Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
Tidak ada data yang ditemukan.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
09.04.0006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase konten komunikasi publik yang dapat memperkuat kohesivitas sosial berlandaskan nilai-nilai Pancasila
Jumlah total konten komunikasi publik yang diproduksi dalam 1 tahunTotal konten komunikasi publik yang diproduksi dalam satu tahun oleh instansi atau organisasi terkait. unitkontenKEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANKomunikasi
04.01.0136
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase label produk tembakau dan/atau rokok elektronik yang memenuhi ketentuan
Jumlah Total Label Produk Tembakau dan /atau Rokok Elektronik yang diawasi melalui samplingJumlah label produk tembakau dan/atau rokok elektronik yang diperiksa atau diawasi melalui pengambilan sampel non- acak di lapangan.labelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0137
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase laboratorium kesmas tingkat 2-5 yang dikembangkan sesuai standar berdasarkan stratanya
Jumlah Total Labkesmas Tingkat 2-5 yang Direncanakan (JTLDR)Jumlah total Labkesmas tingkat 2 hingga 5 yang direncanakan untuk dikembangkan dan beroperasional hingga tahun 2028, termasuk yang sudah ada (eksisting) dan yang akan dibangun baruUnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
09.01.0024
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase hasil penindakan pelanggaran pemilu yang cepat, tanpa biaya, aksesibel, mudah dimengerti, dan akuntabel
Jumlah Total Laporan Pelanggaran yang Masuk atau DitemukanJumlah keseluruhan laporan pelanggaran pemilu yang diterima dari masyarakat atau ditemukan oleh Bawaslu selama periode tertentu.​kasusBADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUMPrioritasSTATISTIK-WilayahTAHUNANDalam Negeri
08.01.0015
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan yang memenuhi standar pengelolaan
jumlah total lembaga agama dan lembaga sosial keagamaanJumlah Total lembaga agama dan lembaga sosial keagamaan dalam periode tertentu.UnitKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgama
08.01.0016
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase lembaga dana sosial keagamaan yang akuntabel dan profesional
Jumlah Total Lembaga Dana Sosial KeagamaanJumlah keseluruhan lembaga filantropi keagamaan yang beroperasi di Indonesia.UnitKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgama
06.01.0124
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang terakreditasi
Jumlah total LPTKTotal keseluruhan perguruan tinggi LPTK yang terdaftar sebagai penyelenggara pendidikan tenaga kependidikanPerguruan TinggiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0125
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase mahasiswa yang berkegiatan di luar program studi
Jumlah Total Mahasiswa AktifTotal jumlah mahasiswa aktif jenjang S1 dan D4/D3/D2/D1 yang terdaftar pada periode tertentu di sebuah perguruan tinggiOrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi​ Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; danPendidikan
06.01.0126
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Mahasiswa Baru yang Berkuliah di Perguruan Tinggi Berkualitas
Jumlah total mahasiswa baruJumlah mahasiswa baru di semua perguruan tinggi, baik yang terakreditasi maupun yang tidak terakreditasiOrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.03.0012
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks QS International Research Network Collaboration
Jumlah Total Mitra Internasional yang Berbeda dalam kemitraan penelitian internasionalJumlah total institusi mitra internasional yang berbeda dalam kemitraan penelitian yang berkelanjutanbilangan bulat (jumlah institusi)BADAN RISET DAN INOVASI NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah: NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan Teknologi
02.09.0058
    • Renstra Kemenkop 2025-2029
  1. -
Jumlah Total Modal SendiriTotal dana yang berasal dari seluruh anggota koperasi dan sumber internal koperasiRupiahKEMENTERIAN KOPERASIPrioritasSTATISTIK-Wilayah : Kab/Kota; ProvinsiTAHUNANKoperasi
02.03.0029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pangan yang Terselamatkan
