(atribut data lengkap dapat diperoleh dengan menekan tombol export)
| # | ID DDP | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Data | Instansi Produsen Data | Definisi | Satuan | Catatan kebutuhan dukungan Data Daerah | 2025 | 2026 | 2027 | 2028 | 2029 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 06.01.001 |
|
| Angka Anak Tidak Sekolah | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Anak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan. | persen | Indikator SIPD: 000142 - Angka anak tidak sekolah jenjang PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 2 | 07.03.026 |
|
| Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan | STATISTIK | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Upaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan d... | hektar | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 3 | 03.07.001 |
|
| Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR) | STATISTIK | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Angka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun. | Tanpa Satuan | Indikator SIPD: 000694 - Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 4 | 03.07.002 |
|
| Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR) | STATISTIK | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Angka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun). | Tanpa Satuan | Indikator SIPD: 000125 - Total Fertility Rate (TFR). 000517 - TFR (Angka Kelahiran Total) 000695 - Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 Tahun | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 5 | 06.01.002 |
|
| Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Lamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang. | tahun | Indikator Utama Pembangunan - 5d.Harapan Lama Sekolah Indikator SIPD: 000019 - Harapan Lama Sekolah | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 6 | 04.01.001 |
|
| Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis | STATISTIK | KEMENTERIAN KESEHATAN | Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh. | persen | Indikator Utama Pembangunan - 3b.Angka keberhasilan pengobatan Tuberkolusis (treatment success rate) (%) "Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas." Indikator SIPD: 000013 - Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 7 | 04.01.006 |
|
| Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angkatan Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. Nilai normatif AKB adalah s... | kematian per seribu kelahiran hidup | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup." | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 8 | 04.01.007 |
|
| Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus i... | kematian per seratus ribu kelahiran hidup | Indikator Utama Pembangunan - 2a.Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) Indikator SIPD: 000010 - Angka Kematian Ibu (AKI) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 9 | 03.07.0001 |
|
| Angka Kematian Menurut Umur | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Jumlah kematian per 1.000 penduduk dalam kelompok umur tertentu dalam satu tahun | 1000 penduduk | Indikator Utama Pembangunan - 1.Usia Harapan Hidup (UHH) (tahun) Indikator SIPD: 000009 - Usia Harapan Hidup (UHH) 000921 - Umur Harapan Hidup | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 10 | 05.02.001 |
|
| Angka Kematian yang Disebabkan Konflik | STATISTIK | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Konsep Dan Definisi:Kematian yang disebabkan konflik adalah kematian akibat konflik yang merujuk pada pendefinisian mengenai konflik di Undang-Undang No. 7 Tahun 2012 mengenai Penanganan Konflik Sosia... | kematian perseratus ribu orang | Indikator SIPD: 000299 - Kematian disebabkan konflik per 100.000 penduduk | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 11 | 06.04.001 |
|
| Angka Kesakitan Pemuda | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Proporsi pemuda berusia 16–30 tahun yang memiliki keluhan kesehatan yang mengganggu kegiatan sehari-hari dalam sebulan terakhir terhadap populasi pemuda. | persen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 12 | 05.02.002 |
|
| Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 penduduk | STATISTIK | KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK | Konsep dan Definisi:Perdagangan manusia menurut UU No. 21 Tahun 2007, merupakan kejahatan perdagangan orang ketika seseorang merekrut, mengangkut, melabuhkan, mengirimkan, memindahkan atau menerima se... | persen | Indikator SIPD: 000302 - Angka korban perdagangan manusia per 100,000 penduduk menurut jenis kelamin, kelompok umur dan jenis eksploitasi | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 13 | 06.01.003 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Perbandingan antara jumlah penduduk usia 0-6 tahun yang sedang/pernah mengikuti pendidikan prasekolah pada tahun ajaran ini terhadap jumlah peduduk usia 3-6 tahun. Dalam hal ini, pendidikan prasekolah... | Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.01-Perluasan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi/38 provinsi; 512 kabupaten/kota), penajaman di Provinsi Kalimantan Utara dan 38 kab/kota di Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Layanan PAUD dan pra-sekolah belum merata: APK PAUD 2023 baru 36,36%, hanya 64,79% siswa kelas 1 SD/MI/SDLB pernah mengikuti PAUD, dan masih ada 29.830 desa/kelurahan tanpa satuan PAUD (mayoritas di Indonesia timur). Arah program menitikberatkan pada perluasan layanan PAUD, revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah yang berkualitas, serta pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (PP ATS) untuk memastikan pemerataan akses dan dukungan tumbuh kembang anak. