Data Prioritas Jangka Menengah 2025-2029

(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)

#ID DDPSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis DataInstansi Produsen DataDefinisiSatuanCatatan kebutuhan dukungan Data Daerah20252026202720282029
         
Tidak ada data yang ditemukan.
 
Id DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataDefinisiSatuanInstansi Produsen DataJenis PengajuanJenis DataStandar DataKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranCatatan kebutuhan dukungan data daerahTag Rad
    
05.02.020
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah provinsi yang memiliki kemampuan intelijen minimal
Jumlah provinsi yang memiliki kemampuan intelijen minimalJumlah provinsi yang memiliki kapasitas intelijen dasar dalam mengumpulkan informasi dan menjalankan operasi untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.ProvinsiBADAN NARKOTIKA NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
08.01.0011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase provinsi yang memperoleh nilai kerukunan umat beragama dengan kategori sangat tinggi
jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB sangat tinggiDefinisi: Jumlah provinsi yang memiliki nilai IKUB dalam rentang 80 hingga 100, yang dikategorikan sebagai tingkat kerukunan umat beragama "sangat tinggi".​ProvinsiKEMENTERIAN AGAMAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgama
07.05.042
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah provinsi yang mengalami peningkatan skor Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) sektor air laut
Jumlah provinsi yang mengalami peningkatan skor Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) sektor air lautJumlah provinsi yang menunjukkan peningkatan skor pada Indeks Respon Lingkungan Hidup (IRLH) khususnya di sektor air laut dibandingkan dengan periode sebelumnya. IRLH sektor air laut menilai respons...ProvinsiKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-WILAYAH ADMINISTRASI NASIONAL, PROVINSITAHUNANLingkungan Hidup
03.01.030
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air limbah domestik yang siap dikerjasamakan
Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air limbah domestik yang siap dikerjasamakanJumlah proyek SPALD yang siap untuk dikerjasamakan yang dibuktikan melalui kesepakatan melalui Perjanjian Kerja SamaproyekKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANPekerjaan Umum
03.01.031
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang siap dikerjasamakan
Jumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang siap dikerjasamakanJumlah proyek pembiayaan kreatif infrastruktur air minum yang memasuki tahap transaksi dan penetapan kerja samaproyekKEMENTERIAN PEKERJAAN UMUMPrioritasSTATISTIK-Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANPekerjaan Umum
09.05.005
    • SDGs
  1. Jumlah proyek yang ditawarkan untuk dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)
Jumlah proyek yang ditawarkan untuk dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)Jumlah proyek yang masuk dalam Daftar Rencana Proyek KPBU dengan status siap ditawarkan ditambah dengan jumlah proyek yang sedang dalam proses Prakualifikasi pada tahun berjalan.proyekKEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANIndikator SIPD: 000343 - Jumlah proyek yang ditawarkan untuk dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).Perencanaan Pembangunan Nasional
02.02.007
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikan
Jumlah PTA/FTA/CEPA yang terselesaikanJumlah Preferential Trade Agreement (PTA)/ Free Trade Agreement (FTA)/ Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang terselesaikan adalah jumlah Perundingan Perdagangan Internasional yang...kesepakatanKEMENTERIAN PERDAGANGANPrioritasSTATISTIK-Sektor; Jenis Perundingan: PTA, FTA, CEPATAHUNANIndikator SIPD: 000339 - Jumlah PTA/FTA/CEPA yang disepakatiPerdagangan
09.03.0034
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah PTN, PTS, PTIK yang memberikan kredensial mikroJumlah Perguruan Tinggi Nasional (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dan Perguruan Tinggi Ikatan Dinas (PTIK) yang aktif menyelenggarakan kredensial mikro—program singkat berbasis...Perguruan TinggiKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-TAHUNANInformasi