Jumlah total pangan yang terselamatkanJumlah total donasi pangan yang diterima dari donatur kepada bank pangan/penggiat selamatkan pangan sebelum proses seleksi dan pengendalian mutu.kilogramBADAN PANGAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah : NasionalTAHUNANProgram: 02.15-Ekosistem Ekonomi Sirkular. Kegiatan: 02.15.02-Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi). Provinsi/Kab/Kota: Sulawesi Utara; Kalimantan Utara (Kab. Nunukan, Kota Tarakan); Papua*; Papua Barat Daya*; Papua Pegunungan (Kab. Jayawijaya*); Sulawesi Tengah (Kab. Poso, Kab. Sigi); Jawa Barat. Kategori lokasi: sentra pertanian, sentra perikanan, daerah prioritas pariwisata (Horeka), serta SPPG & sekolah/fasilitas penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Deskripsi: Timbulan susut & sisa pangan (SSP) 2000–2019 berkisar 115–184 kg/kapita/tahun dan tanpa intervensi diproyeksi 344 kg/kapita/tahun pada 2045 (tertinggi dari hortikultura; loss sayuran hingga 62,8%). Dampaknya: kerugian ekonomi Rp213–551 triliun/tahun (~4–5% PDB), kontribusi emisi GRK rata-rata ~7,29% nasional, sementara pemulihan edible SSP berpotensi memenuhi kebutuhan energi 62–100% penduduk yang kekurangan energi. Program menargetkan pengurangan SSP dari hulu-hilir melalui peningkatan infrastruktur dan sarana di pertanian, perikanan, peternakan; digitalisasi & manajemen rantai dingin; kemitraan penyelamatan pangan; serta dukungan ke MBG—untuk memperkuat ketahanan pangan dan menurunkan emisi.Pertanian
09.01.0025
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase parpol penerima bantuan keuangan parpol dari APBN yang memprioritaskan bantuan keuangan parpol untuk pendidikan politik
  2. Persentase parpol yang tepat waktu menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan parpol setelah diaudit oleh BPK kepada Mendagri
Jumlah Total Partai Politik Penerima Bantuan KeuanganJumlah Total partai politik yang menerima bantuan keuangan dari APBN.TotalKEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANDalam Negeri
09.06.0025
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Perempuan di Jabatan Tinggi Pratama dan Madya
Jumlah Total Pejabat yang Menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan PratamaJumlah keseluruhan pegawai (laki-laki dan perempuan) yang menjabat pada posisi struktural eselon I dan II di instansi pemerintahanOrangBADAN KEPEGAWAIAN NEGARAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANAparatur Negara
06.02.0047
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pekerja Lulusan Pendidikan Menengah dan Tinggi yang Bekerja di Bidang Keahlian Menengah dan Tinggi
Jumlah total pekerja lulusan pendidikan menengah atau pendidikan tinggi (Denominator)Jumlah total penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menyelesaikan pendidikan menengah atau pendidikan tinggi dan sedang bekerja, tanpa memandang bidang keahlian.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator Utama Pembangunan - 7.Persentase pekerja lulusan pendidikan menengah dan tinggi yang bekerja di bidang keahlian menengah tinggi (%) Indikator SIPD: 000021 - Persentase Pekerja Lulusan Pendidikan Menengah dan Tinggi yang Bekerja di Bidang Keahlian Menengah TinggiKetenagakerjaan
07.04.0012
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Persentase kepatuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan
Jumlah Total Pelaku Usaha (JKPU)Jumlah keseluruhan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan yang terdaftar dan aktif dalam periode tertentu, mencakup subsektor penangkapan ikan, pengangkutan ikan, pembudidayaan ikan,...OrangKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKelautan
06.04.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja
Jumlah Total Pemuda Penyandang DisabilitasTotal populasi individu berusia 16–30 tahun yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam wilayah dan periode tertentuOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
06.04.0006
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pemuda pekerja tidak penuh
  2. Persentase pemuda yang menduduki posisi manajerial
Jumlah Total Pemuda Usia 16–30 Tahun yang BekerjaTotal individu berusia 16–30 tahun yang bekerja, tanpa memandang jumlah jam kerja per minggu.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPemuda
04.01.0138
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penderita kusta menyelesaikan pengobatan kusta tepat waktu
Jumlah Total Penderita Kusta Baru pada Periode Kohort TersebutJumlah semua penderita kusta baru yang terdiagnosis dalam periode waktu tertentu (misalnya, satu tahun)OrangKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANProgram: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.02-Eliminasi Penyakit Kusta & Schistosomiasis Lokasi Prioritas: Provinsi Sulawesi Utara; Lokus kusta: Provinsi Papua Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Arah kebijakan menargetkan percepatan eliminasi penyakit tropis terabaikan (NTDs)—terutama kusta dan schistosomiasis—sebagai prasyarat menuju status negara maju. Indonesia masih berada di peringkat ke-3 dunia untuk kasus kusta baru, sementara prevalensi schistosomiasis dan kasus berintensitas berat masih tinggi di beberapa lokus. Intervensi difokuskan pada pengendalian dan eliminasi melalui penemuan kasus aktif, tatalaksana komprehensif, pemutusan rantai penularan, penguatan surveilans dan kapasitas layanan primer, serta dukungan sosial untuk menurunkan stigma—demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kesehatan nasional.Kesehatan