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 14 | 06.01.004 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi adalah jumlah mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia kuliah pada umumnya, yaitu 19 –... | Indikator SIPD: 000145 - Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT). | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 15 | 06.01.005 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajat | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK/sederajat adalah jumlah siswa SMA/SMK/sederajat, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia sekolah jenjang SMA/SMK/sederajat pada umumnya, yai... | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | ||
| 16 | 06.01.0001 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Disabilitas | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah mahasiswa penyandang disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk disabilitas usia 19–23 tahun | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 17 | 06.01.0002 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil Terendah | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 1 (terendah) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 18 | 06.01.0003 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil Tertinggi | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 5 (tertinggi) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan <40% siswa melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari sisi relevansi, <7% lulusan PT terserap di industri prioritas; lulusan bidang STEM <40%; serta ada gap suplai–permintaan talenta pada manufaktur, energi, dan ICT. Program diarahkan untuk menaikkan partisipasi dan relevansi melalui perluasan akses (beasiswa/affirmative untuk kelompok rentan), penguatan mutu & link-and-match (magang terstruktur, kurikulum berbasis proyek/kompetensi, tracer study wajib), serta pembukaan prodi keilmuan masa depan (mis. polimer, natural sciences terapan, gim). Pilar yang didorong pada tiap PT: akses, mutu, relevansi, dan daya saing—agar lulusan lebih terserap di sektor prioritas dan mobilitas sosial meningkat. Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 19 | 06.01.0004 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Laki-laki | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah laki-laki, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 19–23 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 20 | 06.01.0005 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Non-Disabilitas | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah mahasiswa non-disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 19–23 tahun | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 21 | 06.01.0006 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk Perdesaan | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perdesaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang ting... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 22 | 06.01.0007 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk Perkotaan | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Angka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perkotaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang ting... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 23 | 06.01.0008 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Perempuan | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah perempuan, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk perempuan usia 19–23 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 24 | 01.02.001 |
|
| Angka Pembangunan Postur Diplomasi | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Smart Diplomacy adalah praktik diplomasi yang menggabungkan aset soft dan hard power dengan penggunaan instrumen teknologi dan inovasi baru, jejaring diplomasi dan kerja sama multi-pihak guna memperku... | nilai | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 25 | 03.07.003 |
|
| Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia Reproduksi | STATISTIK | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Prevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran, terhada... | persen | Indikator SIPD: 000392 - Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR 001011 - Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern/Modern Contraceptive (mCPR) | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 26 | 10.03.0001 |
|
| Anomali Gayaberat | GEOSPASIAL | BADAN INFORMASI GEOSPASIAL | Perbedaan antara nilai gayaberat observasi dengan nilai gayaberat yang diprediksi oleh model (gayaberat normal). | per titik | Ya | Tidak | Ya | Ya | Ya | |
| 27 | 06.01.0009 |
|
| APK SMA/SMK Kuintil Teratas (APK-SMA Q5) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tah... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 28 | 06.01.0010 |
|
