(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 451 | 07.05.022 |
|
| Jumlah fasilitas limbah radioaktif yang dikelola | STATISTIK | BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR | Indikator ini mengacu kepada jumlah fasilitas yang melakukan kegiatan pra pengolahan limbah radioaktif terbungkus yang tidak digunakan. Prapengolahan limbah radioaktif meliputi: 1. kegiatan pengumpu... | fasilitas | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 452 | 06.02.005 |
|
| Jumlah fasilitasi pelayanan penempatan pekerja migran Indonesia berdasarkan okupasi | STATISTIK | KEMENTERIAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MI | Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Jumlah fasilitasi pelayanan penempatan PMI berdasarkan okupas. Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah mela... | layanan | Indikator SIPD: 000235 - Jumlah fasilitasi pelayanan penempatan TKLN berdasarkan okupasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 453 | 04.01.0035 |
|
| Jumlah Fasyankes yang Melaksanakan Pelayanan Kesehatan Penyakit Akibat Kerja | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan yang memiliki dokter atau dokter spesialis dengan kompetensi dalam tatalaksana penyakit akibat kerja, diperoleh melalui pendidikan formal atau... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 454 | 05.01.0009 |
|
| Jumlah Firma yang sudah terdaftar berdasarkan provinsi | STATISTIK | KEMENTERIAN HUKUM | banyaknya total keseluruhan firma yang telah secara resmi terdaftar pada sistem AHU Online di setiap provinsi di Indonesia | Dokumen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 455 | 04.01.0036 |
|
| Jumlah FKTP yang mengimplementasikan penggunaan antibiotik rasional | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah Puskesmas yang menggunakan antibiotik rasional pada pengobatan penyakit ISPA non pneumonia dan diare non spesifik. Kriteria FKTP mengimplementasikan penggunaan antibiotik rasional adalah FKTP y... | puskesmas | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 456 | 02.02.0006 |
|
| Jumlah Free Trade Agreement (FTA) yang Disepakati | STATISTIK | KEMENTERIAN PERDAGANGAN | FTA adalah perjanjian antara dua atau lebih negara untuk mengurangi atau menghapuskan tarif pada barang yang diperdagangkan di antara negara-negara tersebut, namun masing-masing tetap mempertahankan s... | kesepakatan | Indikator SIPD: 000339 - Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakati | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 457 | 03.03.0008 |
|
| Jumlah Frekuensi Penerbangan | STATISTIK | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Jumlah keseluruhan penerbangan yang dijadwalkan dalam periode tertentu. | penerbangan | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 458 | 01.02.0005 |
|
| Jumlah gagasan, prakarsa, dan rekomendasi yang disampaikan | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Jumlah keseluruhan gagasan, prakarsa, atau rekomendasi yang diajukan oleh Indonesia dalam kerja sama ASEAN dan multilateral dalam periode tertentu. | rekomendasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 459 | 01.02.0006 |
|
| Jumlah gagasan, prakarsa, dan rekomendasi yang diterima | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Jumlah gagasan, prakarsa, atau rekomendasi yang disampaikan oleh Indonesia dan berhasil dicatat, dicantumkan, atau disepakati dalam dokumen resmi pertemuan forum ASEAN dan multilateral | rekomendasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 460 | 06.01.0042 |
|
| Jumlah GTK Profesional (ΣGTKProfesional) | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah guru dan tenaga kependidikan yang telah memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV serta memiliki sertifikat pendidik. | individu (guru dan tenaga kependidikan) | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 461 | 06.01.0043 |
|
| Jumlah guru agama yang memiliki sertifikat pendidik | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah guru agama yang telah memperoleh sertifikat pendidik sesuai dengan ketentuan perundang-undangan | Orang | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 462 | 06.01.0044 |
|
| Jumlah guru dan tenaga kependidikan | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Total guru dan tenaga kependidikan yang bekerja pada satuan pendidikan formal dan nonformal. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 463 | 06.01.0045 |
|
| Jumlah guru dan tenaga kependidikan yang memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV dan sertifikat pendidik | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Definisi: Jumlah guru dan tenaga kependidikan yang memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV dan sertifikat pendidik. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 464 | 06.01.0046 |
|
| Jumlah Guru Pendidikan Agama yang Dibutuhkan | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah ideal guru pendidikan agama yang diperlukan berdasarkan analisis kebutuhan, yang mempertimbangkan jumlah siswa, jumlah kelas/rombongan belajar, dan alokasi jam pelajaran agama per minggu. | Orang | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 465 | 06.01.0047 |
|
| Jumlah Guru Pendidikan Agama yang Tersedia | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Jumlah guru pendidikan agama yang saat ini ada dan aktif mengajar di satuan pendidikan tersebut. | Orang | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 466 | 06.01.0048 |
