Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
Tidak ada data yang ditemukan.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
07.04.021
    • RPJMN 2025-2029
  1. Produktivitas Lahan Garam Rakyat
Produktivitas Lahan Garam RakyatProduktivitas lahan garam rakyat adalah indikator untuk menghitung jumlah produksi garam yang dihasilkan dari 1 hektar tambak garam rakyat.ton per hektareKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNAN"Program: 02.22-Pengembangan Ekonomi Biru sebagai Sumber Pertumbuhan Baru. Kegiatan: 02.22.04-Pengembangan Industri Garam dan Produk Olahan Hasil Laut Lokasi Prioritas: Provinsi Nusa Tenggara Barat; Provinsi NTT; Jawa Barat; Jawa Tengah; Jawa Timur (termasuk Kab. Gresik, Kab. Bangkalan, Kab. Pasuruan, Kab. Tuban, Kab. Lamongan); Sulawesi Selatan (termasuk Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Pangkajene Kepulauan); Gorontalo; Bali; D.I. Yogyakarta; Sulawesi Tengah; Aceh; dan Kalimantan Timur. Deskripsi: Konsumsi garam nasional terus meningkat (mencapai 4,5 juta ton pada 2022), namun tidak diimbangi dengan produksi nasional (2,9 juta ton pada 2022). Hal ini menyebabkan pemenuhan konsumsi garam nasional masih dilakukan melalui impor, meskipun Indonesia memiliki garis pantai 108.000 km. Padahal, Perpres Nomor 126 Tahun 2022 mengamanatkan agar kebutuhan garam nasional dipenuhi oleh produksi dalam negeri paling lambat tahun 2024 (dengan pengecualian). Oleh karena itu, program ini bertujuan mengembangkan sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui peningkatan nilai tambah, produktivitas, dan daya saing industri garam dan produk olahan hasil laut. Hal ini memerlukan investasi pada industri hilirisasi garam, terutama (i) soda kaustik, (ii) sodium karbonat (soda ash), (iii) sodium sulfat, serta vacuum salt untuk sektor kesehatan."Kelautan
02.03.0046
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Produksi Padi
Produktivitas PadiRata-rata hasil panen per hektar untuk Paditon/haBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 02.10-Swasembada Pangan. Kegiatan: 02.10.11-Pengembangan Pangan Lokal dan Nabati Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi/Kabupaten/Kota), dengan penajaman di: Prov. Kalimantan Timur; Prov. Jawa Timur; Prov. Kalimantan Selatan; Prov. Sumatera Selatan; Prov. Sumatera Utara; Prov. Aceh (Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang); Prov. Bengkulu (Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Bengkulu Tengah); Prov. Sumatera Barat; Sulawesi Tengah; Sulawesi Tenggara (Bombana, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Konawe); Sulawesi Selatan (Luwu Timur, Luwu, Luwu Utara, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Sidenreng Rappang, Pinrang); Riau (Indragiri Hilir, Pelalawan, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti). Deskripsi: Ketersediaan pangan masih didominasi padi-padian; beras fluktuatif dan saat defisit dilakukan impor (429 ribu ton, 2023). Potensi pangan lokal besar namun belum optimal: produksi aneka umbi naik 0,63% (2019–2023) dengan kenaikan produktivitas rata-rata 1,33% (Kementan, 2024). Konsumsi sayur-buah masih rendah (PPH 2023: 5,5% dari ideal 6,0%) dan biaya pola makan sehat tinggi (>25% UMP DKI, 2017). Arah intervensi: pengembangan komoditas non-beras (aneka umbi, sayur, buah, jagung, sorgum) melalui on-farm/off-farm dan perhutanan berbasis masyarakat; penguatan lumbung pangan lokal sesuai agroekologi; serta bauran kebijakan untuk menurunkan harga/biaya pangan bergizi agar akses, diversifikasi konsumsi, dan ketahanan pangan meningkat. Indikator SIPD: 000640 - Jumlah Produksi PadiPertanian
02.03.063
    • RPJMN 2025-2029
  1. Produktivitas Sagu
Produktivitas SaguProduktivitas sagu dihitung berdasarkan produksi per luas tanaman menghasilkan pada perkebunan rakyatkilogram per hektareKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota (Untuk perkebunan rakyat)TAHUNANProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.08-Pengembangan Hilirisasi Sagu dan Singkong Lokasi Prioritas: Provinsi Nusa Tenggara Barat Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri pengolahan berbasis rumput laut untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri rumput lautPertanian
06.02.049
    • RPJMN 2025-2029
  1. Produktivitas Tenaga Kerja Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT)