| APK SMA/SMK Kuintil Terbawah (APK-SMA Q1) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahu... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 29 | 06.01.0011 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Disabilitas (APK-DIS) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk penyandang disabilitas usia 16–18 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 30 | 06.01.0012 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Laki-laki (APK-Male | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk laki-laki, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 16–18 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 31 | 06.01.0013 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Non-Disabilitas (APK-NONDIS | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk non-disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 16–18 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 32 | 06.01.0014 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perdesaan (APK-Rural) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah pe... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 33 | 06.01.0015 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perempuan (APK-Female) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk perempuan, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 16–18 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 34 | 06.01.0016 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perkotaan (APK-Urban) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah pe... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 35 | 06.01.0017 |
|
| APK SMP Kuintil Penghasilan Terendah (APK-Q1) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q1 yang berusia 13–15 tah... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 36 | 06.01.0018 |
|
| APK SMP Kuintil Penghasilan Tertinggi (APK-Q5) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q5 yang berusia 13–15 ta... | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 37 | 06.01.0019 |
|
| APK SMP Laki-laki (APK-L) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk laki-laki, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 13–15 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 38 | 06.01.0020 |
|
| APK SMP Penduduk Disabilitas (APK-D) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk dengan disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk dengan disabilitas usia 13–15 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 39 | 06.01.0021 |
|
| APK SMP Penduduk Non-Disabilitas (APK-ND) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk tanpa disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk tanpa disabilitas usia 13–15 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 40 | 06.01.0022 |
|
| APK SMP Penduduk Perdesaan (APK-R) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perdesaan. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 41 | 06.01.0023 |
|
| APK SMP Penduduk Perkotaan (APK-U) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perkotaan. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 42 | 06.01.0024 |
|
| APK SMP Perempuan (APK-P) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk perempuan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 13–15 tahun. | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 43 | 06.01.0025 |
|
| APM SD untuk Penduduk Disabilitas (APM-D) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk disabilitas usia 7–12 tahun. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 44 | 06.01.0026 |
|
| APM SD untuk Penduduk Laki-laki (APML) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk laki-laki usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk laki-laki usia 7–12 tahun. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 45 | 06.01.0027 |
|
| APM SD untuk Penduduk Non-Disabilitas (APM-ND) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 46 | 06.01.0028 |
|
| APM SD untuk Penduduk Perdesaan (APMr) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perdesaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perdesaan. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 47 | 06.01.0029 |
|
| APM SD untuk Penduduk Perempuan (APMP) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk perempuan usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk perempuan usia 7–12 tahun. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 48 | 06.01.0030 |
|
| APM SD untuk Penduduk Perkotaan (APMu) | STATISTIK | BADAN PUSAT STATISTIK | Rasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perkotaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perkotaan. | persen | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
| 49 | 09.02.008 |
|
| Aset Wakaf Uang/PDB | STATISTIK | KEMENTERIAN AGAMA | Aset wakaf uang/PDB adalah rasio yang mengukur kontribusi nilai aset wakaf uang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. | persen | Tidak | Ya | Ya | Ya | Ya | |
| 50 | 01.02.0001 |
|
| Asia Power Index (Diplomatic Influence) | STATISTIK | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Asia Power Index merupakan indeks yang menunjukan kekuatan negara-negara khususnya di Asia dengan mengukur kemampuan negara dalam membentuk dan merespon lingkungan eksternal, baik dalam memengaruhi pe... | persen | Ya | Ya | Ya | Ya | Ya |
Showing 1-50 of 2,950 items.
| Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Definisi | Satuan | Instansi Produsen Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Standar Data | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Catatan kebutuhan dukungan data daerah | Tag Rad |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 09.02.002 |
|
| Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Infrastruktur | Nilai Pendanaan DAK Fisik untuk program pembangunan prioritas dalam kebijakan TKD | triliun rupiah | KEMENTERIAN KEUANGAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Keuangan | ||
| 06.01.001 |
|
| Angka Anak Tidak Sekolah | Anak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10310002 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok Pengeluaran | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000142 - Angka anak tidak sekolah jenjang PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, dan SMA/sederajat. | Pendidikan |
| 07.03.026 |
|
| Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan | Upaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan... | hektar | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Provinsi | TAHUNAN | Kehutanan | ||
| 03.07.001 |
|
| Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR) | Angka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun. | Tanpa Satuan | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | 10410004 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000694 - Angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) | Kependudukan |
| 03.07.002 |
|
| Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR) | Angka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun). | Tanpa Satuan | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | 10410005 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000125 - Total Fertility Rate (TFR). 000517 - TFR (Angka Kelahiran Total) 000695 - Angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS usia 15-49 Tahun | Kependudukan |
| 06.01.002 |
|
| Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) | Lamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang. | tahun | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10310003 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 5d.Harapan Lama Sekolah Indikator SIPD: 000019 - Harapan Lama Sekolah | Pendidikan |
| 04.01.001 |
|
| Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis | Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh. | persen | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | 10410001 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 3b.Angka keberhasilan pengobatan Tuberkolusis (treatment success rate) (%) "Program: 04.13-Pengendalian Penyakit dan Pembudayaan Hidup Sehat. Kegiatan: 04.13.01-Penuntasan TBC Lokasi Prioritas: Cakupan nasional di seluruh provinsi dengan fokus pada 359 kabupaten/kota di 38 provinsi. Penekanan wilayah mencakup: Provinsi Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kab. Nunukan, Kab. Malinau, Kab. Tana Tidung, Kota Tarakan), Maluku Utara, Papua*, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Jawa Barat. Deskripsi: Fokus penuntasan TBC di Indonesia bebannya sangat tinggi (disebut tertinggi kedua di dunia)—melalui tiga pilar intervensi: pencegahan TBC, penemuan kasus secara masif/dini, dan pengobatan sampai tuntas. Pendekatan ini menargetkan peningkatan cakupan deteksi, memperkuat sistem layanan dan tata laksana pengobatan berkesinambungan, serta memastikan kepatuhan terapi hingga sembuh, sehingga menurunkan transmisi, angka kesakitan, dan kematian akibat TBC secara nasional maupun di provinsi prioritas." Indikator SIPD: 000013 - Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate) | Kesehatan |
| 05.02.0056 |
|
| Angka Kejadian Konflik Sosial | Data rekapitulasi tentang jumlah peristiwa konflik pada tiap wilayah yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu tertentu yang mencakup jumlah konflik, jumlah korban tewas, jumlah korban luka-luka,... | nilai (0-100) | KEMENTERIAN DALAM NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | SEMESTERAN | Keamanan | ||
| 04.01.006 |
|
| Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR) | Angkatan Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. Nilai normatif AKB adalah... | kematian per seribu kelahiran hidup | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10410008 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Umur/Usia; Tingkat Pendidikan Terakhir Ibu | TAHUNAN | "Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000104 - (a) Angka Kematian Balita (AKBa); (b) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup." | Kependudukan |
| 04.01.0245 |
|
| Angka Kematian Bayi menurut Wilayah | Banyaknya bayi yang meninggal sebelum mencapai umur 1 tahun pada waktu tertentu per 1.000 kelahiran hidup pada periode waktu yang sama. | Jiwa | KEMENTERIAN KESEHATAN | Prioritas | STATISTIK | - | Provinsi dan Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 04.01.007 |
