Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
Tidak ada data yang ditemukan.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
06.01.0119
    • SDGs
  1. Persentase Sekolah dengan Akses terhadap Fasilitas Cuci Tangan
Jumlah Sekolah dengan Fasilitas Cuci TanganJumlah satuan pendidikan pada tingkat tertentu (misalnya SD, SMP, SMA) yang memiliki fasilitas cuci tangan yang memenuhi standar WASH, yaitu tersedia air mengalir, sabun, dan kondisi higienisUnitKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310067TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH).Pendidikan
06.01.0300
    • RPJMN 2025-2029
  1. -
Jumlah sekolah dengan kasus indikasi keracunan makananDefinisi : Jumlah sekolah dengan indikasi keracunan pangan Rumus : Jumlah sekolah yang menjawab "Ada" pada pertanyaan "Apakah terdapat Indikasi keracunan selama pelaksanaan MBG" di Kuesioner Survei...SekolahBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kab/Kota; Jenis sekolah (Swasta/Negeri); Status sekolah (Sekolah/Pesantren)TAHUNANPendidikan
06.01.0313
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah sekolah luar biasa (SLB) berdasarkan jenjang pendidikanData ini mencakup jumlah SLB, baik negeri maupun swasta, dalam suatu periodeSekolahKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310067TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
06.01.0201
    • RPJMN 2025-2029
  1. Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 204 kecamatan perbatasan prioritas
Jumlah Sekolah Menengah Atas/SederajatJumlah sarana pendidikan menengah sebagai lanjutan dari pendidikan menengah pertama sebelum menempuh perguruan tinggi berupa Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat) sesuai dengan standar di level...UnitKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310067TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, KecamatanTAHUNANPendidikan
06.01.0203
    • RPJMN 2025-2029
  1. Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 204 kecamatan perbatasan prioritas
Jumlah Sekolah Menengah Pertama/SederajatJumlah sarana pendidikan menengah sebagai lanjutan dari pendidikan dasar berupa Sekolah Menengah Pertama (SMP/Sederajat) sesuai dengan standar di level kecamatanUnitKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310067TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, KecamatanTAHUNANPendidikan
06.01.017
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah sekolah unggul transformasi yang terbina
Jumlah sekolah unggul transformasi yang terbinaSekolah unggul tranformasi adalah sekolah unggul yang diselenggarakan dari sekolah pada jenjang pendidikan menengah existing yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan fasilitas, sumber daya, proses...SekolahKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0120
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase satuan pendidikan formal yang memanfaatkan komputer dan internet untuk tujuan pembelajaran
Jumlah sekolah yang memanfaatkan komputer dan internet untuk tujuan pembelajaranJumlah sekolah yang memiliki minimal 5 komputer dan akses internet yang digunakan untuk tujuan pembelajaran.​UnitKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310067TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
04.01.0114
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Prevalensi Wasting pada Balita
Jumlah seluruh anak balitaTotal populasi anak usia 0-59 bulan yang diukur pada periode waktu tertentuOrangKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.02-Pencegahan dan penurunan stunting Lokasi Prioritas: Seluruh kabupaten/kota di seluruh provinsi (cakupan nasional); serta penegasan pada: Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Barat, dan 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, fokus spesifik di Provinsi Bengkulu pada Kab. Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, dan Kota Bengkulu. Deskripsi: Program menitikberatkan pemenuhan intervensi gizi-kesehatan berbasis siklus hidup sesuai kebutuhan kelompok sasaran (ibu hamil, baduta, balita, remaja, calon pengantin, keluarga, dan masyarakat). Arah kebijakan meliputi penguatan deteksi dini masalah gizi sebelum stunting (mis. ibu hamil KEK; balita dengan BB tidak naik/kurang; gizi kurang/buruk) disertai tata laksana dan pendampingan; peningkatan kualitas layanan dan edukasi; serta konvergensi melalui perbaikan tata kelola: analisis situasi berbasis kewilayahan, perencanaan–penganggaran kontekstual, integrasi sistem/kebijakan/sumber daya, dan penguatan Monev sebagai umpan balik. Sasaran akhirnya menurunkan prevalensi stunting (indikatif 18,8% pada 2025 menjadi 14,2% pada 2029), mencegah kematian dini, dan meningkatkan harapan hidup sehat. Indikator SIPD: 000089 - Prevalensi wasting (berat badan/tinggi badan) anak pada usia kurang dari 5 tahun, berdasarkan tipe.Kesehatan
04.01.0115
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Bayi Baru Lahir yang Mendapatkan Pelayanan Neonatal
Jumlah seluruh bayi usia 0–28 hariTotal bayi baru lahir dalam wilayah dan periode yang ditentukan.JumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNAN"Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000465 - Persentase bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir"Kesehatan
09.01.0021
    • RPJMN 2025-2029
  1. BUMD Air Minum dengan Tarif Full Cost Recovery (FCR)
Jumlah Seluruh BUMD Air MinumTotal jumlah BUMD Air Minum yang ada di Indonesia.​TotalKEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-ProvinsiTAHUNANDalam Negeri