05.02.021
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah Pusat Pendidikan Polwan
Jumlah Pusat Pendidikan PolwanJumlah lembaga pendidikan yang secara khusus didedikasikan untuk mendidik dan melatih Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia. Lembaga ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi Polwan...UnitKEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANPendidikan
06.01.0308
    • Draft Renstra Kemdiktisaintek 2025-2029
  1. -
Jumlah Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) yang terpetakan berdasarkan keunggulan komoditas penelitiannyaJumlah Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) yang terpetakan berdasarkan keunggulan komoditas penelitiannyaUnitKEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANPendidikan
04.01.0081
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase fasyankes yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar
Jumlah Puskesmas dan RS Pemerintah yang Melaksanakan Pelayanan Kefarmasian Sesuai StandarJumlah puskesmas dan RS pemerintah yang memenuhi kriteria standar pelayanan kefarmasian, yaitu memiliki SOP pengelolaan sediaan farmasi (kecuali distribusi) dan melaksanakan pelayanan farmasi klinis...UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0082
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas memiliki SPA sesuai standar
Jumlah Puskesmas dengan kelengkapan SPA minimal 70%Jumlah Puskesmas yang memiliki kelengkapan sarana, prasarana, dan alat kesehatan mencapai minimal 70% sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.Kesehatan
04.01.0083
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan vaksin IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)
Jumlah Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial dan Vaksin IRL Sesuai StandarJumlah Puskesmas yang memiliki minimal 90% dari 40 jenis obat esensial dan 7 jenis vaksin IRL sesuai kebutuhanJumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000821 - Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial dan Vaksi IRL (Imunisasi Rutin Lengkap)Kesehatan
04.01.0084
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas mampu Pelayanan Keluarga Berencana (KB) metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Jumlah Puskesmas di wilayah kerja KB MKJPDefinisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut: - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja...UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANKesehatan
04.01.0085
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas mampu Pelayanan Keluarga Berencana (KB) metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Jumlah Puskesmas mampu Pelayanan KB MKJPDefinisi: Puskesmas yang memenuhi kriteria berikut:​ - Memiliki minimal 2 bidan kompeten dalam pelayanan KB MKJP (bersertifikat pelatihan). - Minimal 50% Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah kerja...UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0252
    • RPJMN 2025-2029
  1. Rata-rata Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan di 204 kecamatan perbatasan prioritas
Jumlah Puskesmas Rawat InapJumlah sarana pelayanan kesehatan dan pengobatan masyarakat tingkat Puskesmas yang memiliki rawat inap sesuai dengan standar di level kecamatanPuskesmasKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, KecamatanTAHUNANKesehatan
04.01.0086
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas terakreditasi paripurna
Jumlah Puskesmas Terakreditasi Paripurna yang Sertifikatnya Masih BerlakuJumlah Puskesmas yang telah memperoleh status akreditasi paripurna dari lembaga akreditasi resmi dan sertifikat akreditasinya masih berlaku dalam kurun waktu 2025-2029JumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000775 - Persentase Puskesmas Terakreditasi Paripurna 000823 - Presentasi puskesmas terakreditasi paripurnaKesehatan
04.01.0088
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi untuk UBM