|
| Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR) | Angka Kematian Ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus... | kematian per seratus ribu kelahiran hidup | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10410009 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 2a.Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) Indikator SIPD: 000010 - Angka Kematian Ibu (AKI) | Kependudukan |
| 03.07.0001 |
|
| Angka Kematian Menurut Umur | Jumlah kematian per 1.000 penduduk dalam kelompok umur tertentu dalam satu tahun | 1000 penduduk | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator Utama Pembangunan - 1.Usia Harapan Hidup (UHH) (tahun) Indikator SIPD: 000009 - Usia Harapan Hidup (UHH) 000921 - Umur Harapan Hidup | Kependudukan | |
| 04.01.008 |
|
| Angka Kematian Neonatal | Angka Kematian Neonatal (AKN) adalah jumlah anak yang dilahirkan pada tahun tertentu dan meninggal dalam periode 28 hari pertama kehidupan dan dinyatakan sebagai angka per 1.000 kelahiran... | kematian perseribu kelahiran hidup | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | 10410010 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Regional/Pulau, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Umur/Usia; Tingkat Pendidikan Terakhir Ibu | TAHUNAN | Program: 04.11-Peningkatan Kesehatan dan Gizi Masyarakat. Kegiatan: 04.11.01-Penurunan kematian ibu dan anak Lokasi Prioritas: 514 kabupaten/kota secara nasional dengan prioritas pada provinsi dengan jumlah dan angka kematian ibu dan bayi tertinggi: Sumatera Utara, Kalbar/Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. Selain itu: Provinsi Maluku Utara; Provinsi Papua; Provinsi Papua Barat; Provinsi Papua Barat Daya*; Provinsi Papua Selatan*; Provinsi Papua Tengah*; Sulawesi Tenggara; Sumatera Selatan; Jawa Barat; serta cakupan “Seluruh Provinsi” dan “Nasional/Seluruh Kab/Kota”. Deskripsi: Fokus peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan AKI/AKB, khususnya di daerah prioritas dengan beban tertinggi (termasuk beberapa provinsi di Tanah Papua, yang dilaporkan mencapai sekitar 189 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun terakhir). Intervensi diarahkan pada penguatan layanan sesuai standar di fasilitas kesehatan—persalinan di fasyankes, deteksi dini, ANC, layanan persalinan, KF, KN, layanan kegawatdaruratan, ketersediaan/pelayanan darah, tatalaksana balita sakit, dan imunisasi—serta penguatan aspek promotif-preventif dan tata kelola agar layanan terintegrasi, bermutu, dan berdampak nyata pada penurunan kematian ibu dan bayi. Indikator SIPD: 000105 - Angka Kematian Neonatal (AKN) per 1.000 kelahiran hidup. | Kesehatan |
| 05.02.001 |
|
| Angka Kematian yang Disebabkan Konflik | Konsep Dan Definisi:Kematian yang disebabkan konflik adalah kematian akibat konflik yang merujuk pada pendefinisian mengenai konflik di Undang-Undang No. 7 Tahun 2012 mengenai Penanganan Konflik... | kematian perseratus ribu orang | KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA | Prioritas | STATISTIK | 31010001 | Terbuka | Polda Jajaran | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000299 - Kematian disebabkan konflik per 100.000 penduduk | Keamanan |
| 06.04.001 |
|
| Angka Kesakitan Pemuda | Proporsi pemuda berusia 16–30 tahun yang memiliki keluhan kesehatan yang mengganggu kegiatan sehari-hari dalam sebulan terakhir terhadap populasi pemuda. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Kesehatan | ||
| 05.02.002 |
|
| Angka korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) per 100.000 penduduk | Konsep dan Definisi:Perdagangan manusia menurut UU No. 21 Tahun 2007, merupakan kejahatan perdagangan orang ketika seseorang merekrut, mengangkut, melabuhkan, mengirimkan, memindahkan atau menerima... | persen | KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK | Prioritas | STATISTIK | 10810068 | Terbuka | Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000302 - Angka korban perdagangan manusia per 100,000 penduduk menurut jenis kelamin, kelompok umur dan jenis eksploitasi | Pemberdayaan Perempuan |
| 06.01.0314 |
|
| Angka melek aksara penduduk umur 15 tahun ke atas | Jumlah penduduk berumur 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis kalimat sederhana dengan huruf latin dan atau huruf lainnya | jiwa | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | TAHUNAN | Pendidikan | |||