01.01.0022
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Daerah Pasca Bencana Masif yang ditangani
Jumlah seluruh Daerah Terdampak bencana masifJumlah keseluruhan wilayah administratif (provinsi, kabupaten, atau kota) yang terdampak oleh bencana masif, terlepas dari apakah telah menerima penanganan atau belum.​jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota).​BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Jenis BencanaTAHUNANPertahanan
06.01.0121
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase guru dan tenaga kependidikan yang profesional pada madrasah, satuan pendidikan umum dengan kekhasan agama, dan satuan pendidikan keagamaan
Jumlah Seluruh GTK (ΣGTK)Jumlah keseluruhan guru dan tenaga kependidikan, baik yang sudah maupun yang belum memenuhi standar profesional.individu (guru dan tenaga kependidikan)KEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANPendidikan
04.01.0116
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase ibu hamil yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah seluruh ibu hamilJumlah seluruh ibu hamil adalah estimasi jumlah ibu hamil di seluruh Indonesia dalam periode tertentu, yang digunakan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anakindividuKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Kesehatan
09.01.0022
    • SDGs
  1. Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional
Jumlah Seluruh Pemerintah Daerah (JSPD)Total jumlah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.TotalKEMENTERIAN DALAM NEGERIPrioritasSTATISTIK-Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000084 - Persentase pemerintah daerah yang mengadopsi dan menerapkan strategi pengurangan risiko bencana daerah yang selaras dengan strategi pengurangan risiko bencana nasional.Dalam Negeri
09.06.0022
    • SDGs
  1. Persentase Keterwakilan Perempuan Sebagai Pengambilan Keputusan di Lembaga Eksekutif
Jumlah Seluruh Pengambil Keputusan di Lembaga Eksekutif (Eselon I dan II) (JSPLE)Jumlah total pejabat yang menduduki jabatan struktural eselon I dan II di lembaga eksekutifOrangBADAN KEPEGAWAIAN NEGARAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000318 - Persentase keterwakilan perempuan sebagai pengambilan keputusan di lembaga eksekutif (Eselon I dan II).Aparatur Negara
04.01.0117
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase fasyankes yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar
Jumlah seluruh Puskesmas dan RS PemerintahTotal jumlah puskesmas dan RS pemerintah yang terdaftar.​UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0118
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Rumah Sakit Pemerintah yang patuh memberikan antibiotik sistemik empirik sesuai standar
Jumlah seluruh RS PemerintahTotal keseluruhan RS Pemerintah yang beroperasi pada periode yang sama.​unit (jumlah rs)KEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0119
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Rumah Sakit yang mengimplementasikan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA)
Jumlah Seluruh Rumah Sakit pada Tahun SebelumnyaTotal jumlah rumah sakit yang beroperasi dan terdaftar secara resmi pada tahun sebelumnyaUnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
06.01.0122
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase santri yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah seluruh santriTotal jumlah santri yang terdaftar pada periode yang sama.​individu (jumlah santri)KEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Pendidikan
04.01.0120
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase satuan pelayanan pemenuhan gizi yang sesuai standar
Jumlah seluruh satuan pelayanan pemenuhan giziTotal unit layanan gizi yang terdaftar pada periode yang sama.​unit (jumlah satuan pelayanan).​BADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANKesehatan
04.01.0121
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pasien TBC yang memulai Pengobatan (Enrollment TBC)
Jumlah semua kasus TBC Sensitif Obat (SO) yang memulai pengobatanJumlah semua kasus TBC Sensitif Obat (SO) yang memulai pengobatan diantara jumlah kasus TBC SO ditemukan yang dilaporkanOrangKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNAN"Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas."Kesehatan
02.02.0012
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase keluar dan masuknya tumbuhan, satwa, dan biota perairan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan
Jumlah sertifikasi karantina yang diterbitkan oleh Badan Karantina IndonesiaTotal sertifikat karantina yang diterbitkan untuk komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang keluar atau masuk dari/ke Indonesia atau antar provinsi di Indonesia. Sertifikasi karantina: Dokumen resmi...DokumenBADAN KARANTINA INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Wilayah : Nasional, ProvinsiTAHUNANPerdagangan
02.03.0122
    • Renstra Bapanas 2025-2029
  1. Indeks Keamanan Pangan Segar
Jumlah Sertifikat Penerapan Penanganan yang Baik PSAT (SPPB-PSAT)Banyaknya unit penanganan PSAT yang telah memenuhi persyaratan penanganan PSAT yang baik sesuai karakteristik produk yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Pusat atau ProvinsiSertifikatBADAN PANGAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANPertanian
02.10.0091