04.02.0014
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase penduduk penyandang disabilitas usia 5 tahun ke atas yang melakukan olahraga seminggu terakhir
Jumlah Total Penduduk Penyandang Disabilitas Usia 5 Tahun ke AtasJumlah seluruh individu penyandang disabilitas berusia 5 tahun ke atasOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANSosial
03.07.0029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penduduk Berumur 16—30 Tahun yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan (NEET)
Jumlah total penduduk usia 16–30 tahunKeseluruhan penduduk Indonesia yang berusia antara 16 hingga 30 tahun, tanpa memandang status kegiatan mereka.OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000806 - Persentase Pemuda (16-30 Tahun) Yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja Atau Mengikuti PelatihanKependudukan
05.01.0180
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan
Jumlah Total Penghuni (Tahanan dan Narapidana) di setiap Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (Rutan dan Lapas) seluruh wilayah IndonesiaJumlah keseluruhan tahanan dan narapidana yang berada di setiap Rutan dan Lapas seluruh wilayah Indonesia.OrangKEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATANPrioritasSTATISTIK-Nasional, Provinsi (Kanwil), UPT, BulananHARIANHukum
06.01.0127
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi perguruan tinggi terakreditasi
Jumlah total perguruan tinggiTotal keseluruhan perguruan tinggi yang terdaftar di Indonesia, baik yang telah terakreditasi maupun yang belumPerguruan TinggiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
05.01.0052
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemberian Bantuan Hukum Secara Litigasi dan Non Litigasi
Jumlah Total Permohonan Bantuan Hukum LitigasiJumlah keseluruhan permohonan bantuan hukum dalam lingkup litigasi yang diterimakasusKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0053
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemberian Bantuan Hukum Secara Litigasi dan Non Litigasi
Jumlah Total Permohonan Bantuan Hukum Non LitigasiJumlah keseluruhan permohonan bantuan hukum dalam lingkup non litigasi yang diterima.kasusKEMENTERIAN HUKUMPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
06.01.0128
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase peserta didik yang mengikuti pendidikan kesetaraan pada pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan yang menyelesaikan pendidikan setara formal
Jumlah Total Peserta Didik yang Mengikuti Pendidikan KesetaraanJumlah keseluruhan peserta didik yang terdaftar dan mengikuti program pendidikan kesetaraan di pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan lainnyaOrangKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Tingkat PendidikanTAHUNANPendidikan
04.01.0139
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase petugas penjamah makanan yang mendapatkan pelatihan
Jumlah total petugas penjamah makananDefinisi: Jumlah keseluruhan individu yang terlibat langsung dalam penanganan makanan, mulai dari persiapan, pengolahan, hingga penyajian.​ Satuan: Orang​ Instansi Penghasil: Perusahaan atau...OrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANKesehatan
02.01.0018
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Produksi Kendaraan Listrik Roda Empat terhadap Total Produksi Kendaraan Roda Empat
Jumlah Total Produksi Kendaraan Bermotor Roda 4 di tahun yang samaDefinisi: Jumlah total unit kendaraan roda empat yang diproduksi, termasuk kendaraan listrik dan non-listrik, dalam periode yang sama.​UnitKEMENTERIAN PERINDUSTRIANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndustri
06.01.0129
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Program Studi STEM
Jumlah total program studi (STEM dan Non STEM)Jumlah total program studi yang berstatus aktif, baik yang termasuk dalam kategori STEM maupun non-STEMProgram studiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-Nasional; Kelompok Bidang IlmuTAHUNANPendidikan
04.01.0140
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan vaksin IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)
  2. Persentase Puskesmas memiliki SPA sesuai standar
  3. Persentase Puskesmas yang mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak
Jumlah Total PuskesmasJumlah keseluruhan Puskesmas yang ada di wilayah tertentuUnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKesehatan
04.01.0142
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas terakreditasi paripurna
