04.09.03-Pengembangan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Olahraga Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Tengah; Provinsi Jawa Timur (SPOBNas); Provinsi Kalimantan Selatan; Kota Batam; Kota Padang; serta cakupan nasional di seluruh provinsi. Deskripsi: Capaian Indonesia di Olimpiade dan Paralimpiade masih fluktuatif dan cenderung menurun, sehingga diperlukan manajemen dan sistem pembinaan talenta olahraga yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan terobosan MTN di bidang olahraga, program ini menargetkan pembinaan olahragawan muda secara lebih terstruktur agar siap bersaing di level global, dengan orientasi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 735 | 03.03.0018 |
|
| Jumlah Operasi Pencarian dan Pertolongan pada Kecelakaan Kapal | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | Total pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal Note: data ini akan digunakan sebagai bahan penyusunan IKLN (dimensi Jumlah Pengendalian Kecelakaan Laut) | kejadian | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 736 | 04.01.0063 |
|
| Jumlah Orang dengan Gangguan Penyalahgunaan Narkotika pada Tahun yang Sama | STATISTIK | BADAN NARKOTIKA NASIONAL | Total individu yang didiagnosis dengan gangguan penggunaan zat selama periode satu tahun. | Orang | Indikator SIPD: 000119 - Cakupan intervensi pengobatan (farmakologi,psikososial, rehabilitasi dan layanan pascaintervensi) bagi gangguan penyalahgunaan zat | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 737 | 05.01.0014 |
|
| Jumlah orang miskin yang memperoleh bantuan hukum litigasi (JMBHL) | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Jumlah individu atau kelompok orang miskin yang menerima jasa hukum secara cuma-cuma melalui proses peradilan (litigasi) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dalam kur... | Orang | Indikator SIPD: 000305 - Persentase orang miskin yang menerima bantuan hukum litigasi dan nonlitigasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 738 | 05.01.0015 |
|
| Jumlah orang miskin yang memperoleh bantuan hukum nonlitigasi (JMBHNL) | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Jumlah individu atau kelompok orang miskin yang menerima jasa hukum secara cuma-cuma melalui proses di luar peradilan (nonlitigasi), seperti konsultasi hukum, mediasi, atau penyuluhan hukum, sesuai de... | Orang | Indikator SIPD: 000305 - Persentase orang miskin yang menerima bantuan hukum litigasi dan nonlitigasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 739 | 05.01.0016 |
|
| Jumlah orang yang menerima layanan hukum pada pos bantuan hukum pengadilan (JOLPBH) | STATISTIK | MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA | Jumlah individu yang tidak mampu secara ekonomi yang menerima layanan hukum melalui Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di pengadilan, yang meliputi informasi, konsultasi, advis hukum, serta pembuatan dokume... | Orang | Indikator SIPD: 000306 - Persentase orang tidak mampu yang menerima layanan hukum berupa pos bantuan hukum, sidang di luar gedung pengadilan, dan pembebasan biaya perkara | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 740 | 04.01.0064 |
|
| Jumlah Orang yang Menerima Layanan Pengobatan Zat Narkotika dalam Setahun | STATISTIK | BADAN NARKOTIKA NASIONAL | Total individu yang menerima setidaknya satu bentuk intervensi pengobatan untuk gangguan penggunaan zat dalam periode satu tahun. | Orang | Indikator SIPD: 000119 - Cakupan intervensi pengobatan (farmakologi,psikososial, rehabilitasi dan layanan pascaintervensi) bagi gangguan penyalahgunaan zat | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 741 | 05.01.0017 |
|
| Jumlah Organisasi Bantuan Hukum | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Merupakan Data Organisasi Bantuan Hukum seluruh Indonesia yang terakreditasi oleh Kementerian Hukum | Organisasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 742 | 01.02.0008 |
|
| Jumlah Organisasi Kemasyarakatan Asing di Indonesia | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Jumlah organisasi yang didirikan oleh warga negara asing atau berbadan hukum asing yang melakukan kegiatan di wilayah Indonesia, telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah Indonesia, dan terda... | Jumlah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 743 | 05.01.0018 |
|