|
| Jumlah guru per jenjang pendidikan | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Jumlah guru pada jenjang (i) TK, (ii) SD, (iii) SMP, (iv) SMA/SMK, dan (v) PLB | Orang | Indikator SIPD: 000153 - Persentase guru yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional menurut jenjang pendidikan. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 467 | 06.01.0049 |
|
| Jumlah guru per jenjang pendidikan yang memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Persentase guru pada jenjang (i) TK/RA/BA, (ii) SD/ sederajat, (iii) SMP/sederajat, (iv) SMA/SMK/sederajat, dan (v) PLB yang memenuhi kualifikasi akademik S1/D4 sesuai dengan standar yang ditetapkan K... | Orang | Indikator SIPD: 000153 - Persentase guru yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional menurut jenjang pendidikan. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 468 | 06.01.0050 |
|
| Jumlah guru per jenjang pendidikan yang memiliki sertifikat pendidik | STATISTIK | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Persentase guru pada jenjang (i) TK/RA/BA, (ii) SD/ sederajat, (iii) SMP/sederajat, (iv) SMA/SMK/sederajat, dan (v) PLB yang memenuhi kualifikasi akademik S1/D4 sesuai dengan standar yang ditetapkan K... | Orang | Indikator SIPD: 000153 - Persentase guru yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional menurut jenjang pendidikan. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 469 | 06.01.0051 |
|
| Jumlah hari kehadiran siswa/santri dalam pemberian makanan bergizi | STATISTIK | BADAN GIZI NASIONAL | Jumlah total hari kehadiran semua siswa dan santri selama program makan bergizi gratis berlangsung. | hari | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 470 | 06.01.0052 |
|
| Jumlah hari pemberian makanan bergizi yang dijadwalkan untuk seluruh siswa/santri | STATISTIK | BADAN GIZI NASIONAL | Jumlah total hari yang dijadwalkan untuk pemberian makanan bergizi gratis kepada seluruh siswa dan santri. | hari | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 471 | 10.04.0003 |
|
| Jumlah Himpunan Keputusan DPD RI | STATISTIK | DEWAN PERWAKILAN DAERAH | Banyaknya produk hukum yang berupa peraturan perundang- undangan atau produk hukum selain peraturan perundang-undangan yang meliputi namun tidak terbatas pada putusan pengadilan, yurisprudensi, monogr... | Dokumen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 472 | 06.03.003 |
|
| Jumlah Hub iptekin di K/L yang mengampu bidang prioritas yang dibentuk | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Jumlah hub iptek dan inovasi (Iptekin) di kementerian/lembaga (K/L) yang mengampu bidang prioritas yang dibentuk adalah jumlah pusat atau platform kolaboratif yang didirikan dalam kementerian/lembaga... | lembaga | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 473 | 06.03.004 |
|
| Jumlah Hub tematik yang dikembangkan di BRIN | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Hub tematik adalah suatu platform atau pusat kolaborasi yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, sumber daya, dan pengetahuan di sekitar tema tertentu yang memiliki fokus s... | lembaga | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 474 | 04.01.0037 |
|
| Jumlah ibu hamil dengan IMT pra-hamil atau trimester I di bawah 18,5 kg/m² | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Indeks Massa Tubuh (IMT) | individu | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 475 | 04.01.0038 |
|
| Jumlah ibu hamil dengan LILA kurang dari 23,5 cm | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | lingkar lengan atas (LILA) | individu | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 476 | 04.01.0039 |
|
| Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal minimal 6 kali sesuai standar dalam satu tahun | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah ibu hamil yang telah melakukan kunjungan antenatal minimal enam kali dengan distribusi kunjungan sesuai standar selama periode satu tahun. | Orang | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 477 | 04.01.0040 |
|
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standar | STATISTIK | BADAN GIZI NASIONAL | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standar adalah jumlah ibu hamil yang menerima bantuan pangan bergizi dari pemerintah yang disalurkan melalui program seperti Pro... | hari | Program: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 478 | 04.01.0041 |
|
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Ibu hamil yang menerima semua 12 tindakan standar selama masa kehamilan | persen | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000463 - Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil" | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 479 | 04.01.0042 |
|
| Jumlah Ibu Menyusui yang Mendapatkan Bantuan Makanan Bergizi | STATISTIK | BADAN GIZI NASIONAL | Jumlah ibu menyusui yang menerima bantuan makanan bergizi dari program pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) | individu | Program: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 480 | 04.01.0043 |
|
| Jumlah Ibu Nifas Sasaran | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah total ibu nifas yang menjadi target pelayanan dalam periode tertentu. | Orang | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 481 | 04.01.0044 |
|
