(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tidak ada data yang ditemukan. | ||||||||||||||
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 04.01.0109 |
|
| Jumlah Sarana Air Minum yang Diperiksa Kualitas Air Minumnya | Jumlah sarana air minum yang telah diperiksa kualitas airnya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan dinyatakan memenuhi standar kualitas air minum yang aman bagi kesehatan. | sarana | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 03.03.0026 |
|
| Jumlah Sarana Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Jalan | Suatu sistem angkutan umum yang menggunakan mobil bus menggunakan skema BTS yang dibiayai oleh APBN dengan lajur khusus yang terproteksi, yang dioperasikan di kawasan perkotaan. | Unit | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | K00127 | Terbuka | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | |
| 03.03.0027 |
|
| Jumlah Sarana Angkutan Umum Massal Perkotaan Berbasis Rel | Total unit sarana angkutan umum berbasis rel yang beroperasi di wilayah metropolitan. | Unit | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 07.05.0044 |
|
| Jumlah Sarana dan Prasarana untuk mendukung pengelolaan sampah | Ketersediaan dan kondisi fasilitas pengelolaan sampah, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan alat transportasi sampah | jumlah dan kondisi fasilitas atau peralatan | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | WILAYAH ADMINISTRASI NASIONAL, PROVINSI | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000676 - Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah | Lingkungan Hidup | |
| 03.03.0028 |
|
| Jumlah sarana pencarian dan pertolongan laut yang dimiliki untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal | Total sarana pencarian dan pertolongan laut yang dimiliki untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan kapal. Note: data ini akan digunakan sebagai bahan penyusunan IKLN... | Unit | BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 03.03.0029 |
|
| Jumlah Sarana Transportasi Umum | Data ini mencerminkan jumlah sarana transportasi umum yang tersedia atau beroperasi dari waktu ke waktu. | Unit | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 06.02.0120 |
|
| Jumlah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) | Definisi : Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) adalah SPPI yang telah selesai menjalankan pendidikan dan sudah ditempatkan Rumus : Dihitung jumlah SPPI di suatu wilayah administrasi... | Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) | BADAN GIZI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kab/Kota | BULANAN | Ketenagakerjaan | ||
| 04.01.0110 |
|
| Jumlah sasaran ibu hamil | Total ibu hamil yang menjadi target pelayanan antenatal dalam periode tersebut | persen | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000463 - Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil" | Kesehatan | |
| 04.01.0111 |
|
| jumlah sasaran remaja putri SMP & SMA sederajat diwaktu yang sama | Total remaja putri tingkat SMP dan SMA atau sederajat yang menjadi target program suplementasi TTD (Tablet Tambah Darah) di wilayah dan periode yang sama. | individu (jumlah remaja putri). | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 06.01.0307 |
|
| Jumlah Satuan PAUD/TK/Sederajat | Jumlah sarana pembinaan anak usia pasca lahir hingga 6 tahun berupa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sesuai dengan standar di level kecamatan | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi : Nasional, Kecamatan | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 02.03.025 |
|
| Jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi yang sesuai standar | satuan pelayanan pemenuhan gizi yang memenuhi standar berdasarkan regulasi dan pedoman yang berlaku | unit | BADAN GIZI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional, Provinsi, & Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 06.01.0097 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan | Banyaknya unit kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | [32010026] Wilayah; [10320055] Tingkat Pendidikan; [10320051] Status Satuan Pendidikan; | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0098 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan dengan Akreditasi Minimal B | Jumlah satuan pendidikan yang telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat minimal B | Satuan Pendidikan | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional dan Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 07.05.044 |
|
| Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis Pendidikan. Pendidikan formal adalah... | Unit | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000263 - Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Lingkungan Hidup | |