| Jumlah Organisasi Kemasyarakatan Berbadan Hukum di Indonesia | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | Jumlah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat yang terdaftar dan/atau memiliki legalitas hukum di instansi pemerintah yang berwenang. | Jumlah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 744 | 06.05.010 |
|
| Jumlah organisasi keolahragaan berbasis Olimpiade dan Paralimpiade yang memenuhi standar minimal keolahragaan | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA | Jumlah organisasi keolahragaan yang berfokus pada cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade yang telah memenuhi standar minimal keolahragaan yang ditetapkan oleh Federasi Internasional masing-masing... | lembaga | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 745 | 02.01.0011 |
|
| Jumlah Output Aktual Produksi Industri Pengolahan Hasil Laut | STATISTIK | KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN | Jumlah produksi nyata yang dihasilkan oleh industri pengolahan hasil laut dalam periode tertentu. | ton | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 746 | 02.01.0012 |
|
| Jumlah Output Aktual Produksi Kelapa dan Turunannya | STATISTIK | KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN | Jumlah produksi nyata yang dihasilkan oleh industri pengolahan kelapa dalam periode tertentu. | ton | "Program: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.06-Pengembangan Hilirisasi Kelapa Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi; 30 Provinsi; Provinsi Sulawesi Utara; Sulawesi Tengah; Provinsi Jawa Timur; Provinsi Kalimantan Selatan; Provinsi Riau (Kab. Indragiri Hilir); Provinsi Aceh (Kab. Simeulue, Kab. Aceh Timur, Kab. Aceh Barat, Kab. Aceh Besar, Kab. Pidie, Kab. Bireuen, Kab. Aceh Utara); klaster kabupaten di Bengkulu (Kab. Bengkulu Selatan, Kab. Rejang Lebong, Kab. Kaur, Kab. Lebong, Kab. Kepahiang, Kab. Bengkulu Tengah); Kabupaten Kebumen; klaster kabupaten di Maluku Utara (Kab. Halmahera Barat, Kab. Halmahera Utara, Kab. Halmahera Selatan, Kab. Kepulauan Sula); klaster kabupaten di Kalimantan Timur (Kab. Kutai Kartanegara, Kab. Kutai Barat); Kab. Bintan; klaster kabupaten/kota di Sumatera Barat (Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kota Pariaman); Kab. Tabanan; klaster kabupaten di Sulawesi Barat (Kab. Majene, Kab. Mamuju, Kab. Polewali Mandar, Kab. Mamasa); dan Kab. Tasikmalaya. Deskripsi: Program ini bertujuan untuk melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri pengolahan berbasis kelapa, serta mendukung pengembangan kawasan perkebunan. Fokus utamanya adalah untuk meningkatkan produktivitas, produksi, dan utilisasi industri kelapa. Keseluruhan upaya ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri kelapa secara nasional." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 747 | 02.01.0013 |
|
| Jumlah Output Aktual produksi Logam Dasar Besi dan Baja | STATISTIK | KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN | Jumlah produksi nyata yang dihasilkan oleh industri logam dasar dalam periode | ton | Program: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.18-Penguatan Industri Logam Dasar, Besi dan Baja Lokasi Prioritas: Sulawesi Tengah Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 748 | 02.01.0014 |
|
| Jumlah Output Aktual Produksi Produk Olahan Rumput Laut | STATISTIK | KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN | Jumlah produksi nyata yang dihasilkan oleh industri pengolahan rumput laut dalam periode tertentu. | ton | Program: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.07-Pengembangan Hilirisasi Rumput Laut Lokasi Prioritas: Jawa Tengah; Sulawesi Utara; Kabupaten Nunukan; Papua Barat Daya; Kab. Takalar; Kab. Pangkajene Kepulauan; Sulawesi Tengah; Jawa Timur; Sulawesi Tenggara (Kab. Konawe Selatan); Nusa Tenggara Timur; Kabupaten Gorontalo Utara. Deskripsi: Program menargetkan penguatan rantai nilai rumput laut untuk membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru di pesisir melalui hilirisasi dan industrialisasi (karagenan, biostimulant, pakan ternak, tepung/agar-agar, nutraceutical), penguatan kelembagaan dan pembiayaan, serta peningkatan kualitas bahan baku dan budidaya ramah lingkungan. Latar belakangnya: produksi rumput laut kering turun (11 juta ton pada 2016 menjadi 9,05 juta ton pada 2021; CAGR -3,7%), sementara ekspor naik hingga USD 388,12 juta (2022; CAGR 20,01%). Dengan potensi hilirisasi ~USD 11,8 miliar dan kekuatan pada jenis Eucheuma serta Gracilaria, program diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing industri, penciptaan kerja di wilayah pesisir, dan dukungan pada blue carbon trade. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 749 | 02.03.0011 |
