(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Tidak ada data yang ditemukan. | ||||||||||||||
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 02.02.0009 |
|
| Jumlah penerap SNI wajib lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) | Banyaknya pelaku usaha atau entitas yang telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diberlakukan secara wajib melalui regulasi teknis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). | produk | KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Produk; Wilayah Tertentu | TAHUNAN | Perdagangan | ||
| 06.03.009 |
|
| Jumlah penerapan bioteknologi yang dimanfaatkan untuk pengembangan bioprospeksi | a. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang memanfaatkan organisme hidup, sel, atau sistem biologi untuk menghasilkan produk atau proses yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi mencakup berbagai... | produk | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Program: 02.16-Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Ekosistem, Spesies, dan Genetik. Kegiatan: 02.16.05-Peningkatan Bioprospeksi, Bioteknologi, Keamanan Hayati, serta Akses dan Pembagian Keuntungan Sumber Daya Genetik Lokasi Prioritas: Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Indonesia menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati darat–laut yang sangat tinggi, namun baru sekitar 3% yang dimanfaatkan. Pemanfaatan berbasis bioprospecting dan bioekonomi berpotensi mendorong ekonomi hijau dan melahirkan pusat pertumbuhan baru. Nilai ekonomi Sumber Daya Genetik diperkirakan ~USD 19,4 miliar (≈1,90% PDB), sementara potensi ekonomi maritim dapat mencapai ~USD 1.338 miliar per tahun. Arah program di Jawa Timur: pengelolaan berkelanjutan dan optimal atas aset hayati, pengembangan riset–inovasi dan hilirisasi, serta tata kelola dan kemitraan yang adil agar manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat. | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | |
| 03.03.0022 |
|
| Jumlah Penerbangan pada Program Jembatan Udara | Jumlah penerbangan pada pelaksanaan angkutan udara kargo dari Bandar Udara ke Bandar Udara lainnya dan/atau dari Bandar Udara ke Bandar Udara dengan menggunakan mekanisme kewajiban pelayanan publik... | penerbangan | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | K00701 | Terbuka | Bandar Udara; Nasional | TAHUNAN | Transportasi | |
| 03.03.0023 |
|
| Jumlah Penerbangan Tepat Waktu | Jumlah penerbangan yang berangkat atau tiba sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. | penerbangan | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 05.01.0174 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Baru Berdasarkan Jenis Kelamin | Jumlah penerbitan paspor baru yang di seleksi berdasarkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan yang dihasilkan oleh suatu Kantor Imigrasi/Perwakilan RI | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kantor Wilayah, Jenis Kelamin | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0173 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Baru Berdasarkan Jenis Paspor | Jumlah paspor yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi atau perwakilan RI bagi WNI yang belum pernah memiliki paspor dan dikelompokkan berdasarkan jenis paspor. | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Paspor, Kantor Wilayah | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0172 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Baru Berdasarkan Tujuan | Jumlah penerbitan paspor baru yang diterbitkan oleh kantor imigrasi atau perwakilan RI di luar negeri berdasarkan tujuan bekerja, belajar, berkunjung, berobat, haji, ibadah, menetap di LN, TKI,... | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kantor Wilayah, Tujuan | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0171 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Berdasarkan Kelompok Usia | Jumlah penerbitan paspor RI oleh Kantor Imigrasi/Perwakilan RI yang dikelompokkan berdasarkan kelompok usia pemohon paspor | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | kelompok Usia, Kantor Wilayah | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0170 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Penggantian Berdasarkan Jenis Kelamin | Jumlah penerbitan paspor penggantian yang di seleksi berdasarkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan yang dihasilkan oleh suatu Kantor Imigrasi/Perwakilan RI | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kantor Wilayah, Jenis Kelamin | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0169 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Penggantian Berdasarkan Jenis paspor dan Alasan Penggantian | Jumlah paspor pengganti yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi/Kanor Perwakilan RI sebagai pengganti paspor sebelumnya, dikelompokkan berdasarkan jenis paspor dan alasan penggantian paspor | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Paspor, Alasan penggantian, Kantor Wilayah | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0168 |