| 06.01.0139 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal | Keseluruhan jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang terdaftar dan aktif dalam sistem pendidikan nasional. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0099 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang diakreditasi sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP) | Jumlah total satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, yang telah mendapatkan akreditasi berdasarkan Standar Nasional Pendidikan | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0100 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang memiliki program peningkatan kualitas lingkungan belajar | Jumlah satuan pendidikan, baik formal (seperti SD, SMP, SMA) maupun nonformal (seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/PKBM, Lembaga Kursus dan Pelatihan/LKP), yang telah mengimplementasikan... | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0101 |
|
| Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang telah menerapkan kurikulum terkini | Jumlah satuan pendidikan formal dan nonformal yang telah mengadopsi dan menerapkan kurikulum terbaru yang berfokus pada konteks peserta didik, pengembangan karakter, dan kompetensi esensial. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 07.05.0045 |
|
| Jumlah satuan Pendidikan formal peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, yang terdiri atas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. | Unit | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000263 - Jumlah satuan Pendidikan formal dan Lembaga/ komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan hidup | Lingkungan Hidup | |
| 08.01.0013 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Formal Pesantren | Jumlah keseluruhan lembaga pesantren formal yang terdaftar dan diakui oleh Kemenag RI | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Agama | ||
| 06.01.0102 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Formal Pesantren yang mendapatkan nilai Jayyid | Jumlah lembaga pesantren formal yang telah mengikuti asesmen mutu dan memperoleh nilai minimal "jayyid" (baik) | Unit | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0103 |
|
| Jumlah satuan pendidikan nonformal yang meningkat mutu pembelajarannya | Jumlah satuan pendidikan nonformal yang menunjukkan peningkatan mutu pembelajaran dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini diukur berdasarkan hasil Rapor Pendidikan dan/atau Survei Lingkungan... | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0104 |
|
| Jumlah satuan pendidikan pesantren | Total jumlah satuan pendidikan pesantren yang terdaftar secara resmi pada periode tertentu. | unit (jumlah satuan pendidikan). | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0105 |
|
| Jumlah Satuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang Mendapatkan Pendampingan | Jumlah lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan yang telah menerima program pendampingan dari Kementerian Agama dalam periode tertentu. | unit (jumlah lembaga). | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0106 |
|
| Jumlah satuan pendidikan pesantren yang diasesmen | Jumlah satuan pendidikan pesantren yang telah menjalani proses penilaian atau evaluasi mutu oleh Majelis Masyayikh atau lembaga terkait lainnya. | unit (jumlah satuan pendidikan). | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0107 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang memanfaatkan hasil asesmen nasional untuk peningkatan kualitas pembelajaran | Jumlah satuan pendidikan yang menggunakan hasil Asesmen Nasional untuk perencanaan dan peningkatan kualitas pembelajaran. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0108 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang memenuhi SNP sarpras | Jumlah satuan pendidikan yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan terkait sarana dan prasarana sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.02-Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah dan Madrasah yang Berkualitas (PHTC) Lokasi Prioritas: Nasional (38 provinsi, 512 kabupaten/kota; seluruh kab/kota di Jawa Tengah); Provinsi/Kab/Kota: 38 kab/kota di Jawa Timur; Sulawesi Utara; Sumatera Selatan; Sumatera Barat (Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kab. Sijunjung); serta seluruh provinsi (penugasan lintas daerah). Deskripsi: Mutu pembelajaran perlu didorong lewat revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah serta pembangunan satuan pendidikan baru di daerah padat murid. Data Pokok Pendidikan 2023 menunjukkan 25,67% ruang kelas dalam kondisi rusak sedang/berat—setara 501.641 ruang kelas sekolah dan 44.038 ruang kelas madrasah dari total 1.831.172—disertai mismatch kapasitas karena jumlah siswa melampaui daya tampung. Program menargetkan pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui perbaikan/rehabilitasi ruang belajar, penambahan kapasitas, dan pemenuhan pembiayaan operasional agar proses belajar tidak terganggu dan standar layanan pendidikan meningkat merata. | Pendidikan |