| 06.01.003 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD | Perbandingan antara jumlah penduduk usia 0-6 tahun yang sedang/pernah mengikuti pendidikan prasekolah pada tahun ajaran ini terhadap jumlah peduduk usia 3-6 tahun. Dalam hal ini, pendidikan... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.01-Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah). Kegiatan: 04.01.01-Perluasan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi/38 provinsi; 512 kabupaten/kota), penajaman di Provinsi Kalimantan Utara dan 38 kab/kota di Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Layanan PAUD dan pra-sekolah belum merata: APK PAUD 2023 baru 36,36%, hanya 64,79% siswa kelas 1 SD/MI/SDLB pernah mengikuti PAUD, dan masih ada 29.830 desa/kelurahan tanpa satuan PAUD (mayoritas di Indonesia timur). Arah program menitikberatkan pada perluasan layanan PAUD, revitalisasi sarana–prasarana sekolah dan madrasah yang berkualitas, serta pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (PP ATS) untuk memastikan pemerataan akses dan dukungan tumbuh kembang anak. | Pendidikan | |
| 06.01.004 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi | Angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi adalah jumlah mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia kuliah pada umumnya, yaitu 19... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok Pengeluaran | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000145 - Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT). | Pendidikan | |
| 06.01.005 |
|
| Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/sederajat | Angka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK/sederajat adalah jumlah siswa SMA/SMK/sederajat, berapapun usia mereka, berbanding dengan jumlah penduduk usia sekolah jenjang SMA/SMK/sederajat pada umumnya,... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Pendidikan | ||
| 06.01.0001 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Disabilitas | Rasio jumlah mahasiswa penyandang disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk disabilitas usia 19–23 tahun | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0002 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil Terendah | Rasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 1 (terendah) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan | Pendidikan | |
| 06.01.0003 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Kuintil Tertinggi | Rasio jumlah mahasiswa (semua usia) dari kelompok pendapatan kuintil 5 (tertinggi) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun dari kuintil tersebut | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Program: 04.06-Penguatan Pendidikan Tinggi Berkualitas yang Merata dan Pengembangan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM). Kegiatan: 04.06.01-Peningkatan Relevansi dan Perluasan Akses Pendidikan Tinggi Lokasi Prioritas: Nasional (Seluruh Provinsi); Provinsi Jawa Timur. Deskripsi: Akses ke pendidikan tinggi masih timpang: rasio APK PT kelompok 20% termiskin vs 20% terkaya hanya 0,33 (2023); hanya 10,15% penduduk usia ≥15 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi; dan | Pendidikan | |
| 06.01.0004 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Laki-laki | Rasio jumlah laki-laki, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 19–23 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0005 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Non-Disabilitas | Rasio jumlah mahasiswa non-disabilitas (semua usia) yang sedang menempuh pendidikan tinggi terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 19–23 tahun | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0006 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk Perdesaan | Angka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perdesaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0007 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Penduduk Perkotaan | Angka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah penduduk usia berapapun yang sedang bersekolah di perguruan tinggi, yang bertempat tinggal di perkotaan, terhadap jumlah penduduk usia 19–23 tahun yang... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0008 |
|
| Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) Perempuan | Rasio jumlah perempuan, berapapun usianya, yang sedang kuliah di perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk perempuan usia 19–23 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 01.02.001 |
|
| Angka Pembangunan Postur Diplomasi | Smart Diplomacy adalah praktik diplomasi yang menggabungkan aset soft dan hard power dengan penggunaan instrumen teknologi dan inovasi baru, jejaring diplomasi dan kerja sama multi-pihak guna... | nilai | KEMENTERIAN LUAR NEGERI | Prioritas | STATISTIK | - | Internasional | TAHUNAN | Urusan Luar Negeri | ||
| 03.07.003 |
|
| Angka Prevalensi Kontraseptif Modern pada Kelompok Perempuan Usia Reproduksi | Prevalensi kontrasepsi modern adalah persentase PUS yang sedang menggunakan metode kontrasepsi modern, dengan tujuan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran atau membatasi jumlah kelahiran,... | persen | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Prioritas | STATISTIK | 10410016 | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000392 - Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR 001011 - Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern/Modern Contraceptive (mCPR) | Kependudukan |
