Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
106.01.001
    • SDGs;
  1. Angka Anak Tidak Sekolah;
Angka Anak Tidak SekolahSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAnak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan.persenIndikator SIPD: 000142 - Angka anak tidak sekolah jenjang PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat.TidakYaYaYaYa
207.03.026
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Penurunan Laju Deforestasi;
Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan HutanSTATISTIKKEMENTERIAN KEHUTANANUpaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan d...hektarYaYaYaYaYa
303.07.001
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR);
Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR)STATISTIKBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALAngka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun.Tanpa SatuanIndikator SIPD: 000694 - Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19)YaYaYaYaYa
403.07.002
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Angka Fertilitas Total/ Total Fertility Rate (TFR);
Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR)STATISTIKBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALAngka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun).Tanpa SatuanIndikator SIPD: 000125 - Total Fertility Rate (TFR). 000517 - TFR (Angka Kelahiran Total) 000695 - Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 TahunYaYaYaYaYa
506.01.002
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS);
Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKLamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang.tahunIndikator Utama Pembangunan - 5d.Harapan Lama Sekolah Indikator SIPD: 000019 - Harapan Lama SekolahYaYaYaYaYa
604.01.001
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis;
Angka Keberhasilan Pengobatan TuberkulosisSTATISTIKKEMENTERIAN KESEHATANAngka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh.persenIndikator Utama Pembangunan - 3b.Angka keberhasilan pengobatan Tuberkolusis (treatment success rate) (%) "Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas." Indikator SIPD: 000013 - Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate)YaYaYaYaYa
704.01.006
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR);
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngkatan Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. Nilai normatif AKB adalah s...kematian per seribu kelahiran hidup"Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup."YaYaYaYaYa
804.01.007
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR);
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus i...kematian per seratus ribu kelahiran hidupIndikator Utama Pembangunan - 2a.Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) Indikator SIPD: 000010 - Angka Kematian Ibu (AKI)YaYaYaYaYa
903.07.0001
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH);
Angka Kematian Menurut UmurSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKJumlah kematian per 1.000 penduduk dalam kelompok umur tertentu dalam satu tahun1000 pendudukIndikator Utama Pembangunan - 1.Usia Harapan Hidup (UHH) (tahun) Indikator SIPD: 000009 - Usia Harapan Hidup (UHH) 000921 - Umur Harapan HidupYaYaYaYaYa
1005.02.001
    • SDGs;
  1. Angka Kematian yang Disebabkan Konflik;
Angka Kematian yang Disebabkan KonflikSTATISTIKKEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIAKonsep Dan Definisi:Kematian yang disebabkan konflik adalah kematian akibat konflik yang merujuk pada pendefinisian mengenai konflik di Undang-Undang No. 7 Tahun 2012 mengenai Penanganan Konflik Sosia...kematian perseratus ribu orangIndikator SIPD: 000299 - Kematian disebabkan konflik per 100.000 pendudukYaYaYaYaYa
1106.04.001
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Kesakitan Pemuda;
Angka Kesakitan PemudaSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKProporsi pemuda berusia 16–30 tahun yang memiliki keluhan kesehatan yang mengganggu kegiatan sehari-hari dalam sebulan terakhir terhadap populasi pemuda.persenYaYaYaYaYa
1205.02.002
    • SDGs;
  1. Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 penduduk;
Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 pendudukSTATISTIKKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKKonsep dan Definisi:Perdagangan manusia menurut UU No. 21 Tahun 2007, merupakan kejahatan perdagangan orang ketika seseorang merekrut, mengangkut, melabuhkan, mengirimkan, memindahkan atau menerima se...persenIndikator SIPD: 000302 - Angka korban perdagangan manusia per 100,000 penduduk menurut jenis kelamin, kelompok umur dan jenis eksploitasiYaYaYaYaYa
1306.01.003
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD;
Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUDSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKPerbandingan antara jumlah penduduk usia 0-6 tahun yang sedang/pernah mengikuti pendidikan prasekolah pada tahun ajaran ini terhadap jumlah peduduk usia 3-6 tahun. Dalam hal ini, pendidikan prasekolah...Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.01-Perluasan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi/38 provinsi; 512 kabupaten/kota), penajaman di Provinsi Kalimantan Utara dan 38 kab/kota di Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Layanan PAUD dan pra-sekolah belum merata: APK PAUD 2023 baru 36,36%, hanya 64,79% siswa kelas 1 SD/MI/SDLB pernah mengikuti PAUD, dan masih ada 29.830 desa/kelurahan tanpa satuan PAUD (mayoritas di Indonesia timur). Arah program menitikberatkan pada perluasan layanan PAUD, revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah yang berkualitas, serta pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (PP ATS) untuk memastikan pemerataan akses dan dukungan tumbuh kembang anak.YaYaYaYaYa
1406.01.004
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi;
Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan TinggiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi adalah jumlah mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia kuliah pada umumnya, yaitu 19 –...Indikator SIPD: 000145 - Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT).YaYaYaYaYa