| 06.01.0109 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk literasi membaca atau numerasi | Jumlah satuan pendidikan di suatu provinsi yang memiliki paling sedikit 70% peserta didik dengan level hasil belajar minimal "cakap" dalam literasi membaca atau numerasi berdasarkan hasil Asesmen... | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 5b.Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Indikator SIPD: 000017 - Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk Literasi membaca dan Numerasi | Pendidikan |
| 06.01.0110 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang menerapkan pendidikan inklusif | Total jumlah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusif, yaitu memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar bersama dalam... | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0111 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang menerapkan pendidikan inklusif dengan peningkatan mutu pembelajar | Jumlah satuan pendidikan umum (formal dan nonformal) yang tidak hanya menyelenggarakan pendidikan inklusif tetapi juga menunjukkan peningkatan dalam mutu pembelajaran. | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0112 |
|
| Jumlah satuan pendidikan yang mengikuti Asesmen Nasional | Total jumlah satuan pendidikan yang berpartisipasi dalam Asesmen Nasional pada tahun tertentu | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.03.014 |
|
| Jumlah Science Techno Park (STP) baru yang dikembangkan di luar Jawa | Jumlah Science Techno Park (STP) baru yang dikembangkan di luar Jawa | lembaga | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Pendidikan | |
| 06.03.015 |
|
| Jumlah Science Techno Park (STP) yang ditingkatkan kapasitasnya | Indikator ini menyatakan Jumlah Science Techno Park (STP) yang ditingkatkan kapasitasnya | lembaga | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Pendidikan | |
| 06.01.0113 |
|
| Jumlah SDM Iptek dengan H Index ≥ 10 | Jumlah dosen, peneliti, atau perekayasa yang memiliki H Index ≥ 10 dalam basis data publikasi ilmiah, seperti Scopus, Google Scholar, atau SINTA. | Orang | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.03.017 |
|
| Jumlah SDM Iptek masuk ke dalam pemeringkatan World's Top 2% Scientists | Definisi Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Iptek: Banyaknya SDM iptek nasional yang terlibat di dalam kegiatan riset. Pemeringkatan World's Top 2% Scientists adalah Pemeringkatan yang didasarkan pada... | Orang | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | 10210049 | Terbuka | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Lokasi Prioritas: Cakupan nasional (seluruh provinsi) dengan pembatasan pada kriteria dan ketersediaan anggaran K/L serta mekanisme proposal-based dari seluruh daerah. Penekanan wilayah mencakup: Kab. Kepulauan Sangihe; Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Nunukan); Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua Barat; Provinsi Jawa Timur; dan Provinsi Maluku. Deskripsi: Program menanggapi penurunan daya saing talenta global Indonesia (GTCI skor 37,0; peringkat 86/133 pada 2022), rendahnya densitas SDM Iptek (±1.158 per sejuta penduduk; di bawah Tiongkok 1.585 dan AS 4.827), minimnya pendanaan litbang (≈0,2% PDB), keterbatasan fasilitas laboratorium, serta belum terintegrasinya sistem pembinaan talenta. Arah intervensi mencakup peningkatan pembinaan SDM Iptek profesional berkualifikasi tinggi, perluasan fasilitasi akuisisi riset dan inovasi, sinergi pendanaan, peningkatan akses/kapasitas laboratorium, dan penguatan apresiasi talenta—termasuk MTN untuk menyiapkan SDM bertalenta dan diakui global (termasuk bidang seni budaya). Sasaran akhirnya adalah terciptanya SDM Iptek berkompetensi tingkat internasional untuk mendorong daya saing dan ekosistem riset-inovasi yang lebih kompetitif. | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi |
| 06.03.018 |
|
| Jumlah SDM Iptek pendidikan tinggi yang mendapatkan rekognisi internasional | Jumlah sumber daya manusia di bidang Iptek pendidikan tinggi yang berhasil mendapatkan rekognisi di tingkat internasional | Orang | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0114 |
|
| Jumlah SDM Iptek yang mengikuti program pendidikan S3 di universitas dengan reputasi top 100 dunia di bidangnya | Jumlah SDM iptek (termasuk dosen, peneliti, dan perekayasa) yang terdaftar dalam program doktoral (S3) di universitas yang masuk dalam peringkat 100 besar dunia sesuai bidang studi mereka | Orang | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 09.06.0021 |