| Jumlah Ibu Nifas yang Mendapatkan Pelayanan Nifas Lengkap Sesuai Standar | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah ibu nifas yang menerima semua kunjungan nifas sesuai jadwal dan standar pelayanan. | Orang | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 482 | 04.01.0045 |
|
| Jumlah individu dengan diabetes yang diperiksa kadar gula darahnya | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah individu dengan diabetes yang telah menjalani pemeriksaan kadar gula darah (HbA1c, gula darah preprandial, atau gula darah 2PP) pada kunjungan klinis terakhir. | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 483 | 04.01.0046 |
|
| Jumlah individu dengan diabetes yang mencapai kontrol glikemik sesuai target | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Jumlah individu dengan diabetes yang pada kunjungan klinis terakhir memiliki nilai HbA1c < 7% atau gula darah preprandial kapiler 80–130 mg/dL atau gula darah 2 jam postprandial (2PP) kapiler < 180 mg... | Orang | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 484 | 09.04.0001 |
|
| Jumlah Individu yang Menguasai/Memiliki Telepon Genggam (JITG) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah individu yang memiliki telepon genggam, termasuk smartphone, yang digunakan untuk komunikasi jarak jauh melalui jaringan seluler atau nirkabel. | Orang | Indikator SIPD: 000165 - Proporsi individu yang menguasai/memiliki telepon genggam. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 485 | 07.05.023 |
|
| Jumlah industri dan atau pelabuhan yang membuang air limbah ke laut yang memenuhi baku mutu air limbah | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Mengukur jumlah industri dan/atau pelabuhan yang membuang air limbah ke laut dengan kualitas yang sesuai atau lebih baik dari baku mutu air limbah yang ditetapkan oleh pemerintah. Baku mutu air limbah... | industri/ usaha | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 486 | 02.01.003 |
|
| Jumlah industri kecil dan menengah (IKM) yang melakukan kemitraan dengan industri besar, sedang, dan sektor ekonomi lainnya | STATISTIK | KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN | Industri Kecil dan Menengah (IKM) adalah industri mikro, kecil, dan menengah. Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang melakukan kemitraan dengan industri besar, sedang, dan sektor ekonomi lainnya adala... | industri | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 487 | 07.05.024 |
|
| Jumlah industri yang memenuhi baku mutu emisi udara | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Mengukur jumlah industri yang emisi udaranya memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Baku mutu emisi adalah batas maksimum zat pencemar udara yang diperbolehkan dilepaskan dari sum... | industri | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 488 | 07.05.025 |
|
| Jumlah industri yang memenuhi kriteria pengendalian kerusakan ekosistem gambut | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Jumlah industri yang memenuhi kreiteria pengendalian kerusakan ekosistem gambut | industri | Program: 02.17-Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup dan Tata Ruang. Kegiatan: 02.17.05-Peningkatan Kualitas Ekosistem Gambut Lokasi Prioritas: Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Provinsi Kalimantan Selatan. Deskripsi: Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air, kualitas udara, kualitas air laut, dan kualitas lahan. Selain itu, program ini juga berfokus pada peningkatan ketaatan terhadap hukum lingkungan hidup dan kehutanan guna memelihara kelangsungan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 489 | 07.05.026 |
|
| Jumlah industri yang memenuhi kriteria pengendalian kerusakan lahan (KLH) | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Mengukur jumlah industri, khususnya di sektor pertambangan, yang telah menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lahan untuk mencegah, menanggulangi, dan memulihkan kerusakan lahan akibat kegiatan... | industri | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 490 | 07.05.027 |
|
| Jumlah industri yang memenuhi kualitas air limbah sesuai baku mutu | STATISTIK | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Baku Mutu Air Limbah adalah ukuran batas atau kadar unsur pencemar dan/atau jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam Air Limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam media air dan t... | industri | Program: 02.17-Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup dan Tata Ruang. Kegiatan: 02.17.01-Peningkatan pengelolaan kualitas air sungai dan danau Lokasi Prioritas: DAS Serayu; DAS Bengawan Solo; Provinsi Banten (DAS Cisadane); Provinsi Jawa Timur; Kabupaten Asahan; klaster Sulawesi Tengah (Kab. Morowali, Morowali Utara, Poso, Sigi, Banggai, Parigi Moutong); Seluruh Provinsi (untuk RO non-infrastruktur pengendalian pencemaran air dan penguatan pengelolaan kualitas air sungai/danau); Nasional (lintas provinsi karena mencakup 15 DAS prioritas). Deskripsi: Dari 15 DAS prioritas lintas kab/kota dan provinsi, terdapat 1.673 titik pantau kualitas air: 13 tercemar berat, 90 tercemar sedang, dan 1.203 tercemar ringan. Sebanyak 12 dari 15 DAS telah melampaui alokasi beban pencemar dan membutuhkan penurunan beban antara 875,46 kg/hari hingga 303.552 kg/hari. Intervensi difokuskan pada pengurangan beban pencemar dari sumber domestik, industri, peternakan, dan pertanian; peningkatan ketersediaan data kualitas air sungai/danau; perbaikan kualitas air permukaan; penguatan sarana–prasarana pengujian; serta pengendalian pencemaran air di sektor industri untuk memulihkan mutu air pada DAS prioritas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 491 | 04.01.027 |