Jumlah puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapiJumlah Puskesmas yang memberikan layanan farmakoterapi, Puskesmas yang menyediakan obat-obatan untuk membantu pasien berhenti merokok.​UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0089
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas santun lanjut usia
Jumlah puskesmas yang memberikan layanan santun lansia sesuai standar di suatu wilayahDefinisi: Jumlah Puskesmas yang telah memenuhi kriteria sebagai Puskesmas Santun Lansia, yaitu menyediakan ruang khusus untuk pelayanan lansia, memiliki akses yang ramah lansia (seperti jalan tidak...UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKesehatan
04.01.0090
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas dengan Jenis Tenaga Kesehatan Sesuai Standar
Jumlah Puskesmas yang memenuhi standar jenis dan jumlah tenaga kesehatan sesuai klasifikasi wilayah dan layananPersentase Puskesmas teregistrasi dan laik operasional yang memenuhi standar minimal jenis dan jumlah SDMK berdasarkan lingkup pelayanan fasyankes (rawat inap dan non-rawat inap) dan klasifikasi...persenKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANIndikator SIPD: 000774 - Persentase Puskesmas dengan jenis tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai standar. 000825 - Presentase puskesmas dengan jenis dan jumlah SDM kesehatan sesuai standarKesehatan
04.01.0091
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase puskesmas yang mencapai target INM (Indikator Nasional Mutu)
Jumlah Puskesmas yang Mencapai Seluruh Target INMJumlah Puskesmas yang telah memenuhi semua target yang ditetapkan dalam Indikator Nasional Mutu sesuai regulasiJumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.Kesehatan
04.01.0092
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas yang ramah penyandang disabilitas
Jumlah Puskesmas yang ramah penyandang disabilitasJumlah Puskesmas yang telah memenuhi standar aksesibilitas dan pelayanan bagi penyandang disabilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.​JumlahKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.Kesehatan
04.01.0093
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Puskesmas yang mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak
Jumlah Puskesmas yang telah mampu melaksanakan tatalaksana kekerasan terhadap perempuan dan anak sesuai standarDefinisi: Puskesmas yang memiliki minimal dua tenaga kesehatan terlatih dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta fasilitas dan prosedur yang sesuai dengan pedoman...UnitKEMENTERIAN KESEHATANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANProgram: 04.15-Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Tata Kelola. Kegiatan: 04.15.01-Investasi pelayanan kesehatan primer Lokasi Prioritas: Nasional (seluruh provinsi dan 514 kabupaten/kota); fokus provinsi/daerah: Maluku Utara; Kalimantan Timur; Papua Tengah*; Nusa Tenggara Timur; Provinsi Jawa Timur (Puskesmas di 38 kab/kota hingga desa/kelurahan); Provinsi Jawa Barat (Kab. Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar); serta Kab. Indragiri Hilir. Deskripsi: Kualitas pelayanan kesehatan primer masih rendah: baru 28% Puskesmas terakreditasi paripurna, 18,5% memenuhi standar sarana–prasarana–alkes, hanya 1,17% kab/kota memiliki unit layanan desa/kelurahan sesuai standar, dan sekitar 18% kab/kota memiliki cakupan Posyandu aktif berbasis siklus hidup ≥75%. Peran kader kesehatan belum optimal, sementara Puskesmas dan jaringannya adalah garda terdepan surveilans, deteksi dini, dan pencegahan. Program memprioritaskan penguatan Puskesmas hingga tingkat desa melalui peningkatan akreditasi dan sarpras, penguatan kader dan partisipasi masyarakat, serta tata kelola layanan primer yang lebih responsif dan inklusif.Kesehatan
05.01.0048
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Penyelesaian Eksekusi Putusan Perdata
Jumlah putusan perdata yang dimohonkan eksekusiJumlah permohonan eksekusi putusan perdata yang diajukan ke pengadilan dalam periode tertentu.PerkaraMAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-wilayah administrasi/pengadilanTAHUNANHukum
05.01.0151
    • RKP 2025
  1. -