1506.01.005
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajat;
Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajatSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK/sederajat adalah jumlah siswa SMA/SMK/sederajat, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia sekolah jenjang SMA/SMK/sederajat pada umumnya, yai...YaYaYaYaYa
1606.01.0001
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah mahasiswa penyandang disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk disabilitas usia 19–23 tahunIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
1706.01.0002
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil TerendahSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 1 (terendah) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebutProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
1806.01.0003
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil TertinggiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 5 (tertinggi) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebutProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
1906.01.0004
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- laki;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Laki-lakiSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah laki-laki, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 19–23 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2006.01.0005
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Non-DisabilitasSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah mahasiswa non-disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 19–23 tahunIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2106.01.0006
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk PerdesaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perdesaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang ting...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2206.01.0007
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk PerkotaanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKAngka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perkotaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang ting...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2306.01.0008
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- laki;
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) PerempuanSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah perempuan, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk perempuan usia 19–23 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2401.02.001
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Pembangunan Postur Diplomasi;
Angka Pembangunan Postur DiplomasiSTATISTIKKEMENTERIAN LUAR NEGERISmart Diplomacy adalah praktik diplomasi yang menggabungkan aset soft dan hard power dengan penggunaan instrumen teknologi dan inovasi baru, jejaring diplomasi dan kerja sama multi-pihak guna memperku...nilaiYaYaYaYaYa
2503.07.003
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia Reproduksi;
Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia ReproduksiSTATISTIKBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran, terhada...persenIndikator SIPD: 000392 - Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR 001011 - Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern/Modern Contraceptive (mCPR)YaYaYaYaYa
2610.03.0001
    • UU 4/2011;
  1. -
Anomali GayaberatGEOSPASIALBADAN INFORMASI GEOSPASIALPerbedaan antara nilai gayaberat observasi dengan nilai gayaberat yang diprediksi oleh model (gayaberat normal).per titikYaTidakYaYaYa
2706.01.0009
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
APK SMA/SMK Kuintil Teratas (APK-SMA Q5)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tah...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2806.01.0010
    • RPJMN 2025-2029;
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
APK SMA/SMK Kuintil Terbawah (APK-SMA Q1)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahu...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
2906.01.0011
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
APK SMA/SMK Penduduk Disabilitas (APK-DIS)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk penyandang disabilitas usia 16–18 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3006.01.0012
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
APK SMA/SMK Penduduk Laki-laki (APK-MaleSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk laki-laki, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 16–18 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3106.01.0013
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
APK SMA/SMK Penduduk Non-Disabilitas (APK-NONDISSTATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk non-disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 16–18 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3206.01.0014
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APK SMA/SMK Penduduk Perdesaan (APK-Rural)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah pe...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3306.01.0015
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
APK SMA/SMK Penduduk Perempuan (APK-Female)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk perempuan, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 16–18 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3406.01.0016
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APK SMA/SMK Penduduk Perkotaan (APK-Urban)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah pe...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3506.01.0017
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
APK SMP Kuintil Penghasilan Terendah (APK-Q1)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q1 yang berusia 13–15 tah...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3606.01.0018
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas;