|
| Jumlah Penerbitan Paspor Penggantian Berdasarkan Tujuan | Jumlah penerbitan paspor penggantian yang diterbitkan oleh kantor imigrasi atau perwakilan RI di luar negeri berdasarkan tujuan bekerja, belajar, berkunjung, berobat, haji, ibadah, menetap di LN,... | Buku | KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kantor Wilayah, Tujuan | BULANAN | Hukum | ||
| 02.03.0016 |
|
| Jumlah Penerbitan Registrasi Rumah Pengemasan (Packing House) | Banyaknya rumah pengemasan yang menghasilkan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) aman dan/atau bermutu sesuai persyaratan negara tujuan ekspor, yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan... | Sertifikat | BADAN PANGAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Pertanian | |
| 02.03.0017 |
|
| Jumlah Penerbitan Sertifikasi Prima | Banyaknya unit usaha budidaya yang memenuhi persyaratan aman, bermutu dan atau ramah lingkungan yang diterbitkan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Provinsi atau Pusat. | Sertifikat | BADAN PANGAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Pertanian | |
| 02.03.0018 |
|
| Jumlah Penerbitan Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan (Health Certificate) | Banyaknya Produk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang akan diekspor ke luar wilayah Republik Indonesia yang telah mendapatkan nomor izin dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Provinsi (bagi... | Sertifikat | BADAN PANGAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD : 000598 - Persentase pangan segar asal tumbuhan yang memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan | Pertanian | |
| 09.01.0042 |
|
| Jumlah Penerbitan Surat Keterangan Bebas Temuan berdasarkan Bulan | Jumlah penerbitan Surat Keterangan Bebas Temuan yang diajukan oleh pegawai Kementerian Dalam Negeri tiap bulan. | Surat Keterangan Bebas Temuan | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kementerian Dalam Negeri | SEMESTERAN | Dalam Negeri | ||
| 05.01.0023 |
|
| Jumlah Penerima Bantuan Hukum berdasarkan Jenis Bantuan Hukum | Merupakan Data Jenis Bantuan Hukum Litigasi dan Nonlitigasi yang telah diberikan oleh Pemberi Bantuan Hukum | Orang | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 10810031 | Terbuka | Tahun | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000305 - Persentase orang miskin yang menerima bantuan hukum litigasi dan nonlitigasi | Hukum |
| 04.02.0008 |
|
| Jumlah penerima manfaat dana sosial keagamaan, khususnya di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan | Definisi: Jumlah individu yang termasuk kategori miskin dan menerima bantuan dari dana sosial keagamaan untuk peningkatan kesejahteraan di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. | Orang | KEMENTERIAN AGAMA | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Sosial | ||
| 04.02.012 |
|
| Jumlah penerima manfaat Kartu Usaha Afirmatif yang berusaha atau bekerja sebagai buruh/karyawan | Jumlah penerima manfaat Kartu Usaha Afirmatif yang berusaha atau bekerja sebagai buruh/karyawan per tahun anggaran Definisi berdasarkan ICLS 17 Pekerja di sektor formal didefinisikan sebagai (1)... | jiwa per tahun | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Program: 06.03-Peningkatan Akses Lapangan Kerja dan Penumbuhan Usaha Berkelanjutan dan Inovatif. Kegiatan: 06.03.02-Peningkatan Kemandirian melalui Kartu Usaha Afirmatif Lokasi Prioritas: Seluruh provinsi di Indonesia (nasional). Deskripsi: Indonesia masih menghadapi tantangan penurunan kemiskinan dan tingginya ketergantungan kelompok miskin serta rentan pada bansos/subsidi. Diperlukan exit strategy melalui pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan lewat peningkatan kemampuan bekerja dan berwirausaha. Saat ini program pemberdayaan lintas K/L belum terintegrasi sehingga dampaknya terbatas; pada 2023, meski 20,87% penduduk miskin dan rentan mengakses pendanaan usaha, hanya sebagian kecil yang memanfaatkannya secara produktif. Karena mayoritas bekerja di sektor informal berproduktivitas rendah, dukungan yang mendesak mencakup keperantaraan pasar serta pelatihan dan pengembangan keterampilan berbasis kebutuhan pasar. Sasaran: meningkatnya kesejahteraan penerima Kartu Usaha Afirmatif. | Sosial | |