|
| Jumlah pangan yang disalurkan ke penerima manfaat | STATISTIK | BADAN PANGAN NASIONAL | Jumlah pangan yang telah melalui proses pengendalian mutu dan dinyatakan layak konsumsi, kemudian disalurkan kepada penerima manfaat melalui bank pangan/penggiat selamatkan pangan. | kilogram | Program: 02.15-Ekosistem Ekonomi Sirkular. Kegiatan: 02.15.02-Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi). Provinsi/Kab/Kota: Sulawesi Utara; Kalimantan Utara (Kab. Nunukan, Kota Tarakan); Papua*; Papua Barat Daya*; Papua Pegunungan (Kab. Jayawijaya*); Sulawesi Tengah (Kab. Poso, Kab. Sigi); Jawa Barat. Kategori lokasi: sentra pertanian, sentra perikanan, daerah prioritas pariwisata (Horeka), serta SPPG & sekolah/fasilitas penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Deskripsi: Timbulan susut & sisa pangan (SSP) 2000–2019 berkisar 115–184 kg/kapita/tahun dan tanpa intervensi diproyeksi 344 kg/kapita/tahun pada 2045 (tertinggi dari hortikultura; loss sayuran hingga 62,8%). Dampaknya: kerugian ekonomi Rp213–551 triliun/tahun (~4–5% PDB), kontribusi emisi GRK rata-rata ~7,29% nasional, sementara pemulihan edible SSP berpotensi memenuhi kebutuhan energi 62–100% penduduk yang kekurangan energi. Program menargetkan pengurangan SSP dari hulu-hilir melalui peningkatan infrastruktur dan sarana di pertanian, perikanan, peternakan; digitalisasi & manajemen rantai dingin; kemitraan penyelamatan pangan; serta dukungan ke MBG—untuk memperkuat ketahanan pangan dan menurunkan emisi. | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 750 | 01.01.0012 |
|
| Jumlah Pangkalan Kemhan dan TNI yang Siap Digunakan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Jumlah realisasi pangkalan Kemhan dan TNI yang siap digunakan. Reff: https://www.kemhan.go.id/pothan/wp-content/uploads/2020/03/Salinan-UU-Nomor-23-Tahun-2019.pdf? | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 701-750 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 03.06.0004 |
|
| Jumlah kasus pertanahan selesai dari tahun 2024 s.d. tahun berjalan | Total kasus pertanahan yang telah diselesaikan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri ATR/BPN No. 21 Tahun 2020, yaitu: - Kriteria Satu (K1): Penyelesaian bersifat final,... | kasus | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pertanahan | ||
| 04.01.0209 |
|
| Jumlah kasus TBC sembuh | Jumlah kasus TBC sembuh untuk menentukan angka keberhasilan pengobatan (TB Succes Rate) | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi, & Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 04.01.0058 |
|
| Jumlah Kasus TBC yang Ditemukan dan Dilaporkan | Jumlah semua kasus terkonfirmasi TBC yang ditemukan yang dilaporkan diantara Perkiraan jumlah semua kasus TBC (estimasi insiden) di wilayah tertentu | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | "Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas." | Kesehatan | |
| 05.02.0008 |
|
| Jumlah Kasus Tindak Pidana yang Diselesaikan | Kasus yang telah mencapai putusan akhir atau penyelesaian, baik melalui proses peradilan atau alternatif penyelesaian lainnya. | kasus | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Seluruh Jajaran Polda, Polres, dan Polsek | TAHUNAN | Keamanan | ||
| 05.02.0009 |
|
| Jumlah Kasus Tindak Pidana yang Masuk | Total kasus tindak pidana yang dilaporkan atau terdaftar dalam periode waktu tertentu | kasus | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Seluruh Jajaran Polda, Polres, dan Polsek | TAHUNAN | Keamanan | ||
| 08.02.006 |
|
| Jumlah Kawasan Pemajuan Kebudayaan yang Dikembangkan | Kawasan pemajuan kebudayaan merupakan model pembangunan berbasis sumber daya budaya dan kearifan lokal yang berorientasi kepada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai penghuni ruang dan... | kawasan | KEMENTERIAN KEBUDAYAAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Kebudayaan | |||
| 03.05.012 |
|