APK SMP Kuintil Penghasilan Tertinggi (APK-Q5)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q5 yang berusia 13–15 ta...Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3706.01.0019
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
APK SMP Laki-laki (APK-L)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk laki-laki, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 13–15 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3806.01.0020
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
APK SMP Penduduk Disabilitas (APK-D)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk dengan disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk dengan disabilitas usia 13–15 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
3906.01.0021
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas;
APK SMP Penduduk Non-Disabilitas (APK-ND)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk tanpa disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk tanpa disabilitas usia 13–15 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4006.01.0022
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APK SMP Penduduk Perdesaan (APK-R)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perdesaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4106.01.0023
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APK SMP Penduduk Perkotaan (APK-U)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perkotaan.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4206.01.0024
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki;
APK SMP Perempuan (APK-P)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk perempuan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 13–15 tahun.Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4306.01.0025
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
APM SD untuk Penduduk Disabilitas (APM-D)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk disabilitas usia 7–12 tahun.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4406.01.0026
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Perempuan dan Laki- laki;
APM SD untuk Penduduk Laki-laki (APML)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk laki-laki usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk laki-laki usia 7–12 tahun.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4506.01.0027
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas;
APM SD untuk Penduduk Non-Disabilitas (APM-ND)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4606.01.0028
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APM SD untuk Penduduk Perdesaan (APMr)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perdesaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perdesaan.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4706.01.0029
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Perempuan dan Laki- laki;
APM SD untuk Penduduk Perempuan (APMP)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk perempuan usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk perempuan usia 7–12 tahun.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4806.01.0030
    • SDGs;
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan;
APM SD untuk Penduduk Perkotaan (APMu)STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIKRasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perkotaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perkotaan.persenIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.YaYaYaYaYa
4909.02.008
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Aset Wakaf Uang/PDB;
Aset Wakaf Uang/PDBSTATISTIKKEMENTERIAN AGAMAAset wakaf uang/PDB adalah rasio yang mengukur kontribusi nilai aset wakaf uang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.persenTidakYaYaYaYa
5001.02.0001
    • RPJPN 2025-2045;
    • RPJMN 2025-2029;
  1. Asia Power Index;
Asia Power Index (Diplomatic Influence)STATISTIKKEMENTERIAN LUAR NEGERIAsia Power Index merupakan indeks yang menunjukan kekuatan negara-negara khususnya di Asia dengan mengukur kemampuan negara dalam membentuk dan merespon lingkungan eksternal, baik dalam memengaruhi pe...persenYaYaYaYaYa
Showing 1-50 of 2,950 items.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
09.02.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Infrastruktur
Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk InfrastrukturNilai Pendanaan DAK Fisik untuk program pembangunan prioritas dalam kebijakan TKDtriliun rupiahKEMENTERIAN KEUANGANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKeuangan
06.01.001
    • SDGs
  1. Angka Anak Tidak Sekolah
Angka Anak Tidak SekolahAnak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10310002TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok PengeluaranTAHUNANIndikator SIPD: 000142 - Angka anak tidak sekolah jenjang PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat.Pendidikan
07.03.026
    • RPJMN 2025-2029
  1. Penurunan Laju Deforestasi
Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan HutanUpaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan...hektarKEMENTERIAN KEHUTANANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: ProvinsiTAHUNANKehutanan
03.07.001
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR)
Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR)Angka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun.Tanpa SatuanBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrioritasSTATISTIK10410004TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000694 - Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19)Kependudukan
03.07.002
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Fertilitas Total/ Total Fertility Rate (TFR)
Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR)Angka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun).Tanpa SatuanBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrioritasSTATISTIK10410005TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000125 - Total Fertility Rate (TFR). 000517 - TFR (Angka Kelahiran Total) 000695 - Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 TahunKependudukan
06.01.002