Jumlah Putusan Perkara KonstitusiBanyaknya putusan suatu perkara konstitusi yang diajukan oleh pemohon dan telah dicatat dalam buku registrasi perkara konstitusi elektronik, diperiksa dan diputuskan dalam rapat permusyawaratan...DokumenMAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Jenis Perkara Konstitusi; Jenis Amar PutusanTAHUNANHukum
05.01.0152
    • RKP 2025
  1. -
Jumlah Putusan Perkara Pengujian Undang-UndangBanyaknya putusan untuk menyelesaikan suatu perkara pengujian undang-undang yang diajukan oleh pemohon dan telah dicatat dalam buku registrasi perkara konstitusi elektronik, diperiksa dan diputuskan...DokumenMAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Jenis Amar Putusan; Jenis Pengujian Undang-Undang; Undang-Undang yang DiujiTAHUNANHukum
05.01.0153
    • RKP 2025
  1. -
Jumlah Putusan Perkara Pengujian Undang-Undang (PUU) BersyaratBanyaknya putusan bersyarat suatu perkara pengujian undang-undang yang diajukan oleh pemohon dan telah dicatat dalam buku registrasi perkara konstitusi elektronik, diperiksa dan diputuskan dalam...DokumenMAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-Jenis Putusan Pengujian Undang-Undang BersyaratTAHUNANHukum
05.01.0196
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. Persentase Peningkatan Pengendalian Perkara
Jumlah putusan perkara pidana banding yang salinan putusannya telah diterima jaksasalinan putusan Perkara yang diajukan banding oleh terdakwa atau penuntut umumJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
05.01.0195
    • Renstra Kejaksaan RI
  1. Persentase Peningkatan Pengendalian Perkara
Jumlah putusan perkara pidana kasasiSalinan putusan Perkara yang salinan putusan diterima oleh jaksaJumlah PerkaraKEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANHukum
09.03.0035
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Berdasarkan Tahapannya (Penyusunan, Harmonisasi, Pembahasan)Data yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang berada pada masing-masing tahapan proses legislasi di DPR RI, yaitu Pembahasan, Harmonisasi, Penyusunan.RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-TAHUNANInformasi
09.03.0036
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Perubahan Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Berdasarkan Lembaga PengusulData yang menunjukkan total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, dikelompokkan berdasarkan lembaga yang mengusulkan,...RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
09.03.0037
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Perubahan Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Usulan DPR RIData yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan yang diusulkan oleh DPR RI untuk masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas dalam periode tertentu.RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
09.03.0038
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Program Legislasi Nasional Berdasarkan Lembaga PengusulData yang menunjukan total banyaknya Rancangan Undang-undang (RUU) yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), dikelompokan berdasarkan lembaga yang mengusulkan, seperti DPR, Presiden,...RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
09.03.0039
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Berdasarkan Lembaga PengusulData yang menunjukkan total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas, dikelompokkan berdasarkan lembaga yang mengusulkan, seperti DPR...RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
09.03.0040
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undang-undang Program Legislasi Nasional Prioritas Tahunan Usulan DPR RIData yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang diusulkan oleh DPR RI untuk masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas dalam periode tertentu.RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
09.03.0041
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah Rancangan Undangan-undangan yang Disepakati Bersama Antara DPR RI dan Presiden Menjadi Undang-undangData yang mencatat total banyaknya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang telah disetujui oleh DPR RI dalam rapat paripurna untuk disahkan menjadi Undang-Undang dalam periode waktu tertentu.RUUDEWAN PERWAKILAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANInformasi
03.06.0007
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase RDTR yang siap terintegrasi dengan OSS
Jumlah RDTR yang Siap Terintegrasi dengan OSS (RDTR_OSS)Jumlah RDTR yang telah disusun, ditetapkan melalui peraturan daerah atau peraturan kepala daerah, dan memenuhi persyaratan teknis untuk diintegrasikan ke dalam sistem OSSJumlah RDTRKEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONALPrioritasSTATISTIK--TAHUNANYa, Pemda Kota/Kab dan BKPMPertanahan
01.01.0016
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemenuhan Pembangunan Kekuatan Pokok TNI
Jumlah realisasi Alutsista siap operasi.Jumlah realisasi Alutsista siap operasi. Alutsista adalah alat utama sistem senjata TNI yang berfungsi dalam mendukung kesiapan tempur dan operasi militer. Reff:...UnitKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertahanan
09.02.0011
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Kinerja Hibah Daerah
Jumlah Realisasi Hibah untuk Program Prioritas (JRHPP)Total dana hibah yang telah direalisasikan dan digunakan secara efektif untuk mendukung program-program prioritas pemerintah daerah dalam periode tertentu.rupiahKEMENTERIAN KEUANGANPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANKeuangan
01.02.0013
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase kesepakatan kerjasama terkait diplomasi ekonomi yang ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan dalam negeri
Jumlah Realisasi Kesepakatan Kerja Sama di Bidang Diplomasi Ekonomi yang DitindaklanjutiJumlah kesepakatan kerja sama di bidang diplomasi ekonomi yang telah diimplementasikan oleh pemangku kepentingan dalam negeri.unit kesepakatanKEMENTERIAN LUAR NEGERIPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANUrusan Luar Negeri
01.01.0017
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemenuhan Pembangunan Kekuatan Pokok TNI
Jumlah realisasi Non Alutsista siap operasiJumlah realisasi Non-Alutsista siap operasi, meliputi dukungan materiil seperti amunisi, BBM, perbekalan, dsb. Reff:...UnitKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertahanan
01.01.0018
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Perjanjian Imbal Dagang Kandungan Lokal dan Ofset (IDKLO) yang Terlaksana dalam Pengadaan Alpalhankam Luar Negeri
Jumlah Realisasi Perjanjian IDKLO yang Terlaksana dalam Pengadaan Alpalhankam Luar NegeriTotal nilai atau jumlah perjanjian IDKLO yang telah direalisasikan secara konkret dalam proses pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri, sesuai dengan...perjanjianKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertahanan
01.01.0019
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemenuhan Pembangunan Kekuatan Pokok TNI
Jumlah realisasi personel TNIJumlah realisasi personel TNI (angkatan darat, laut, udara) yang aktif dan siap operasi. Reff: https://www.kemhan.go.id/pothan/wp-content/uploads/2020/03/Salinan-UU-Nomor-23-Tahun-2019.pdf?OrangKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-PangkatBULANANPertahanan
01.01.0020
    • RPJMN 2025-2029
  1. Persentase Pemenuhan Alutsista
Jumlah Realisasi Tahapan Pengadaan Alutsista StrategisIndikator ini mengukur jumlah tahapan pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) strategis yang telah direalisasikan (∑a) dibandingkan dengan jumlah tahapan yang direncanakan (∑b). Pengadaan...unit tahapanKEMENTERIAN PERTAHANANPrioritasSTATISTIK-TAHUNANPertahanan
07.02.0107
    • Renstra DPR RI 2025-2029
  1. -
Jumlah recovery fund yang harus dibayarkan pemerintah kepada pelaku usaha migasjumlah biaya operasional hulu migas—seperti eksplorasi, pengembangan, dan produksi—yang awalnya dikeluarkan oleh pelaku usaha (kontraktor PSC) dan harus diganti (reimbursed) oleh pemerintahRpKEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNANEnergi
10.04.0028
    • DP 2024
  1. -
Jumlah Register Pemohon Informasi Layanan PublikBanyak permohonan informasi publik yang telah diterima atau dicatat oleh MPR RI.buahMAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYATPrioritasSTATISTIK-TAHUNANDukung Lainnya
02.03.0027
    • Renstra Bapanas 2025-2029