| Jumlah Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP) dengan status Berdaya Saing | Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP) adalah kawasan perdesaan yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai prioritas untuk dikembangkan dalam RPJMN 2025 - 2029 sebagai pusat-pusat pertumbuhan baru dan... | kawasan | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | kawasan | TAHUNAN | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | ||
| 01.02.014 |
|
| Jumlah Keanggotaan Indonesia dalam Organisasi Internasional | Jumlah keanggotaan dalam organisasi internasional Keanggotaan Indonesia pada organisasi internasional bertujuan untuk meningkatkan: a) peran dan kinerja Indonesia di forum internasional; b) hubungan... | Organisasi Internasional | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Prioritas | STATISTIK | 25010019 | Terbuka | Jenis Lembaga/Organisasi Internasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000233 - Jumlah keanggotaan dan kontribusi dalam forum dan organisasi internasional | Urusan Luar Negeri |
| 10.01.001 |
|
| Jumlah Kebijakan Pemerintah Digital yang ditetapkan | Jumlah kebijakan, regulasi atau peraturan yang disahkan oleh pemerintah terkait dengan pemerintah digital, yang mencakup tata kelola, arsitektur, dan evaluasi pemerintah digital. | kebijakan | KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI | Prioritas | STATISTIK | - | Judul Kebijakan, Tahun | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 04.02.005 |
|
| Jumlah kebijakan peningkatan kualitas program dan manfaat Jaminan Sosial secara inklusif | Kebijakan pelaksanaan jaminan sosial oleh Dewan Jaminan Sosial (DJSN) di Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) untuk mendukung penguatan program dan manfaat Jaminan... | rekomendasi kebijakan | KEMENTERIAN KOORDINATOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Sosial | ||
| 06.01.0310 |
|
| Jumlah kebijakan sains dan teknologi yang telah disahkan | Jumlah kebijakan sains dan teknologi yang telah disahkan | Dokumen | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 07.05.032 |
|
| Jumlah kebijakan yang dikeluarkan untuk mendukung Nilai Ekonomi Karbon | Jumlah Kebijakan yang Dikeluarkan untuk Mendukung Nilai Ekonomi Karbon (NEK)" berfungsi untuk mengukur komitmen suatu negara atau daerah dalam mengimplementasikan ekonomi karbon melalui instrumen... | kebijakan | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 10.01.002 |
|
| Jumlah Kebijakan yang Diskriminatif | Menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, diskriminasi adalah setiap pembatasan, pelecehan, atau pengucilan yang langsung ataupun tak langsung didasarkan pada pembedaan... | kebijakan | KOMNAS PEREMPUAN | Prioritas | STATISTIK | 10810017 | Terbatas | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Jenis Kebijakan | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000230 - Jumlah kebijakan yang diskriminatif dalam 12 bulan lalu berdasarkan pelarangan diskriminasi menurut hukum HAM Internasional | Hak Asasi Manusia |
| 07.05.0025 |
|
| Jumlah Kebijakan yang mendukung pengelolaan sampah | Keberadaan dan implementasi kebijakan atau peraturan daerah yang mendukung pengelolaan sampah, seperti rencana strategis daerah (Jakstrada) dan kebijakan pengurangan sampah plastik | skor penilaian kualitatif berdasarkan keberadaan dan efektivitas kebijakan | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000676 - Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah | Lingkungan Hidup | |
| 06.02.006 |
|
| Jumlah Kebijakan yang Spesifik Mendukung Pekerjaan Hijau/Green Jobs | Kebijakan yang mendukung pekerjaan hijau adalah rangkaian konsep/naskah/pedoman/kegiatan yang dilakukan oleh instansi pemerintah atau institusi terkait yang berfungsi sebagai acuan untuk... | Dokumen | KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Ketenagakerjaan | ||
| 04.01.0265 |
|
| Jumlah Kebutuhan Tenaga Kesehatan di setiap Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (Rutan dan Lapas) di seluruh wilayah Indonesia | Jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh masing- masing Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara optimal, yang dihitung berdasarkan standar kebutuhan... | Orang | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi (Kanwil), UPT | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 09.03.0018 |
|