|
| Jumlah SDM kearsipan yang lulus sertifikasi | Jumlah sumber daya manusia di bidang kearsipan yang telah lulus sertifikasi kompetensi | Orang | ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi : Nasional | TAHUNAN | Aparatur Negara | ||
| 06.01.0306 |
|
| Jumlah SDM pendidikan tinggi yang melakukan penelitian dengan bekerja sama dengan institusi lain di tingkat internasional | Jumlah SDM pendidikan tinggi yang melakukan penelitian dengan bekerja sama dengan institusi lain di tingkat internasional | Orang | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 02.10.0095 |
|
| Jumlah SDM/Tenaga Kerja UMKM yang memiliki Sertifikat SKKNI | Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan... | Unit usaha | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 02.10.0094 |
|
| Jumlah SDM/Tenaga Kerja Usaha Kecil yang memiliki Sertifikat SKKNI | Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan... | orang | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 02.10.0093 |
|
| Jumlah SDM/Tenaga Kerja Usaha Menengah yang memiliki Sertifikat SKKNI | Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan... | orang | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 02.10.0092 |
|
| Jumlah SDM/Tenaga Kerja Usaha Mikro yang memiliki Sertifikat SKKNI | Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan... | orang | KEMENTERIAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Usaha Kecil Dan Menengah | ||
| 04.01.0113 |
|
| Jumlah SDMK yang Telah Menyelesaikan Pelatihan | Jumlah Sumber Daya Manusia Kesehatan (termasuk tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang kesehatan) yang terdaftar dalam Sistem Informasi SDMK dan telah mengikuti serta menyelesaikan... | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.03-Produksi dan pendayagunaan SDM kesehatan Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi/kabupaten/kota), dengan penekanan pada Wilayah Papua; serta provinsi/daerah spesifik: Maluku Utara, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. Deskripsi: Capaian pemenuhan SDM kesehatan pada RPJMN 2020–2024 belum memenuhi target: Puskesmas dengan 9 jenis tenaga kesehatan baru 60,16% (target 83%) dan RSUD kab/kota dengan 4 spesialis dasar + 3 spesialis lainnya 72,9% (target 90%). Ketimpangan distribusi tenaga antarwilayah masih tinggi, sehingga prioritas diarahkan pada peningkatan jumlah, kualitas, dan pemerataan penempatan SDM kesehatan sesuai kebutuhan fasilitas layanan (terutama Papua), agar ketersediaan SDM berkualitas di Puskesmas dan RSUD mendukung pemerataan dan efektivitas pembangunan kesehatan. | Kesehatan | |
| 09.03.0082 |
|
| Jumlah sebaran aset Infrastruktur diwilayah penerima Dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana | Sim aset adalah aplikasi yag digunakan untuk memetakan penyebaran aset hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang diperoleh melalui dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB lengkap... | Jumlah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota) | BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA | Prioritas | STATISTIK | - | 1. Jumlah Daerah yg memiliki aset kegiatan RR per Tahun Anggaran; 2. Nama aset; 3. Jenis aset; 4. Lokasi aset Kab/Kota/Kec/Kel; 5. Koordinat lokasi aset; 6. Dokumentasi aset | TAHUNAN | Informasi | ||
| 06.01.0199 |
|
| Jumlah Sekolah Dasar/Sederajat | Jumlah sarana pendidikan dasar untuk anak-anak berusia 7 hingga 12 tahun berupa Sekolah Dasar (SD/Sederajat) sesuai dengan standar di level kecamatan | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Kecamatan | TAHUNAN | Pendidikan | |
| 06.01.0115 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Internet untuk Pengajaran | Jumlah satuan pendidikan yang memiliki akses internet yang digunakan secara aktif untuk kegiatan pembelajaran | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional dan Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Pendidikan |
| 06.01.0116 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Komputer untuk Pengajaran | Jumlah sekolah pada jenjang pendidikan tertentu yang memiliki fasilitas komputer yang digunakan untuk tujuan pembelajaran | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Pendidikan |
| 06.01.0117 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses Listrik | Jumlah sekolah pada jenjang pendidikan tertentu yang memiliki akses ke fasilitas listrik | Unit | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Pendidikan |
| 06.01.0118 |
|