  1. Indeks Keamanan Pangan Segar
Jumlah Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Produksi Dalam Negeri untuk Usaha Kecil (PDUK)Banyaknya produk Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PSAT-PDUK) yang telah mendapatkan nomor registrasi PSAT-PDUK dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP)...SertifikatBADAN PANGAN NASIONALPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANIndikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan panganPertanian
07.05.043
    • RPJMN 2025-2029
  1. Jumlah rekomendasi kebijakan terkait pengelolaan keamanan hayati (biosafety dan biosecurity)
Jumlah rekomendasi kebijakan terkait pengelolaan keamanan hayati (biosafety dan biosecurity)jumlah dokumen rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dan disampaikan kepada pemangku kepentingan, khususnya di bidang pengelolaan keamanan hayati (biosafety & biosecurity). Dengan kata lain, ini...rekomendasi kebijakanKEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUPPrioritasSTATISTIK-Wilayah Administrasi: NasionalTAHUNANProgram: 02.16-Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Ekosistem, Spesies, dan Genetik. Kegiatan: 02.16.05-Peningkatan Bioprospeksi, Bioteknologi, Keamanan Hayati, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Indonesia menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati darat–laut yang sangat tinggi, namun baru sekitar 3% yang dimanfaatkan. Pemanfaatan berbasis bioprospecting dan bioekonomi berpotensi mendorong ekonomi hijau dan melahirkan pusat pertumbuhan baru. Nilai ekonomi Sumber Daya Genetik diperkirakan ~USD 19,4 miliar (≈1,90% PDB), sementara potensi ekonomi maritim dapat mencapai ~USD 1.338 miliar per tahun. Arah program di Jawa Timur: pengelolaan berkelanjutan dan optimal atas aset hayati, pengembangan riset–inovasi dan hilirisasi, serta tata kelola dan kemitraan yang adil agar manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.Lingkungan Hidup
05.03.0003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Tingkat efektivitas penanganan kasus pelanggaran HAM
Jumlah rekomendasi yang diterbitkan oleh Komnas HAMJumlah rekomendasi penanganan kasus yang dikeluarkan oleh Komnas HAM.PerkaraKOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIAPrioritasSTATISTIK-Nama Isu; Tema Hak; Tema PengaduanTAHUNANHak Asasi Manusia
09.03.0042
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
  1. Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
Jumlah remaja (usia 15-24 tahun) yang mengakses internet dalam tiga bulan terakhirJumlah individu berusia 15-24 tahun yang telah mengakses internet dalam periode tiga bulan terakhirOrangBADAN PUSAT STATISTIKPrioritasSTATISTIK-NasionalTAHUNAN Lokasi Prioritas: Provinsi Maluku Kegiatan ini bertujuan mempercepat pengembangan ekonomi digital guna meningkatkan kontribusinya terhadap PDB. Fokus diarahkan pada transformasi digital sektor bisnis, peningkatan keberhasilan startup, serta kesiapan industri menuju Industri 4.0. Indikator SIPD: 000146 - Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) denganketerampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Informasi
Showing 1,301-1,350 of 3,346 items.
IDId DdpSumber ReferensiIndikatorNama DataJenis PengajuanJenis DataIndikator VariabelStandar DataMitra Sektor BappenasInstansi Produsen DataUnit Kerja Produsen DataDefinisiSatuanKlasifikasi Data Sesuai ResikoKlasifikasi PenyajianJadwal PemutakhiranTag RadStatus Persetujuan
    
18360103.07.006
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kerentanan Keluarga
Indeks Kerentanan KeluargaPrioritasSTATISTIKIndikator10110069BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONALPusat Data dan Teknologi InformasiIndeks kerentanan keluarga adalah indeks komposit yang menggambarkan keluarga memiliki kerentanan dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar, keharmonisan keluarga, dan interaksi keluarga.Tanpa SatuanTerbukaWilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANKependudukanTERSEDIA
18360208.01.004
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB)
Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB)PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN AGAMADitjen. BMBPSDMIndeks yang menggambarkan sejauh mana tingkat kerukunan umat beragama. IKUB diukur melalui tiga indikator kerukunan umat beragama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kerja sama.persen-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANAgamaTERSEDIA
183603
    • Draft Renstra Kemenpar
  1. -
Indeks kesadaran merek pariwisata IndonesiaNon PrioritasSTATISTIKIndikatorKEMENTERIAN PARIWISATAAsisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran PariwisataIndeks pengukuran kemampuan konsumen untuk mengenali dan membedakan suatu merek melalui visual atau auditif--TAHUNANPariwisataTERSEDIA
18360407.04.0058
    • RPJPN 2025-2045
    • RPJMN 2025-2029
    • SDGs
    • RKP 2025
    • DP 2024
  1. Luasan pesisir dan laut terkontaminasi dan rusak yang terpulihkan
Indeks Kesehatan Laut Indonesia (IKLI)PrioritasSTATISTIKVariabelindeksDirektorat Data Pembangunan dan Pemerintah DigitalKEMENTERIAN KOORDINATOR PANGANDeputi Bidang Koordinasi Sumber Daya MaritimIndeks Kesehatan Laut (Ocean Health Index/OHI) Indonesia adalah penilaian kondisi laut berdasarkan seberapa baik laut menyediakan manfaat dan layanan bagi manusia, dengan skor yang bervariasi...numerik /indeksTerbukatabel, grafik dan diagramTAHUNANKelautanTERSEDIA
18360502.03.003
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kesejahteraan Petani (IKP)
Indeks Kesejahteraan Petani (IKP)PrioritasSTATISTIKIndikatorBADAN PUSAT STATISTIKDIREKTORAT STATISTIK PETERNAKAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANANUkuran yang menggambarkan kondisi kesejahteraan rumah tangga pertanian secara multidimensi mencakup dimensi ketahanan pangan dan gizi, pendidikan, Kesehatan, standar hidup layak, pendapatan dan...--Nasional, ProvinsiTAHUNANPertanianTERSEDIA
18360604.02.001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks kesejahteraan sosial untuk penduduk lanjut usia
Indeks kesejahteraan sosial untuk penduduk lanjut usiaPrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan SosialKEMENTERIAN SOSIALBiro PerencanaanPerhitungan keberfungsian sosial untuk penduduk lanjut usia, yang menilai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan...persen-Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANSosialTERSEDIA
18360704.02.002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks kesejahteraan sosial untuk penyandang disabilitas
Indeks kesejahteraan sosial untuk penyandang disabilitasPrioritasSTATISTIKIndikatorDirektorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan SosialKEMENTERIAN SOSIALBiro PerencanaanPerhitungan keberfungsian sosial untuk penduduk penyandang disabilitas, yang menilai kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu...persen-Provinsi, Kabupaten/KotaTAHUNANSosialTERSEDIA
18360807.04.0001
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kesiapan Sarana dan Prasarana Pengawasan SDKP
Indeks Kesiapan Prasarana Pengawasan SDKPPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANDirektorat Prasarana dan Sarana PengawasanNilai untuk mengukur Mengukur kesiapan prasarana pengawasan, terutama bangunan utama yang mendukung operasi pengawasan SDKPnilai (0-100)-NasionalTAHUNANKelautanTERSEDIA
18360907.04.0002
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kesiapan Sarana dan Prasarana Pengawasan SDKP
Indeks Kesiapan Sarana Pengawasan SDKPPrioritasSTATISTIKVariabelKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANDirektorat Prasarana dan Sarana PengawasanNilai untuk Mengukur kesiapan sarana pengawasan, terutama kapal pengawas, dalam melaksanakan tugas pengawasan SDKP.nilai (0-100)-NasionalTAHUNANKelautanTERSEDIA
18361009.03.004
    • RPJMN 2025-2029
  1. Indeks Kesiapsiagaan dan Ketahanan Siber Nasional
Indeks Kesiapsiagaan dan Ketahanan Siber NasionalPrioritasSTATISTIKIndikatorBADAN SIBER DAN SANDI NEGARABiro Perencanaan dan KeuanganIndeks Kesiapsiagaan dan Ketahanan Siber Nasional merupakan indikator yang mengukur seberapa siap dan tangguh suatu negara dalam mengatasi ancaman, serangan, dan gangguan di ruang siber, serta...Indeks-Wilayah Administrasi: Nasional, ProvinsiTAHUNANInformasiTERSEDIA
Showing 261-270 of 4,146 items.