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)
Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)Lamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang.tahunBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10310003TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 5d.Harapan Lama Sekolah Indikator SIPD: 000019 - Harapan Lama SekolahPendidikan
04.01.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis
Angka Keberhasilan Pengobatan TuberkulosisAngka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh.persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK10410001TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 3b.Angka keberhasilan pengobatan Tuberkolusis (treatment success rate) (%) "Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas." Indikator SIPD: 000013 - Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate)Kesehatan
05.02.0056
    • SDGs
  1. -
Angka Kejadian Konflik SosialData rekapitulasi tentang jumlah peristiwa konflik pada tiap wilayah yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu tertentu yang mencakup jumlah konflik, jumlah korban tewas, jumlah korban luka-luka,...nilai (0-100)KEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiSEMESTERANKeamanan
04.01.006
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)Angkatan Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. Nilai normatif AKB adalah...kematian per seribu kelahiran hidupBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10410008TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Umur/Usia; Tingkat Pendidikan Terakhir IbuTAHUNAN"Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup."Kependudukan
04.01.0245
    • RPJMN 2025-2029
    • Permen PPPA 1/2025
  1. -
Angka Kematian Bayi menurut WilayahBanyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama.JiwaKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Provinsi dan Kabupaten/KotaTAHUNANKesehatan
04.01.007
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus...kematian per seratus ribu kelahiran hidupBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10410009TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 2a.Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) Indikator SIPD: 000010 - Angka Kematian Ibu (AKI)Kependudukan
03.07.0001
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH)
Angka Kematian Menurut UmurJumlah kematian per 1.000 penduduk dalam kelompok umur tertentu dalam satu tahun1000 pendudukBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 1.Usia Harapan Hidup (UHH) (tahun) Indikator SIPD: 000009 - Usia Harapan Hidup (UHH) 000921 - Umur Harapan HidupKependudukan
04.01.008
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Kematian Neonatal
Angka Kematian NeonatalAngka Kematian Neonatal (AKN) adalah jumlah anak yang dilahirkan pada tahun tertentu dan meninggal dalam periode 28 hari pertama kehidupan dan dinyatakan sebagai angka per 1.000 kelahiran...kematian perseribu kelahiran hidupBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10410010TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Umur/Usia; Tingkat Pendidikan Terakhir IbuTAHUNANProgram: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000105 - Angka Kematian Neonatal (AKN) per 1.000 kelahiran hidup.Kesehatan
05.02.001
    • SDGs
  1. Angka Kematian yang Disebabkan Konflik
Angka Kematian yang Disebabkan KonflikKonsep Dan Definisi:Kematian yang disebabkan konflik adalah kematian akibat konflik yang merujuk pada pendefinisian mengenai konflik di Undang-Undang No. 7 Tahun 2012 mengenai Penanganan Konflik...kematian perseratus ribu orangKEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK31010001TerbukaPolda JajaranTAHUNANIndikator SIPD: 000299 - Kematian disebabkan konflik per 100.000 pendudukKeamanan
06.04.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Kesakitan Pemuda
Angka Kesakitan PemudaProporsi pemuda berusia 16–30 tahun yang memiliki keluhan kesehatan yang mengganggu kegiatan sehari-hari dalam sebulan terakhir terhadap populasi pemuda.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
05.02.002
    • SDGs
  1. Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 penduduk
Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 pendudukKonsep dan Definisi:Perdagangan manusia menurut UU No. 21 Tahun 2007, merupakan kejahatan perdagangan orang ketika seseorang merekrut, mengangkut, melabuhkan, mengirimkan, memindahkan atau menerima...persenKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPrioritasSTATISTIK10810068TerbukaNasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000302 - Angka korban perdagangan manusia per 100,000 penduduk menurut jenis kelamin, kelompok umur dan jenis eksploitasiPemberdayaan Perempuan
06.01.0314
    • SDGs
  1. Persentase Angka Melek Aksara Penduduk Umur 15 Tahun ke Atas
Angka melek aksara penduduk umur 15 tahun ke atasJumlah penduduk berumur 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis kalimat sederhana dengan huruf latin dan atau huruf lainnyajiwaBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPendidikan
06.01.003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD
Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUDPerbandingan antara jumlah penduduk usia 0-6 tahun yang sedang/pernah mengikuti pendidikan prasekolah pada tahun ajaran ini terhadap jumlah peduduk usia 3-6 tahun. Dalam hal ini, pendidikan...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.01-Perluasan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi/38 provinsi; 512 kabupaten/kota), penajaman di Provinsi Kalimantan Utara dan 38 kab/kota di Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Layanan PAUD dan pra-sekolah belum merata: APK PAUD 2023 baru 36,36%, hanya 64,79% siswa kelas 1 SD/MI/SDLB pernah mengikuti PAUD, dan masih ada 29.830 desa/kelurahan tanpa satuan PAUD (mayoritas di Indonesia timur). Arah program menitikberatkan pada perluasan layanan PAUD, revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah yang berkualitas, serta pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (PP ATS) untuk memastikan pemerataan akses dan dukungan tumbuh kembang anak.Pendidikan