| Jumlah Sekolah dengan Akses terhadap Air Minum Layak | Jumlah sekolah yang memiliki akses ke sumber air minum yang memenuhi kriteria kelayakan. Air minum layak mencakup sumber-sumber seperti air ledeng (keran), keran umum, hidran umum, terminal air,... | Jumlah | KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH | Prioritas | STATISTIK | 10310067 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000150 - Proporsi sekolah dengan akses ke: (a) listrik (b) internet untuk tujuan pengajaran, (c) komputer untuk tujuan pengajaran, (d) air minum layak, (e) fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin, (f) fasilitas cuci tangan (terdiri air, sanitasi, dan higienis bagi semua (WASH). | Pendidikan |
Showing 1,401-1,450 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 183621 | 09.01.004 |
|
| Indeks Kinerja Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan | Nilai Rata-Rata Nasional Indeks Kinerja Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat yang melaksanakan dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan wewenang GWPP dengan memperhatikan indikator penilaian: a.... | Poin | - | Provinsi | TAHUNAN | Dalam Negeri | TERSEDIA | ||
| 183622 | 07.04.0003 |
|
| Indeks Kinerja Kapal Pengawas (ikp) | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Direktorat Pengendalian Operasi Armada | Mengukur efektivitas operasional kapal pengawas dalam melaksanakan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan | Indeks | - | Nasional | TAHUNAN | Kelautan | TERSEDIA | ||
| 183623 | 09.02.014 |
|
| Indeks Kinerja Kebijakan Penerimaan Negara | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan | MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA | Direktorat..... | Tingkat efektifitas pemberian insentif perpajakan terhadap perekonomian | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Keuangan | TERSEDIA | |
| 183624 |
|
| Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran Kementerian Pariwisata | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN PARIWISATA | Biro Perencanaan dan Keuangan | IKPA adalah Indikator yang ditetapkan oleh kementerian Keuangan selaku BUN untuk mengukur kualitas Kinerja Pelaksanaan Anggaran Belanja Kementerian Negara/Lembaga, yang terdiri dari 8 Indikator : 1.... | - | - | Klasifikasi Organisasi : Kementerian, Satuan Kerja, Unit Kerja | TRIWULANAN | Keuangan | TERSEDIA | |||
| 183625 | 09.02.030 |
|
| Indeks Kinerja Pengadaan | Prioritas | STATISTIK | Indikator | LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH | BIRO PERENCANAAN DAN KEUANGAN | Angka yang mengukur kinerja pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara nasional. | - | - | Nasional | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | ||
| 183626 | 07.05.005 |
|
| Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Direktorat Penanganan Sampah | Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS) merupakan instrumen standar penilaian kinerja pengelolaan sampah dari pusat hingga daerah sehingga hasil penilaian dapat dengan mudah dibandingkan dan... | nilai indeks tanpa satuan | - | Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | TERSEDIA | ||
| 183627 | 07.04.0004 |
|
| Indeks Kinerja Pesawat Patroli (ips) | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Direktorat Pengendalian Operasi Armada | Mengukur efektivitas operasional pesawat patroli dalam melakukan pengawasan udara terhadap sumber daya kelautan dan perikanan | Indeks | - | Nasional | TAHUNAN | Kelautan | TERSEDIA | ||
| 183628 | 07.04.0005 |
|
| Indeks Kinerja Speedboat Pengawas (isb) | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Direktorat Pengendalian Operasi Armada | Menilai efektivitas operasional speedboat dalam kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan | Indeks | - | Nasional | TAHUNAN | Kelautan | TERSEDIA | ||
| 183629 | 09.04.002 |
|
| Indeks Komunikasi Pembangunan dan Informasi Publik | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL | Direktorat Komunikasi Publik | Alat ukur yang objektif, kredibel, komprehensif dan terstandar terkait pengelolaan informasi dan komunikasi publik (PIKP) di Indonesia yang bisa menjadi rujukan baik dari para akademisi maupun... | Dokumen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Komunikasi | TERSEDIA | ||
| 183630 | 09.05.001 |
|
| Indeks Kota Berkelanjutan (IKB) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Transformasi Birokrasi dan Pemerintahan | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Direktorat Tata Ruang, Perkotaan, Pertanahan, dan Penanggulangan Bencana | Indeks Kota Berkelanjutan adalah standar ukuran dalam memetakan kondisi perkotaan eksisting dan pencapaian pembangunan perkotaan. Indeks ini digunakan sebagai alat ukur pemantauan pembangunan... | - | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Wilayah: KTI, KBI, Metropolitan, Non-Metropolitan | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA |
Showing 281-290 of 4,146 items.