Produktivitas Tenaga Kerja Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT)Produktivitas dihitung dari nilai tambah PDB lapangan usaha atas dasar harga berlaku per orang tenaga kerjaorangKEMENTERIAN PERINDUSTRIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.16-Pengembangan Industri Tekstil dan Produk Tekstil Lokasi Prioritas: Kota Semarang dan Seluruh Provinsi. Deskripsi: -Ketenagakerjaan
02.03.064
    • RPJMN 2025-2029
  1. Produktivitas Ubi Kayu
Produktivitas Ubi KayuProduktivitas dihitung berdasarkan produksi per luas tanaman menghasilkan pada perkebunan rakyatton per hektareKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANProgram: 05.01-Pengembangan Hilirisasi Industri berbasis SDA Unggulan, Industri Padat Karya Terampil, Padat Teknologi Inovasi, serta Berorientasi Ekspor. Kegiatan: 05.01.08-Pengembangan Hilirisasi Sagu dan Singkong Lokasi Prioritas: Provinsi Nusa Tenggara Barat Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri pengolahan berbasis rumput laut untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri rumput lautPertanian
02.01.0035
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Produsen Alat dan Mesin PertanianProdusen Alat dan Mesin PertanianperusahaanKEMENTERIAN PERINDUSTRIANPrioritasSTATISTIK-NasionalBULANANIndustri
09.01.0048
    • UU 7/2017
  1. -
Profil Anggota DPR RI Periode 2024-2029Gambaran umum atau deskripsi singkat yang memberikan informasi tentang identitas/karakteristik dari Anggota DPR RI Periode 2024 - 2029 yang terdiri atas: 1. Nama Anggota DPR RI Periode 2024-2029 2....-KEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-Nasional, Nama Anggota DPR RI Periode 2024-2029, Jabatan Anggota DPR RI, Daftar Komisi DPR RI, Asal Dapil Anggota DPR RI, Agama Anggota DPR RI, Jenis Kelamin Anggota DPR RI, Pendidikan Terakhir Anggota DPR RI, Asal Fraksi Anggota DPR RI, Tempat tanggal lahir Anggota DPR RI, Usia Anggota DPR RI, Latar Belakang Anggota DPR RITAHUNANDalam Negeri
09.01.0049
    • UU 7/2017
    • UU 10/2016
  1. -
Profil Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024Gambaran umum atau deskripsi singkat yang memberikan informasi tentang identitas/karakteristik dari Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang terdiri atas: 1....-KEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANDalam Negeri
02.07.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Profit Margin Ratio (PMR) BUMN
Profit Margin Ratio (PMR) BUMNProfit Margin Ratio (PMR) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai persentase Net Profit terhadap total revenue yang diperoleh dari penjualanpersenBADAN PENGATURAN BADAN USAHA MILIK NEGARAPrioritasSTATISTIK-Perusahaan BUMNTAHUNANBadan Usaha Milik Negara
03.01.0042
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pembangunan Gedung/Perkantoran
Progres Fisik Pembangunan GedungTingkat penyelesaian fisik pembangunan gedung atau perkantoran yang dilaksanakan oleh OIKN pada tahun tertentu, biasanya dinyatakan dalam persentase (%) dari total pekerjaan yang direncanakanpersenOTORITA IBUKOTA NUSANTARAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Ibu Kota NusantaraTAHUNANPekerjaan Umum
04.03.0035
    • SDGs
  1. Persentase Penduduk Miskin
Proporsi anak (0-17 tahun) yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional1. Proporsi anak (0-17 tahun) yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional adalah perbandingan jumlah anak usia 0-17 tahun yang hidup di bawah haris kemiskinan dibandingkan jumlah anak usia 0-17...persenKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; KarakteristikTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 8.Tingkat Kemiskinan (%) Indikator SIPD: 000004 - Tingkat Kemiskinan 000074 - Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur 000540 - Angka KemisikinanPemberdayaan Perempuan
04.03.0036
    • SDGs
  1. Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin
Proporsi anak (10-17 tahun) yang bekerja di sektor informal1. Proporsi anak (10-17 tahun) yang bekerja di sektor informal adalah perbandingan jumlah anak usia 10-17 tahun yang bekerja di sektor informal dengan jumlah anak usia 10-17 tahun 2. Pekerja informal...rupiahKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, KarakteristikTAHUNANIndikator SIPD: 000184 - Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelaminPemberdayaan Perempuan
04.03.0037
    • SDGs
  1. Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