Jumlah Total Puskesmas Teregistrasi yang Beroperasi hingga Tahun 2026Jumlah keseluruhan Puskesmas yang telah teregistrasi dan mulai beroperasi paling lambat pada tahun 2026JumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000775 - Persentase Puskesmas Terakreditasi Paripurna 000823 - Presentasi puskesmas terakreditasi paripurnaKesehatan
04.01.0143
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi untuk UBM
Jumlah total puskesmas yang memiliki layanan UBMDefinisi: Puskesmas yang menyediakan layanan konseling dan intervensi untuk membantu pasien berhenti merokok.​UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-ProvinsiTAHUNANKesehatan
09.03.0047
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
Jumlah total remaja (usia 15-24 tahun)Total populasi individu berusia 15-24 tahunOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNAN Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Indikator SIPD: 000146 - Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) denganketerampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Informasi
05.02.0016
    • Draf Renstra BSN 2025-2029
  1. Persentase Kesesuaian Rencana Patroli Nasional
Jumlah Total Rencana Kegiatan Patroli NasionalJumlah keseluruhan kegiatan patroli kapal yang direncanakan untuk dilaksanakan secara nasional dalam periode tertentu.kegiatanBADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKeamanan
04.01.0144
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Kosmetik yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Kosmetik yang Diuji (JTSK)Total produk kosmetik yang diambil sebagai sampel untuk diuji mutu dan keamanannya dalam periode tertentu, berdasarkan analisis risiko yang dilakukan oleh otoritas pengawas.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0145
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Obat Bahan Alam yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Obat Bahan Alam yang DisamplingTotal keseluruhan sampel obat bahan alam yang diambil untuk pengujian mutu dan keamanan dalam periode tertentusampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0146
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Obat yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Obat DiperiksaTotal sampel obat yang diambil dan diuji dalam rangka pengawasan mutu obat berdasarkan analisis risiko.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0147
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pangan industri rumah tangga aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Pangan Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) DiperiksaTotal sampel pangan Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT) yang diambil dan diuji dalam periode tertentu berdasarkan analisis risiko.sampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
04.01.0148
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase pangan olahan yang aman dan bermutu
Jumlah Total Sampel Pangan Olahan DiperiksaJumlah Total sampel pangan olahan yang diambil dan diuji dalam rangka pengawasan mutu dan keamanan pangan berdasarkan analisis risikosampelBADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKesehatan
06.01.0130
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase satuan pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan yang mendapatkan pendampingan
Jumlah Total Satuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan KeagamaanTotal jumlah lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan yang terdaftar secara resmi pada periode tertentu.​unit (jumlah lembaga).​KEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
06.01.0131
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi Jumlah SDM Iptek dengan H Index ≥ 10
Jumlah Total SDM Iptek Pendidikan TinggiTotal jumlah individu yang berprofesi sebagai SDM Iptek pendidikan tinggi, mencakup dosen, peneliti, dan perekayasa, baik yang memiliki H Index tinggi maupun rendah.OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0132
    • RPJMN 2025-2029
  1. Proporsi SDM Iptek kualifikasi S3 dengan reputasi top 100 dunia di bidangnya
Jumlah total SDM pendidikan tinggi yang mengikuti program pendidikan S3Jumlah total SDM pendidikan tinggi yang mengikuti program pendidikan S3.OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
09.03.0048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat kesuksesan startup digital nasional (success rate startup digital)
Jumlah Total Startup yang MemulaiTotal jumlah startup yang memulai operasinya dalam periode tertentuunit (jumlah startup)KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.14 Ekonomi Digital. Kegiatan: 02.14.00 Penguatan Faktor Pendukung Ekonomi Digital Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Informasi