|
| Jumlah infeksi baru HIV per 1.000 penduduk tidak terinfeksi | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Human Immunodeficiency Virus yang selanjutnya disingkat HIV adalah Virus yang menyebabkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang selanjutnya disingkat AID... | kasus perseratus ribu penduduk | Indikator SIPD: 000106 - Jumlah infeksi baru HIV per 1.000 penduduk tidak terinfeksi. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 492 | 06.02.0010 |
|
| Jumlah informasi jabatan hijau yang disusun | STATISTIK | KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN | Informasi jabatan adalah catatan atas sekumpulan fakta atau deskripsi (data jabatan hijau) berupa tulisan yang merepresentasikan keadaan sebenarnya atau menunjukkan kondisi atau situasi suatu jabatan... | Dokumen | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 493 | 06.03.005 |
|
| Jumlah Infrastruktur Iptek Strategis yang Dibangun | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | a. Infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dibangun mengacu pada jumlah fasilitas fisik yang secara strategis dibangun dan dikembangkan (termasuk infrastruktur dan fasilitas yang dir... | infrastruktur | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 494 | 03.03.0009 |
|
| Jumlah Infrastruktur Pencarian dan Pertolongan sesuai Standar Minimum Kebutuhan | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | Total infrastruktur pencarian dan pertolongan (sarana darat, sarana laut, sarana udara, peralatan sar, prasarana sar, peralatan komunikasi sar, dan teknologi informasi sar) sesuai standar minimum kebu... | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 495 | 03.03.0010 |
|
| Jumlah Infrastruktur Pencarian dan Pertolongan yang Dimiliki | STATISTIK | BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | Total infrastruktur pencarian dan pertolongan (sarana darat, sarana laut, sarana udara, peralatan sar, prasarana sar, peralatan komunikasi sar, dan teknologi informasi sar) yang dimiliki | Unit | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 496 | 03.01.010 |
|
| Jumlah infrastruktur pengendali daya rusak air yang dikelola | STATISTIK | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Jumlah infrastruktur pengendali daya rusak air yang dikelola merupakan jumlah fasilitas atau bangunan yang dirancang untuk mencegah, menanggulangi, dan memulihkan kerusakan lingkungan akibat daya rusa... | Unit | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 497 | 09.03.0016 |
|
| Jumlah Inovasi dan Paten berdasarkan Disiplin Ilmu (Kelompok Riset) | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Banyaknya hasil karya inovatif dan/atau hak kekayaan intelektual yang telah didaftarkan atau disahkan sebagai paten, yang dikelompokkan menurut bidang atau disiplin ilmu tempat riset dilakukan, sepert... | Inovasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 498 | 06.03.006 |
|
| Jumlah inovasi dan teknologi terkait keanekaragaman hayati | STATISTIK | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | a. Inovasi adalah hasil pemikiran, penelitian, pengembangan, pengkajian, dan/atau penerapan yang mengandung unsur kebaruan dan telah diterapkan serta memberikan kemanfaatan ekonomi dan/atau sosial. b.... | Inovasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 499 | 09.06.0015 |
|
| Jumlah Instansi dengan Nilai IKK Kategori Baik | STATISTIK | LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA | Jumlah instansi pemerintah yang memperoleh nilai Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) dalam kategori "Baik" berdasarkan hasil pengukuran kualitas kebijakan. | Instansi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 500 | 09.02.0005 |
|
| Jumlah instansi pemerintah yang mendapat opini WTP (JIPWTP | STATISTIK | BADAN PEMERIKSA KEUANGAN | Jumlah instansi pemerintah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah jumlah kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah yang memperoleh opini audit WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (... | Unit | Indikator SIPD: 000313 - Persentase instansi pemerintah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 451-500 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 03.01.0003 |
|
| Jumlah Bendungan yang Telah Dibangun | Total jumlah bendungan yang telah dibangun dan dikelola dalam suatu wilayah pada periode tertentu | Unit | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pekerjaan Umum | ||
| 05.01.0216 |
|
| Jumlah berkas perkara yang disetujui untuk dihentikan penuntutannya oleh Jaksa melalui diversi (P-26 (Anak) | Perkara yang disetujui untuk diselesaikan melalui Diversi | Jumlah Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0215 |
|
| Jumlah berkas perkara yang disetujui untuk diselesaikan oleh Jaksa melalui RJ | Perkara yang disetujui untuk diselesaikan melalui Restorative Justice | Jumlah Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0214 |
|
| Jumlah berkas perkara yang diusulkan untuk dihentikan penuntutannya oleh Jaksa melalui diversi (P-26 (Anak) | Perkara yang diusulkan untuk diselesaikan melalui Diversi | Jumlah Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 05.01.0213 |
|