| Jumlah Kecamatan yang Tersambung Optical Distribution Point (ODP) (JKT) | Jumlah kecamatan yang memiliki akses ke jaringan serat optik melalui keberadaan ODP, yang memungkinkan distribusi layanan serat optik ke pelanggan di wilayah tersebut. | kecamatan | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi Kecamatan, Kabupaten/Kota Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000335 - Persentase kecamatan yang terjangkau infrastruktur jaringan serat optik (kumulatif). | Informasi | |
| 09.03.0019 |
|
| Jumlah kecelakaan kerja | Banyaknya kasus kecelakaan yang timbul dari atau sehubungan dengan pekerjaan, yang dihitung berdasarkan klaim yang diterima dan dibayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. | kasus | KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Jika ada kecelakaan kerja yang dilaporkan ke dinas provinsi dan korbannya bukan peserta BPJS Ketenagakerjaan. | Informasi | |
| 05.02.0062 |
|
| Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas | Banyaknya kejadian kecelakaan yang tercatat secara resmi oleh Kepolisian atau instansi berwenang lainnya, yang terjadi di ruang lalu lintas jalan dan mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, dan/atau... | Jumlah kejadian | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | BULANAN | Keamanan | ||
| 03.03.0285 |
|
| Jumlah Kecelakaan Transportasi yang Diinvestigasi oleh Komite Nasional Kecelakaan Transportasi | Banyaknya kejadian yang dialami masing masing moda transportasi (Lalu Lintas Angkutan Jalan, Pelayaran, Penerbangan, Perkeretaapian) yang diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi. | kejadian | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | 24410025 | Terbuka | [32010026] Wilayah; [24420045] Moda Transportasi; | TAHUNAN | Transportasi | |
| 05.01.0149 |
|
| Jumlah Kegiatan Audit Kepatuhan dan Audit Khusus terhadap pihak pelapor yang dilaksanakan oleh PPATK | Banyaknya keseluruhan kegiatan pemeriksaan terhadap pihak pelapor (PJK, PBJ, dan Profesi) atas kepatuhan dalam memenuhi ketentuan prinsip mengenali pengguna jasa (PMPJ), kewajiban pelaporan, dan/atau... | Kegiatan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis pihak pelapor | BULANAN | Hukum | ||
| 01.01.0007 |
|
| Jumlah Kegiatan Harwat Alutsista yang Direncanakan | Jumlah kegiatan pemeliharaan dan perawatan alutsista yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam periode tertentu. Reff: https://jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/article/view/266 | kegiatan | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pertahanan | |||
| 01.01.0008 |
|
| Jumlah Kegiatan Harwat Alutsista yang Terlaksana | Jumlah kegiatan pemeliharaan dan perawatan alutsista yang telah berhasil dilaksanakan dalam periode tertentu. Reff: https://jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/article/view/266 | kegiatan | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pertahanan | |||
| 03.02.0003 |
|
| Jumlah kegiatan kolaboratif lintas sektor dan lintas pelaku yang terlaksana di 45 kawasan transmigrasi | Jumlah kegiatan yang berhasil dilaksanakan di kawasan transmigrasi melalui kerja sama berbagai pemangku kepentingan (kementerian, lembaga, pemerintah daerah, masyarakat, dan badan usaha). | kegiatan | KEMENTERIAN TRANSMIGRASI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Realisasi Kegiatan di Kawasan Transmigrasi | Transmigrasi | |
| 07.04.0007 |
|
| Jumlah kegiatan partisipatif masyarakat dalam pengumpulan sampah | Jumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam upaya pengumpulan sampah di wilayah pesisir dan laut | kegiatan | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Program: 02.18-Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dari Hulu ke Hilir. Kegiatan: 02.18.02-Peningkatan Pengumpulan dan Pengolahan Sampah serta Pemrosesan Residu di TPA/LUR Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penajaman pada: wilayah metropolitan & kota besar (mis. WM Surabaya), Kota Tarakan & Kab. Nunukan, Prov. Sulawesi Utara, Prov. Maluku Utara*, Papua*, Papua Barat*, NTT, Jambi, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Kab. Sintang, serta klaster Kepulauan Riau (Kab. Karimun, Kab. Lingga, Kota Batam, Kab. Natuna, Kota Tanjung Pinang) dan Kab. Deli Serdang (serta Tapanuli Tengah, Nias Selatan, Batu Bara—perlu proposal). Kategori sasaran: kab/kota dengan TPA darurat/kapasitas kritis, delineasi DAS prioritas, memiliki ekosistem pengolahan (ISWM/SWMSUD), dan amanat Perpres 35/2018. Deskripsi: Reformasi pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu–hilir