| 06.01.0009 |
|
| APK SMA/SMK Kuintil Teratas (APK-SMA Q5) | Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0010 |
|
| APK SMA/SMK Kuintil Terbawah (APK-SMA Q1) | Rasio jumlah siswa dari kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 16–18... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0011 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Disabilitas (APK-DIS) | Rasio jumlah penduduk penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk penyandang disabilitas usia 16–18... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0012 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Laki-laki (APK-Male | Rasio jumlah penduduk laki-laki, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 16–18 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0013 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Non-Disabilitas (APK-NONDIS | Rasio jumlah penduduk non-disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk non-disabilitas usia 16–18 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0014 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perdesaan (APK-Rural) | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0015 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perempuan (APK-Female) | Rasio jumlah penduduk perempuan, tanpa memperhatikan usia, yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 16–18 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0016 |
|
| APK SMA/SMK Penduduk Perkotaan (APK-Urban) | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SMA/SMK/sederajat (tanpa memperhatikan usia), terhadap jumlah penduduk usia 16–18 tahun di wilayah... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0017 |
|
| APK SMP Kuintil Penghasilan Terendah (APK-Q1) | Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan terbawah (Q1), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q1 yang berusia 13–15... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0018 |
|
| APK SMP Kuintil Penghasilan Tertinggi (APK-Q5) | Rasio jumlah penduduk pada kelompok kuintil pengeluaran/pendapatan tertinggi (Q5), berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk Q5 yang berusia 13–15... | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0019 |
|
| APK SMP Laki-laki (APK-L) | Rasio jumlah penduduk laki-laki, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk laki-laki usia 13–15 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0020 |
|
| APK SMP Penduduk Disabilitas (APK-D) | Rasio jumlah penduduk dengan disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk dengan disabilitas usia 13–15 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0021 |
|
| APK SMP Penduduk Non-Disabilitas (APK-ND) | Rasio jumlah penduduk tanpa disabilitas, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk tanpa disabilitas usia 13–15 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0022 |
|
| APK SMP Penduduk Perdesaan (APK-R) | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perdesaan. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0023 |
|
| APK SMP Penduduk Perkotaan (APK-U) | Rasio jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk usia 13–15 tahun di wilayah perkotaan. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0024 |
|
| APK SMP Perempuan (APK-P) | Rasio jumlah penduduk perempuan, berapapun usianya, yang sedang bersekolah di jenjang SMP/sederajat, terhadap jumlah penduduk perempuan usia 13–15 tahun. | - | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0025 |
|
| APM SD untuk Penduduk Disabilitas (APM-D) | Rasio jumlah penduduk disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk disabilitas usia 7–12 tahun. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0026 |
|
| APM SD untuk Penduduk Laki-laki (APML) | Rasio jumlah penduduk laki-laki usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk laki-laki usia 7–12 tahun. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0027 |
|
| APM SD untuk Penduduk Non-Disabilitas (APM-ND) | Rasio jumlah penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun yang sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk non-disabilitas usia 7–12 tahun. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan | |
| 06.01.0028 |
|
| APM SD untuk Penduduk Perdesaan (APMr) | Rasio jumlah penduduk usia 7–12 tahun yang tinggal di perdesaan dan sedang bersekolah di jenjang SD/sederajat, terhadap jumlah total penduduk usia 7–12 tahun di perdesaan. | persen | BADAN PUSAT STATISTIK | Prioritas | STATISTIK | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Indikator SIPD: 000147 - Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. | Pendidikan |
Showing 1-50 of 3,346 items.