| Jumlah berkas perkara yang diusulkan untuk diselesaikan oleh Jaksa melalui RJ | Perkara yang diusulkan untuk diselesaikan melalui Restorative Justice | Jumlah Perkara | KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | ||
| 03.03.027 |
|
| Jumlah Bongkar Muat Pada Pelabuhan Utama Petikemas | Jumlah suatu muatan yang dimuat dan dibongkar dari dermaga, tongkang, truk ke dalam palka atau geladak kapal. Menggunakan derek dan katrol kapal maupun darat, barang dipindahkan dari dan ke atas... | ribu ton | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Kerja PT. Pelindo; Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 06.03.002 |
|
| Jumlah BRIDA/ BAPERIDA yang beroperasi optimal | BRIDA/BAPPERIDA adalah lembaga perangkat daerah yang bertugas untuk melaksanakan penelitian, pengembangan, dan inovasi di tingkat daerah (definisi sesuai Perpres No.78/2021 pasal 66-68, Permendagri... | lembaga | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | |
| 09.02.0002 |
|
| Jumlah BUMD Air Minum dengan Tarif Full Cost Recovery (FCR) | Jumlah BUMD Air Minum yang telah menetapkan tarif yang sepenuhnya menutupi biaya operasional dan investasi. | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 07.05.016 |
|
| Jumlah BUMD Air Minum yang mengelola Layanan Air Limbah Domestik | Jumlah BUMD Air Minum/PDAM yang mengelola Layanan Air Limbah Domestik (layanan sistem terpusat dan setempat) | badan usaha | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 02.11.0009 |
|
| Jumlah cadangan minyak dan gas bumi | Estimasi volume sumber daya minyak bumi dan gas alam yang secara teknis dan ekonomis dapat dieksploitasi atau diekstraksi dari suatu wilayah atau lapangan energi, berdasarkan teknologi dan harga... | MMSTB | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Energi | ||
| 04.01.0030 |
|
| Jumlah Calon Pengantin yang Disaring | Jumlah individu yang menjalani pemeriksaan kesehatan pranikah sesuai standar, termasuk pemeriksaan status gizi, hemoglobin, tekanan darah, dan riwayat penyakit. | individu | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi." | Kesehatan | |
| 04.02.0002 |
|
| Jumlah Calon Pengantin yang Mendapatkan Bimbingan Perkawinan | Jumlah pasangan calon pengantin yang telah mengikuti program Bimbingan Perkawinan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) atau instansi terkait sebelum melangsungkan pernikahan. | persen | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Sosial | ||
| 04.02.0003 |
|
| Jumlah Calon Pengantin yang Mendapatkan Edukasi Pra Nikah | Total jumlah calon pengantin yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian Agama | persen | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Sosial | ||
| 02.02.0004 |
|
| Jumlah Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang Disepakati | CEPA adalah perjanjian yang lebih komprehensif daripada FTA, mencakup perdagangan barang, jasa, investasi, serta aspek lain seperti fasilitasi perdagangan, kerja sama bea cukai, persaingan, dan hak... | kesepakatan | KEMENTERIAN PERDAGANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000339 - Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakati | Perdagangan | ||
| 05.01.0007 |
|
| Jumlah CV yang sudah terdaftar berdasarkan provinsi | banyaknya total keseluruhan CV yang telah secara resmi terdaftar pada sistem AHU Online di setiap provinsi di Indonesia | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 23020003 | Terbuka | Provinsi, pendaftaran, pemcatatan pendaftaran | HARIAN | Hukum | |
| 06.01.0034 |
|
| Jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) | Total jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia. | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0035 |
|
| Jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang telah memenuhi SPM pendidikan | Jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang mencapai nilai indeks SPM pendidikan sesuai dengan batas nilai yang ditetapkan. | jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 09.01.006 |
|
| Jumlah Daerah dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) berkategori Sangat Inovatif (Prov,Kab,Kota) | Pemerintah Daerah yang mendapatkan predikat akhir "Sangat Inovatif" berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Kegiatan penilaian inovasi... | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 09.01.0008 |
|
| Jumlah Daerah dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) Berkategori Sangat Inovatif, Inovatif, Kurang Inovatif, dan Tidak Dapat Dinilai (Prov,Kab,Kota) | Jumlah pemerintah daerah yang memiliki predikat Sangat Inovatif, Inovatif, Kurang Inovatif, dan Tidak Dapat Dinilai berdasarkan Indeks Inovasi Daerah (IID). | Daerah | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 09.01.007 |
|
| Jumlah daerah dengan Indeks Kinerja Organisasi Kemasyarakatan berkategori baik | Pada indikator ini ingin dilihat sejauh mana masyarakat yang terwakilkan dalam organisasi masyarkat sipil berpartisipasi dalam kebijakan melalui saluran politik formal yaitu lembaga perwakilan... | daerah | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 09.01.008 |
|
| Jumlah daerah dengan Indeks Kualitas Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Berkategori "Sangat Baik" | Daerah di tingkat Kabupaten/Kota yang telah memenuhi standar tertinggi dalam penyediaan layanan kependudukan dan pencatatan sipil yang mencakup berbagai aspek seperti kecepatan pelayanan, akurasi... | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 09.02.018 |
|