diarahkan untuk meminimalkan residu ke TPA/LUR (sanitary landfill) melalui optimalisasi TPS/TPS3R/TPST, pembinaan teknis pengumpulan, dan perbaikan tata kelola–pembiayaan. Urgensinya: timbulan 2023 ~68–70 juta ton/tahun; pengumpulan baru ~35%, terolah ~15%; ~65% bocor ke lingkungan; TPA diproyeksi penuh 2028; 35 TPA terbakar (2024); dan masih ada pencemaran lindi serta open dumping ~40%. Kelembagaan lemah (399 kab/kota belum pisah regulator–operator, alokasi APBD ~0,5%, retribusi 40–45%) membuat kinerja hulu–hilir rendah. Sasaran program: menurunkan residu ke TPA/LUR, meningkatkan operasi fasilitas pengolahan, serta memperkuat regulasi, pendanaan, dan monitoring agar kinerja persampahan naik dan dampak lingkungan–kesehatan turun. | Kelautan | |
| 01.02.0007 |
|
| Jumlah kehadiran Bakamla RI dalam forum-forum internasional yang tercantum dalam Jaknas KKPH | Jumlah kehadiran Bakamla dalam forum internasional Jaknas KKPH | kegiatan | BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | ||
| 04.02.0056 |
|
| Jumlah Kejadian Bencana Alam di Indonesia | Jumlah kejadian bencana alam menurut jenisnya, yaitu: banjir, gempa bumi, tanah longsor, tsunami, dan angin (cuaca ekstrem) Note: banyaknya/jumlah bencana alam yang disajikan menurut jenisnya dan... | kali | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Sosial | ||
| 04.01.052 |
|
| Jumlah Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan | Jumlah kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengonsumsi Pangan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, Pangan tersebut... | kejadian | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 06.03.007 |
|
| Jumlah Kekayaan Intelektual (KI) per 100 Periset; | a. Kekayaan Intelektual (KI) adalah kreasi dan inovasi hasil olah pikir manusia (dapat berupa karya-karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni, dan sastra) yang memiliki nilai ekonomi dan... | Orang | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | ||
| 06.03.0063 |
|
| Jumlah Kekayaan Intelektual yang Didaftarkan oleh Universitas/Kampus | Jumlah permohonan dan/atau pendaftaran kekayaan intelektual (paten, hak cipta, desain industri, merek, dan bentuk KI lainnya) yang diajukan oleh universitas/perguruan tinggi negeri dan swasta di... | Jumlah | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | ||
| 06.03.0062 |
|
| Jumlah Kekayaan Intelektual yang Telah Dikomersialisasikan | Jumlah paten, merek, desain industri, atau hak cipta yang telah dimanfaatkan secara komersial melalui lisensi atau kerja sama usaha dengan industri | Jumlah | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | ||
| 02.06.001 |
|
| Jumlah Kelembagaan Ekonomi Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam yang terfasilitasi | Jumlah kelembagaan ekonomi yang terdiri dari kelompok atau organisasi nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam yang mendapatkan fasilitasi dari pemerintah atau instansi terkait. Fasilitasi ini... | lembaga | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Perikanan | ||
| 02.03.0010 |
|
| Jumlah Kelembagaan Ekonomi Petani | Jumlah Kelembagaan Ekonomi Petani yang mendapatkan fasilitasi kegiatan penumbuhan dan pengembangan dari pemerintah atau instansi terkait. Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) adalah lembaga yang dibentuk... | lembaga | KEMENTERIAN PERTANIAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pertanian | ||
| 02.06.0001 |
|
| Jumlah Kelembagaan Nelayan Terfasilitasi | Jumlah kelompok atau organisasi nelayan yang menerima fasilitasi dari pemerintah atau instansi terkait. Reff: https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_04012021191836.pdf? | lembaga | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Perikanan | ||
| 02.06.0002 |
|
| Jumlah Kelembagaan Pembudidaya Ikan Terfasilitasi | Jumlah kelompok atau organisasi pembudidaya ikan yang menerima fasilitasi dari pemerintah atau instansi terkait. Reff: https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_04012021191836.pdf? | lembaga | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Perikanan | ||
| 07.04.0008 |
|
| Jumlah Kelembagaan Petambak Garam Terfasilitasi | Jumlah kelompok atau organisasi petambak garam yang menerima fasilitasi dari pemerintah atau instansi terkait. Reff: https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_04012021191836.pdf? | lembaga | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Kelautan | ||