05.01.0054
    • SDGs
  1. Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan
Jumlah total tahananTotal seluruh tahanan yang berada dalam rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan pada periode tertentuOrangKEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATANPrioritasSTATISTIK-kantor wilayahTAHUNANIndikator SIPD: 000307 - Proporsi tahanan yang melebihi masa penahanan terhadap seluruh jumlah tahanan.Hukum
06.02.0048
    • SDGs
  1. Proporsi tenaga kerja pada sektor industri pengolahan
Jumlah Total Tenaga Kerja (JTK)Jumlah semua orang yang bekerja (tenaga kerja aktif) dari berbagai sektor ekonomi (pertanian, industri, jasa, dll).OrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000211 - Proporsi tenaga kerja pada sektor industri manufakturKetenagakerjaan
07.05.048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah TPA/LUR yang dioperasikan secara sanitary landfill / tingkat pengontrolan penuh
Jumlah TPA/LUR yang dioperasikan secara sanitary landfill / tingkat pengontrolan penuhMetode Lahan Urug Saniter adalah metode pengurugan di areal pengurugan sampah yang disiapkan dan dioperasikan secara sistematis, dengan penyebaran dan pemadatan sampah pada area pengurugan serta...UnitKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.18-Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dari Hulu ke Hilir. Kegiatan: 02.18.02-Peningkatan Pengumpulan dan Pengolahan Sampah serta Pemrosesan Residu di TPA/LUR​ Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penajaman pada: wilayah metropolitan & kota besar (mis. WM Surabaya), Kota Tarakan & Kab. Nunukan, Prov. Sulawesi Utara, Prov. Maluku Utara*, Papua*, Papua Barat*, NTT, Jambi, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Kab. Sintang, serta klaster Kepulauan Riau (Kab. Karimun, Kab. Lingga, Kota Batam, Kab. Natuna, Kota Tanjung Pinang) dan Kab. Deli Serdang (serta Tapanuli Tengah, Nias Selatan, Batu Bara—perlu proposal). Kategori sasaran: kab/kota dengan TPA darurat/kapasitas kritis, delineasi DAS prioritas, memiliki ekosistem pengolahan (ISWM/SWMSUD), dan amanat Perpres 35/2018. Deskripsi: Reformasi pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu–hilir diarahkan untuk meminimalkan residu ke TPA/LUR (sanitary landfill) melalui optimalisasi TPS/TPS3R/TPST, pembinaan teknis pengumpulan, dan perbaikan tata kelola–pembiayaan. Urgensinya: timbulan 2023 ~68–70 juta ton/tahun; pengumpulan baru ~35%, terolah ~15%; ~65% bocor ke lingkungan; TPA diproyeksi penuh 2028; 35 TPA terbakar (2024); dan masih ada pencemaran lindi serta open dumping ~40%. Kelembagaan lemah (399 kab/kota belum pisah regulator–operator, alokasi APBD ~0,5%, retribusi 40–45%) membuat kinerja hulu–hilir rendah. Sasaran program: menurunkan residu ke TPA/LUR, meningkatkan operasi fasilitas pengolahan, serta memperkuat regulasi, pendanaan, dan monitoring agar kinerja persampahan naik dan dampak lingkungan–kesehatan turun.Lingkungan Hidup
02.10.0078
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja UMKMPersentase transaksi belanja barang/jasa UMKM merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa UMKM terhadap seluruh total belanja negararupiahKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0125
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha KecilPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha kecil merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha kecil terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0124
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha MenengahPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha menengah merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha menengah terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi : NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.10.0123
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Transaksi Belanja Usaha MikroPersentase transaksi belanja barang/jasa usaha mikro merupakan perbandingan jumlah transaksi belanja barang/jasa usaha mikro terhadap seluruh total belanja negaraRupiahLEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi : NasionalTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
Showing 1,601-1,650 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
18366106.03.0004
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Indeks Pelembagaan Partai Politik, Dimensi Infusi NilaiPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN RISET DAN INOVASI NASIONALOrganisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial HumanioraInfusi atau penyebaran nilai (value infusion) adalah terkait dengan keberadaan sebuah nilai-nilai yang menjadi identitas dan mengikat seluruh anggota partai. Nilai-nilai yang menjadi shared values...Indeks-Wilayah NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan TeknologiTERSEDIA