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Setoran Pajak UMKM dan Jumlah Penerimaan Perpajakan NegaraKontribusi UMKM terhadap perpajakan merupakan perhitungan proft (keuntungan pengusaha) memberikan nilai kontribusi setoran pajak pengusaha UMKM dibandingkan total pendapatan negara dari sisi...RupiahKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional dan ProvinsiTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
09.03.0083
    • DP 2024
  1. -
Jumlah Sistem Mitigasi Multiancaman Bencana (MHEWS) terpaduJumlah Sistem Mitigasi Multiancaman Bencana (MHEWS) terpaduAlatBADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANAPrioritasSTATISTIK-Lokasi (Prov, Kab/Kota, Kecamatan, Kel/Desa, Dusun/Kampung); Jumlah, Pelaksana, Koordinat, Jenis EWS, TahunTAHUNANInformasi
09.03.0044
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah siswa layak PIP (Program Indonesia Pintar) yang bersekolah di sekolah swastaData peserta didik layak PIP (Program Indonesia Pintar) di satuan pendidikan swasta pada jenjang tertentu dalam periode waktu tertentu.OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANInformasi
04.01.0122
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase siswa SD/MI/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah siswa SD/MI/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standarJumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), atau sekolah sederajat yang menerima bantuan makanan bergizi tanpa biaya, sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh...OrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Kesehatan
04.01.0123
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase siswa SLB yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah siswa SLB yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standarJumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menerima bantuan makanan bergizi tanpa biaya, sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh instansi terkaitOrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Kesehatan
04.01.0124
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase siswa SMA/MA/SMK/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah siswa SMA/MA/SMK/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standarJumlah siswa pada jenjang SMA, MA, SMK, atau sederajat yang menerima bantuan makanan bergizi tanpa biaya, sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh instansi terkaitOrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Kesehatan
04.01.0125
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase siswa SMP/MTs/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah siswa SMP/MTs/sederajat yang mendapatkan bantuan makanan bergizi gratis sesuai standarJumlah siswa pada jenjang SMP/MTs atau sederajat yang menerima bantuan makanan bergizi tanpa biaya, sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan oleh instansi terkait.OrangBADAN GIZI NASIONALPrioritasSTATISTIK-TabelTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Kesehatan
06.01.0123
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase siswa SLB yang mendapatkan bantuan makanan bergizi
Jumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Luar Biasa (SLB)Total jumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Luar Biasa (SLB).OrangKEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK10310063TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.12-Pemberian Makan Gratis untuk Pemenuhan Gizi. Kegiatan: 04.12.01-Pemberian Makan Bergizi untuk Siswa, Santri, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Lokasi Prioritas: Jawa Barat Deskripsi: Program pemberian Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan selama 16 tahun pertama perkembangan anak, mendukung pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan SDM berkualitas dengan sasaran peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (target 100%, 2029) Pendidikan
03.01.0011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah kumulatif tampungan air yang dikelola
Jumlah Situ yang Telah DibangunTotal jumlah situ (danau kecil) yang telah dibangun dan dikelola dalam suatu wilayah pada periode tertentuUnitKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANPekerjaan Umum
05.01.0194
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS sudah diterbitkan P-16Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan telah diterbitkanya surat perintah penunjukan JaksaJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0193
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang di SP3Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan dihentikan perkara, umumnya karena kurang bukti, peristiwa bukan pidana,...Jumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0192
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang diterbitkan P-21Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan dinyatakan lengkapJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0191
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang diterbitkan SOP Form-07Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan dikembalikan karena tidak melakukan penyerahan tersangka dan barang buktiJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0190
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang dterbitkan SOP Form-01Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan telah lewat 7 hari dari diterbitkanya sprindikJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0189