| 07.05.033 |
|
| Jumlah kelompok masyarakat yang dibina dalam upaya konservasi kawasan dan keanekaragaman hayati | Jumlah kelompok masyarakat yang mendapatkan pembinaan atau pendampingan dari pemerintah atau instansi terkait dalam rangka konservasi kawasan dan keanekaragaman hayati. Pembinaan ini mencakup... | kelompok masyarakat | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kehutanan | ||
| 04.02.006 |
|
| Jumlah keluarga miskin penerima perlindungan sosial yang tergraduasi dari kemiskinan | Indikator ini mengukur jumlah keluarga miskin yang menerima perlindungan sosial dan berhasil keluar dari kategori miskin berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga terkait... | keluarga | KEMENTERIAN SOSIAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000545 - Jumlah Keluarga Miskin Penerima Perlindungan Sosial yang Tergraduasi dari Kemiskinan | Sosial | |
| 03.07.0007 |
|
| Jumlah kematian anak usia 0-4 tahun (0-59 bulan) | Jumlah anak yang meninggal pada rentang usia 0 hingga 59 bulan dalam periode tertentu.? | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup. 000816 - Angka Kematian Balita | Kependudukan | |
| 03.07.0008 |
|
| Jumlah kematian bayi usia | Jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia satu tahun dalam periode waktu tertentu | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup." | Kependudukan | |
| 04.01.0059 |
|
| Jumlah kematian bayi usia kurang dari 28 hari (JK | Jumlah bayi yang meninggal dalam 28 hari pertama kehidupan pada periode tertentu. | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi." | Kesehatan | |
| 04.03.0016 |
|
| Jumlah kematian ibu terkait kehamilan, persalinan, dan masa nifas | Jumlah perempuan yang meninggal akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, atau dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan), tidak termasuk kematian akibat kecelakaan atau insiden yang tidak... | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 2a.Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) Indikator SIPD: 000010 - Angka Kematian Ibu (AKI) | Pemberdayaan Perempuan | |
| 04.02.069.001 |
|
| Jumlah Kementerian/Lembaga yang melaksanakan perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu) | Jumlah Kementerian/Lembaga yang melaksanakan perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu) | Instansi | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | ||
| 04.02.0005 |
|
| Jumlah Kementerian/Lembaga yang mendapatkan peningkatan kapasitas perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu) | Persentase Kementerian/Lembaga yang telah mendapatkan pelatihan/bimbingan teknis mengenai perencanaan berbasis bukti melalui SEPAKAT | Instansi | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Sosial | ||
| 09.06.0018 |
|
| Jumlah Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang Memiliki Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa yang Kompeten | Banyaknya Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang telah memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa yang kompeten sesuai standar teknis pengadaan barang/jasa. | Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah | LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 09.06.0019 |
|
| Jumlah Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang Memiliki Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa yang Mencapai Maturitas Minimal Level 3 | Banyaknya Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang memiliki Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa dengan tingkat kematangan (maturitas) minimal Level 3 (Proaktif). | Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa | LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 03.03.0013 |
|
| Jumlah Kendaraan Bermotor Terdaftar Uji Tipe | Kendaraan Bermotor yang telah memiliki Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), yaitu sertifikat sebagai bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, yang dibuat dan/ atau... | Unit | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | 24420004 | Terbuka | Jenis Kendaraan; Nasional | TAHUNAN | Transportasi | |
| 03.03.052 |
|
| Jumlah Kendaraan yang Diangkut oleh Angkutan Penyeberangan Pada Lintas Penyeberangan Komersial dan Lintas Penyeberangan Perintis | Indikator yang menunjukkan jumlah kendaraan yang diangkut oleh angkutan penyeberangan pada lintas komersial dan nonkomersial tiap tahunnya. | juta kendaraan | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 03.05.0052 |