| ID | Id Ddp | Sumber Referensi | Indikator | Nama Data | Jenis Pengajuan | Jenis Data | Indikator Variabel | Standar Data | Mitra Sektor Bappenas | Instansi Produsen Data | Unit Kerja Produsen Data | Definisi | Satuan | Klasifikasi Data Sesuai Resiko | Klasifikasi Penyajian | Jadwal Pemutakhiran | Tag Rad | Status Persetujuan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 162612 | 09.02.002 |
|
| Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Infrastruktur | Prioritas | STATISTIK | Indikator | Direktorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan | KEMENTERIAN KEUANGAN | Direktorat..... | Nilai Pendanaan DAK Fisik untuk program pembangunan prioritas dalam kebijakan TKD | triliun rupiah | - | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi | TAHUNAN | Keuangan | TERSEDIA | |
| 162613 |
|
| Alumni Pelatihan Pegawai ASN | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | - | KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL | Pusat Pelatihan Pegawai ASN | Data yang menunjukan Jumlah Pegawai ASN yang telah mendapatkan Pelatihan | Orang | Terbatas | Kementerian | TAHUNAN | Aparatur Negara | TERSEDIA | ||
| 162614 |
|
| Anggota JDIHN berdasarkan Kepemilikan Website JDIHN dan Terintegrasi | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN HUKUM | Badan Pembinaan Hukum Nasional | Merupakan data yang menampilkan jumlah dari anggota yang telah terintegrasi ke portal jdihn.go.id | Instansi | - | Integrasi Laman JDIH | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | |||
| 162615 |
|
| Anggota JDIHN yang sudah memiliki Website JDIH | Non Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN HUKUM | Badan Pembinaan Hukum Nasional | Merupakan data yang menampilkan jumlah dari anggota JDIHN yang telah memiliki website JDIH | Instansi | - | Nasional | TAHUNAN | Hukum | TERSEDIA | |||
| 162616 | 06.01.001 |
|
| Angka Anak Tidak Sekolah | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 10310002 | BADAN PUSAT STATISTIK | DIREKTORAT STATISTIK KESEJAHTERAAN RAKYAT | Anak tidak sekolah adalah anak-anak dan remaja usia sekolah yaitu 7-12 tahun; usia 13-15 tahun; dan usia 16-18 tahun yang tidak terdaftar dalam satuan pendidikan. | persen | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Jenis Kelamin; Status Disabilitas; Kelompok Pengeluaran | TAHUNAN | Pendidikan | TERSEDIA | |
| 162617 | 07.03.026 |
|
| Angka Deforestasi Netto di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan | Prioritas | STATISTIK | Indikator | KEMENTERIAN KEHUTANAN | Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Ditjen Planologi Kehutanan | Upaya perbaikan pengamanan dan perlindungan hutan dan kawasan hutan dari segala gangguan dan ancaman kerusakan hutan termasuk kebakaran hutan dalam mengoptimalkan keberlanjutan pembangunan kehutanan... | hektar | - | Wilayah Administrasi: Provinsi | TAHUNAN | Kehutanan | TERSEDIA | ||
| 162618 | 03.07.001 |
|
| Angka Fertilitas Spesifik Umur/Age-specific Fertilty Rate (ASFR) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 10410004 | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Direktorat Perencanaan Penduduk | Angka kelahiran menurut usia tertentu/Age Spesific Fertility Rate (ASFR) 15-19 tahun adalah banyaknya kelahiran selama setahun per 1.000 wanita pada kelompok umur 15-19 tahun. | Tanpa Satuan | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kependudukan | TERSEDIA | |
| 162619 | 03.07.002 |
|
| Angka Fertilitas Total/Total Fertility Rate (TFR) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 10410005 | BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL | Direktorat Perencanaan Pendudukan | Angka kelahiran total/Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita selama masa usia suburnya (15-49 tahun). | Tanpa Satuan | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kependudukan | TERSEDIA | |
| 162620 | 06.01.002 |
|
| Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 10310003 | BADAN PUSAT STATISTIK | DIREKTORAT ANALISIS DAN PENGEMBANGAN STATISTIK | Lamanya waktu bersekolah yang diharapkan dapat dirasakan oleh anak-anak usia tertentu pada jenjang pendidikan usia tersebut di masa mendatang. | tahun | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Pendidikan | TERSEDIA | |
| 162621 | 04.01.001 |
|
| Angka Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis | Prioritas | STATISTIK | Indikator | 10410001 | KEMENTERIAN KESEHATAN | Direktorat Penyakit Menular | Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh. | persen | Terbuka | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota | TAHUNAN | Kesehatan | TERSEDIA |
Showing 1-10 of 4,145 items.