| 04.01.0067 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis kelompok usia balita dan anak usia pra skeolah | Definisi: Jumlah anak berusia di bawah 6 tahun yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk skrining pertumbuhan, perkembangan, mata, telinga, gigi, tuberkulosis, serta skrining... | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Kesehatan | |
| 04.01.0068 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis minimal 2 jenis skrinning untuk per kelompok bayi baru lahir | Definisi: Jumlah bayi usia 0–28 hari yang mendapatkan setidaknya dua jenis pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengukuran berat badan, pemeriksaan fisik bayi baru lahir (PJBK), dan pengambilan... | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Kesehatan | |
| 04.01.0069 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis minimal skrining DM dan hipertensi pada kelompok usia dewasa usia 15-59 tahun | Definisi: Jumlah individu berusia 15 hingga 59 tahun yang mendapatkan layanan skrining gratis untuk diabetes melitus dan hipertensi. | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Kesehatan | |
| 04.01.0070 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis per kelompok usia sekolah dan remaja usia 7 sampai | Definisi: Jumlah anak dan remaja berusia 7 hingga kurang dari 18 tahun yang menerima pemeriksaan kesehatan gratis di institusi pendidikan, mencakup skrining telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa,... | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Kesehatan | |
| 04.01.0071 |
|
| Jumlah penerima paket pemeriksaan kesehatan gratis untuk skrining prioritas kelompok lanjut usia >=60 tahun | Definisi: Jumlah individu berusia 60 tahun ke atas yang mendapatkan layanan skrining kesehatan gratis sesuai dengan jenis pemeriksaan yang telah disebutkan. | Orang | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.04-Penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi, dengan penekanan pada: Provinsi Jawa Tengah; Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan); Kalimantan Timur; Sulawesi Selatan; Jawa Timur; Kalimantan Barat; Sumatera Utara; dan Bali. Deskripsi: Program berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis berbasis siklus hidup bagi bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansia untuk memperluas deteksi dini serta pencegahan penyakit, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mengurangi beban anggaran akibat penyakit. Pendekatan ini memperluas akses layanan, memperkuat upaya promotif–preventif, dan diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan biaya kesehatan jangka panjang. | Kesehatan | |
| 06.03.010 |
|
| Jumlah Penerimaan dari pemanfaatan Iptek dan inovasi di BRIN | Indikator ini mengacu pada total pendapatan yang diperoleh BRIN dari hasil pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dihasilkan. Pendapatan tersebut dapat berasal dari berbagai... | miliar rupiah | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah: Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi | |
| 09.02.0009 |
|
| Jumlah Penerimaan Hibah | Penerimaan negara yang berasal dari pemberi hibah, baik dalam negeri maupun luar negeri, yang tidak perlu dibayar kembali dan tidak mengikat | rupiah | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000329 - Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya. | Keuangan | |
| 09.06.0101 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan dan Pengaduan Masyarakat | Jumlah penerimaan laporan dan pengaduan masyarakat yang diterima melalui di media penerimaan | Laporan | KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis media penerimaan laporan dan pengaduan masyarakat | BULANAN | Aparatur Negara | ||
| 05.01.0135 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Pembawaan Uang Tunai (LPUT) Biasa, Pelanggaran Pembawaan Uang Tunai, dan Pembawaan Uang Tunai Mencurigakan | Banyaknya laporan yang diterima PPATK terkait Pembawaan Uang Tunai dan/ atau Instrumen Pembayaran Lain dalam bentuk cek, cek perjalanan, surat sanggup bayar, atau bilyet giro ke dalam atau ke luar... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Lokasi Pengawasan Pembawaan Uang Tunai dan/atau Instrumen Pembayaran Lain | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0136 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Penundaan Transaksi (LPT ) | Banyaknya dokumen berita acara yang diterima Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dari Pihak Pelapor Penyedia Jasa Keuangan terkait tindakan untuk tidak melaksanakan transaksi... | Dokumen | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kelompok Industri | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0137 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Penyedia Barang dan/atau Jasa (LTPBJ) | Banyaknya laporan yang diterima Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dari Pihak Pelapor Penyedia Barang dan/atau Jasa Lain (PBJ) terkait transaksi yang dilakukan dengan Pengguna... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kelompok Industri Pihak Pelapor | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0138 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) | Banyaknya transaksi keuangan yang memenuhi salah satu atau lebih unsur mencurigakan yang dilaporkan oleh Pihak Pelapor kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Kelompok Industri; Jenis Tindak Pidana Asal; Provinsi | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0139 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana Dari/Ke Luar Negeri (LTKL) | Banyaknya transaksi pemindahan sejumlah Dana dari luar wilayah Indonesia atau ke luar wilayah Indonesia yang dilaporkan oleh Pihak Pelapor kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Transaksi; Asal/Tujuan Transaksi; Kelompok Industri | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0140 |
|
| Jumlah Penerimaan Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT) | Banyaknya laporan yang diterima Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dari Pihak Pelapor terkait Transaksi Keuangan yang dilakukan dengan menggunakan uang kertas dan/atau uang logam... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Jenis Transaksi Keuangan Tunai; Kelompok Industri | BULANAN | Hukum | ||
| 09.02.0010 |
|
| Jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) | Pendapatan negara yang diperoleh dari sumber selain pajak, seperti hasil pengelolaan sumber daya alam, layanan pemerintah, dan pendapatan lainnya yang sah | rupiah | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000329 - Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya. | Keuangan | |
| 06.03.011 |
|
| Jumlah penerimaan STP berbasis iptek dan inovasi | Indikator ini mengacu pada total pendapatan yang dihasilkan oleh STP dari aktivitas yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta inovasi. Pendapatan tersebut dapat berasal dari berbagai... | miliar rupiah | KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Program: 04.08-Peningkatan Kontribusi Iptek dan Inovasi dalam Pembangunan Nasional. Kegiatan: 04.08.02-Peningkatan fungsi intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi Lokasi Prioritas: Seluruh Provinsi, Kota Surabaya (Provinsi Jawa Timur) dan Provinsi Jawa Barat. Deskripsi: Indonesia memiliki potensi suplai dan pemanfaatan iptek yang sangat besar, dengan sekitar 320 ribu dosen, 8 ribu peneliti/perekayasa, dan 9 juta mahasiswa yang menghasilkan 4–5 juta penelitian per tahun. Di sisi pemanfaat, terdapat sekitar 275 juta penduduk, 38 provinsi, 416 kabupaten, 98 kota, dan 65 juta pelaku usaha yang menjadi pengguna potensial iptek. Besarnya potensi supply dan demand ini memerlukan orkestrasi nasional agar penghasil dan pemanfaat iptek dapat dipertemukan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan industri. Penguatan fungsi intermediasi dalam pemanfaatan iptek dan inovasi (iptekin) menjadi kunci, mulai dari pengelolaan hasil riset, pemetaan kebutuhan, mempertemukan inovasi dengan pengguna, hingga komersialisasi oleh industri. Peningkatan peran intermediasi dan layanan pemanfaatan iptek dan inovasi diharapkan mendorong akselerasi hilirisasi riset dan peningkatan anggaran IPTEKIN nasional menuju komersialisasi. | Pendidikan | |
| 09.01.0043 |
|
| Jumlah Pengaduan Masyarakat | Jumlah pengaduan masyarakat yang diterima oleh Inspektorat Jenderal. | Pengaduan | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Kementerian Dalam Negeri, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Dalam Negeri | ||
| 05.01.0141 |
|
| Jumlah Pengaduan Masyarakat yang Disampaikan kepada PPATK | Banyaknya laporan dan/atau informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain yang terkait dengan tindak pidana pencucian uang yang disampaikan... | Laporan | PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Media penyampaian aduan; Jenis pelapor | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0024 |
|
| Jumlah Pengajuan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu | Banyaknya permohonan pengajuan dokmen Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) pada aplikasi layanan DJKI | Permohonan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Dokumen | BULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0025 |