| Jumlah Daerah dengan Proporsi Pajak Daerah Terhadap PAD Meningkat | Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Hasil intensifikasi dan... | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 09.02.019 |
|
| Jumlah Daerah dengan Proporsi Retribusi Daerah Terhadap PAD Meningkat | Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah. Hasil intensifikasi dan... | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 01.01.0003 |
|
| Jumlah Daerah Latihan yang Siap Digunakan | Target jumlah daerah latihan yang telah memperoleh perizinan dan telah siap digunakan. Reff: https://www.kemhan.go.id/pothan/wp-content/uploads/2020/03/Salinan-UU-Nomor-23-Tahun-2019.pdf? | Unit | KEMENTERIAN PERTAHANAN | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pertahanan | |||
| 09.03.0075 |
|
| Jumlah daerah pelaksana kegiatan mitigasi multiancaman bencana | Jumlah daerah pelaksana kegiatan mitigasi ancaman bencana | lokasi | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, Nilai Kerentanan, Tahun | TAHUNAN | Informasi | ||
| 01.01.0004 |
|
| Jumlah Daerah terdampak bencana masif yang Ditangani | Jumlah wilayah administratif (provinsi, kabupaten, atau kota) yang terdampak oleh bencana masif dan telah menerima intervensi atau penanganan pascabencana. | jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota). | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Jenis Bencana | TAHUNAN | Pertahanan | ||
| 03.05.003 |
|
| Jumlah daerah tertinggal | Daerah tertinggal (atau Kabupaten tertinggal) adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional, sesuai Peraturan... | Daerah | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Provinsi | LIMA TAHUNAN | Indikator SIPD: 000223 - Jumlah daerah tertinggal | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | |
| 09.02.0003 |
|
| Jumlah Daerah yang Melakukan Kerja Sama dengan Badan Usaha hingga Tahap Konstruksi | Jumlah pemerintah daerah yang telah menjalin kerja sama dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur untuk kepentingan umum, yang telah mencapai tahap konstruksi. Kerja sama ini dikenal sebagai... | Daerah | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 09.01.009 |
|
| Jumlah Daerah yang Memanfaatkan Instrumen Pendanaan Alternatif | Jumlah daerah yang memanfaatkan instrumen pembiayaan | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 04.03.0015 |
|
| Jumlah daerah yang memiliki dan melaksanakan RAD-PUG | Jumlah provinsi, kabupaten, dan kota yang telah menyusun serta mengimplementasikan Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender sesuai dengan pedoman nasional. | Daerah | KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi, Kab/Kota | TAHUNAN | Pemberdayaan Perempuan | ||
| 02.05.0011 |
|
| Jumlah dan jenis kejadian serta kasus Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) | Banyaknya Jenis Kejadian serta kasus Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) | Kejadian/Jenis Kejadian/Kasus | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional,Provinsi,Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Peternakan | ||
| 02.05.0001 |
|
| Jumlah dan jenis pemotongan dan produksi ternak (sapi, kerbau, kambing, domba, babi, kuda) di RPH dan luar RPH | Banyaknya dan jenis pemotongan dan produksi ternak (sapi, kerbau, kambing, domba, babi, kuda) di RPH/TPH dan luar RPH/TPH yang Tercatat | ekor, ton | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional,Provinsi,Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Peternakan | ||
| 09.03.0013 |
|
| Jumlah dan persebaran WNI di luar negeri | Data ini mencakup jumlah WNI—termasuk pekerja migran dan diaspora—yang tinggal atau bekerja di luar negeri, dibedakan menurut negara tujuan dan wilayah benua | Orang | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Informasi | ||
| 07.05.017 |
|
| Jumlah Dana Publik/ Budget Tagging untuk Pendanaan Perubahan Iklim | Komitmen Indonesia untuk menangani isu perubahan iklim telah tertuang di dalam dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia yang mencanangkan target penurunan emisi gas rumah kaca... | rupiah | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | 31010037 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000274 - Jumlah dana publik (budget tagging) untuk pendanaan perubahan iklim | Lingkungan Hidup |
| 03.01.0005 |
|
| Jumlah Danau yang Telah Dibangun | Total jumlah danau alami yang dikelola untuk fungsi tampungan air dalam suatu wilayah pada periode tertentu | Unit | KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pekerjaan Umum | ||
| 05.01.0008 |
|
| Jumlah data dan informasi KI Komunal yang memiliki nilai ekonomi | Jumlah data dan informasi KI Komunal yang memiliki nilai ekonomi dari tiap Provinsi/Daerah | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Hukum | ||
| 07.05.018 |
|
| Jumlah data informasi yang terregister dan terverifikasi | Indikator ini mengacu pada jumlah total data informasi aksi mitigasi penurunan emisi Gas Rumah Kaca yang telah berhasil didaftarkan dalam suatu sistem dan telah diverifikasi kebenarannya. Proses... | sektor | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 10.04.0025 |
|
| Jumlah data Pelaksanaan Penerimaan Delegasi ke MPR RI | Banyak kunjungan dari berbagai pihak yang diterima oleh MPR RI sebagai bagian dari fungsi dan tugasnya | kali | MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Dukung Lainnya | |||
| 10.04.0026 |
|