18366206.03.0005
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Indeks Pelembagaan Partai Politik, Dimensi KemanDirektorat ianPrioritasSTATISTIKVariabelBADAN RISET DAN INOVASI NASIONALOrganisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial HumanioraKemanDirektorat ian/otonomi decisional yang menekankan pada tingkat otonomi partai dalam mengambil keputusan. Dalam hal ini, otonomi berarti kemampuan partai politik untuk bebas dari segala...Indeks-Wilayah NasionalTAHUNANIlmu Pengetahuan Dan TeknologiTERSEDIA
18366301.02.011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar Negeri
Indeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar NegeriPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LUAR NEGERIDirektorat Pelindungan Warga Negara IndonesiaIndeks Pemanfaatan dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar Negeri mengukur tingkat pemanfaatan sistem informasi (SI) pelayanan dan pelindungan terpadu...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUrusan Luar NegeriTERSEDIA
18366401.02.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Penguatan Sistem Kelembagaan Pelayanan dan Pelindungan WNI di Luar Negeri
Indeks Pemanfaatan Sistem Informasi Pelayanan dan Pelindungan Terpadu bagi WNI di Luar NegeriPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN LUAR NEGERIDirektorat Pelindungan Warga Negara IndonesiaIndikator untuk Mengukur tingkat pemanfaatan Portal Peduli WNI dalam verifikasi dan validasi data WNI di luar negeri. Dihitung dengan membandingkan jumlah WNI yang terverifikasi pada Portal Peduli...persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUrusan Luar NegeriTERSEDIA
18366503.07.0063
    • Renstra Mendukbangga
  1. Adanya strategi nasional terkait ketenagakerjaan pemuda yang sudah dikembangkan dan operasional sebagai strategi khusus atau sebagai bagian dari strategi ketenagakerjaan nasional
Indeks Pembangunan Berwawasan Kependudukan (IPBK)PrioritasSTATISTIKVariabel-Direktorat Kependudukan dan Jaminan SosialBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALDITJAKDUKIndeks komposit yang merepresentasikan dimensi pembangunan berwawasan kependudukan sebagai alat ukur dalam memahami kondisi pembangunan berwawasan kependudukan di Indonesia-TerbukaWilayah (nasional, provinsi, kabupaten/kota)TAHUNANKependudukanTERSEDIA
18366604.03.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Gender
Indeks Pembangunan GenderPrioritasSTATISTIKIndikator33210001BADAN PUSAT STATISTIKDIREKTORAT ANALISIS DAN PENGEMBANGAN STATISTIKIPG adalah indikator yang menggambarkan perbandingan (rasio) capaian antara IPM Perempuan dengan IPM Laki-laki. Penghitungan IPG mengacu pada metodologi yang digunakan oleh UNDP dalam menghitung...IndeksTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANPemberdayaan PerempuanTERSEDIA
18366705.01.007
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Hukum
Indeks Pembangunan HukumPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN HUKUMPusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional - Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kantor Wilayah Kementerian Hukum, dan Pusat Analisis dan Evaluasi - Badan Pembinaan Hukum NasionalIndeks Pembangunan Hukum (IPH) adalah indeks yang mengukur pilar pembangunan hukum sebagai representasi capaian pembangunan hukum di Indonesia. Adapun lima pilar dalam IPH terdiri dari budaya hukum...nilai-NasionalTAHUNANHukumTERSEDIA
18366803.05.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP) dengan status Berdaya Saing
Indeks Pembangunan Kawasan PerdesaanPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGALDirektorat Advokasi dan Kerja Sama Desa dan PerdesaanSkor Indeks pembangunan Kawasan Perdesaan per dimensinyaskor-Per Kawasan per TahunTAHUNANPembangunan Kawasan Atau Daerah TertinggalTERSEDIA
18366908.02.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Kebahasaan
Indeks Pembangunan KebahasaanPrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHBPP BahasaIndeks Pembangunan Kebahasaan menggambarkan tingkat pembangunan dalam bidang bahasa dan kesusastraan di suatu wilayah atau negara. Ini mencakup aspek-aspek seperti akses terhadap pendidikan...Indeks-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
18367008.02.002
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)
Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan OlahragaKEMENTERIAN KEBUDAYAANDirektorat.....Instrumen untuk mengukur capaian kinerja pembangunan kebudayaan, diharapkan dapat memberikan gambaran pembangunan kebudayaan secara lebih holistik dengan memuat 7 (tujuh) dimensi, yakni: (1) dimensi...--Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKebudayaanTERSEDIA
Showing 321-330 of 4,146 items.