|
| Jumlah Kepala Desa Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota | Jumlah kepala desa berdasarkan jenis kelamin dan kabupaten/kota | Orang | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | jenis kelamin dan kabupaten/kota | TAHUNAN | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | ||
| 04.03.0017 |
|
| Jumlah Kepala Desa Perempuan (JPDPerempuan) | Jumlah individu perempuan yang menjabat sebagai kepala desa dalam suatu wilayah dan periode tertentu. | Orang | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pemberdayaan Perempuan |
Showing 701-750 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162752 | 03.02.0012 |
|
| Data Penilaian Kinerja Perkembangan Kawasan Transmigrasi Prioritas Kementerian | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN TRANSMIGRASI | Direktorat Pengembangan Kawasan Transmigrasi | Daftar Kawasan yang berdaya saing, berkembang dan mandiri. | Kawasan | - | Kawasan Transmigrasi | TAHUNAN | Transmigrasi | TERSEDIA | ||
| 162753 | 05.03.0015 |
|
| Data perda/perkada berperspektif HAM | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN HUKUM | Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan | Jumlah peraturan yang berperspektif HAM | Jumlah | - | Nasional | TAHUNAN | Hak Asasi Manusia | TERSEDIA | ||
| 162754 | 09.03.0003 |
|
| Data preservasi jalan | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Direktorat Preservasi | serangkaian kegiatan pemeliharaan jalan yang meliputi pencegahan, perawatan, dan perbaikan—baik korektif, preventif, rehabilitasi, maupun rekonstruksi—dengan tujuan mempertahankan agar jalan... | Jumlah | - | TAHUNAN | Informasi | TERSEDIA | |||
| 162755 | 04.01.0004 |
|
| Data Provinsi yang tidak memiliki Fasilitas Kesehatan sesuai standar | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KESEHATAN | Pusat Data dan Teknologi Informasi | data yang mencatat daerah provinsi yang belum memiliki sarana pelayanan kesehatan minimal sesuai acuan standar nasional | Jumlah | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kab/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | TERSEDIA | ||
| 162756 |
|
| Data Psikolog yang Terdaftar sebagai Nakes di Daerah | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN KESEHATAN | Direktorat Pendayagunaan SDM Kesehatan Kesehatan | Data psikolog yang terdaftar di UPTD, fasyankes, ataupun lembaga lainnya yang terdaftar sebagai tenaga kesehatan dibawah kementerian kesehatan | Orang | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | TERSEDIA | |||
| 162757 | 02.08.0001 |
|
| Data Realisasi Investasi di KPBPB Sabang | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PENGUSAHAAN KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS SABANG (BPKS) | Unit PTSP BPKS | Data Terkait Realisasi Investasi yang ada di KPBPB Sabang | rupiah | - | Data Investasi | TAHUNAN | Investasi | TERSEDIA | ||
| 162758 | 03.03.0001 |
|
| Data Realisasi Penerimaan Pajak (Endorsement) | Prioritas | STATISTIK | Variabel | BADAN PENGUSAHAAN KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS SABANG (BPKS) | Unit Manajemen Pelabuhan BPKS | Data Berupa Jumlah Kunjungan Kapal Pesiar yang Berlabuh di Sabang | Statistik | - | Jumlah Kunjungan | SEMESTERAN | Transportasi | TERSEDIA | ||
| 162759 | 09.02.0107 |
|
| Data Rekapitulasi BLUD | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | DIREKTORAT JENDERAL BINA KEUANGAN DAERAH | Data sebaran BLUD di Indonesia berdasarkan klasifikasi sektor, Provinsi/Kab/Kota, Status, Tipe/Kelas, Narahubung | - | - | Nasional | TAHUNAN | Keuangan | TERSEDIA | ||
| 162760 | 09.02.0106 |
|
| Data Rekapitulasi BUMD | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | DIREKTORAT JENDERAL BINA KEUANGAN DAERAH | Data sebaran BUMD di Indonesia berdasarkan klasifikasi sektor, Provinsi/Kab/Kota, Narahubung | - | - | Nasional | TAHUNAN | Keuangan | TERSEDIA | ||
| 162761 | 09.05.0036 |
|
| Data Rekapitulasi PTNBH | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi | Data sebaran PTNBH di Indonesia berdasarkan klasifikasi , Provinsi/Kab/Kota, Status, Tipe/Kelas, Narahubung | instansi | - | Nasional, Provinsi/Kab/Kota | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA |
Showing 141-150 of 4,145 items.