| Jumlah data Pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihan | Banyak kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) yang dilakukan oleh anggota MPR RI di daerah pemilihan | kali | MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Dukung Lainnya | |||
| 05.02.0063 |
|
| Jumlah Data Pemberian Bantuan Hukum Litigasi dan Non Litigasi kepada Tahanan dan Narapidana kategori Miskin dan Kelompok Rentan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan | Jumlah Pemberian Bantuan Hukum Litigasi dan Non Litigasi kepada Tahanan dan Narapidana kategori Miskin dan Kelompok Rentan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan | Jumlah | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Keamanan | ||
| 09.01.0010 |
|
| Jumlah Data Pemilih dalam DPT yang Memenuhi Syarat dan Sesuai dengan Data Kependudukan | Jumlah pemilih dalam DPT yang telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai pemilih serta sesuai dengan data kependudukan yang valid | individu | BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah, Jenis Kelamin | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 09.01.0011 |
|
| Jumlah Data Pemilih Hasil Pemutakhiran Berkelanjutan | Jumlah data pemilih yang telah diperbarui dan memenuhi tiga kriteria utama: Akurat: Data mencerminkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Mutakhir: Data terbaru yang mencerminkan... | Orang | KOMISI PEMILIHAN UMUM | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | SEMESTERAN | Dalam Negeri | ||
| 03.07.0006 |
|
| Jumlah Data Registrasi Kematian | Jumlah Catatan resmi mengenai kejadian kematian yang mencakup informasi seperti usia, penyebab, dan lokasi kematian. | Total | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 1.Usia Harapan Hidup (UHH) (tahun) Indikator SIPD: 000009 - Usia Harapan Hidup (UHH) 000921 - Umur Harapan Hidup | Kependudukan | |
| 09.02.0004 |
|
| Jumlah Defisit APBN | Selisih antara jumlah pengeluaran negara (belanja negara) dengan penerimaan negara (penerimaan perpajakan + PNBP + hibah) dalam satu tahun anggaran. Jika pengeluaran lebih besar dari penerimaan,... | rupiah | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 09.03.0076 |
|
| Jumlah desa dalam satu provinsi yang menerima sinyal internet telepon seluler 4G | Jumlah desa yang menerima sinyal internet telepon seluler 4G | jumlah desa | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TAHUNAN | Informasi | ||
| 10.03.0013 |
|
| Jumlah desa dengan 100% rumah layak huni | Merupakan jumlah desa di mana seluruh rumah tangga memiliki rumah yang memenuhi kriteria rumah layak huni. Kriteria tersebut meliputi ketahanan bangunan, kecukupan luas tempat tinggal (minimal 7,2... | jumlah desa | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | "Program: 06.07-Peningkatan Kemandirian Perdesaan yang Berkelanjutan. Kegiatan: 06.07.01-Pemenuhan Layanan Dasar dan Infrastruktur Desa Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi / Dilaksanakan pada 75.265 desa; Pusat (Tersebar); Provinsi Nusa Tenggara Barat (khususnya KPP berbasis Pariwisata Sembalun); Provinsi Kalimantan Tengah (mencakup Kab. Kapuas, Kab. Barito Utara, Kab. Barito Selatan, Kab. Kotawaringin Timur, Kab. Kotawaringin Barat, Kab. Katingan, Kab. Seruyan, Kab. Sukamara, Kab. Lamandau, Kab. Gunung Mas, Kab. Pulang Pisau, Kab. Murung Raya, Kab. Barito Timur, Kota Palangkaraya); Provinsi Kalimantan Utara; Provinsi Kalimantan Timur; Provinsi Kalimantan Selatan; Provinsi Maluku; Provinsi Jawa Barat; serta prioritas pelaksanaan terhadap: Desa-desa dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) dan daerah mitra IKN, Desa-desa pada 10 Wilayah Metropolitan (WM), Desa-desa di 30 Kawasan Perdesaaan Prioritas (KPP) (termasuk KPP Kab. Raja Ampat dan KPP Kab. Ngada), dan Desa-Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal Prioritas (termasuk Kab. Mamberamo Raya, Kab. Waropen, Kab. Supiori, Kab. Tambrauw, Kab. Maybrat, seluruh Kab/Kota di Provinsi Papua Pegunungan, Kab. Boven Digoel, Kab. Mappi, Kab. Asmat, Kab. Paniai, Kab. Puncak, Kab. Puncak Jaya, Kab. Intan Jaya, Kab. Deiyai, Kab. Dogiyai, Kab. Sumba Tengah, Kab. Sumba Barat Daya, dan Kab. Sabu Raijua). Deskripsi: Pemenuhan layanan dasar dan infrastruktur perdesaan masih sangat bervariasi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Terdapat kesenjangan signifikan, misalnya (data 2024): 20,26% desa tidak memiliki akses fasilitas kesehatan, 24,38% desa mengalami sinyal telepon lemah, 42,61% desa tidak memiliki penampungan sampah, dan 5,17% desa belum menggunakan jamban. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan terhadap layanan dasar serta infrastruktur desa, khususnya agar rumah tangga perdesaan dapat memiliki akses air minum dan sanitasi aman, layanan kesehatan, dan rumah layak huni. Pemenuhan infrastruktur ini dipandang krusial karena akan berdampak signifikan terhadap perekonomian serta kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus menjadi strategi pembangunan holistik untuk memberdayakan masyarakat perdesaan, mengurangi kemiskinan, dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif (mendukung PHTC-7)." | Kewilayahan | |
| 03.02.0001 |
|
| Jumlah desa di 45 kawasan transmigrasi | Total jumlah desa yang berada di 45 kawasan transmigrasi yang ditetapkan oleh pemerintah. | desa | KEMENTERIAN TRANSMIGRASI | Prioritas | STATISTIK | - | tabel | TAHUNAN | Transmigrasi | ||
| 03.02.0002 |
|