|
| Jumlah Pengajuan Indikasi Geografis (IG) dari tiap Propinsi/Daerah | Banyaknya jumlah pengajuan permohonan Indikasi Geografis dari tiap Provinsi/Daerah pada aplikasi layanan DJKI | Permohonan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi | TRIWULANAN | Hukum | ||
| 05.01.0026 |
|
| Jumlah Pengajuan Rahasia Dagang (Domestik) | Banyaknya permohonan pengajuan Rahasia Dagang dalam negeri pada aplikasi layanan DJKI | Permohonan | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | - | Surat Pencatatan | TAHUNAN | Hukum | ||
| 06.02.0034 |
|
| Jumlah Pengangguran | Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, | Orang | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10210032 | Terbuka | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 15a.Tingkat Pengangguran Terbuka (%) Indikator SIPD: 000032 - Tingkat Pengangguran Terbuka 000188 - Tingkat pengangguran terbuka berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur. 000541 - Angka Pengangguran | Ketenagakerjaan |
| 02.09.0062 |
|
| Jumlah Pengawas Koperasi | Total individu yang merupakan anggota koperasi yang berhak dipilih dan ditetapkan melalui Rapat Anggota sebagai pengawas koperasi | Orang | KEMENTERIAN KOPERASI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah : Kab/Kota; Provinsi | TAHUNAN | Koperasi | ||
| 10.04.0027 |
|
| Jumlah Pengelolaan Aspirasi Masyarakat dan Daerah MPR | Banyak aspirasi masyarakat dan daerah yang dikumpulkan oleh Anggota MPR RI dalam melaksanakan tugas konstitusionalnya untuk menyerap, mengelola, dan menindaklanjuti masukan dari rakyatnya | buah | MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Dukung Lainnya | |||
| 02.03.010 |
|
| Jumlah Pengelolaan Cadangan Pangan Beras | Jumlah total cadangan beras yang dikelola oleh pemerintah melalui penugasan Perum BULOG untuk menjamin ketersediaan pangan, mengantisipasi gejolak harga, kekurangan pangan, serta penanggulangan... | ton | BADAN PANGAN NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Pertanian | ||
| 04.01.0072 |
|
| Jumlah pengeluaran kesehatan sektor publik tahun sebelumnya | Definisi: Total pengeluaran yang dialokasikan oleh sektor publik untuk kesehatan pada tahun sebelumnya. | rupiah | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 03.03.033 |
|
| Jumlah Pengembangan Sistem Angkutan Umum Massal Perkotaan | Indikator ini menjelaskan banyaknya kota yang sistem angkutan umum massalnya (berbasis rel dan jalan) dikembangkan (termasuk pada aspek perencanaan dan pembangunan) | kota | KEMENTERIAN PERHUBUNGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Transportasi | ||
| 05.02.0011 |
|
| Jumlah Pengendalian Kejahatan Laut | Frekuensi kejahatan TnC, perampokan, penggunaan senjata | kasus | BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Nasional | TAHUNAN | Keamanan | ||
| 05.02.0012 |
|
| Jumlah Pengendalian Pelanggaran Laut | Pengendalian Angka Pelanggaran Kapal Ikan Nasional yang Ditangkap: Memantau jumlah kapal ikan domestik yang melanggar peraturan. Pengendalian Angka Pelanggaran Kapal Ikan Asing yang Ditangkap:... | kasus | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | - | Ilegal fishing 15 kasus Minerba 4 kasus Palsu dok 5 kasus PPMI 7 kasus Handak 7 kasus Karantina 2 kasus Ilegal logging 2 kasus Cukai 1 kasus KSDA 1 kasus | TAHUNAN | Keamanan | ||
| 07.05.0031 |
|
| Jumlah Pengendalian Pencemaran Laut | Pengendalian Angka Insiden Pencemaran dan Perusakan dari Kapal: Mengukur frekuensi insiden pencemaran yang disebabkan oleh kapal. Pengendalian Angka Insiden Pencemaran dari Pertambangan Minyak dan... | kasus | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Prioritas | STATISTIK | - | WILAYAH ADMINISTRASI NASIONAL | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | ||
| 05.01.0027 |
|
| Jumlah pengesahan Perseroan Terbatas | Banyaknya total keseluruhan Badan Hukum Perseroan Terbatas yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 23020002 | Terbuka | provinsi, belum bubar, telah bubar | TAHUNAN | Hukum | |
| 05.01.0028 |
|
| Jumlah pengesahan Yayasan (sampai sudah SK) | Banyaknya total keseluruhan badan hukum yayasan yang merupakan suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan, didirikan dengan memperhatikan... | Dokumen | KEMENTERIAN HUKUM | Prioritas | STATISTIK | 23020002 | Terbuka | belum bubar, telah bubar | TAHUNAN | Hukum |
Showing 1,051-1,100 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 183551 | 07.05.002 |
|