Proporsi anak (5-17 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)Proporsi anak (umur 5-17 tahun) yang telah melakukan kegiatan yang berkaitan dengan komputer tertentu dalam suatu periode waktu tertentu (tiga bulan terakhir). Sebuah komputer mengacu pada komputer...persenKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; KarakteristikTAHUNAN Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Indikator SIPD: 000146 - Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) denganketerampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Pemberdayaan Perempuan
09.01.031
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Anggota Legislatif
Proporsi Anggota LegislatifPersentase ini menujukkan keterwakilan perempuan dan laki-laki di lembaga legislatif tingkat pusat dan daerah (anggota DPR RI, DPRD Tingkat I, DPRD Tingkat II). Datanya bersumber dari jumlah anggota...PersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANDalam Negeri
02.03.065
    • SDGs
  1. Proporsi areal pertanian produktif dan berkelanjutan
Proporsi areal pertanian produktif dan berkelanjutanCakupan indikator 2.4.1 adalah lahan pertanian milik yaitu lahan yang digunakan terutama untuk bercocok tanam dan beternak, yang secara khusus didefinisikan sesuai dengan ruang lingkup berikut: Yang...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK24110307TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000095 - Proporsi areal pertanian produktif dan berkelanjutanPertanian
03.06.021
    • SDGs
  1. Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan
Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikanCakupan indikator ini adalah penggunaan lahan untuk perumahan dan hunian, yaitu hunian yang memberikan kepastian bermukim (secure tenure) terdiri dari: (a) milik sendiri, (b) sewa/kontrak, (c) dinas,...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Kelompok Pengeluaran; Jenis Kelamin Kepala KeluargaTAHUNANIndikator SIPD: 000080 - Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan.Hukum
06.01.057
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi dosen yang memiliki sertifikat dosen
Proporsi dosen yang memiliki sertifikat dosenSertifikasi Dosen diatur sebagai penanda bahwa seorang dosen memiliki kompetensi profesional untuk menjalankan tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat),...persenKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
02.06.018
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Ekspor Produk Olahan Rumput Laut
Proporsi Ekspor Produk Rumput Laut OlahanRasio nilai ekspor rumput laut Indonesia yang telah mengalami proses pengolahan menjadi produk akhir setengah jadi dan/atau jadi baik layak dikonsumsi manusia atau tidak, selain rumput laut segar dan...persenKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANPerikanan
04.01.182
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi jenis alkes yang dapat diproduksi dalam negeri
Proporsi jenis alkes yang dapat diproduksi dalam negeriPersentase jenis alat kesehatan sesuai kebutuhan yang ditargetkan yang dipenuhi melalui produk dalam negeri dalam jangka waktu tertentupersenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.183
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi jenis obat (termasuk vaksin dan produk biologi) yang dapat diproduksi dalam negeri
Proporsi jenis obat (termasuk vaksin dan produk biologi) yang dapat diproduksi dalam negeri- Proporsi jenis obat termasuk produk biologi dan vaksin dengan pemenuhan melalui produk dalam negeri yang ditargetkan dalam jangka waktu tertentu - Produk dalam negeri untuk obat adalah obat yang...persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
03.06.0042
    • RPJMN 2025-2029
  1. Penurunan indeks gini ketimpangan pemilikan tanah untuk petani/nelayan
Proporsi jumlah penguasaan dan pemilikan tanah kumulatif (Yi)Persentase kumulatif dari jumlah pemilik tanah yang berada dalam kelas atau kelompok luasan tanah tertentu.persenKEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONALPrioritasSTATISTIK--TAHUNANPertanahan
06.03.027
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Jumlah SDM Iptek dengan H Index ≥ 10
Proporsi Jumlah SDM Iptek Pendidikan Tinggi dengan H Index ≥ 10Indikator yang menyatakan proporsi Sumber Daya Manusia (SDM) iptek pendidikan tinggi yaitu (dosen, peneliti, perekayasa) yang memiliki H Index ≥ 10persenKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
02.10.003
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Jumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Proporsi Jumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM)Proporsi jumlah usaha kecil dan menengah merupakan perbandingan jumlah unit usaha kecil dan menengah terhadap seluruh unit usaha pada tahun yang sama. Skala usaha kecil dan menengah didasarkan pada...persenKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Ibu Kota Nusantara; Skala UsahaTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