| Jumlah desa maju dan desa mandiri di 45 kawasan transmigrasi | Jumlah desa yang dikategorikan sebagai desa maju dan desa mandiri yang berada di 45 kawasan transmigrasi yang ditetapkan oleh pemerintah. | desa | KEMENTERIAN TRANSMIGRASI | Prioritas | STATISTIK | - | tabel | TAHUNAN | Transmigrasi | ||
| 03.05.0005 |
|
| Jumlah Desa Maju dan Mandiri di Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan | Jumlah desa berstatus 'Maju' dan 'Mandiri' berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) di 22 Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (PPKP) | jumlah desa | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | ||
| 03.05.004 |
|
| Jumlah Desa Mandiri | Jumlah desa yang memiliki status mandiri berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), yaitu desa yang memiliki ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai,... | desa | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Prioritas | STATISTIK | 32010033 | Terbuka | Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000224 - Jumlah Desa Mandiri | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal |
Showing 451-500 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162702 | 09.03.0001 |
|
| Citra Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Menegah; Citra Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi; Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi Resolusi minimal 1,5 m | Prioritas | GEOSPASIAL | Variabel | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Pusat Data dan Informasi | a. Citra Satelit adalah gambar yang dihasilkan dari kegiatan penginderaan permukaan bumi menggunakan sensor yang dipasang pada satelit. Data satelit penginderaan jauh resolusi menegah adalah citra... | peta citra satelit | - | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Informasi | TERSEDIA | ||
| 162703 | 05.02.004 |
|
| Clearance Rate Tindak Pidana | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | ROBINOPS BARESKRIM | Tingkat penyelesaian kasus tindak pidana secara keseluruhan | persen | - | Seluruh Jajaran Polda, Polres, dan Polsek | TAHUNAN | Keamanan | TERSEDIA | ||
| 162704 | 05.02.005 |
|
| Clearance Rate Tindak Pidana Narkotika | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | DITTIPIDNARKOBA BARESKRIM | Tingkat penyelesaian kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika | persen | - | DIREKTORAT & POLDA JAJARAN | TAHUNAN | Keamanan | TERSEDIA | ||
| 162705 |
|
| Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) | Non Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | DIRGAKKUM KORLANTAS | Segmen jalan sepanjang kira-kira 500 meter yang sering terjadi kecelakaan dengan Angka Ekivalensi Kecelakaan (AEK) > 30, dihitung berdasarkan data kecelakaan selama 2 tahun | lokasi (segmen jalan) | - | lokasi (segmen jalan) | TAHUNAN | Informasi | TERSEDIA | |||
| 162706 |
|
| Daftar Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan Sekretariat Jenderal | Non Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Biro Umum | Daftar Barang Milik Negara (BMN) adalah catatan yang memuat seluruh barang milik negara yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital. Daftar ini... | Laporan | - | Berdasarkan Pengadaan BMN | BULANAN | Keuangan | TERSEDIA | |||
| 162707 |
|
| Daftar Filing Satelit Indonesia di ITU | Non Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Direktorat Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit dan Standardisasi Infrastruktur Digital | Informasi terkait daftar filing satelit yang didaftarkan ke International Telecommunications Union (ITU) | filing satelit | - | tabel | SEMESTERAN | Informasi | TERSEDIA | |||
| 162708 | 09.06.0094 |
|
| Daftar Instansi Pemerintah Republik Indonesia | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI | Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana | Instansi Pemerintah adalah kementerian, lembaga, badan lain yang dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan baik di pusat maupun di daerah, atau pemerintah daerah yang fungsi dan tugasnya... | Instansi | - | Jenis Lembaga | BELUM DAPAT DITENTUKAN | Aparatur Negara | TERSEDIA | ||
| 162709 |
|
| Daftar IUP Nasional | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik | KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL | Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara | Sebaran daftar izin usaha pertambangan (IUP) yang terdapat diseluruh wilayah Indonesia. Note: daftar IUP seluruh wilayah Indonesia | Perizinan | - | Nasional | TAHUNAN | Pertambangan | TERSEDIA | ||
| 162710 | 06.03.0059 |
|
| Daftar peralatan / sistem peringatan dini yang dimiliki oleh K/L | Prioritas | STATISTIK | Variabel | Direktorat Tata Ruang, Perkotaan, Pertanahan, dan Penanggulangan Bencana | BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA | Deputi Bidang Meteorologi, Deputi Bidang Klimatologi, Deputi Bidang Geofisika | Jumlah dan jangkauan informasi dan penilaian risiko bencana yang dapat diakses, dipahami, digunakan, dan relevan yang tersedia bagi masyarakat di tingkat nasional dan lokal. Data berisikan informasi... | unit | - | Tabel | TAHUNAN | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | TERSEDIA | |
| 162711 |
|
| Daftar Provinsi yang memiliki RAD P3AKS | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan Anak | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah | RAD P3AKS adalah Rencana Aksi Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial | - | - | Provinsi | TAHUNAN | Pemberdayaan Perempuan | TERSEDIA |
Showing 91-100 of 4,145 items.