| Indeks Daftar Merah/ Red-list Index | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 31010016 | Direktorat Lingkungan Hidup | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Direktorat..... | Indeks Daftar Merah (Red List Index/RLI) dikembangkan untuk menunjukkan tren risiko kepunahan keseluruhan untuk spesies dan memberikan indikator yang digunakan oleh pemerintah untuk melacak kemajuan... | - | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional; Jenis Satwa | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | TERSEDIA |
| 183552 | 07.05.003 |
|
| Indeks Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP | Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor | Indeks Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) adalah indikator yang mencerminkan sejauh mana kapasitas lingkungan dapat mendukung kehidupan manusia secara berkelanjutan tanpa... | nilai indeks tanpa satuan | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Lingkungan Hidup | TERSEDIA | ||
| 183553 | 09.05.019 |
|
| Indeks Daya Saing Daerah | Prioritas | STATISTIK | Indikator | BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL | Indeks Daya Saing Daerah merupakan alat untuk mengukur kemampuan suatu daerah dalam memanfaatkan potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing, baik di... | - | - | Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Perencanaan Pembangunan Nasional | TERSEDIA | |||
| 183554 | 09.07.001 |
|
| Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 11010012 | KEMENTERIAN KOORDINATOR POLITIK DAN KEAMANAN | Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri | IDI merupakan indeks komposit yang mengukur kualitas demokrasi di Indonesia. IDI diukur sejak tahun 2009 (IDI 2009). Pada tahun 2021 metode pengukuran IDI mengalami perubahan karena terdapat... | nilai | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesekretariatan Negara | TERSEDIA | |
| 183555 | 03.05.0002 |
|
| indeks desa | Prioritas | STATISTIK | Variabel | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Direktorat Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan | - Skor Indeks Desa Membangun - Skor Dimensi Indeks Kualitas Sosial - Skor Dimensi Indeks Kualitas Ekonomi - Skor Dimensi Indeks Kualitas Lingkungan | skor | - | Per sub dimensi per desa per tahun | TAHUNAN | Pembangunan Kawasan Atau Daerah Tertinggal | TERSEDIA | ||
| 183556 | 01.02.005 |
|
| Indeks Diplomasi Pelindungan WNI di Luar Negeri | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia | Indeks Diplomasi Pelindungan WNI adalah indeks yang mengukur tingkat capaian pelaksanaan diplomasi pelindungan WNI melalui partisipasi aktif atau penyampaian rekomendasi di tingkat bilateral,... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | TERSEDIA | ||
| 183557 | 02.02.002 |
|
| Indeks diversifikasi ekspor | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Transformasi Birokrasi dan Pemerintahan | KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL | Direktorat Industri, Perdagangan, dan Peningkatan Investasi | Indeks Diversifikasi Ekspor Per Pulau adalah ukuran yang menunjukkan variasi produk yang diekspor oleh pulau tersebut. Indikator ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa jenis... | - | - | Pulau: Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, Papua-Maluku | TAHUNAN | Perdagangan | TERSEDIA | |
| 183558 | 01.02.006 |
|
| Indeks Efektivitas Diplomasi Ekonomi | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Biro Perencanaan dan Organisasi | Efektivitas diplomasi ekonomi adalah pengukuran kinerja diplomasi ekonomi yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas. IK ini secara spesifik mengukur value yang diperoleh... | nilai | - | Wilayah Administratif: Nasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | TERSEDIA | ||
| 183559 | 10.01.0001 |
|
| Indeks Efektivitas Implementasi Regulasi Pengadaan Barang/Jasa | Prioritas | STATISTIK | Variabel | LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH | KEDEPUTIAN BIDANG PENGEMBANGAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN | Angka yang menunjukkan seberapa efektif kebijakan yang dikeluarkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diimplementasikan oleh pemangku kepentingan. | - | - | Nasional | TAHUNAN | Kebijakan Pemerintah | TERSEDIA | ||
| 183560 | 09.02.013 |
|
| Indeks Efektivitas Kebijakan Belanja Negara | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan | KEMENTERIAN KEUANGAN | Direktorat..... | Peningkatan kualitas Belanja Negara (spending better) adalah peningkatan efisiensi dan efektivitas belanja, sehingga dengan alokasi yang terbatas dapat menjadi lebih berdaya guna dan diarahkan untuk... | persen | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Keuangan | TERSEDIA |
Showing 211-220 of 4,146 items.