06.01.004
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi
Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan TinggiAngka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi adalah jumlah mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia kuliah pada umumnya, yaitu 19...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok PengeluaranTAHUNANIndikator SIPD: 000145 - Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT).Pendidikan
06.01.005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajat
Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajatAngka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK/sederajat adalah jumlah siswa SMA/SMK/sederajat, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia sekolah jenjang SMA/SMK/sederajat pada umumnya,...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
06.01.0001
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) DisabilitasRasio jumlah mahasiswa penyandang disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk disabilitas usia 19–23 tahun-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0002
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil TerendahRasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 1 (terendah) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; danPendidikan
06.01.0003
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil TertinggiRasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 5 (tertinggi) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; danPendidikan
06.01.0004
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- laki
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Laki-lakiRasio jumlah laki-laki, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 19–23 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0005
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Non-DisabilitasRasio jumlah mahasiswa non-disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 19–23 tahun-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0006
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk PerdesaanAngka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perdesaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0007
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk PerkotaanAngka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perkotaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0008
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Perempuan dan Laki- laki
Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) PerempuanRasio jumlah perempuan, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk perempuan usia 19–23 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
01.02.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Pembangunan Postur Diplomasi
Angka Pembangunan Postur DiplomasiSmart Diplomacy adalah praktik diplomasi yang menggabungkan aset soft dan hard power dengan penggunaan instrumen teknologi dan inovasi baru, jejaring diplomasi dan kerja sama multi-pihak guna...nilaiKEMENTERIAN LUAR NEGERIPrioritasSTATISTIK-InternasionalTAHUNANUrusan Luar Negeri
03.07.003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia Reproduksi
Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia ReproduksiPrevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran,...persenBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrioritasSTATISTIK10410016TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000392 - Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR 001011 - Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern/Modern Contraceptive (mCPR)Kependudukan
06.01.0009
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
APK SMA/SMK Kuintil Teratas (APK-SMA Q5)Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0010
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
APK SMA/SMK Kuintil Terbawah (APK-SMA Q1)Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0011
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas
APK SMA/SMK Penduduk Disabilitas (APK-DIS)Rasio jumlah penduduk penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk penyandang disabilitas usia 16–18...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0012
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki
APK SMA/SMK Penduduk Laki-laki (APK-MaleRasio jumlah penduduk laki-laki, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 16–18 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0013
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas
APK SMA/SMK Penduduk Non-Disabilitas (APK-NONDISRasio jumlah penduduk non-disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 16–18 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0014
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
APK SMA/SMK Penduduk Perdesaan (APK-Rural)Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0015
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki
APK SMA/SMK Penduduk Perempuan (APK-Female)Rasio jumlah penduduk perempuan, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 16–18 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0016
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
APK SMA/SMK Penduduk Perkotaan (APK-Urban)Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0017
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
APK SMP Kuintil Penghasilan Terendah (APK-Q1)Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q1 yang berusia 13–15...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0018
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas
APK SMP Kuintil Penghasilan Tertinggi (APK-Q5)Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q5 yang berusia 13–15...-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0019
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki
APK SMP Laki-laki (APK-L)Rasio jumlah penduduk laki-laki, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 13–15 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0020
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas
APK SMP Penduduk Disabilitas (APK-D)Rasio jumlah penduduk dengan disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk dengan disabilitas usia 13–15 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0021
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non-Disabilitas
APK SMP Penduduk Non-Disabilitas (APK-ND)Rasio jumlah penduduk tanpa disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk tanpa disabilitas usia 13–15 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0022
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
APK SMP Penduduk Perdesaan (APK-R)Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perdesaan.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0023
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
APK SMP Penduduk Perkotaan (APK-U)Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perkotaan.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0024
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP Sederajat antara Penduduk Perempuan dan Laki-laki
APK SMP Perempuan (APK-P)Rasio jumlah penduduk perempuan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 13–15 tahun.-BADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0025
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas
APM SD untuk Penduduk Disabilitas (APM-D)Rasio jumlah penduduk disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk disabilitas usia 7–12 tahun.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0026
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Perempuan dan Laki- laki
APM SD untuk Penduduk Laki-laki (APML)Rasio jumlah penduduk laki-laki usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk laki-laki usia 7–12 tahun.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0027
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Disabilitas dan non- Disabilitas
APM SD untuk Penduduk Non-Disabilitas (APM-ND)Rasio jumlah penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
06.01.0028
    • SDGs
  1. Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) SD Sederajat antara Penduduk Perdesaan dan Perkotaan
APM SD untuk Penduduk Perdesaan (APMr)Rasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perdesaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perdesaan.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas.Pendidikan
Showing 1-50 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
16261209.02.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Infrastruktur
Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk InfrastrukturPrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor KeuanganKEMENTERIAN KEUANGANDirektorat.....Nilai Pendanaan DAK Fisik untuk program pembangunan prioritas dalam kebijakan TKDtriliun rupiah-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKeuanganTERSEDIA
162613
    • Draft Renstra Kemendesa PDT 2025-2029
  1. -
Alumni Pelatihan Pegawai ASNNon PrioritasSTATISTIKIndikator-KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGALPusat Pelatihan Pegawai ASNData yang menunjukan Jumlah Pegawai ASN yang telah mendapatkan PelatihanOrangTerbatasKementerianTAHUNANAparatur NegaraTERSEDIA
162614
    • Draft Renstra Kemenkum 2025-2029
    • Permenkum 1/2024
  1. -
Anggota JDIHN berdasarkan Kepemilikan Website JDIHN dan TerintegrasiNon PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN HUKUMBadan Pembinaan Hukum NasionalMerupakan data yang menampilkan jumlah dari anggota yang telah terintegrasi ke portal jdihn.go.idInstansi-Integrasi Laman JDIHTAHUNANHukumTERSEDIA
162615
    • Draft Renstra Kemenkum 2025-2029
    • Permenkum 1/2024
  1. -
Anggota JDIHN yang sudah memiliki Website JDIHNon PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN HUKUMBadan Pembinaan Hukum NasionalMerupakan data yang menampilkan jumlah dari anggota JDIHN yang telah memiliki website JDIHInstansi-NasionalTAHUNANHukumTERSEDIA
16261606.01.001
    • SDGs
  1. Angka Anak Tidak Sekolah
Angka Anak Tidak SekolahPrioritasSTATISTIKIndikator10310002BADAN PUSAT STATISTIKDIREKTORAT STATISTIK KESEJAHTERAAN RAKYATAnak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan.persenTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok PengeluaranTAHUNANPendidikanTERSEDIA
16261707.03.026
    • RPJMN 2025-2029
  1. Penurunan Laju Deforestasi
Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan HutanPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN KEHUTANANDirektorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Ditjen Planologi KehutananUpaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan...hektar-Wilayah Administrasi: ProvinsiTAHUNANKehutananTERSEDIA
16261803.07.001
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR)
Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR)PrioritasSTATISTIKIndikator10410004BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALDirektorat Perencanaan PendudukAngka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun.Tanpa SatuanTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKependudukanTERSEDIA
16261903.07.002
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Angka Fertilitas Total/ Total Fertility Rate (TFR)
Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR)PrioritasSTATISTIKIndikator10410005BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALDirektorat Perencanaan PendudukanAngka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun).Tanpa SatuanTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKependudukanTERSEDIA
16262006.01.002
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)
Angka Harapan Lama Sekolah (HLS)PrioritasSTATISTIKIndikator10310003BADAN PUSAT STATISTIKDIREKTORAT ANALISIS DAN PENGEMBANGAN STATISTIKLamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang.tahunTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANPendidikanTERSEDIA
16262104.01.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis
Angka Keberhasilan Pengobatan TuberkulosisPrioritasSTATISTIKIndikator10410001KEMENTERIAN KESEHATANDirektorat Penyakit MenularAngka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh.persenTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKesehatanTERSEDIA
Showing 1-10 of 4,145 items.