04.01.184
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi kasus kusta anak di antara kasus baru
Proporsi kasus kusta anak di antara kasus baruProporsi kasus kusta baru anak (persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANProgram: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional.Kesehatan
04.01.185
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi kasus kusta baru tanpa disabilitas
Proporsi kasus kusta baru tanpa disabilitasPersentase Penderita Kusta baru tanpa disabilitas (disabilitas tingkat 0) di antara total Penderita Kusta baru yang ditemukan di suatu wilayah dalam periode waktu yang samapersenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANProgram: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional.Kesehatan
03.07.0065
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern
Proporsi kebutuhan keluarga berencana yang terpenuhi dengan metode kontrasepsi modern (Demand satisfied by modern methods)persentase perempuan usia 15–49 tahun yang memiliki “kebutuhan ber-KB” (ingin menunda kehamilan atau tidak ingin anak lagi), dan kebutuhan tersebut “terpenuhi” karena saat ini menggunakan...persenBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPrioritasSTATISTIK-TAHUNANKependudukan
02.10.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Rasio kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap total kredit perbankan
Proporsi Kedit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap Total Kredit PerbankanProporsi Kredit UMKM terhadap Kredit Perbankan mengukur sejauh mana sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan pembiayaan dari perbankan dalam suatu wilayah atau negarapersenKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Ibu Kota Nusantara; Skala UsahaTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.11.0055
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Proporsi Kontribusi Pariwisata Terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)Persentase Kontribusi Pariwisata (Tourism Direct Gross Domestic Product atau TDGDP) terhadap Total Produk Domestik Bruto (PDB)persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPariwisata
09.02.054
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Kontribusi PDRB Perkotaan Non-Wilayah Metropolitan terhadap PDB Nasional
Proporsi Kontribusi PDRB Perkotaan Non-Wilayah Metropolitan terhadap PDB NasionalProduk Domestik Regional Bruto atas dasar harga pasar adalah jumlah nilai tambah bruto (gross value added) yang timbul dari seluruh sektor perekonomian di suatu wilayah. Nilai tambah adalah nilai...persenKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Wilayah: KBI, KTITAHUNANKeuangan
09.02.055
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Kontribusi PDRB Wilayah Metropolitan terhadap PDB Nasional
Proporsi Kontribusi PDRB Wilayah Metropolitan terhadap PDB NasionalProduk Domestik Regional Bruto atas dasar harga pasar adalah jumlah nilai tambah bruto (gross value added) yang timbul dari seluruh sektor perekonomian di suatu wilayah. Nilai tambah adalah nilai...persenKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Wilayah: KBI, KTITAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 23a.Proporsi kontribusi PDRB wilayah metropolitan terhadap nasional (%) Indikator SIPD: 000040 - Proporsi Kontribusi PDRB Wilayah Metropolitan terhadap NasionalKewilayahan
02.09.007
    • RKP 2026
  1. Proporsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang Menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT)
Proporsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang Menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT)Rapat Anggota Tahunan adalah rapat yang diselenggarakan oleh pengurus dan dihadiri oleh anggota, pengurus dan pengawas untuk meminta pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas yang dilaksanakan paling...persenKEMENTERIAN KOPERASIPrioritasSTATISTIK-Wilayah : Desa, Kecamatan; Kab/Kota; ProvinsiTAHUNANKoperasi
04.02.060
    • SDGs
  1. Proporsi korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada polisi