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang dterbitkan SOP Form-03Surat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan yang tidak diikuti berkas perkara yang dikembalikan kepada penyidikJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0188
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang berasal dari PPNS yang sudah dilaksanakan Tahap IISurat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh Kejaksaan dan telah dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang buktiJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0187
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. -
Jumlah SPDP yang diterima yang berasal dari PPNSSurat Pemberitahuan dimulainya penyidikan yang berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diterima oleh KejaksaanJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
06.02.017
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Pekerjaan Hijau/Green Jobs yang Ditetapkan
Jumlah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pekerjaan Hijau (Green Jobs) yang DitetapkanStandar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang Disusun dan Ditetapkan adalah SKKNI yang Mendukung Lapangan Kerja Hijau.DokumenKEMENTERIAN KETENAGAKERJAANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANKetenagakerjaan
02.01.0092
    • DP 2024
  1. -
Jumlah Standar Nasional Indonesia (SNI)Banyaknya persyaratan teknis atau sesuatu yang dibakukan, yang dirancang untuk memastikan kualitas, keselamatan, dan kepatuhan barang, jasa, proses, sistem, dan personel yang ditetapkan oleh badan...DokumenBADAN STANDARDISASI NASIONALPrioritasSTATISTIK34010029Terbuka[34020030] Sektor International Classification for Standards (ICS);TAHUNANIndustri
01.02.0014
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase penyempurnaan standar, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang mendukung percepatan keanggotaan Indonesia ke OECD (2025- 2029)
Jumlah standar, kebijakan dan peraturan yang selesai disempurnakan oleh PemriDefinisi: Jumlah total standar, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang telah disempurnakan oleh Pemerintah Indonesia berdasarkan rekomendasi dari Komite OECD.​DokumenKEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIANPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANUrusan Luar Negeri
06.03.020
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah startup binaan yang produktif
Jumlah startup binaan yang produktifDirektorat Bina Talenta Penelitian dan PengembanganstartupKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANProgram: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi.Pendidikan
09.03.0045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat kesuksesan startup digital nasional (success rate startup digital)
Jumlah Startup yang BerhasilJumlah startup yang tetap beroperasi dan/atau mencapai profitabilitas dalam periode tertentuunit (jumlah startup)KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.14 Ekonomi Digital. Kegiatan: 02.14.00 Penguatan Faktor Pendukung Ekonomi Digital Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Informasi
07.02.007
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Private Charging Station Terpasang
Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Private Charging Station TerpasangStasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) adalah sarana pengisian energi listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai untuk umum.unitKEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALPrioritasSTATISTIK-TerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANEnergi
07.02.008
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) Terpasang
Jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) TerpasangStasiun yang Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) adalah sarana penukaran Baterai yang akan diisi ulang dengan Baterai yang telah diisi ulang untuk KBL Berbasis Baterai untuk umum.unitKEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALPrioritasSTATISTIK-TerbukaNasionalTAHUNANEnergi
02.10.0122
    • Draf Renstra KemenUMKM 2025-2029
  1. -
Jumlah Subsidi Penyaluran KUR terhadap Sektor Tertentu (KBLI: A, C, G, I, J) / Sektor ProduksiProporsi Subsidi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap Sektor Tertentu merujuk pada pembagian atau alokasi dana subsidi yang disalurkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk...RupiahKEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAHPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANUsaha Kecil Dan Menengah
02.03.026
    • SDGs
  1. Jumlah sumber daya genetik tanaman dan hewan untuk pangan dan pertanian yang disimpan di fasilitas konservasi, baik jangka menengah ataupun jangka panjang
Jumlah sumber daya genetik tanaman dan hewan untuk pangan dan pertanian yang disimpan di fasilitas konservasi, baik jangka menengah ataupun jangka panjangKonservasi sumber daya genetik untuk pangan dan pertanian (SDGPP) berupa benih tanaman dan hewan di dalam fasilitas konservasi jangka menengah dan panjang (ex situ, bank gen) mewakili cara yang...aksesiKEMENTERIAN PERTANIANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000097 - Jumlah sumber daya genetik tanaman dan hewan untuk pangan dan pertanian yang disimpan di fasilitas konservasi, baik jangka menengah ataupun jangka panjang.Pertanian
07.05.0046
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS)
Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung pengelolaan sampahKetersediaan dan kompetensi tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan sampah, termasuk pelatihan dan sertifikasi petugasjumlah personel dan tingkat kompetensi atau sertifikasiKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi NasionalTAHUNANIndikator SIPD: 000676 - Indeks Kinerja Pengelolaan SampahLingkungan Hidup
Showing 1,451-1,500 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
18363107.05.006
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Indeks Kualitas Air
Indeks Kualitas AirPrioritasSTATISTIKIndikator31010018KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDirektorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu AirIndeks Kualitas Air (IKA) dihitung dari hasil konversi indeks pencemaran. Pencemaran air adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan...nilai indeks tanpa satuanTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
18363207.05.007
    • RPJMN 2025-2029
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kualitas Air Laut (IKAL)
  2. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)
Indeks Kualitas Air Laut (IKAL)PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDirektorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan LautIKAL merupakan suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air laut yang merupakan nilai komposit dari beberapa parameter kualitas air laut dalam suatu wialayah pada waktu tertentu. Nilai IKAL...nilai indeks tanpa satuan-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
18363309.02.015
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kualitas Belanja Pusat dan Daerah
Indeks Kualitas Belanja Pusat dan DaerahPrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor KeuanganKEMENTERIAN KEUANGANDirektorat.....Persentase keselarasan kebijakan alokasi belanja negara terhadap perencanaan pembangunan. Persentase keselarasan kebijakan alokasi belanja negara terhadap perencanaan pembangunan diarahkan meningkat.persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKeuanganTERSEDIA
183634
    • Renstra Mendukbangga
  1. -
Indeks Kualitas Data dan Informasi Program Bangga KencanaNon PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Kependudukan dan Jaminan SosialBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPusat Data dan Teknologi InformasiKualitas data dan informasi Program Bangga Kencana merupakan data dan informasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang memenuhi kriteria dari aspek...---TAHUNANKependudukanTERSEDIA
18363507.05.008
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kualitas Ekosistem Gambut
Indeks Kualitas Ekosistem GambutPrioritasSTATISTIKIndikator31010101KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDirektorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem GambutNilai yang menggambarkan kualitas ekosistem gambut yang merupakan nilai komposit dari beberapa parameter kualitas ekosistem gambut dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.nilai indeks tanpa satuanTerbukaWilayah Administrasi: NasionalTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
183636
    • Renstra Mendukbangga
  1. -
Indeks Kualitas KebijakanNon PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan AnakBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALKedeputian Bidang Kebijakan Strategi Pembangunan Keluarga, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencanainstrumen untuk mengukur kualitas kebijakan pemerintah terutama terhadap dampak atau hasil bagi pembangunan yang strategis dengan mengedepankan prinsip berbasis bukti (evidence-based)Indeks-Nasional Kementerian/LembagaTAHUNANKependudukanTERSEDIA
18363707.05.009
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Indeks Kualitas Lahan (IKL)
Indeks Kualitas Lahan (IKL)PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDirektorat Pengendalian Kerusakan LahanIndeks Kualitas Lahan (IKL) adalah nilai yang menggambarkan kualitas lahan yang terdiri dari nilai Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) dan Indeks Kualitas Ekosistem Gambut (IKEG). IKL menggambarkan...nilai (0-100)-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
18363807.05.010
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDeputi Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan LingkunganNilai yang menggambarkan kualitas Lingkungan Hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu, yang merupakan nilai komposit dari Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas...nilai indeks tanpa satuan-Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota, Ibu Kota NusantaraTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
18363907.05.0011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 2021-2025 per pemdaPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPDeputi Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan LingkunganIndeks Kualitas Lingkungan Hidup 2021-2025 per pemdaIndeks-Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANLingkungan HidupTERSEDIA
183640
    • Renstra Mendukbangga
  1. -
Indeks Kualitas Pelayanan KBNon PrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Kependudukan dan Jaminan SosialBADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPUSDATINmengukur sejauh mana pelayanan KB memenuhi standar kualitas dan memenuhi kebutuhan pengguna. Indeks ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam sistem pelayanan KB, sehingga dapat dijadikan...--Nasional ProvinsiTAHUNANKependudukanTERSEDIA
Showing 291-300 of 4,146 items.