Proporsi korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada polisiKorban kekerasan adalah seseorang yang dirinya selama setahun terakhir mengalami atau terkena tindak kejahatan atau usaha/percobaan tindak kejahatan dengan kekerasan yang melaporkan kepada polisi....persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Jenis Kelamin; Umur/UsiaTAHUNANIndikator SIPD: 000304 - Proporsi korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada polisi.Keamanan
02.03.066
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Lahan Pertanian di bawah kriteria lahan produktif dan berkelanjutan
Proporsi Lahan Pertanian di bawah kriteria lahan produktif dan berkelanjutanIndikator ini memfokuskan pada lahan pertanian, yaitu lahan yang digunakan untuk mengusahakan tanaman pangan dan memelihara ternak. Negara menjamin penyediaan lahan pertanian pangan secara...persenKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPertanian
06.02.050
    • SDGs
  1. Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelamin
Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelaminPekerja informal adalah penduduk yang bekerja dengan status pekerjaan berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar, pekerja bebas, dan pekerja keluarga/tak dibayar.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Umur/Usia; Tingkat Pendidikan; SektorTAHUNANIndikator SIPD: 000184 - Proporsi lapangan kerja informal sektor non-pertanian, berdasarkan jenis kelaminKetenagakerjaan
07.05.0168
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Berat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Proporsi Limbah B3 yang TerkelolaMengukur persentase limbah B3 yang telah melalui proses pengolahan atau pengelolaan yang sesuai, dibandingkan dengan total limbah B3 yang dihasilkan.​persenKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000256 - (a) Limbah B3 yang dihasilkan per dan (b) Proporsi limbah B3 yang ditangani / diolah berdasarkan jenis penanganannya / pengolahannya.Lingkungan Hidup
02.03.067
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Proporsi luas lahan pertanian yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutan
Proporsi luas lahan pertanian yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutanIndikator ini memfokuskan pada lahan pertanian, yaitu lahan yang digunakan untuk mengusahakan tanaman pangan dan memelihara ternak. Negara menjamin penyediaan lahan pertanian pangan secara...hektarKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000096 - Proporsi luas lahan pertanian yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutan.Pertanian
06.01.058
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Mahasiswa Baru Berkuliah di Prodi STEM Terakreditasi Unggul
Proporsi Mahasiswa Baru di Prodi STEM Terakreditasi UnggulProgram studi STEM adalah program studi (Science, Technology, Engineering, and Math) meliputi Bidang Ilmu Keteknikan, MIPA, Pertanian (termasuk Pertenakan dan Perikanan), dan Kesehatan. Program studi...persenKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-Nasional; Kelompok Bidang IlmuTAHUNANPendidikan
06.01.059
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Mahasiswa Baru yang Berkuliah di Perguruan Tinggi Berkualitas
Proporsi Mahasiswa Baru yang Berkuliah di Perguruan Tinggi BerkualitasProporsi Mahasiswa Baru Yang Berkuliah di Perguruan Tinggi Berkualitas diperoleh dengan menghitung jumlah mahasiswa baru yang berkuliah di perguruan tinggi terakreditasi dibandingkan dengan total...persenKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
02.01.054
    • SDGs
  1. Proporsi nilai tambah industri kecil terhadap total nilai tambah sektor industri
Proporsi nilai tambah industri kecil terhadap total nilai tambah sektor industriKonsep dan Definisi:Industri Kecil yang dimaksud pada indikator ini adalah industri mikro dan industri kecil.Industri Mikro adalah industri pengolahan yang mempunyai tenaga kerja antara 1 sampai...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000212 - Proporsi nilai tambah industri kecil terhadap total nilai tambah sektor industri.Industri
09.02.056
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi PDB Ekonomi Kreatif
Proporsi PDB Ekonomi KreatifPDB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh...persenKEMENTERIAN EKONOMI KREATIFPrioritasSTATISTIK-TAHUNANKeuangan
09.02.059
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi PDRB Perkotaan terhadap PDB Nasional
Proporsi PDRB Perkotaan terhadap PDB NasionalProduk Domestik Regional Bruto atas dasar harga pasar adalah jumlah nilai tambah bruto (gross value added) yang timbul dari seluruh sektor perekonomian di suatu wilayah. Nilai tambah adalah nilai...persenKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKeuangan
06.02.051
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Pekerja Migran Indonesia yang Bekerja pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum
Proporsi Pekerja Migran Indonesia yang Bekerja pada Pemberi Kerja Berbadan HukumPekerja Migran Indonesia adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia (Pasal 1 ayat (2) Undang-undang...persenKEMENTERIAN PELINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA/BP2MIPrioritasSTATISTIK-Wilayah InternasionalBULANANKetenagakerjaan
06.02.052
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Pekerja yang Bekerja pada Bidang Keahlian Menengah Tinggi
Proporsi Pekerja yang Bekerja pada Bidang Keahlian Menengah TinggiPekerja yang bekerja pada bidang keahlian menengah dan tinggi menggambarkan kemampuan ekonomi untuk menyediakan lapangan kerja dengan jabatan atau okupasi yang membutuhkan keahlian tingkat menengah...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKetenagakerjaan
02.10.014
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Pelaku Usaha dengan Usaha Berbadan Hukum atau Memiliki Catatan Pembukuan Lengkap
Proporsi Pelaku Usaha dengan Usaha Berbadan Hukum atau Memiliki Catatan Pembukuan LengkapProporsi pelaku usaha dengan usaha berbadan hukum atau memiliki catatan pembukuan lengkap merupakan nilai yang menunjukkan proporsi pelaku usaha (berusaha sendiri, dibantu buruh tidak tetap/pekerja...persenKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
06.04.0014
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Proporsi pemuda dengan keterampilan TIKPersentase pemuda berusia 16–30 tahun yang menggunakan ponsel, atau komputer, atau mengakses internet dalam tiga bulan terakhirpersenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kab/KotaTAHUNANPemuda
06.02.054
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal
Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja FormalPenciptaan Lapangan Kerja Formal diukur melalui persentase tenaga kerja formal terhadap total tenaga kerja. Tenaga kerja dapat dikategorikan sebagai pekerja formal jika memenuhi salah satu kriteria...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 15b.Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja FormalKetenagakerjaan
06.01.060
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan Tinggi
Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan TinggiPersentase penduduk berusia 15 tahun ke atas yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi dan memiliki bukti kelulusan berupa Ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), terhadap total jumlah...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 6.Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan Tinggi(%) Indikator SIPD: 000020 - Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan TinggiPendidikan
04.01.186
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi penduduk dengan aktivitas fisik cukup
Proporsi penduduk dengan aktivitas fisik cukupAktivitas fisik cukup adalah aktivitas masyarakat yang mencakup aktivitas fisik sedang (dilakukan selama >5 hari dalam seminggu dengan rata-rata lama aktivitas tersebut >150 menit dalam seminggu...persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.02.061
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi penduduk kelas menengah
Proporsi penduduk kelas menengahProporsi penduduk yang termasuk dalam kategori kelas menengah, dihitung berdasarkan pengeluaran per kapita berada diantara 4,13 kali garis kemiskinan regional dan 17 kali garis kemiskinan regional.persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANSosial
04.02.064
    • SDGs
  1. Proporsi Penduduk yang Mengalami Kejahatan Kekerasan
Proporsi Penduduk yang Mengalami Kejahatan KekerasanKorban kejahatan kekerasan adalah seseorang yang diri atau harta bendanya selama setahun terakhir mengalami atau terkena tindak kejahatan kekerasan. Dalam konteks ini cakupan korban kejahatan...persenBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK10810050TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000248 - Proporsi penduduk yang mengalami kejahatan kekerasan dalam 12 bulan terakhirKeamanan
Showing 2,951-3,000 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
18393104.02.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Calon Pengantin yang Mendapatkan Bimbingan Perkawinan
Jumlah Calon Pengantin yang Mendapatkan Bimbingan PerkawinanPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN AGAMADitjen Bimas IslamJumlah pasangan calon pengantin yang telah mengikuti program Bimbingan Perkawinan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) atau instansi terkait sebelum melangsungkan pernikahan.persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANSosialTERSEDIA
18393204.02.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase calon pengantin yang mendapatkan edukasi pra nikah
Jumlah Calon Pengantin yang Mendapatkan Edukasi Pra NikahPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN AGAMABimasTotal jumlah calon pengantin yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian Agamapersen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANSosialTERSEDIA
183933
    • Draft Renstra Perpusnas 2025-2029
  1. -
Jumlah cantuman bibliografis nasional hingga tahun 2026Non PrioritasSTATISTIKIndikatorPERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIAPusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan PerpustakaanTotal cantuman bibliografis nasional yang dihasilkan dan dikelola oleh Perpusnas.Cantuman-TahunTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
183934
    • Draft Renstra Perpusnas 2025-2029
  1. -
Jumlah cantuman tajuk hingga tahun 2026Non PrioritasSTATISTIKIndikatorPERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIAPusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan PerpustakaanTotal cantuman tajuk yang dikelola oleh Perpusnas hingga tahun 2026Cantuman-Tahun, Jenis TajukTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
18393502.02.0004
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikan
Jumlah Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang DisepakatiPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN PERDAGANGANSEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PERUNDINGAN PERDAGANGAN INTERNASIONALCEPA adalah perjanjian yang lebih komprehensif daripada FTA, mencakup perdagangan barang, jasa, investasi, serta aspek lain seperti fasilitasi perdagangan, kerja sama bea cukai, persaingan, dan hak...kesepakatan-TAHUNANPerdaganganTERSEDIA
18393605.01.0007
    • DP 2023
  1. -
Jumlah CV yang sudah terdaftar berdasarkan provinsiPrioritasSTATISTIKVariabel23020003KEMENTERIAN HUKUMDirektorat Jenderal Administrasi Hukum Umumbanyaknya total keseluruhan CV yang telah secara resmi terdaftar pada sistem AHU Online di setiap provinsi di IndonesiaDokumenTerbukaProvinsi, pendaftaran, pemcatatan pendaftaranHARIANHukumTERSEDIA
183937
    • UU 12/2022
    • Perpres 55/2024
  1. -
Jumlah Daerah (Provinsi dan Kab/Kota) yang sudah menyusun Peraturan/ Kebijakan terkait Pembentukan UPTD PPANon PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan AnakKEMENTERIAN DALAM NEGERIDirektorat Jenderal Bina Pembangunan DaerahDaerah (Provinsi dan Kab/Kota) yang sudah menyusun Peraturan/ Program dan Kebijakan terkait Pembentukan UPTD PPA sesuai Mandat Perpres Nomor 55 Tahun 2024daerah-Provinsi, Kab/KotaTAHUNANPemberdayaan PerempuanTERSEDIA
18393806.01.0034
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang memenuhi SPM pendidikan
Jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota)PrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN DALAM NEGERIDirektorat Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi DaerahTotal jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia.​Total-Kabupaten/KotaTAHUNANPendidikanTERSEDIA
18393906.01.0035
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang memenuhi SPM pendidikan
Jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang telah memenuhi SPM pendidikanPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPusat Standar dan Kebijakan PendidikanJumlah provinsi dan kabupaten/kota yang mencapai nilai indeks SPM pendidikan sesuai dengan batas nilai yang ditetapkan.​jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota)-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANPendidikanTERSEDIA
18394009.01.006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Daerah dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) berkategori Sangat Inovatif (Prov,Kab,Kota)
Jumlah Daerah dengan Indeks Inovasi Daerah (IID) berkategori Sangat Inovatif (Prov,Kab,Kota)PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN DALAM NEGERIBadan Strategi Kebijakan Dalam NegeriPemerintah Daerah yang mendapatkan predikat akhir "Sangat Inovatif" berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Kegiatan penilaian inovasi...Total-Kabupaten/KotaTAHUNANDalam NegeriTERSEDIA
Showing 591-600 of 4,146 items.